Precious Speck of Dust

Salah satu hal yang sangat disukai si abang adalah segala macam hal tentang universe. Karena itu di rumah si abang suka sekali baca buku tentang universe dan saya juga suka kasih cetakan artikel tentang universe buat si abang.

Maklum banget kalo si abang ngerasa amat penasaran dengan universe karena memang selalu mengundang rasa ingin tau ya kan?

Seperti apa Bumi ini? Apakah Bumi ini sendirian di tengah alam raya? Mengapa Matahari selalu terlihat di siang hari sementara Bulan di malam hari? Apa itu Bulan? Apa itu Matahari? Benarkah Matahari seperti apa kata orang adalah bola api besar? Jika Matahari adalah bola api maka apakah di dalamnya ada panas, api, dan oksigen sebagai unsur api? Lalu seperti apakah bintang itu? Benarkah bintang berbentuk seperti yang digambarkan orang dalam buku-buku dongeng? Benarkah bintang-bintang yang bertaburan itu berukuran kecil sebagaimana yang terlihat dari Bumi? Kalau kecil seberapa kecil, kalau besar seberapa besar? Dan benarkah hanya di Bumi saja ada kehidupan? Jika benar demikian, lalu mengapa?

Continue Reading…

Baru…

Hidup itu memang selalu penuh dengan kejutan dan yak, lagi-lagi kami sekeluarga harus menghadapi perubahan dalam keseharian kami. Perubahan ini kata sebagian orang di dekat kami disebut berat, mereka bahkan mendoakan kami untuk sabar dan kuat menjalaninya.

Kami bersyukur mereka mendoakan kami, karena memang kami benar-benar butuh itu. Tapi di sisi lain kami sendiri gak merasakan ini sebagai sesuatu yang berat. Yang kami lakukan ini memang sudah seharusnya seperti itu, inilah peran yang paling tidak adalah yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk orang-orang tersayang dalam hidup kami, setidaknya untuk sekarang. Kehidupan baru yang telah terbit, semuanya hanya karena Tuhan yang ijinkan. Meski mungkin akan berat ke depannya, tapi Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk semuanya.

Kami, entah bagaimana, menjalaninya dengan sukacita.

Continue reading “Baru…”

Puji Tuhan

Di post yang ini, saya sudah sempat ngomong kalo tahun lalu tepatnya di bulan Mei, saya dan suami berkeputusan untuk ngambil properti lagi.

Keputusan yang nekad banget saat itu, mengingat di tahun sebelumnya kami baru beli rumah yang sekarang ini kami diami. Simpanan sebenarnya bukan yang lagi banyak, tapi kami tau ini kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Lagipula selama ini kami selalu berprinsip, mumpung anak masih kecil-kecil, kebutuhan belum terlalu banyak maka ini  saatnya kami berupaya untuk sebisa mungkin menginvestasikan rejeki yang Tuhan kasih. Makanya selama ini setiap kali ada rejeki lebih dari kantor semisal bonus atau penghargaan kinerja, sebisa mungkin digunakan untuk investasi.

Kalo udah kepikiran buat investasi, maka segala kepengenan yang laen-laen yang gak terlalu penting berusaha kami tahan. Segala sesuatu ada waktunya dan kami tau saat ini bukan saat untuk foya-foya. Yang penting kami bukan berhemat sampe jadi pelit ke diri sendiri, ke anak-anak, dan keluarga.

Continue Reading…

Thanks God….

This month will be tough for us and earlier today, for a moment I felt a little worry and sad. But my husband told me that everything will be just fine and now all we have to do is just thanking God for all the blessings we have received.

And I agreed.

Seeing these photos, I know how much we’ve been blessed with great love, joy, and hope…..

Continue Reading…

O Deus Conosco…………….

Tadi pagi, suami ngeshare video ini…………..

Sekali nonton, saya langsung nangis.

Berulang-ulang kali nonton pun saya tetep nangis.

Yang ada di hati saya cuma, terima kasih Tuhan, terima kasih Tuhan, terima kasih.

Rasanya gak akan cukup untuk bilang terima kasih Tuhan karena penyertaan-Nya yang sungguh sempurna. Dalam semua hal di hidup saya dan dalam semua saat, Tuhan Yesus ada di dekat saya, menjaga, memahami, menghibur, menguatkan, mengingatkan, menuntun, menemani, memberi sukacita……

Dan tak hanya saya, Tuhan juga beserta semua orang yang saya kasihi, hingga saya boleh berhenti kuatir akan mereka karena tak ada penjagaan yang lebih sempurna daripada penjagaan Tuhan sendiri.

Terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih………….