Christmas 2019: The Tree, The Lunch, The Pictures

Gak kerasa banget hari ini sudah tanggal 17 Desember, hari terakhir sekolah buat anak-anak, dan dalam waktu dua hari lagi kami sudah akan mudik. Wow!! Rasanya belum lama berselang sejak kami menghabiskan Natal dan Malam Tahun Baru di kota Sibolga (yang tak terdokumentasikan di sini) lalu dilanjut dengan liburan tahun baru selama seminggu di Manado (yang juga turut tidak terdokumentasikan di sini) dan sekarang lagi-lagi NatalΒ  dan akhir tahun sudah di depan mata. Waktu selalu berjalan sangat cepat, apalagi kalo kesibukan lagi banyak-banyaknya, makin deh tuh, hari demi hari berlalu tanpa disadari lagi.

Continue Reading…

Renovasi Taman Belakang

Setelah sebelumnya cerita tentang taman depan, sekarang giliran taman belakang yang pengen saya ceritain di sini.

Seperti yang sering saya bilang, rumah kami ini ukurannya kecil, tapi puji Tuhan isinya komplit, termasuk soal taman, baik depan maupun belakang, ada. Ya walopun ukurannya kecil-kecil aja, tapi jadilah, cukup kok buat kami, seenggaknya kalo lagi di dalam rumah ada ijo-ijo juga di belakang yang bisa dijadikan pemandangan. Lagian ukuran kecil sebenarnya lebih baik karena lebih mudah kan untuk diurus πŸ˜€ .

Keberadaan taman belakang ini penting sekali buat kami karena bikin rumah terasa lega dan mendapat cahaya sinar matahari yang memadai buat menerangi seisi rumah. Sayangnya, seiring perjalanan waktu, kami kemudian menemukan beberapa masalah dengan taman belakang itu, hingga membuat kami memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan supaya kami bisa tetap merasakan manfaat dari keberadaannya tetapi dengan permasalahan yang bisa diminimalisir bahkan kalau perlu dihilangkan. Total, sudah 3 kali kami melakukan perubahan di situ yang mana puji Tuhan perubahan ketiga yang dilakukan sepertinya sudah bisa dikatakan final karena kami sudah benar-benar menikmati manfaat dari hasil perubahannya.

Apa saja perubahan yang sudah kami lakukan di taman belakang ini? Yuk mari disimak kisahnya yaaaa πŸ˜€

Continue Reading…

The Master Bathroom: Because Every Room Has Its Own Story

Sejak membeli dan pindah ke rumah ini dari sekian tahun yang lalu, sudah cukup banyak perubahan yang kami lakukan di rumah ini. Secara struktur sih gak berubah ya, tapi secara penampilan baik dari luar maupun dalam terlihat sudah cukup banyak perbedaan di rumah ini antara waktu pertama kali ditempati dengan yang sekarang. Apalagi soal interior ya, karena saya cukup senang mendekorasi rumah, di samping juga karena memang seiring waktu kami perlu menambah atau mengurangi ini dan itu sesuai dengan perubahan kebutuhan kami di rumah ini. Terasa benar memang, untuk membuat sebuah rumah atau hunian terasa ‘komplit’ itu tidak hanya tergantung dari kita punya dananya atau gak, tapi memang harus pelan-pelan, satu per satu, karena kita akan tau apa saja yang kita butuhkan atau perubahan seperti apa yang perlu kita lakukan seiring perjalanan waktu kita menempati rumah tersebut. Sekedar terlihat bagus aja gak cukup, dan meski hasilnya sama memukaunya dengan gambar-gambar di Pinterest, tapi kalo gak cocok dengan kondisi atau gak sesuai dengan kebutuhan ya menurut saya itu gak akan bikin hunian jadi terasa nyaman buat penghuninya sendiri.

Nah, meski saya suka mendekor rumah, tapi ada satu ruangan nih yang dari kemarin-kemarin gak terpikir untuk saya sentuh dan bisa dibilang hanya saya biarkan saja dengan kondisi sebagaimana adanya seperti sejak pertama kali kami pindah ke sini.

Ruangan itu adalah kamar mandi di kamar utama.

Kenapa gitu?

Nah, begini ceritanya.

Continue Reading…

Sweet Memories With Opa and Oma

Tahun ini, seharusnya kami merayakan Natal dan Tahun Baru di Manado, tapi karena satu dan lain hal, tahun ini lagi-lagi kami harus ke Medan. Di satu sisi bersyukur karena masih bisa berkumpul bersama keluarga di momen hari raya yang ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Tapi di sisi lain ada rasa sedih juga, karena bagaimanapun saya juga kangen berkumpul bersama keluarga di Manado. Tapi yah sudahlah, puji Tuhan yang di Manado bisa mengerti kondisinya dan Tuhan pasti akan atur waktu yang lebih baik untuk kami bisa berkumpul bersama lagi. Lagipula puji Tuhan, meski tahun ini kami tidak bisa pulang untuk menemui orangtua di Manado, tapi tahun ini ada dua kali orangtua dari Manado datang ke rumah kami di Palembang πŸ™‚ .

Continue Reading…

Renovasi Dapur #1 : Rayap oh Rayap…..

Mau cerita soal dapur, nih, yang mana ini bakal jadi cerita yang lumayan panjang makanya dibikin berseri. Menulis rangkaian cerita soal dapur begini sebenarnya bikin saya merasa seperti mengulangi sejarah, karena apa yang terjadi di dapur Rumah Cendana ini pernah juga terjadi di Rumah Kencana dulu, meski dengan cara yang berbeda. Dipikir-pikir, mungkin kami memang berjodoh sekali dengan yang namanya dapur ya, sampe harus dua kali ngalamin kejadian yang mirip πŸ˜€ . Sudah gitu ironis banget pula, karena pada tahun ini saya sampe bikin IG khusus masak memasak @blessed.kitchen tapi trus malahan bermasalah dengan dapur dan bahkan sampe hari ini pun saya masih pake dapur darurat. Repooott… Tapi yah sudahlah, percaya saja bahwa setelah ini semuanya akan jadi lebih baik πŸ™‚ .)

Masalah dengan dapur ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir tahun yang lalu.

Continue Reading…

Cerita Tentang Ruang Cuci Multifungsi Kami

Sebelum lanjut bercerita, saya mau kasih tau dulu kalo ruang cuci yang mau saya ceritakan di sini adalah ruang cuci di rumah kami yang sederhana dengan aktivitas normal sebagaimana rumah tangga pada umumya di negara tercinta Indonesia ini. Jangan berharap menemukan ruang cuci (apalagi yang juga berfungsi sebagai gudang sebagaimana yang mau saya ceritakan di sini) yang akan tampak seperti galeri ya πŸ˜€ . Gak ada jaim-jaiman di sini. Ini ruang cuci yang bener-bener dipake buat cuci baju kotor, ruang jemur yang bener-bener buat gantungin jemuran keluarga dengan 2 bocah plus 1 bayi yang tentu saja pada boros baju, dan gudang yang memang bener-bener dipake buat nyimpen barang ‘dibuang sayang’.

Iya, maksud dari multifungsi pada judul di atas adalah ruang cuci yang juga berfungsi sebagai ruang jemur dan sekaligus sebagai gudang.

Continue Reading…

Cerita Tentang Sakit Anak-Anak Kemarin

Penghujung bulan Mei udah di depan mata, nih. Bener-bener gak kerasa yaaaa….si ‘tahun baru’ 2017 udah di pertengahan sekarang. Ampun deh, cepet banget waktu ini berlari ya πŸ˜€ . Terakhir saya nulis tuh di awal Mei, dan sekarang bulan ini udah mo berakhir. Meski udah berencana agar di bulan ini saya bisa lebih rajin nulis, tapi apa daya, keseharian saya hampir selalu saja sibuk jadi susah untuk ngeblog. Bener kok, bukan karena kurang niat, tapi karena memang sangat sibuk.

Salah satu yang bikin saya sibuk di bulan ini adalah sakitnya anak-anak, topik yang mo saya ceritain sekarang. Bakal panjang nih ceritanya, soalnya hampir sepanjang bulan Mei ini ada aja sih kejadiannya, ya gak apalah ya nulis panjang-panjang, anggaplah jadi jurnal buat pelajaran ke depannya πŸ™‚ .

Continue Reading…

Our May The 1st

Cerita ini tadinya saya rencanain mo ditulis di hari Senin malam. Tapi apa daya, pas malamnya ternyata saya udah kecapean banget dan bawaan pengen segera istirahat aja. Jadilah batal nulis di hari itu. Trus di hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat saya tenggelam dalam kesibukan ngurus keluarga dan rumah, ngurus kerjaan di kantor, juga ngurusin hobi (baca: nonton drama Korea :mrgreen: ). Akhirnya baru sekaranglah ada kesempatan untuk cerita di sini.

Kami hanya di rumah aja sepanjang hari Senin yang notabene di kalender ditandai dengan warna merah itu. Namun meski begitu, saya tetap bangun subuh buat masak.

Lagi libur kok mesti bangun subuh. Kenapa?

Continue Reading…

Yang Hanya Bisa Dinikmati Sesaat….

Akhir pekan panjang dalam rangka Jumat Agung dan Paskah minggu ini, selain diisi dengan ibadah, juga saya isi dengan beres-beres dan bersih-bersih ruang aktivitas anak-anak.

Yang saya maksud di sini bukan hanya sekedar bersihin ruangannya ya, tapi semua yang ada di dalam ruang aktivitas mereka yang mana itu berarti membersihkan dan merapikan semua lemari, rak, kotak, keranjang termasuk membersihkan satu demi satu mainan serta buku mereka (terutama yang dipajang) mulai dari ruang main dan belajar sampai ke kamar tidur mereka. Haiyaaahhh!! Kerja berat banget lhoooo tiap kali udah waktunya beres-beres dan bersih-bersih ruangan mereka kayak gini. Asli deh butuh waktu berjam-jam sampai semuanya beres (kebayang dong yaaa ngelapin satu demi satu mainan dan buku anak-anak πŸ˜€ ). Capek bukan main. Apalagi karena saya kondisinya baru sembuh dari sakit jadi capeknya berasa kayak dua kali lipat.

Tapi secapek-capeknya, tak dapat dipungkiri bahwa hasil kerja keras itu amatlah sangat memuaskan. Melihat semua rak juga lemari sampai ke dalam-dalam dan sudut-sudutnya bersih, melihat semua mainan dan buku bebas dari debu, serta terutama melihat semua sudah kembali tertata dan tersimpan pada tempatnya tanpa ada satu pun yang nyasar ke tempat lain, itu luar biasa puas dan bahagia rasanya. Segala capek pun hilanglah sudah.

Continue Reading…

Christmas 2016: Our Family Pictures!

Semalam, setelah tertunda selama beberapa hari, jadi juga akhirnya kami berfoto keluarga di depan pohon Natal. Kami baru bisa berfoto sekarang karena baru kemarin saya nemu baju Natal yang sesuai dengan tema warna kami tahun ini yaitu kuning πŸ˜€ .

Agak kurang kerjaan memang saya memilih kuning sebagai tema warna baju kami tahun ini. Tadinya sih pertimbangannya biar kontras dengan warna dekorasi Natal di rumah yang dominan ungu dan juga biar agak beda karena kuning menurut saya termasuk warna yang jarang dipakai di hari Natal.

Dan pendapat saya itu terbukti benar kok.

Continue Reading…