Adek’s 7th Birthday

Tanggal 10 November kemarin, di peringatan Hari Pahlawan, kami merayakan hari ulang tahun si adek yang ke-7. Puji Tuhan, gak terasa, si bayi lucu nan cerewet ini sudah berusia 7 tahun 😁. Bersyukur, meski beberapa kali bergumul dengan kesehatannya, mulai dari persoalan kemampuannya mengunyah makanan yang kata dokter akibat tongue-tie (which of course wasn’t the case) waktu dia berumur dua tahunan, dilanjut soal giginya ketika ia berusia tiga tahunan yang harus rutin dibersihkan ke dokter gigi karena pori-pori giginya besar dan tak bisa bersih hanya dengan sikat gigi biasa, sampai kemudian ke persoalan alergi serta asma yang baru ketahuan ketika usianya sudah lewat 6 tahun, namun puji Tuhan Yesus, si adek tetap dalam keadaan sehat dan pertumbuhan serta perkembangannya pun sangat baik bahkan bisa dibilang mengagumkan untuk anak seusianya. Semua tentu karena kebaikan serta kemurahan Tuhan, karena itu kami hanya bisa bersyukur dan terus bersyukur.

Continue Reading…

08 Juni 2020 (From Palembang to Jakarta)

Aslinya saya berencana menulis tentang ini di tanggal 8 September yang lalu karena bertepatan dengan peringatan genap 3 bulan kami berada di sini. Maksudnya sih supaya pas gitu ya, cerita tentang kejadian di 8 Juni diceritakan di 8 September…hehehe…. Tapi apalah daya, pas di tanggal 8 kemarin ternyata saya gak sempat buat mampir di blog, ya sutralah, yang penting cerita di 8 Juni itu tetap bisa terdokumentasi di sini.

O ya, kalau dihitung-hitung, sekarang sudah 6 bulan lebih ya kita semua #stayathome.

Gak kerasa sudah setengah tahun ternyata 😅.

Inget banget, hari pertama #stayathome untuk kami itu adalah di hari Rabu, tanggal 18 Maret 2020. Di hari itu, sekolah resmi ditutup dan di hari yang sama kami juga memutuskan bahwa semua les anak-anak dilakukan dari rumah saja (kecuali berenang yang otomatis harus off karena gak bisa dilakukan di rumah 😁), sehingga sejak hari itu kami pun tidak keluar rumah lagi.

Hidup benar-benar berubah total. Rasanya seperti hanya dalam sekedipan mata saja dan semua sudah berubah. Padahal, beberapa hari sebelum hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 itu, kami masih melakukan perjalanan udara Palembang – Jakarta – Palembang.

Continue Reading…

Sore Ini, 17 Juli 2020

Sore-sore sambil menanti si papa pulang dari kantor, si dua bocah main catur sebelum mandi.

Mamanya bingung mau ngapain, ya sudah, update blog saja.

Minggu ini adalah minggu terakhir anak-anak libur nih. Per Senin depan sekolah sudah mulai lagi. Tentu saja lah dengan sistem jarak jauh ya. Dan kalau anak-anak memang beneran jauh dalam pengertian yang sebenarnya. Karena sekolahnya di Palembang, sementara kami di Jakarta…hehehehe….

Hari Selasa dan Rabu kemarin di online parents meeting, udah dapat ancer-ancer jadwal belajar anak-anak. Mulainya dari jam 7.15. Pagi banget yak…hahahahaha… Duh, keburu gak ya itu pagi-pagi…hihihihi… Padahal sih biasanya juga kalo sekolah ya pagi-pagi banget, malah lebih pagi lagi karena sebelum jam 7 sudah harus ada di sekolah. Tapi kenapa kok ya kalau belajar di rumah kayak gini justru jam 7.15 itu terasa lebih pagi dibanding jam 6.50 saat anak-anak bersekolah di sekolah? 😅

Kayaknya ini faktor karena sudah sekian lama berada di rumah yang mana jadwal sehari-hari pun langsung berubah banyak dibanding masa-masa sebelum ini ya, jadi udah lebih terbiasa bangun lebih siang dibanding sebelumnya… Apalagi sejak di apartemen ini, karena gak banyak yang perlu diurus dan masak pun hanya untuk sarapan, jadi bawaan badan tuh adalah bangun siang…hehehe… Senin depan harus menyesuaikan diri lagi, nih. Gak apalah, pasti bisa. Tuhan pasti tolong. Gak cuma buat mamanya supaya bisa bangun lebih pagi, tapi juga anak-anak supaya bisa bangun pagi, cepet sarapan, cepet siap-siap, dan selalu semangat belajar meski jarak jauh begini. Amiiiinn!

Christmas 2019: The Tree, The Lunch, The Pictures

Gak kerasa banget hari ini sudah tanggal 17 Desember, hari terakhir sekolah buat anak-anak, dan dalam waktu dua hari lagi kami sudah akan mudik. Wow!! Rasanya belum lama berselang sejak kami menghabiskan Natal dan Malam Tahun Baru di kota Sibolga (yang tak terdokumentasikan di sini) lalu dilanjut dengan liburan tahun baru selama seminggu di Manado (yang juga turut tidak terdokumentasikan di sini) dan sekarang lagi-lagi Natal  dan akhir tahun sudah di depan mata. Waktu selalu berjalan sangat cepat, apalagi kalo kesibukan lagi banyak-banyaknya, makin deh tuh, hari demi hari berlalu tanpa disadari lagi.

Continue Reading…

Ford v Ferrari, Karena Kalah Voting….

Udah pada nonton Frozen II belum?

Sudah ya?

Saya belum…..

Harusnya sih kemarin saya nontonnya, tapi gara-gara kalah voting sama tiga jagoan di rumah, akhirnya keinginan saya nonton Frozen harus ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, dan ancer-ancernya sih bakal bisa nonton ini nanti kalo filmnya udah muncul di TV 🙈.

Inilah gara-gara tiga cowok ini anti banget sama Frozen….hiksss….

Continue Reading…

Hubby’s 39th Birthday

Wow…. gak kerasa, tahun ini pak suami udah memasuki tahun terakhirnya di usia 30-an. Tahun depan udah mo kepala 4 aja dia 😁. Puji Tuhan…. Saya kenal suami dari sejak usianya 25 tahun, itu berarti udah 14 tahun usianya dia lewatkan bersama saya 😍. Puji Tuhan banget, kiranya kami diberkati Tuhan dengan umur yang panjang penuh damai sejahtera, supaya bisa sama-sama sampai tua, menyaksikan anak cucu hidup dalam penyertaan Tuhan. Amin 😘.

My birthday man 😍

Continue Reading…

Tiga Puluh Tujuh

Hari ini, saya genap berusia tiga puluh tujuh tahun.

Puji Tuhan…

Benar-benar luar biasa dan bersyukur banget rasanya diijinkan Tuhan bisa kembali merasakan sukacita ulang tahun dan menginjak usia yang baru ini.

Continue Reading…

Love In Santika Premiere

Weekend tiga minggu yang lalu (iyes, ini bukan lagi termasuk dalam rangkaian cerita libur kenaikan kelas kemarin, sekarang udah move on, back to Palembang 😁), kami sekeluarga nginep di Santika Premiere Hotel yang mana ini udah kali ketiga kami staycation di hotel ini.

Kali pertama adalah bulan April tahun 2018 yang lalu ketika hotel ini masih soft opening. Waktu itu kami nginep di sini bareng keluarga saya dari Manado, sehari sebelum mereka pulang ke Manado. Hotel ini jadi pilihan untuk staycation saat itu karena jaraknya yang deket banget sama bandara jadi pikir-pikir supaya mereka juga gak perlu terburu-buru berangkatnya dan kami masih punya waktu lebih untuk bersama-sama. Maklum ya, ketemu sama keluarga di Manado bukannya bisa sering, jadi setiap kali bisa ngumpul,  setiap menit tuh rasanya amat berharga 🙂.

Continue Reading…