Resep Cheese Chiffon Cake with Chocolate Ganache

Bila sebelumnya saya membagikan resep cake yang saya buat untuk hari Natal yaitu Yule Log Cake, maka kali ini saya hendak membagikan resep cake yang saya buat spesial untuk keluarga kami merayakan Tahun Baru 2023, yaitu Cheese Chiffon Cake with Chocolate Ganache.

Tidak terasa ya, sekarang sudah tahun 2023. Bila dipikir-pikir, luar biasa rasanya menjalani waktu demi waktu sejak pandemi melanda di 2020. Tiga tahun berlalu, banyak hal yang telah terjadi. Ada hal-hal yang berubah drastis, ada kehilangan yang dialami, namun juga ada banyak berkat yang tercurahkan. Hidup memang selalu penuh perubahan, naik-turun, serta kejutan. Sejak dulu sudah seperti itu memang, namun tiga tahun terakhir ini terasa lebih dan berbeda. Puji Tuhan, dalam segala masa, di tengah semua musim yang dialami, penyertaan Tuhan selalu terasa bahkan semakin lekat terasa seiring hidup yang Tuhan tolong untuk semakin bersandar kepada-Nya. Puji Tuhan….

Kembali ke soal resep kue, di antara sekian banyak jenis cake, chiffon cake adalah yang paling sering saya buat dan dari sejak pertama kali mencoba membuat chiffon cake, saya hampir tak pernah mengalami kegagalan. Bagi saya, chiffon cake adalah salah satu jenis cake yang paling sederhana pembuatannya dan bahan-bahannya pun mudah didapatkan. Kita bisa membuat berbagai macam variasi chiffon cake dan caranya akan tetap sederhana.

Jika pembaca ingin mengetahui lebih jauh tentang chiffon cake dan tips penting seputar bagaimana membuat chiffon cake yang sempurna, maka dapat membaca tulisan saya yang berjudul Resep Orange Chiffon Cake dan Beberapa Tips Tentang Chiffon Cake.

Cheese chiffon cake yang saya buat untuk momen spesial pergantian tahun yang baru lewat ini adalah cheese chiffon cake kesekian yang saya buat. Rasa kejunya didapatkan dari cream cheese. Dalam resep ini saya menggunakan Yummy Cream Cheese Light yang adalah krim keju alami tanpa tambahan bahan pengawet dan berbahan dasar natural cheese. Yummy Cream Cheese Light ini adalah brand lokal, karena itu harganya cukup terjangkau. Keunikan dari Yummy Cream Cheese adalah meskipun tidak berupa cream cheese batangan, namun cream cheese ini dapat digunakan sebagai bahan kue, tidak hanya sebagai bahan olesan saja (seperti spread cream cheese yang lain yang biasanya tersedia dalam kemasan toples kaca). Cream cheese yang tidak berbentuk batangan namun bisa digunakan sebagai bahan kue tentu menjadi keuntungan tersendiri, karena tidak perlu dilembutkan lagi, bisa langsung dimasukkan ke dalam adonan. O ya, bila menginginkan rasa keju yang lebih nendang mungkin bisa mencoba menggunakan Yummy Cream Cheese Neufchatel.

Pada resep ini saya menggunakan telur sebanyak enam butir dan loyang chiffon berukuran diameter 22 cm. Pembuatannya tentu pada dasarnya sama dengan chiffon cake lainnya. Telur harus dipisahkan antara bagian putih dan kuningnya. Saat memisahkan ini, pastikan tidak ada kuning telur yang masuk ke bagian putih telur, karena sedikit kuning telur bisa merusak adonan putih telur nantinya.

Kuning telur kemudian akan dikocok manual sampai teksturnya agak cair, kemudian cream cheese dimasukkan bersama garam, dikocok sampai rata sebelum kemudian disaring. O ya, karena saya menggunakan Yummy Cream Cheese yang teksturnya sudah lunak (tapi tidak selunak tekstur cream cheese spread), maka proses pengocokan ini bisa saya lakukan dengan menggunakan balloon whisk saja. Adonan yang sudah tercampur rata kemudian disaring untuk menghindari adanya gumpalan yang umum terjadi ketika menggunakan cream cheese dalam adonan kue. Langkah selanjutnya adalah memasukkan terigu. Pada tahap ini adonan akan menjadi sangat lengket. Adonan akan mencapai konsistensi yang sesuai setelah susu dan telur dimasukkan dan diaduk sampai rata.

Setelah adonan kuning telur selesai, barulah adonan putih telur dikerjakan.

Pada resep ini untuk mengocok putih telur, saya menambahkan cream of tartar dengan pertimbangan karena saya tidak menggunakan baking powder pada adonan kuning telurnya. Penambahan cream of tartar ini dimaksudkan agar putih telurnya bisa tetap kuat menopang cake ketika sedang dipanggang nantinya. Setelah adonan putih telur mulai berbusa, barulah gula pasir dimasukkan secara bertahap. Putih telur harus dikocok sampai pada tahap stiff peak atau paling tidak medium stiff peak tapi tidak boleh hanya sampai pada tahap soft peak atau justru sebaliknya sampai over beaten.

Setelah putih telur siap, sebagian adonan putih telur (kurang lebih seperempat bagian) dituangkan ke dalam adonan kuning telur lalu diaduk balik sampai rata. Setelahnya adonan putih telur ditambahkan secara bertahap dan diaduk balik lagi sampai adonan merata.

Karena saya berencana menggunakan chocolate ganache sebagai topping, maka kurang lebih seperempat bagian adonan saya pisahkan dan saya berikan sedikit pasta cokelat agar hasil akhir cake nantinya lebih nyambung dengan bagian toppingnya. Adonan tanpa pasta dan adonan dengan pasta kemudian secara bergantian saya tuangkan ke dalam loyang agar setelah dipanggang nanti akan terbentuk semacam lapisan keju dan cokelat.

Proses pemanggangan chiffon cake berlangsung selama kurang lebih 45 menit pada suhu 160 derajat Celcius. Setelah cake matang, langsung dikeluarkan dan langsung didinginkan dengan posisi loyang terbalik. Cake baru bisa dikeluarkan dari loyang setelah sudah benar-benar dingin.

Untuk membuat chocolate ganache sebagai topping, bahan yang diperlukan hanyalah chocolate chips dan whipping cream. Cara pembuatannya juga sangat mudah karena cukup dengan memanaskan kedua bahan tersebut secara bersamaan di microwave selama 2 x 30 detik sampai cokelat larut ke dalam whipping cream ketika diaduk. Setelah itu tinggal menunggu chocolate ganache menjadi dingin dan mengental sebelum kemudian menuangkannya ke atas chiffon cake. Bila tidak memiliki microwave, tahap ini dapat dilakukan dengan memanaskan cream serta chocolate chips di atas kompor dengan api yang sangat kecil. Jangan lupa untuk mengangkat adonan dari atas api terlebih dahulu sebelum mengaduk adonan.

Saya menuangkan chocolate ganache hanya dengan menggunakan sendok. Buat saya membuat efek drip lebih mudah dan praktis bila menggunakan sendok seperti ini.
Bagian dalam Cheese Chiffon Cake dengan lapisan keju serta cokelat

Untuk lebih jelasnya mengenai alat, bahan, serta tahapan pembuatan, silakan disimak pada bagian berikut ini yaa….

Cheese Chiffon Cake with Chocolate Ganache

Peralatan yang Dibutuhkan:

  1. Loyang chiffon ukuran diameter 22 cm
  2. Mixer
  3. Alat-alat pengaduk (sutil, sendok, dan sebagainya)
  4. Alat-alat pengukur (timbangan, cangkir ukuran, sendok ukuran)
  5. Mangkuk adonan
  6. Oven
  7. Microwave

Bahan-Bahan:

  • Untuk Cheese Chiffon Cake:
    • 6 btr telur (pisahkan antara kuning dan putihnya)
    • 60 gr cream cheese
    • 1/4 sdt garam
    • 140 gr tepung terigu serbaguna
    • 80 ml susu cair
    • 60 ml minyak sayur
    • 1 sdt cream of tartar
    • 125 gr gula pasir
    • Secukupnya pasta cokelat
  • Untuk Chocolate Ganache:
    • 125 ml heavy whipping cream
    • 110 gr chocolate chips berkualitas baik

Cara Pembuatan:

Pertama, untuk persiapan, panaskan oven pada suhu 160 derajat celcius api atas bawah.

Kedua, buat adonan kuning telur. Pada mangkuk ukuran besar, kocok kuning telur hingga berkurang kekentalannya. Masukkan cream cheese lembut serta garam, aduk rata kemudian saring. Masukkan terigu yang telah diayak, aduk rata. Pada tahap ini adonan akan menjadi sangat lengket dan berat. Masukkan susu dan minyak, aduk hingga tercampur sempurna.

Ketiga, buat adonan putih telur. Pada mangkuk ukuran besar, kocok putih telur bersama cream of tartar dengan menggunakan mixer pada kecepatan tinggi. Ketika mulai berbusa, kurangi kecepatan, lalu secara bertahap masukkan gula pasir. Kocok hingga tahap stiff peak.

Keempat, campurkan adonan putih telur dan kuning telur. Tuangkan kurang lebih seperempat adonan putih telur ke adonan kuning telur, campur dengan teknik aduk balik hingga warna adonan merata. Lakukan hal yang sama dalam dua tahapan pada sisa adonan putih telur.

Kelima, buat adonan pasta cokelat (opsional). Ambil seperempat adonan yang sudah tercampur rata, beri beberapa tetes pasta cokelat, aduk balik sampai warna menjadi cokelat merata.

Keenam, tuangkan adonan ke dalam loyang secara bergantian antara adonan berwarna krem dan cokelat. Setelah seluruh adonan telah dituangkan ke dalam loyang, secara perlahan ketukkan loyang ke atas meja untuk melepaskan udara yang terperangkap di dalam adonan.

Ketujuh, panggang chiffon cake dengan menggunakan api bawah pada suhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 45 menit, dilanjut dengan api atas bawah selama 5-10 menit. Panggang hingga permukaan chiffon tampak kecokelatan.

Kedelapan, keluarkan chiffon cake yang telah matang dari dalam oven dan letakkan loyang berisi chiffon cake dalam posisi terbalik. Biarkan sampai dingin sebelum cake dikeluarkan dari dalam loyang.

Kesembilan, buat chocolate ganache. Tuangkan whipping cream dan chocolate chips ke dalam mangkuk ukuran sedang. Panaskan di microwave selama 30 detik. Keluarkan, aduk, lalu masukkan ulang ke dalam microwave selama 30 detik lagi. Keluarkan, biarkan sejenak, lalu aduk rata sampai adonan tercampur sempurna dan mengkilap. Biarkan sampai ganache benar-benar dingin dengan kekentalan yang cukup untuk dituangkan ke atas cake.

Kesepuluh, tuangkan chocolate ganache ke atas Cheese Chiffon Cake. Beri aksen drip pada bagian pinggir untuk mempercantik. Selanjutnya cake dapat dihias sesuai selera, misalnya dengan menaburkan edible flakes gold atau dihias dengan edible flowers. Tapi kalau saya, dengan memberikan chocolate ganache sudah cukuplah karena keunikan dari chiffon cake sebenarnya terdapat dalam kesederhanaannya yang meski tampilan serta rasa sederhana, namun selalu nikmat bagi siapa saja.

Demikianlah resep Cheese Chiffon Cake with Chocolate Ganache ini. Sangat mudah bukan? Ini adalah tipe cake yang bisa dibuat oleh siapa saja. Asalkan ada alat dan bahan, tentulah bisa. Membuat chiffon cake memang tricky, tapi sekali menemukan ‘sela-nya’, untuk selanjutnya pasti tak ada masalah. Apalagi bila chiffon cake ini hanya dibuat untuk dinikmati sendiri bersama keluarga. Asalkan rasanya enak dan teksturnya pas, maka sudah sukseslah itu 😁.

Selamat menikmati hari demi hari di tahun yang baru, tahun 2023 ini (foto-foto saya sampai saat ini masih berlabel 2022, karena memang diambilnya ketika hari belum bergeser dari 2022 ke 2023 😄). Kiranya kasih Tuhan menyertai kita semua senantiasa. Amin!

Iklan

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: