Masak Apa Hari Ini: Menu Masakan 14 – 23 September 2016

Nulis soal menu masakan lagi nih. Kali ini menunya untuk dua minggu sekaligus.

Minggu pertama, saya hanya masak dari hari Rabu sampai Jumat aja. Itu karena kami baru pulang dari liburan ke Bangka di hari Senin dan suami bilang ke saya untuk istirahat saja di hari Selasa toh si abang juga belum sekolah di hari itu jadi saya gak perlu ngurusin bekalnya. Si abang baru akan sekolah di hari Kamis dan suami sebenarnya bilang ke saya untuk istirahat masak juga di hari Rabu. Tapi setelah saya pikir-pikir, lebih nyaman rasanya kalo bisa masak sendiri di rumah daripada harus beli dari luar. Bukan apa-apa, beli dari luar tuh malah repot, repot mikirin mo beli apa…hehehe…

Maka jadilah di hari Selasanya saya udah bikin daftar menu masakan untuk Rabu sampai Jumat.

Rabu, 14 September 2016

Di hari ini, untuk menu utamanya saya bikin Ayam Kampung Panggang. Sebelum dipanggang, ayamnya saya ungkep dengan bumbu kuning dulu. Baca di sini untuk keterangan resep ayam ungkep bumbu kuning ya

Setelah diungkep, baru dipanggang dengan bumbu rica dan bumbu kecap. Lagi-lagi, untuk keterangan resepnya bisa dibaca di sini.

Ayam Panggang Bumbu Rica
Ayam Panggang Bumbu Kecap

Selain Ayam Kampung Panggang, saya juga bikin Cah Kangkung dan Tahu Goreng.

Kamis, 15 September 2016

Lauk untuk hari ini ada Mujair Goreng Rica dan Teri Medan Sambal dengan sayur Sup Wortel Labu Siam. Sementara untuk sarapannya saya bikin Nasi Goreng Sosis sama Dadar Telur.

Mujair Goreng Rica. Untuk bumbu rica, saya gunakan 8 bawang merah, 20 cabe merah, 2 tomat yang dihaluskan bersama kemudian ditumis bersama 1 batang sere yang digeprek sebelumnya.

Jumat, 16 September 2016

Di hari ini menu lauk utamanya adalah Ayam Kari, sementara sayurnya saya bikin Tumis Buncis Wortel Bihun. Untuk sarapan ada Mie Goreng dan lagi-lagi Dadar Telur…hehe…

Di sini saya bagiin resep Ayam Kari ya. Resep ini selalu saya gunakan tiap bikin Ayam Kari karena rasanya memang enak dan bikinnya pun mudah sekali.

Ayam Kari

Bahan:

  • 2 ekor ayam, potong-potong, cuci hingga bersih
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 4 cm kayu manis
  • 3 butir cengkih
  • 1/4 biji pala
  • 1 batang serai, memarkan
  • 800 ml santan cair
  • 200 ml santan kental
  • Garam dan gula secukupnya sesuai selera

Bumbu Halus:

  • 10 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2Β ruas jari kunyit
  • 7 buah cabai merah
  • 5 butir kemiri, disangrai terlebih dahulu
  • 2 sdt ketumbar bubuk
  • 1/2 sdt jintan bubuk

Cara Pembuatan:

  1. Tumis bumbu halus bersama lengkuas, kayu manis, cengkih, pala, dan serai. Pastikan menumis bumbu sampai bumbunya kering dan harum benar.
  2. Masukkan ayam, aduk rata, masak sebentar sampai ayam berubah warna.
  3. Masukkan santan cair dan beri garam serta gula, masak sambil sesekali diaduk hingga ayam empuk dan kuah mengental (panci jangan ditutup)
  4. Setelah ayam empuk, masukkan santan cair, masak hingga mendidih kemudian cicipi dan selesaikan rasanya.

Gampang kan? Dan rasanya pun enak lhooo πŸ™‚ .

——–

Karena sudah hari Jumat, maka itu artinya udah waktunya saya bikin rancangan menu untuk seminggu ke depan.

Minggu, 18 September 2016

Untuk hari Minggu ini, suami minta dibikinkan Lele Cabe Hijau. Karena saya gak suka makan lele, maka saya masak Patin Goreng Cabe Hijau juga.

Untuk sayurnya saya bikin Kuah Santan Wortel Labu Siam, yang bumbunya cuma pake bawang putih doang trus kuahnya dikasih santan cair. Karena sayurnya udah bersantan, maka untuk melengkapi, saya bikin Teri Medan Sambal yang rasanya cocok banget dipadankan dengan kuah bersantan πŸ™‚ .

Senin, 19 September 2016

Untuk hari ini, saya bikin Mujair Saus Kuning yang resepnya udah pernah saya bagikan di sini.

Mujair Saus Kuning

Trus untuk menu tambahannya saya bikin Perkedel Tahu Kornet.

Perkedel Tahu Kornet

Mungkin dari penampakannya kurang begitu menarik ya, karena ini memang pertama kalinya saya bikin kayak ginian dan masih trial and error gimana caranya bisa masukin adonan perkedel ke dalam wajan tanpa hancur. Ini adonannya gak pake terigu sama sekali, jadi memang ringkih banget. Sehabis dibentuk harus langsung masuk ke dalam minyak panas untuk digoreng dan masukinnya pun harus hati-hati supaya adonannya gak buyar. Gara-gara itu, saya waktu masak ini gak bisa disambi dengan masak yang lain, perhatian jadinya cuma tercurah ke satu masakan ini aja, betul-betul menghabiskan waktu apalagi masaknya juga kan gak dikit ya, tahunya aja 1 kilo πŸ˜€ . Untunglah rasanya enak dan semua suka banget dengan Perkedel Tahu Kornet ini (saya sempat bawa ke kantor juga, dan temen kantor yang nyobain juga bilang enak), usahaΒ yang sudah saya keluarkan dan waktu yang saya habiskan untuk membuat masakan sederhana ini pun rasanya terbayar sudah πŸ™‚ .

Perkedel Tahu Kornet

Bahan:

  • 1 kg tahu putih
  • 340 gram kornet (1 kaleng)
  • 8 batang daun bawang
  • 12 siung bawang putih, dihaluskan
  • 4 butir telur ayam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt merica bubuk
  • 2 1/2 sdt garam (atau sesuai selera ya)

Cara Pembuatan:

  1. Haluskan tahu putih
  2. Campur semua bahan, aduk rata
  3. Panaskan minyak goreng
  4. Bentuk adonan sesuai selera, lalu goreng hingga kemerahan dan matang

Keliatan gampang ya, tapi yang saya rasain gak segampang itu terutama di bagian menjaga adonan agar tidak hancur sewaktu dimasukkan ke dalam minyak untuk digoreng. Puji Tuhan dari sekian banyak yang digoreng cukup banyak juga yang berhasil tanpa hancur πŸ™‚ .

Selasa, 20 September 2016

Untuk hari ini saya bikin Tongseng Ayam tanpa santan, Tumis Buncis Wortel Baby Corn, Dadar Telur, sama untuk sarapannya saya bikin Nasi Goreng Sosis.

Tongseng Ayamnya sengaja bikin tanpa santan biar rasanya lebih ringan. Rasanya sebenarnya lumayan enak, tapi sayang, kalo menurut suami rasanya belum benar-benar rasa tongseng, dengan kata lain tongseng bikinan saya masih gagal..hehe… Yah sudahlah, kapan-kapan dicoba lagi, dan kalo udah lulus uji rasa oleh pak suami baru saya post resepnya di sini yah πŸ™‚ .

Tongseng Ayam tanpa Santan yang masih gagal πŸ˜€

Rabu, 21 September 2016

Beef Teriyaki untuk hari ini dan seperti biasa, rasanya enak… Ya, soalnya pake kecap teriyaki yang ada MSG-nya sih…hihihihi… Sampe sekarang masih belum nemu brand kecap Teriyaki yang tidak menyertakan MSG dalam komposisi bahannya nih. Untunglah hanya sesekali aja bikin masakan ini, jadi tak apalah kalo ada kandungan MSG-nya dikit-dikit πŸ˜€ .

Kalo ada yang mau resepnya, ini saya bagikan di sini ya…

Beef Teriyaki

Beef Teriyaki

Bahan:

  • 1 kg daging sapi has dalam (tapi biasanya saya pakai 1,25 kg)
  • 3 butir bawang bombay 3 butir, iris lengkung
  • 8 siung bawang putih, cincang kasar
  • 1 jari jahe, memarkan
  • 2 buah cabai hijau besar, belah tengah, buang biji, lalu iris serong
  • Paprika warna-warni, sesuai selera dan sesuai persediaan..hehe…
  • 4 sdt gula (atau sesuai selera ya)
  • 2 sdt garam (lagi-lagi ini sesuai selera sedap masing-masing yaaa )
  • 2 sdm minyak
  • Air secukupnya

Cara Pembuatan:

  1. Daging dibersihkan, lalu direbus dengan air hingga mengeluarkan buih. Buang setiap buih yang keluar lalu ganti air rebusan. Rebus kembali daging hingga empuk. Angkat. Tiriskan.
  2. Iris-iris daging sesuai selera.
  3. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu dan wangi.
  4. Masukkan daging, aduk-aduk hingga daging berubah warna.
  5. Beri kecap teriyaki, gula, garam, aduk rata.
  6. Masukkan air hingga menutupi seluruh daging, masak hingga bumbu meresap (warna daging menjadi coklat) dan kuah mengental. Sesekali cek kadar empuk daging dengan menggunakan garpu. Jika kuah mulai mengering namun daging belum empuk sesuai selera, tambahkan air dan bila perlu kecap teriyaki, gula, serta garam.
  7. Cicipi dan selesaikan rasanya.

——–

Untuk melengkapi menu hari itu, sayurnya saya bikin Cap Cay Kuah.

Cap Cay Kuah
Cap Cay Kuah

Selain itu saya juga ada bikin Tempe Goreng yang surprisingly, rasanya cocok dipadankan dengan Beef Teriyaki πŸ˜€ .

Kamis, 22 September 2016

Untu hari ini saya masak Ayam Kecap, Tumis Wortel Labu Siam Tofu, sama untuk sarapannya saya bikin Bihun Goreng Bakso.

Resep Ayam Kecap yang saya pake ini bumbu-bumbunya gampang dan karena hanya sekali masak saja (ayam tidak digoreng terlebih dulu) jadi proses bikinnya lebih cepat dan praktis.

Ayam Kecap

Ayam Kecap yang rasanya manis dan pedas

Bahan:

  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai
  • 1 kg ayam
  • Air kurang lebih 1 liter
  • Kecap manis secukupnya (gak pernah ngukur karena tuang langsung dari botol kecap…hehe)
  • 2 sdt garam (atau sesuai selera ya)

Bumbu Halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 8 buah cabai merah
  • 2 ruas jariΒ lengkuas (diiris-iris terlebih dahulu agar mudah dihaluskan)
  • 1 jari kunyit
  • 2Β ruas jari jahe
  • 1 ruas jariΒ kencur
  • 6 butir kemiri, disangrai terlebih dahulu

Cara Pembuatan:

  1. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan serai hingga wangi
  2. Masukkan ayam, aduk rata
  3. Beri kecap, air, dan garam
  4. Tutup panci, masak hingga ayam matang
  5. Cicipi dan selesaikan rasanya

——–

Jumat, 23 September 2016

 

Hari Jumat, seperti biasa saya akan buru-buru menyelesaikan masak paling lambat di jam 04.45. Alasannya karena jam 5 teng saya dan suami sudah akan berangkat untuk jogging di seputaran Kambang Iwak. Saya semangat sekali kalo udah mo olahraga bareng pak suami, makanya hari Jumat tuh rasanya spesial banget untuk saya, mana kalo udah Jumat bayangannya udah mo weekend lagi kan, jadilah itu semangat rasanya bertambah berlipat-lipat πŸ™‚ .

Untuk hari yang spesial ini, saya masak Patin Goreng Bumbu, Sup Wortel Brokoli Kembang Kol, sama untuk sarapannya saya bikin Nasi Goreng Kuning.

Ada yang udah pernah bikin Nasi Goreng Kuning? Kalo bagi yang belum dan ingin coba, berikut saya bagikan resepnya yaa…

Nasi Goreng Kuning

Bahan:

  • Nasi putih dingin (banyaknya sesuai selera dan kebutuhan ya, tapi tetap perhatikan proporsi bumbunya. Untuk bumbu di sini paling maksimal untuk nasi sebanyak 2 piring penuh)
  • 1 butir telur
  • Garam secukupnya (dan bisa ditambah gula kalo mau)
  • 1 sdm Kecap Inggris

Bumbu Halus:

  • 3 butir bawang merah
  • 4 buah cabe merah (atau sesuai selera pedas masing-masing)
  • 2 ruas jari kunyit (dibakar dulu lebih baik)

Cara Pembuatan:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum
  2. Masukkan telur lalu diorek-orek
  3. Masukkan nasi putih, aduk hingga bumbu merata di seluruh nasi
  4. Beri kecap inggris, serta garam (juga gula kalo mau yaaa…), aduk rata
  5. Cicipi dan selesaikan rasanya

Walo sederhana, tapi rasa Nasi Goreng Kuning ini enak dan si abang suka banget, untuk sarapan aja sampe nambah-nambah dia…hehe…

=====================

Demikianlah pemirsa menu masakan di rumah kami yang bisa saya bagikan untuk edisi kali ini. Nulisnya agak telat nih dari rencana sebelumnya yaitu tiap Jumat, tapi yah gimana lagi memang akhir-akhir ini sibuk sekali sayanya, makanya blog walking aja udah hampir dua minggu ini gak saya jalani…hehe… Apalagi sekarang drama Korea lagi banyak yang bagus-bagus (dadah-dadah sama Scarlet Heart Ryeo, Love In The Moonlight, dan The K2), jadi kalopun ada waktu lowong biasanya saya pake buat nonton drama Korea…hehehe….

O ya, untuk menu mingguan ini udah ada kategorinya sendiri ya (klik di sini untuk lihat), jadi lebih mudah untuk pembaca blog ini mengakses tulisan-tulisan tentang menu masakan mingguan yang saya share di sini πŸ™‚ .

PS:

Kalo mau dapat lebih banyak inspirasi tentang menu harian keluarga, bisa follow atau liat-liat Instagram saya @menu.harian.plovea, di situ saya sering update menu masakan di rumah hari per hari. Semoga bisa membantu memberi inspirasi yaaa πŸ™‚ .

Iklan

34 thoughts on “Masak Apa Hari Ini: Menu Masakan 14 – 23 September 2016

  1. Waduh, Lis masakannya kok enak-anak semua. Gimana gak bikin gemuk suami nih, hehehe… Menu begini bikin suami betah makan di rumah. Kalo ke kantor kudu bawa bekal dari rumah, πŸ™‚ Habis enak semua.

  2. Kak Lis, ayam panggangnya udah ku coba bikin, bumbu ungkepnya sedep.
    Untuk olesan aku bikin yg kecap, tapi bumbu kecapnya dicampur cabe burung n bawang putih yg dicincang halus trus dikasi jeruk limau. Enak juga kak… πŸ™‚

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s