MPASI Hari Gini…

MPASI….

Rasanya sudah lama sekali saya berhubungan dengan kata ini. Dulu sih sangat akrab ya, apalagi waktu anak pertama masih bayi, wah itu bener-bener deh, MPASI jadi perhatian banget buat saya. Segala macam informasi saya cari, bahkan kandungan gizi dari setiap bahan makanan yang saya berikan juga saya buatkan rangkumannya. Perencanaan pemberiannya pun saya jadwalkan secara matang dan saya doakan bener-bener agar Tuhan memberkati semua yang saya beri dan upayakan memang jadi berkat untuk anak saya. Segalanya saya lakukan karena ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya.

Setelah anak kedua lahir dan masuk ke usia MPASI, tetep sih hal ini jadi perhatian, cuma sudah tidak seperti waktu anak pertama. Untuk anak kedua saya sudah lebih santai, karena eheemm… ngerasa udah berpengalaman. Saya gak lagi mencari informasi sebanyak dulu karena kebanyakan informasi memang sudah ada di tangan, panduan pemberiannya pun saya ikut seperti waktu abangnya dulu, walau tentu saja saya masih terus mendoakan agar apa yang saya yakini adalah yang terbaik yang saya berikan akan memang jadi yang terbaik untuk anak saya.

Puji Tuhan, sekarang anak-anak saya dua-duanya sudah lewat dari usia balita.  Walau sampai sekarang pun saya masih memperhatikan dengan detail asupan gizi untuk anak-anak, tapi tentulah saya tidak akrab lagi dengan segala hal mencakup MPASI.

Trus kenapa sekarang tiba-tiba nulis tentang MPASI?

Continue Reading…

Iklan

5 Benda Penyelamat MPASI Ketika Bepergian

Saya sama sekali gak menyangka kalo sekarang akan kembali menulis tentang MPASI lagi. Aslinya saya punya beberapa hal lain yang pengen diceritain di blog ini. Tentang film, tentang lip palette, dan tentang S.L.C. Udah lumayan lama, ada kali sekitar tiga minggu, ketiga ide itu menggantung di kepala saya. Pengennya segera ditulis. Tapi kok entah kenapa, begitu dapat pertanyaan seputar MPASI di post yang ini, pagi ini saya malah ngedapatin diri sendiri merasa lebih bersemangat untuk nulis soal MPASI buat bayi ketika sedang bepergian.

Buat yang anak-anaknya udah gede dan sudah melewati masa-masa MPASI, mungkin udah bosan kali ya dengan topik ini :D. Dan saya sendiri pun sebenarnya sudah beberapa kali menyinggung soal ini ketika cerita tentang perjalanan-perjalanan saya bersama si abang dulu. Tapi karena dulu itu nulisnya gak spesifik, jadi gak apa lah ya ditulis lagi sekarang. Mudah-mudahan berguna buat yang sedang nyari informasi.

Mungkin sama seperti orang tua lainnya yang punya anak yang masih dalam usia belum bisa makan makanan ‘luar’, kami pun berusaha memastikan supaya anak tetap bisa makan makanan rumah seperti yang biasa dia makan meskipun sedang berada di luar. Di kasus kami, hal ini bukan saja menjadi pilihan agar lebih sehat, tapi menjadi keharusan, mengingat kedua bocah ganteng luar biasa itu, sepertinya janjian untuk lebih menyukai bubur ketimbang nasi di usia segini.

Nah, dalam usaha kami itu, sesuai judulnya, kami mengandalkan lima benda di bawah ini.

Continue Reading…

PATIN

Ikan patin merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan panjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan. Ikan patin dikenal sebagai komoditi yang berprospek cerah, karena memiliki harga jual yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan ikan patin mendapat perhatian dan diminati oleh para pengusaha untuk membudidayakannya. Ikan ini cukup responsif terhadap pemberian makanan tambahan. Pada pembudidayaan, dalam usia enam bulan ikan patin bisa mencapai panjang 35-40 cm. Sebagai keluarga Pangasidae, ikan ini tidak membutuhkan perairan yang mengalir untuk “membongsorkan“ tubuhnya. Pada perairan yang tidak mengalir dengan kandungan oksigen rendahpun sudah memenuhi syarat untuk membesarkan ikan ini.

Ikan patin berbadan panjang untuk ukuran ikan tawar lokal, warna putih seperti perak, punggung berwarna kebiru-biruan. Kepala ikan patin relatif kecil, mulut terletak di ujung kepala agak di sebelah bawah (merupakan ciri khas golongan catfish). Pada sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis pendek yang berfungsi sebagai peraba.

Ikan patin bermanfaat sebagai sumber penyediaan protein hewani.

Picture is taken from http://bayuputra.com/2010/04/20/budidaya-ikan-patin/

Setelah membaca komentar beberapa teman di tulisan sebelumnya, saya jadi ngerasa perlu nih untuk membahas tentang ikan namun yang lebih spesifik lagi yaitu tentang ikan patin!

Continue Reading…

Today’s Special

Saya, memang tidak begitu sering menulis tentang resep masakan di sini. Saya juga agak jarang menampilkan foto-foto makanan lezat di sini.

Tapii…seperti yang saya tulis di sini, sesungguhnya saya sangat suka dan sangat pede memasak.

Dan sekarang, di mana saya hanya punya seorang asisten di rumah yaitu si suster, kondisi ini serasa benar-benar menjadi berkat untuk saya. Yupe, karena sekarang saya tak punya asisten untuk masak memasak, jadi saya bisa melakukan semuanya sendiri!

Hari ini, hari kesekian di mana saya bangun di saat matahari masih sangat mengantuk. Tanda-tanda terbukanya tabir fajar bahkan belum ada. Namun di rumah kami, aktivitas yang penuh semangat telah dimulai oleh saya.

Diawali dengan doa tentu, lalu beberes dan bersihin rumah, dan kemudian dilanjutkan dengan: memasak!!

Oh…masaknya pasti yang gampang-gampang. Sekedar bikin ikan goreng dan kangkung tumis kan??

Huh…merendahkan banget! :mrgreen:

Ini dia hasil masakan saya hari ini:

Continue Reading…