From Japan To Aceh

Bukaaannn…

Ini bukan mo nulis soal perjalanan kami ke Jepang ataupun ke Aceh. Kami belum pernah ke Jepang (hikkss…hikkksss…kapaaannn bisa ke sana??? 😥 :lol:). Kalo ke Aceh, baru si papa aja yang udah pernah, kalo buat saya sendiri, NAD adalah 1 dari dua propinsi di pulau Sumatera ini yang belom pernah saya kunjungi (satunya lagi Sumatera Barat, saya baru pernah sampai di perbatasan antara Sumbar dan Jambi).

Jadi kalo bukan mo nulis tentang perjalanan trus mo nulis apa dong?

Hehehe…

Jadi sebenarnya saya mau cerita tentang dua tempat makan di kota Palembang ini, resto yang satu menyediakan masakan khas Jepang, sementara yang satunya lagi menyediakan makanan khas Aceh. Antara kedua resto ini tak ada hubungan sama sekali, kecuali kenyataan bahwa mereka sama-sama menjual makanan, saya hanya malas menjadikan ini sebagai dua post yang terpisah makanya disatuin di sini :D.

Sebenarnya saya kurang begitu percaya diri untuk mereview restoran terutama masakannya, karena sebenarnya saya tidak piawai dalam membedakan antara yang enak dan yang tidak. Buat saya, asal jenis makanan itu adalah yang bisa saya makan (which means di luar daftar berikut : yang pedes banget (orang Manado gak bisa makan pedes?? Yess, I do!!), bebek, lele, kodok, aneka jenis burung, RW (buat orang Manado yang baca ini, kita memang orang kawanua mar kita nyanda akan pernah mo sontong tu RW 😛 ), serta aneka jenis hewan yang bukan tergolong hewan ternak) trus asal makanannya gak terasa hambar, maka itu berarti udah enak di lidah saya. Yang kayak gini beda banget sama suami. Lidahnya pinter betul ngerasain mana yang enak banget, cukup enak, dan mana yang cuma sekedar bisa dimakan :D.  Makanya ya, saya lumayan ngerasa tersanjung kalo hasil masakan saya dapat sertifikat enak banget dari si suami, karena itu berarti memang beneran enak :D.

Tapi walopun kurang pe-de perihal review makanan gini, terpaksa tetep ditulis berhubung hanya inilah ide cerita yang muncul di kepala di hari ini 😀

Continue Reading…

Iklan

MPASI Untuk Bayi 9 Bulan

Sebenarnya sudah agak telat dari biasanya saya mengupdate tentang solid food-nya Raja. Sudah dua minggu lewat sejak usianya yang kesepuluh bulan, dan baru sekarang saya punya kesempatan menulis di sini tentang solid food for 9m old baby.

Buat saya, 9 bulan is a very special age, coz I can introduce Raja with any kinds of fishes during this age. Sejauh ini Raja udah mencoba ikan salmon, kakap, tuna, dan ikan berjenis daging putih lainnya seperti gindara. Reaksi Raja?? No alergi…malah lahap bo’ makannya!!!

Sebenarnya pengen juga nyobain Raja kaldu ikan. Tapi saya sendiri yang ragu, soalnya sekalipun sudah menggunakan trik gimana caranya supaya kaldu ikan gak amis (tulang ikannya ditumis pake irisan jahe dan extra light olive oil), tetep aja amis ikannya berasa di lidah. Jadi ya udah, saya lebih memilih memberi daging ikannya aja sekalian 😀

O ya, selain nyobain ikan, raja juga nyobain makan buah kiwi. Dan ternyata Raja sukaaaa…..bangeeettt sama buah ini, hi hi, padahal saya aja gak suka 😀 😀

Anyway, ini ada beberapa resep yang lumayan yummy buat Raja.

Sauteed spinach and salmon (9m+)

Sauteed spinach and salmon

Bahan:

10 lbr daun bayam, cincang halus

½ buah tomat, buang kulit dan bijinya, cincang halus

30 gr ikan salmon, rebus dengan irisan jahe, cincang halus

1 siung bawang putih, cincang halus

1 sdt bawang bombay, cincang halus

3 sdm air

1 sdm extra light olive oil

Cara membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombay hingga berubah warna.

Masukkan tomat, masak hingga matang, masukkan daun bayam, aduk rata, masukkan air. Terakhir, masukkan ikan salmon rebus cincang.

Sajikan bersama bubur bayi polos.

*Bila mau, ikan salmon dapat tidak direbus terlebih dahulu, melainkan ditumis hingga matang sebelum sayuran dimasukkan*

Sauteed Spinach and Salmon with baby porridge

Fusilli with veggie and meat (8m+)

Fusilli With Veggie and Meat

Bahan:

Segenggam fusilli *saya pakai yang merk La Fonte*, rebus dengan air biasa hingga lembek. Tiriskan.

15 gr brokoli cincang, cincang halus

15 gr wortel parut

¼ buah tomat, cincang halus

15 gr daging ayam, cincang halus

100 ml kaldu ayam + 3 sdm kaldu ayam

1 sdt bawang bombay cincang

1 sdm extra light olive oil

5 gr keju cheddar parut

Cara Membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang bombay hingga harum dan berubah warna. Tumis daging ayam cincang hingga matang, masukkan tomat, brokoli, dan wortel. Tambahkan 3 sdm kaldu ayam. Aduk rata, masak hingga semua bahan matang.

Rebus kembali fusilli dengan 100 ml kaldu ayam hingga benar-benar lembek dan air kira-kira tinggal seperempat bagian. Masukkan tumisan ke dalam rebusan fusilli.

Bila perlu, masakan dapat dihaluskan terlebih dahulu sebelum disajikan.

Hidangkan dengan parutan keju cheddar.

Fusilli with veggie and meat di atas adalah breakfast menu yang saya beri untuk raja on the last weekend. Sementara suteed spinach and salmon di atas adalah lunch and dinner menu untuknya…

Kalo gitu, untuk mama, papa, dan susternya apa dong???? *it seems like it’s out of topic 😀 *

He he..

For the breakfast, I cooked fried rice with pangsit and sausage. Fried ricenya juga dilengkapi sama telur ayam dan caisim, jadi tambah sehat dan tambah komplit vitaminnya. Pangsitnya saya bikin dengan isi udang dan tenggiri…

Kalo untuk lunch dan dinner, saya sajikan kangkung cah dan ayam goreng tepung *saya membeli hanya bagian dada saja, karena untuk ayam, bagian yang mengandung gizi paling tinggi adalah dada*.

Memang hanya makanan-makanan sederhana, tapi yang penting sehat…bikinan sendiri… Dan sekalipun saya musti capek-capek di dapur, segala lelah itu tak berasa ketika pujian datang dari si papa…dan ketika ia dan si suster juga makan dengan lahapnya 😀 😀

Fried Rice with Pangsit and Sausage

Some wholesome baby food variations

Ini ada beberapa contoh variasi makanan bayi yang sehat yang pernah saya buatkan untuk Raja… Sapa tau berguna buat yang bingung bikin variasi makanan untuk baby.

Roti Gandum Brokoli Kabocha (8m+)

Raja(1061)Bahan :

2 lembar roti gandum, buang pinggirannya, cabik-cabik

200 ml kaldu ayam

30 gr daging ayam, rebus, cincang halus

30 gr brokoli, kukus, cincang halus

30 gr Kabocha, parut

5 gr Keju cheddar parut

Cara membuat:

Campur roti gandum, kabocha, dan air kaldu, masak dengan api kecil sambil diaduk hingga matang. Masukkan daging ayam cincang dan brokoli, aduk rata. Untuk sentuhan akhir, berikan taburan keju parut.

*roti gandumnya diganti dengan oatmeal, enak juga tuhh….

Mixed Veggie and Oatmeal (7m+)

Raja(1063)Bahan :

3 sdm oatmeal

2 sdm tepung kacang hijau

200 ml kaldu ayam

30 gr Kabocha, parut

Setengah buah tomat, rendam di air panas, buang kulit dan bijinya

5 gr Keju cheddar parut

Cara membuat:

Campur oatmeal, tepung kacang hijau, kabocha, dan air kaldu, masak dengan api kecil sambil diaduk hingga setengah matang. Masukkan tomat, masak hingga semua bahan matang. Untuk sentuhan akhir, berikan taburan keju parut.

Splendid Sauteed Veggie and Tuna (9m+)

Raja(1062)Bahan:

30 gr broccoli, cincang halus

30 gr baby carrot, parut

30 gr tomat, buang kulit dan bijinya, cincang halus

30 gr ikan tuna tanpa tulang dan kulit, rebus dengan irisan jahe, cincang halus

3 sdm air

1 sdt bawang bombay cincang

1 sdm extra light olive oil

Cara Membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan broccoli dan baby carrot, tambahkan air, masak hingga setengah matang, masukkan tomat. Aduk rata, masak hingga semua bahan matang. Terakhir, tambahkan tuna rebus cincang ke dalam tumisan, aduk rata. Sajikan bersama nasi tim polos.

Yummy Sauteed Cauliflower (8m+)

Raja(1059)Bahan:

30 gr Cauliflower, kukus hingga matang, cincang halus

30 gr Baby Carrot, parut

30 gr tofu, cincang halus

30 gr Daging ayam, rebus, cincang

3 sdm air

1 sdt bawang bombay cincang

1 sdm extra light olive oil

Cara membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan baby carrot, tambahkan air, masak hingga setengah matang. Masukkan tofu, masak hingga baby carrot dan tofu matang. Terakhir, masukkan cauliflower yang telah dikukus dan daging ayam rebus cincang ke dalam tumisan, aduk rata.

*Daging ayamnya bisa diganti dengan daging sapi atau ikan tuna/salmon (9m+)

MPASI Untuk Bayi 8 Bulan

Besok, Raja udah mo genap 9 bulan, so, go along with the tradition – created and built by me 😀 – I want to share makanan apa aja sih yang dikonsumsi Raja selama usianya yang 8 bulan ini…

Jenis makanannya tentu aja semakin bervariasi dong dibanding dengan menu makanan di usia 6 bulan dan  7 bulan kemarin. Beberapa bahan makanan baru yang saya kenalkan ke Raja di usia 8 bulan ini adalah sbb.

Makanan pokok :  macaroni, beras putih organic

Sayuran

Bayam merah. Cara paling oke untuk memasak bayam merah menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan merebus atau mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, C, Asam Pantothenic, Niasin, Riboflavin, Tiamin, Folat

Mineral: Potassium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat besi, Selenium

Kembang kol. Cara paling oke untuk memasak kembang kol menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus.

Vitamin: Vitamin A, C, Asam Pantothenic, Niasin, Tiamin, Folat, Vitamin B6

Mineral: Potassium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat besi

Brokoli. Cara paling oke untuk memasak brokoli menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Folat, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin E, Vitamin K

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Selenium, Zat Besi,

Tomat. Cara paling oke untuk memasak tomat menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil. Tapi tentu dong, dengan cara merebus juga tidak diharamkan 🙂

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Folat, Niasin

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat Besi, Seng, Mangan, Tembaga

Terong ungu. Cara paling oke untuk memasak tomat menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis/menggoreng dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Folat, Tiamin, Asam Pantotenic, Vitamin K

Mineral: Potasium, Sodium, Kalsium, Fosfor, Magnesium, Zat besi

Protein hewani : ikan salmon, kuning telur omega

Buah

Anggur hijau (yang manis dan tanpa biji). Cara bikinnya tinggal cuci bersih di air mengalir, kuliti, lalu cincang/haluskan. Selesai. Tinggal disajikan deh.

Anggur mengandung flavonoid yang berguna untuk kesehatan jantung dan memerangi kolesterol jahat.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B2, Niasin, Folat

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat Besi

Jambu biji merah. Kaya akan likopen dan Vitamin C. Sayang, Raja gak begitu suka sama jambu ini…jadinya hanya sekali saya berikan… hikksss…

Lain-lain : olive oil, daun salam, bawang bombay

Jadwal pemberian makannya juga berubah. Kalo sampe 7 bulan kemarin kan Raja makan besarnya hanya 2 kali sehari plus 1 kali makan puree buah segar. Nah, setelah 8 bulan, jadwal makan Raja adalah seperti berikut ini.

07.30 Sarapan

11.30 Makan siang

14.00 Selingan buah segar

16.30 Makan sore

Jadi ceritanya di usia 8 bulan, Raja mulai makan besar sebanyak 3 kali. Yang saya maksud dengan makan besar di sini adalah menu makanan dengan bahan dasar berupa makanan pokok (beras, roti, macaroni, oatmeal, kentang, jagung, dsb).

Untuk sarapan, biasanya saya tambahkan kelompok buah/sayur serta protein baik dari kacang-kacangan (cth. Kacang hijau) maupun dari produk olahan susu (cth. Keju).

Sementara, untuk makan siang dan malamnya, saya tambahkan kelompok sayur – biasanya 2 atau 3 jenis sekaligus – serta protein dari daging (cth. Daging ayam) atau telur atau ikan (saya memberi Raja ikan salmon di usianya yang ke 3dto9m) atau dari makanan olahan seperti tofu dan tempe.

Di usia ini, saya juga mulai mengenalkan bumbu penambah rasa pada makanan, seperti bawang bombay untuk menumis sayuran dengan menggunakan extra light olive oil dan daun salam untuk membuat nasi tim. Soalnya, Raja kan makin hari makin pinter tuh soal rasa merasa makanan, jadi menu makanannya musti tambah enak supaya Raja juga tambah semangat makannya.

Nah, berikut ini adalah beberapa variasi makanan yang saya berikan untuk Raja.

Sarapan

Bahan pokok yang biasanya saya berikan sebagai menu sarapan Raja adalah Roti Gandum, Oatmeal, dan Macaroni.

Baca di sini tentang cara membuat bubur roti gandum.

Kalo untuk oatmeal, saya pakai Quaker Oat Quick Cook. Cara bikin buburnya, tinggal masak 3sdm oat bersama air kaldu ayam (supaya gurih rasanya) kurleb 200ml. Masak sampe oatnya matang dan berupa bubur.

Untuk macaroninya, segenggam macaroni saya rebus bersama 200ml air kaldu sampai benar-benar lunak dan bisa dihaluskan.

Nah, sebagai variasinya, bisa dicoba nih beberapa resep yang saya buat di bawah ini.

Tommy-tommy bread

‘Bahan Pokok’ + kacang hijau + Keju Parut

Bahan pokok dimasak bersama 2 sdm tepung kacang hijau (protein nih….) dengan kurleb 200ml air kaldu ayam. Masak hingga menjadi bubur. Kalo udah, diangkat lalu beri taburan keju parut.

Raja(1056)

Orange Oat Cheesy

Bubur oatmeal diberi saus melon jingga kukus dengan sentuhan akhir berupa taburan keju parut

Raja(1024)

‘Bahan Pokok’ + Kacang Hijau + Tomat + Keju Parut (optional)

Bahan pokok dimasak bersama kacang hijau (caranya kayak di atas itu tuh…) setelah hampir matang, masukkan tomat yang sudah dikuliti, dibuang bijinya, dan dicincang. Masak hingga semua bahan matang benar. Kalo sudah, angkat, taruh di dalam mangkuk bayi dan jika mau dapat diberikan taburan keju parut

‘Bahan Pokok’ + Sayuran/Buah + Kuning Telur + Keju Parut (optional)

Rebus telur (saya pakai telur Omega, silakan pilih mau Omega 3, 6, atau 9). Ambil hanya kuningnya saja.

Bahan pokok dimasak bersama sayuran/buah misal: tomat (supaya ada vitamin dari sayur/buahnya) dengan air kaldu ayam. Setelah matang, campur dengan kuning telur rebus yang sudah dihaluskan. Setelah itu bisa ditambah keju parut.

Raja(1058)

Makan Siang / Malam

Yang pasti, kalo untuk makan siang dan malamnya, Raja selalu makan nasi tim. Kalo pake beras merah pecah kulit, berarti musti disaring lagi, soalnya kulitnya keras bo’! Tapi kalo pake beras merah biasa ato beras putih organic, gak pake disaring lagi lho…yang penting ditimnya sampe jadi bubur tapi gak juga lembek-lembek banget, alias masih tetep bertekstur supaya ngelatih Raja mengunyah.

Untuk bikin nasi tim, saya dibantu dengan slow cooker, he he… Ceritanya slow cooker ini dibeli papa dari Singapore kemaren. Merknya Toyomi. Katanya sih kalo di s’pore sana, merk ini lebih ngetop daripada Takahi. Keunggulannya, karena tembikarnya itu bisa dipake untuk dimasak di atas kompor juga. Katanya sih, memasak dengan menggunakan tembikar lebih baik daripada dengan panci stainless steel.

Cara saya memasak dengan Toyomi SC ini???? Gampang buanget….

Kalo untuk bikin nasi tim dari beras merah organic pecah kulit, 2 genggam beras dimasak bersama air kaldu ayam sebanyak kurleb 2 ruas jari tengah (diukur dari permukaan beras ya…) plus selembar daun salam. Biasanya saya mulai masak mulai pukul 9 malam dan biasanya baru matang dan menjadi bubur di pukul 6 atau 7 pagi (luamaaa….bo’!).

Sementara untuk nasi tim dari beras putih, komposisi beras dan air sama saja dengan di atas, tapi masaknya bisa jam 4.30 pagi. 3 jam kemudian sudah jadi tuh…

Raja(1048)
Toyomi High Heat Slow Cooker

Untuk sayur dan lauknya, ada 2 cara yang sering saya lakukan.

Pertama, dengan cara mencampur langsung sayur dan lauk ke dalam nasi tim. Jadi, ketika nasi sudah matang, saya campurkan sayur dan lauk yang sudah dicincang. Sejam kemudian slow cookernya saya matikan.

Kedua, dengan cara menumis. Contohnya nih, saya bikin bayam tumis.

Bahan:

10 lembar daun bayam

50 gram daging ayam rebus, cincang halus

1 sdt bawang bombay cincang

3 sdm air

1 sdm extra light olive oil

Cara memasak:

  1. Tumis bawang bombay hingga harum
  2. Masukkan bayam cincang, aduk rata
  3. Tambahkan 3 sdm air
  4. Masukkan daging ayam cincang
  5. Masak hingga tercampur rata dan matang

Kalo udah jadi, tinggal dihidangkan deh bersama nasi tim polosnya. Resep di atas bisa juga ditambah dengan tofu atau tempe cincang. Sayurannya juga bisa diganti dengan jenis sayuran lain seperti wortel + buncis, brokoli + kembang kol + wortel, wortel + labu siam, dsb… Daging ayamnya juga bisa diganti dengan ikan (jangan lupa no bones, no skin) yang sudah direbus terlebih dahulu dan dicincang.

Jika ingin menambahkan kuning telur pada menu nasi timnya, biasanya saya merebus tersendiri telur, diambil kuningnya, dihaluskan, baru disajikan bersama nasi tim.

Raja(1050)
Nasi tim + bayam tumis