Cerita Cerah Ceria (Part 2): Dari Medan ke Balige

Dari bandara Kualanamo Medan, kami menuju ke rumah mertua. Rencananya bakal menginap semalam di situ sebelum melanjutkan perjalanan via darat esok harinya, sekalian juga supaya ompung anak-anak paling gak bisa melepas kangen sejenak dengan si abang dan si adek.

Begitu nyampe rumah mertua, kami langsung ngobrol-ngobrol santai dengan amang dan inang. Puji Tuhan meski beberapa tahun terakhir ini mereka berdua terus bergumul dengan sakit penyakit, namun mereka tetap bersemangat dan tetap berusaha memelihara sukacita di hati mereka. Setelah ngobrol cukup lama, tiba waktunya buat anak-anak dan kami mandi sebelum makan malam. Saya pun naik ke kamar kami di atas. Keperluan kami untuk semalam di Medan dan rencananya semalam lagi di Balige sudah tersedia di kamar itu karena sudah dipersiapkan sebelumnya sama pak suami sebelum kami datang. Begitu juga dengan keperluan kami selama di Sibolga nanti, sudah dibawa dari minggu-minggu sebelumnya oleh pak suami, makanya saya dan anak-anak santai saja tanpa bagasi kemarin itu.

Begitu masuk kamar, sebuah benda di atas meja rias langsung menarik perhatian saya.

Benda itu adalah hair dryer 😀

Continue Reading…

Iklan