Observatorium UMSU, Gerhana Bulan Parsial, dan Teleskop Celestron Travel Scope 70

Dua bocah penggemar angkasa luar

Sekitar dua tahun lalu, di bulan Juni tahun 2017, anak-anak pernah kami bawa ke planetarium di TMII (ceritanya pernah saya tulis di sini) dan tahun ini puji Tuhan sewaktu lagi berada di Medan saya bisa nyempetin waktu untuk bawa anak-anak ke observatorium milik Fakultas Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Medan (OIF UMSU). Asik banget ya di Medan udah punya observatorium kayak gini, jadi berguna banget untuk pelajar di seputaran kota Medan yang punya minat di bidang astronomi gak perlu jauh-jauh lagi deh ke Lembang untuk belajar šŸ˜.

Karena tau di Medan udah punya observatorium, maka berkunjung ke situ pun jadi salah satu agenda kami ketika berada di Medan. Suami gak bisa nganterin karena agenda dia ke Medan memang adalah untuk rapat, jadi hanya saya aja yang nemenin anak-anak ke OIF UMSU.

Continue Reading…

Precious Speck of Dust

Salah satu hal yang sangat disukai si abang adalah segala macam hal tentangĀ universe. Karena itu di rumah si abang suka sekali baca buku tentang universeĀ dan saya juga suka kasih cetakan artikel tentang universeĀ buat si abang.

Maklum banget kalo si abang ngerasa amat penasaran dengan universeĀ karena memang selalu mengundang rasa ingin tau ya kan?

Seperti apa Bumi ini? Apakah Bumi ini sendirian di tengah alam raya? Mengapa Matahari selalu terlihat di siang hari sementara Bulan di malam hari? Apa itu Bulan? Apa itu Matahari? Benarkah Matahari seperti apa kata orang adalah bola api besar? Jika Matahari adalah bola api maka apakah di dalamnya ada panas, api, dan oksigen sebagai unsur api? Lalu seperti apakah bintang itu? Benarkah bintang berbentuk seperti yang digambarkan orang dalam buku-buku dongeng? Benarkah bintang-bintang yang bertaburan itu berukuran kecil sebagaimana yang terlihat dari Bumi? Kalau kecil seberapa kecil, kalau besar seberapa besar? Dan benarkah hanya di Bumi saja ada kehidupan? Jika benar demikian, lalu mengapa?

Continue Reading…