Resep Gulai Ikan Kakap Merah

Jumat lalu, waktu lagi belanja sama pak suami di Diamond PTC, entah kenapa pak suami pas liat ikan kakap merah besar tiba-tiba kepengen dibikinkan gulai kakap merah.

Ya udah, sebagai istri yang baik hati dan tak sombong, permintannya itu pun langsung saya sanggupi. Ikan kakap berukuran 1.5kg itu kemudian saya beli lalu setibanya di rumah langsung ngasih titah ke si mbak untuk menjadikan gulai ikan kakap sebagai lauk utama dalam menu untuk esok harinya.

Dan si mbak pun bingung.

Resepnya piye ibu??? Aku yo idak pernah bikin gulai ikan cak ini…” *si mbak memang bahasanya campur-campur antara boso Jowo dan baso Plembang 😛 *

Saya jawab enteng aja, “Tenang aja mbak, saya mah jago masak orangnya. Resep gulai tinggal cari di internet pake hp saya aja.”

Wkwkwkwkwkwkw….

Jaman sekarang mah emang keren yak. Yang gak pinter masak kayak saya pun bisa tiba-tiba jago dengan hanya ngandelin resep yang beredar di dunia web 😀

Maka jadilah setelah itu saya pun browsing resep gulai. Nyari sana-sini, termasuk ke blog yang isinya spesial tentang masak memasak seperti JTT, tapi gak juga nemu resep yang klik di hati. Klik di sini dalam pengertian, begitu baca komposisi bahan-bahannya dan baca cara membuatnya bisa langsung bikin saya yakin kalo resep ini memang hasilnya bakal enak. Saya tuh kalo nyari resep di internet, memang butuh rasa klik itu, kalo gak ada, maka saya akan ragu untuk mencobanya sampe akhirnya memutuskan untuk gak nyoba sama sekali.

Nah, berhubung itu kakap mau gak mau harus dibikin kan ya, saya akhirnya nyoba modifikasi berbagai macam resep sesuai dengan bahan yang tersedia di kulkas dan sesuai dengan bayangan saya tentang gulai ikan kakap. Setelah resepnya jadi, maksudnya setelah saya tulis di buku resep, tiba-tiba saja waktu baca ulang resep itu saya langsung ngerasa klik, langsung berasa yakin gitu kalo si kakap bakal jadi gulai yang enak 😀 .

Dan puji Tuhan, keesokan harinya pak suami yang pertama kali nyicip gulai ikan kakap hasil bikinan si mbak berdasarkan resep karangan saya, langsung ngasih laporan kalo gulainya sedaaapp sekali! Ah, lega rasanya dan seneengg karena bisa memenuhi rasa ngidam pak suami (walaupun yang masak si mbak sih…hihihihi) .

Ini lho penampakan gulai ikan kakap merahnya…

 Dan berikut adalah resep yang saya pakai.

Gulai Ikan Kakap Merah

Bahan-bahan

  • 1 ekor ikan kakap merah ukuran besar (kira-kira sekitar 1kg – 1.5kg), bersihkan, potong-potong, lalu rendam dengan garam dan air jeruk kunci (atau bisa diganti dengan jeruk nipis) selama kurang lebih 10 menit (atau lebih tergantung kapan ingatnya..hehehe) lalu bersihkan kembali
  • 2 buah tomat, potong-potong (1 buah dipotong 8)
  • 2 batang serai, memarkan
  • 5 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk, iris-iris
  • 2 buah cabai burung (sepertinya di daerah lain nyebutnya cabai domba, yang pasti di Palembang nyebutnya cabai burung, bentuknya agak gendut namun ujungnya tetap lancip, ukurannya lebih besar dibanding cabai rawit, dan biasanya berwarna oranye cerah), iris-iris
  • 2 buah cabai hijau besar, iris bagian tengah, keluarkan isi, lalu iris serong
  • 2 buah cabai merah besar, iris bagian tengah, keluarkan isi, lalu iris serong
  • Santan cair (dari 200ml santan kental ditambah air kurang lebih 800ml)
  • Garam dan gula sesuai selera
  • Bahan untuk dihaluskan:
    • 5 bawang putih
    • 6 bawang merah
    • 4 cabai merah keriting
    • 1 jari kunyit
    • 1 ruas jari jahe

Cara membuat

Tumis bumbu halus hingga wangi, masukkan tomat, serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, cabai burung, santan cair, serta garam dan gula. Masak hingga mendidih lalu kecilkan api. Masukkan ikan kakap merah beserta cabai hijau besar dan cabai merah besar. Masak hingga ikan matang dan sambil dicicip rasa kuahnya hingga terasa pas. Jika sudah selesai, matikan kompor, dan silakan menikmati gulai ikan kakap merah yang lezat ini..hehehehe…

O ya, catatan tambahan, untuk jumlah cabai bisa disesuaikan dengan selera ya. Resep saya itu jadinya kuahnya memiliki kadar pedas yang bisa dibilang sedikit, ini mengingat anak-anak juga makan gulai kakap ini serta pak suami yang tidak boleh makan yang pedas-pedas. Jika pemirsa ingin mencoba resep ini dan ingin menikmati gulai dengan rasa pedas khas Padang maka jumlah cabai bisa ditambah sesuai selera. Cabai burung juga bisa diganti dengan cabai rawit. Untuk cabai besar, bisa tidak digunakan, karena sebenarnya itu lebih untuk mempercantik saja, biar gulainya ada warna-warninya gitu…hahahaha… Anyway, meski ini resep abal-abal, tapi semoga berguna yaaaa 🙂

 

 

 

Iklan

34 thoughts on “Resep Gulai Ikan Kakap Merah

  1. waksss.. kayaknya enak Kak.
    btw kayaknya kalau di Bandung memang si Cabe burung itu namanya Cengek Domba (Cabe Domba),
    Nggak pernah yakin buat masak gulai ikan kakap, tapi kayaknya kalau bahanya dan cara masaknya ga terlalu ribet gini sih Leh UghA di coba qiqiqiqiqi
    btw, salam kenal yo Kak 🙂

    1. Salam kenal juga yaa..

      Saya juga asal-asalan aja pake cabai itu. Sebenarnya cabai rawit ada juga di kulkas, tapi mengingat hanya mo pake sedikit, supaya cabainya lebih kerasa jadi pake aja yang cabai domba itu karena lebih pedes kan ketimbang cabai rawit 😀

  2. Lis, aku juga sering bikin gulai ikan nih, favorit kami berdua, ala Jember tapinya haha soalnya minta resep ke bude. Terakhirnya aku kasih kemangi, maklum wong jowo ga bisa jauh2 dari kemangi. Dan pedes rasanya, si pak suami ini level pedasnya sudah meningkat. Kalo misalkan dipasar ada belimbing wuluh, aku pakai itu. Tapi kalo ga ada, modifikasi pakai air asem. Yummm lihat resepmu jadi pengen bikin juga weekend ini 🙂

      1. Hahaha iyo bener Tyk *langsung eleng Tinutukan. Sing tak maksud nang nduwur iku konteksnya ke aku, sebagai orang jawa, ga bisa jauh2 dari kemangi. Lek misale kemangi gampang golekane dan murah nang kene, paling kabeh masakan tak gebyuri kemangi. Sayange larang, jarang, nandur yo mati. Nasib 😦

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s