Adek’s 25th Month: Bye..bye ASI…

Anak-anak….kenapa harus cepat sekali besar?

Lihatlah si abang, rasanya baru kemarin saya hamil dia, sekarang tingginya sudah hampir mencapai bahu saya dan sudah jadi anak SD.

Lihatlah juga si adek, rasanya baru saja saya kabarin kehamilan kedua di blog ini, belum lama saya melahirkan dia, baru kemarin saya bercerita tentang perjuangan memberikan ASI untuknya, eh sekarang anaknya sudah berpisah dari ASI.

Cepat…cepat banget.

Dua tahun menyusuinya terasa hanya berlalu begitu saja. Seperti semilir angin yang sesaat terasa kemudian lenyap. Sebentar sekali…

Yang tersisa kemudian tinggal kenangan. Bahwa si anak lelaki yang nantinya akan beranjak jadi pria dewasa itu dulunya adalah seorang bayi yang mendapatkan semua nutrisi terbaik lewat ASI dari ibu kandungnya.

Pada akhirnya nanti yang tersisa memang hanya itu.

Kenangan.

Karena itu sebisa mungkin kenangan tentang masa kecil mereka diabadikan di sini. Karena semua akan begitu cepat berlalu, terlalu lekas lewat…

Si adek, usianya sudah lewat 1 bulan dari 2 tahun. Pada dasarnya dia masih sama. Bayi yang lucu, menggemaskan, berakal banyak, dan sangat cerdas. Bedanya sejak seminggu yang lalu dia tidak lagi menikmati ASI, baik perahan maupun langsung dari mamanya.

Di satu sisi saya lega, karena memang ini sudah waktunya buat si adek. Buat saya juga, karena si adek yang semakin besar semakin sering menggigit nenennya. Dan itu sakit banget, sodara-sodaraaaa…. Terakhir dia menggigit, nenennya sampe luka dan berhari-hari saya kesakitan…haissshhh… Makanya setelah itu akhirnya kami mulai lebih intens ngajarin si adek untuk berhenti nenen. Dan sekarang dia benar-benar berhenti.

Saya lega.

Sekaligus sedih juga, karena itu berarti dia semakin besar, semakin tidak tergantung lagi dengan mamanya… Tapi yah, mau bagaimana lagi. Memang harus seperti itu. Anak-anak harus menjadi dewasa. Harus jadi mandiri. Kelak mereka tidak hanya akan tidak tergantung lagi, tapi akan pergi membangun hidupnya sendiri. Lepas ASI hanya satu tahapan awal yang kecil, jadi mending tak usah sedih-sedih lah…walau tetep saya merasa sedih juga…hehehe….

Buat adek, selamat ulang bulan ke 25 ya naakk…. PR kita ke depan masih banyak, tapi mama percaya, Tuhan yang akan selalu memberkati semua usaha papa dan mama dalam memberikan yang terbaik untuk adek. Satu hari kelak, jika adek baca ini dan jika saat itu adek sudah mandiri dan sudah punya hidup sendiri dan bahkan mungkin sudah lama tidak ingin dipanggil adek lagi, mama berharap apapun yang sedang adek alami, ingatlah, selalu ada papa dan mama serta terutama Tuhan Yesus yang mencintaimu dan mendukungmu. Jangan pernah lupakan itu. Dan jangan pernah lupakan segenap kasih sayang serta kenangan yang kami berikan untukmu bahkan sejak sebelum adek lahir ke dalam dunia ini.

Love you so much, adek Ralph! Jesus Christ bless you and be with you forever, for always! Amen!

Pake topi sukanya ke samping kayak gini
Atau ke belakang kayak gini…
Kalo bisa normal kayak gini, itu berarti topinya dipakein..hihihihi

Ini kacamata renang dipakenya sendiri 😀