Kabut Asap, Libur Sekolah, dan Mutasi

Hai…hai…. pemirsaaa!

Hari ini, kami seharian mendekam aja di dalam rumah. Jarang-jarang banget kayak gini, karena biasanya sehari-hari meskipun lagi libur sekolah seperti sekarang, tapi anak-anak tetep sibuk les sementara mamanya tentu sibuk anter jemput mereka­čśů.

Kenapa hari ini kami diam aja dalam rumah?

Bukan karena gak ada jadwal les, tapi karena memang semua les untuk hari ini dibatalkan gara-gara….. kabut asap!

Palembang memang udah selama 3 bulan terakhir ini diserang oleh ‘negara api’, sehari-hari liat kota diselubungi kabut asap rasanya udah jadi pemandangan biasa. Tapiiii… hari ini kondisinya tuh parah banget, bener-bener parah, bahkan bisa dibilang adalah yang paling parah dibanding sebelum-sebelumnya! Biasanya ya, separah-parahnya kabut asap ini tapi jarak pandang masih bisalah ada 100 meter (itupun udah pendek banget ya), tapi pagi ini bener-benerlah, jarak pandang udah berada di bawah 50 meter. Sekali lagi, parah banget!

Continue Reading…

Iklan

ABRSM Piano Exam and The Kiddos’ New Courses

Salah satu hal yang bikin saya menikmati banget masa cuti ini adalah keleluasaan yang saya rasain dalam nganter jemput anak-anak. Karena ngerasa jauh lebih leluasa, makanya begitu mereka minta nambah les, saya pun langsung ijinin. Kendala untuk nambah les itu memang selalu adanya di waktu kan ya? Terutama tentu waktunya anak-anak. Tapi kendala waktunya akan lebih besar lagi kalo saya yang nganter jemput mereka juga terkendala di waktu kerja. Puji Tuhan saya masih punya waktu setahun lagi, jadi mari manfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah bekal pengetahuan dan keahlian buat anak-anak.

Sejauh ini, sejak saya cuti si adek udah ngikut les menggambar di Global Art, trus si abang dan si adek juga ngikut les renang, trus si abang seminggu sekali juga latihan musik di gereja karena puji Tuhan dia udah mulai ikut pelayanan musik di ibadah Tunas Remaja, dan si adek juga sejak awal tahun ini mulai ikut les piano. Jadwal mereka sebenarnya dalam seminggu udah penuh, tapi dua anak ini masih belum puas, masih pengen nambah bahan pelajaran lagi. Ya udah, gak apa-apa, selama mereka sehat, bisa atur waktu dengan baik, bertanggung jawab dengan pilihan mereka sendiri, dan selalu semangat, ya kenapa gak kan ya? Toh saya punya waktu ini buat nganterin dan ngedampingin mereka. Kalo kata temen saya sih, saya beruntung punya anak-anak yang semangat belajarnya tinggi. Saya tinggal perlu nyiapin waktu, stamina, dan ATM aja….. ­čśé.

Continue Reading…

From Star Wars to Lord Of The Rings

Kedua jagoan saya, samalah seperti siblings lainnya di seluruh bagian dunia ini, bukannya┬á yang bisa setiap saat dalam kondisi akur serta adem ayem. Bisa dibilang tiap hari ada aja hal yang jadi bahan perdebatan di antara mereka serta ada aja sesuatu yang jadi pemicu mereka berantem. Buat kami orangtua sih gak apa ya, karena kami juga gak mau ada salah satu di antara mereka yang terbiasa mengalah atau sebaliknya menang sendiri. Kami kenal betul, mereka berdua anaknya sama-sama keras jadi gak mungkin maksain salah satu mengalah kalau gak ngerasa salah atau perlu untuk mengalah. Selama berantemnya masih tau batasan, maka kami akan membiarkan mereka menyelesaikan persoalan mereka sendiri, yang mana itu gak pernah butuh waktu lama kok. Namanya juga abang adek, mana bisa berlama-lama diem-dieman dan maen sendiri-sendiri. Yang adanya semenit berantem, menit berikut udah ketawa-ketawa bareng lagi, walo di menit selanjutnya udah ada yang teriak-teriak lagi…hehehe…

Continue Reading…

Tentang Pindah Ke Lain Hati dan Tentang Indonesia Steinway Youth Piano Competition 2018

Ok, judulnya panjang. Tapi semoga isinya gak perlu panjang-panjang karena sungguhlah waktu saya gak banyak buat nulis blog seperti ini, karena itu kayaknya gak perlu lah ya berlama-lama di preambule, kita langsung aja ke inti cerita.

Pertama, soal pindah ke lain hati…errr….maksud sebenarnya bukan hati sih, tapi sekolah musik ­čśÇ . Terhitung sejak Oktober 2017 yang lalu, si abang udah pindah dari Yamaha Music School ke Priskila Music yang berada di bawah naungan Trinity College London. Alasan pindahnya kayaknya gak perlu saya jabarkan di sini, biarlah untuk kami pribadi saja, yang pasti yang namanya pindah sudah bisa diprediksi karena mencari yang lebih baik. Puji Tuhan di tempat yang baru ini si abang enjoy dan semangatnya bertambah. Pindah sekolah musik akhirnya juga diiringi dengan ganti piano di rumah, dari piano listrik berganti ke piano akustik, karena kami lihat si abang udah makin serius belajarnya. Puji Tuhan dengan piano yang baru semangat belajarnya memang bertambah, jadi mamanya gak berasa rugi udah beliin…hehehe…

Continue Reading…

Tentang Piano Masterclass dan Tentang Mengajari Anak

Hari Senin yang lalu, pagi-pagi guru musik si abang ngabarin saya kalo sekolah musiknya kembali membuka piano masterclass untuk hari Selasa tanggal 30 Mei (kemarin). Ini adalah piano masterclass ketiga yang diadakan di sekolah musik si abang. Yang pertama si abang ikut sementara yang kedua gak ikut karena saya gak bisa nganterin. Untuk yang ketiga ini karena waktunya bisa saya atur, maka begitu ditanya oleh gurunya apa mau ikutan atau gak, saya langsung bilang mau.

Sesuai dengan namanya, piano masterclass adalah kelas piano di mana yang ngajar adalah yang sudah master dalam dunia per-piano-an. Kelas pertama sebelumnya yang ngajar adalah seorang bapak (kita sebut saja Mr. M yaaa) yang kuliah S1 – S3 di bidang musik, kalo gak salah waktu itu yang merekomendasikan beliau ke sekolah musik si abang adalah dari pihak penyelenggara salah satu event kompetisi piano.

Sementara, di kelas kedua dan yang ketiga kemarin, pengajarnya adalah Stephen Kurniawan Tamadji.

Hayooo…yang seangkatan sama saya, kenal gak sama nama itu??

Continue Reading…

Essex Indonesia Piano Competition 2017

Hari Minggu yang baru lewat si abang ikutan ajang Essex Indonesia Piano Competition (EIPC) 2017 yang mana puji Tuhan tahun ini Palembang adalah salah satu dari 5 kota di Indonesia yang menjadi tempat penyelenggaraan k0mpetisi ini.

Ajang ini diselenggarakan oleh Rhapsodie Event Management dan dan kalo gak salah sejak tahun 2016 sudah menggandeng Essex Piano yang merupakan bagian dari keluarga besar Steinway Piano, makanya namanya yang dulunya Indonesia Piano Competition kemudian berubah menjadi Essex Indonesia Piano Competition. Tahun lalu, kompetisi ini hanya diselenggarakan di 4 kota saja yaitu di Surabaya, Jakarta, Semarang, dan Medan. Tahun ini puji Tuhan tempat penyelenggaraannya bertambah yaitu di Palembang.

Continue Reading…

Yamaha Piano Competition 2016 (Part 1)

 

Yamaha Piano Competition adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Yamaha yang terbuka untuk semua siswa dan siswi yang menempuh pendidikan musik di sekolah-sekolah musik di bawah lisensi Yamaha. Selain piano, dalam event tahunan itu juga ada Electone Festival dan Popular Music Course Festival.

Tahun lalu, si abang ikutan Electone Festival kategori Electone Idol dan puji Tuhan waktu itu dia berhasil nyabet juara 3 sehingga kemudian jadi salah satu utusan Palembang di ajang Electone Festival Tingkat Wilayah Sumatera di Batam.

Nah, tahun ini si abang gak ikutan Electone Idol lagi, cukuplah ya pengalaman sekali itu…hehehehe… Tahun ini abang ikut yang Piano Competition aja.

Berdasarkan usianya, si abang masuk di kategori Junior A. Peserta yang lain ada dua lagi yang seumuran abang, selebihnya udah lebih besar. O ya, salah satu peserta Piano Junior A ini adalah anaknya miss Mira, guru musiknya si abang ­čśÇ

Kami sadar, peserta yang lain juga bagus-bagus sekali mainnya, karena itu kalo mo jujur kami sendiri bukannya yang ada harapan atau keyakinan tinggi bahwa si abang akan bisa dapat juara. Apalagi ditambah lagu yang dibawain si abang bukan lagu klasik, sementara biasanya yang jadi unggulan di kompetisi piano gini adalah lagu-lagu klasik. Buat kami tujuannya bukan untuk jadi juara atau gak. Yang paling penting si abang belajar untuk tampil di depan orang dan belajar mengendalikan rasa gugupnya.

Continue Reading…

Di PTC dan Di OPI

Pengen cerita tentang kegiatan musik si abang nih. Tanggal 13 Desember lalu dia ikutan dalam Swara Indah Music Christmas Concert di PTC Mall. Di situ dia bawain dua lagu, Cookie Boogie sama Jingle Bells.

Sebelum berangkat, latihan bentar dulu di rumah
Atrium PTC Mall

Lagu Jingle Bells-nya pake iringan musik yang diputer dari electone. Sayang waktu itu sound system kurang bagus pengaturannya, jadi si abang kurang gitu denger waktu musik pengiring mulai diputar hingga bikin dia agak ketinggalan mainnya. Tapi gak apa lah, tetep gak ngurangin rasa bangga kami ke dia kok..hehe…

Continue Reading…

Let’s Jump Together!

Selamat hari Senin!

Minggu ini bakal sibuk banget buat saya. Bukan karena kerjaan, tapi karena urusan anak-anak. Tepatnya urusan si abang. Kompetisi┬áElectone Idol udah makin dekat, jadi tiap hari dia musti datang latihan ke sekolah musik. Nasib di rumah gak punya electone, jadi kalo latihan musti ke sekolah musik. Ya gak apa sih, emang lebih enak latihan di situ, karena bisa sambil diliatin juga sama gurunya. Jadi setiap hari saya harus nganterin dia ke sekolah musik, sementara dengan begitu kan bukan berarti les-les yang lain jadi gak jalan. Les tetep jalan, sekolah juga tetep jalan *yaiyalah!*. Jadi bayangkan dalam sehari entah berapa kali saya harus bolak-balik antar jemput si abang *nasib LDM-an lagi, jadi urusan sehari-hari musti di-handle sendiri*. Tapi gak apalah,┬áselama anaknya semangat, saya juga akan selalu semangat ­čÖé

Ngomongin musik, akhirnya setelah diingatkan lagi sama Arman via komennya di sini (thank you, thank you so much ya Man), akhirnya jadi juga kami ngedaftarin si abang untuk les privat piano. Tempat lesnya di sekolah musik dia sekarang sih, cuma beda hari aja dengan kelas JMC-nya. Untuk kelas grupnya gak dibrentiin, jadi si abang akan tetep ngikutin kelas JMC dan kelanjutannya seperti biasa. Les privat ini untuk tambahan, biar kemajuannya bisa lebih pesat. Jadi kelas grup dan kelas privat akan jalan beriringan ­čÖé

Continue Reading…

Let’s Explore!

Beberapa hari yang lalu, waktu si abang lagi main piano, saya datang lalu duduk di samping dia.

Dia lagi mainin lagu yang belum pernah saya dengar sebelumnya, jadi setelah abis dia main, saya tanya lagu apa tuh yang barusan dia mainin.

It was Let’s Explore from JMC 4,” jawab dia sambil membuka bukunya trus nunjukin ke saya halaman yang berisi lagu itu.

Continue Reading…