Favorite Fruits At Home

Kalo minggu lalu ngomongin soal kopi dan setelah kemarin ngomongin soal kerjaan, hari ini pengen ngomongin soal buah-buahan aahh….

Gak ada hubungannya yah?

Gak juga sih, ketiga hal itu berhubungan kok.

Hubungannya tuh gini: I’m a coffee person, jadi kalo mo kerja musti diawali dengan minum kopi dulu di pagi hari. Hubungannya dengan buah adalah karena di rumah, tak hanya selalu ada kopi, tapi juga selalu ada buah.

Garing emang hubungannya ya? Hahahaha…gak apa lah, namanya juga dipaksain berhubungan 😛

Udah ah, sekarang pengen cerita langsung soal buah.

Kami sekeluarga adalah keluarga penyuka buah yang mana ditandai dengan:

  1. Tidak pernah terjadi, di rumah kami tidak ada buah sama sekali
  2. Tiap hari kami harus makan buah
  3. Seminggu, kami minimal dua kali belanja buah

Sebenarnya kebiasaan makan buah ini gak semata-mata karena keinginan untuk sehat, tapi karena udah terbiasa aja. Aslinya saya dulu kurang begitu rajin makan buah (kecuali kalo pas musim duren…hihihihi…). Tapi setelah menikah dan suami pernah ngalamin masalah dengan sistem pencernaan (fistula ani), saya mau gak mau setiap hari harus menyiapkan buah di rumah karena itu membantu banget melancarkan sistem pencernaan pak suami. Nah, dari yang setiap hari nyiapin buah buat dia itu, akhirnya saya pun jadi terbiasa. Tiap motongin dia buah, saya juga motongin buat saya, trus akhirnya anak-anak juga jadi ikut-ikutan suka makan buah meski mereka punya selera yang berbeda dengan kami. Selera yang berbeda-beda itulah yang membuat di rumah kami, paling gak setiap harinya ada 5 jenis buah yang tersedia 😀

Nah, berikut adalah daftar buah yang jadi favorit kami di rumah.

Continue Reading…

Puree Pear Plum (6m+)

Raja(987)Buah plum merupakan salah satu buah yang recommended to be  introduced to baby on age 6m. Sudah lama saya ingin kenalin buah ini ke Raja, tapi jadwalnya baru bisa sekarang setelah Raja berusia 7 bulan. Nyari buah plum di palembang ini bukan perkara yang mudah. Sejauh ini, saya baru menemukan 1 fruit store yang menjual buah ini. Yah, biarpun susah gak apa-apa deh..yang penting masih bisa ketemu..

Kalo bicara tentang kandungan gizi buah plum…mmm… ok banget lho. Menurut wholesomebabyfood, buah ini kaya akan serat, rendah kolesterol, bebas sodium, serta kaya akan vitamin A dan C. Kandungan seratnya yang tinggi membuat buah ini sangat berguna untuk menurunkan resiko kanker dan serangan jantung serta membantu mengendalikan kadar kolesterol. Kandungan serat yang tinggi itu pula ditambah dengan kandungan gula alaminya membuat buah ini baik untuk mereka yang mengalami konstipasi.

Vitamin : A, C, B1, B2, Niacin, Folat

Mineral : Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat besi

Cara bikinnya mudah banget nih…

  1. 1 buah pear, kupas, cuci bersih dengan air mengalir, potong-potong, buang bijinya
  2. 1 buah plum, kupas, cuci bersih dengan air mengalir, potong-potong, pisahkan daging dari bijinya
  3. Kukus potongan pear dan plum bersama-sama
  4. Haluskan pear dan plum kukus

Hasilnya kayak gambar di atas tuh… Rasanya??? Nyam…nyam… manis banget plus ada asam-asam dikit. Saya aja doyan…apalagi Raja…he he…

Puree Pear

Raja(937)Kemarin siang, untuk pertama kalinya Raja kami beri makan buah. Saya memilih buah pear, karena menurut saya, buah ini rasanya paling netral. Gak manis banget. Gak juga asam. Jadi harapannya, perut Raja gampang menerima makanan barunya ini. Selain karena rasanya, saya juga memilih pear oleh karena kandungan gizi di dalamnya yang oke.

Berdasarkan informasi dari wholesomebabyfood, manfaat dari buah pear adalah sebagai berikut.

Buah pear kaya akan serat, potasium, dan vitamin C. Kandungan seratnya yang tinggi membuat buah ini sama seperti buah tinggi serat lainnya, berguna untuk mencegah timbulnya sel-sel kanker di dalam tubuh, mencegah serangan jantung, dan mengandung kolesterol baik. Buah ini juga baik untuk mencegah konstipasi pada bayi. Buah pear tidak mengandung sodium, lemak jenuh ataupun kolesterol jahat. Buah ini mengandung 2 jenis gula, yaitu glukosa dan fruktosa. Pear sangat padat nutrisi yang berarti bahwa dalam sebuah pear terdapat lebih banyak nutrisi per kalori dibanding kalori per nutrisi. Sebenarnya buah ini tak perlu dikupas untuk dikonsumsi, kecuali jika dikonsumsi oleh bayi, karena kulitnya sangat mudah untuk dicerna.

Nutrisi yang terkandung dalam buah pear:

VITAMIN:
Vitamin A – 38 IU
Vitamin C – 7 mg
Vitamin B1 (thiamine) – .2 mg
Vitamin B2 (riboflavin) – .25 mg
Niacin – .26 mg
Folate – 12 mcg

Buah ini juga mengandung berbagai jenis vitamin lainnya dalam jumlah yang sedikit.

MINERAL:
Potassium – 198 mg
Phosphorus – 82.4 mg
Magnesium – 12 mg
Calcium – 15 mg
Sodium – 0 mg
Iron – .26 mg
Juga mengandung sedikit selenium, mangan, tembaga, dan  zinc.

Buah pear merupakan salah satu pilihan yang tepat sebagai buah pertama yang diperkenalkan kepada bayi.

Cara membuat puree pear tentu saja teramat sangat mudah.

  1. Kupas buah pear (pilih jenis pear yang manis seperti pear Xiang Li.. hindari pear yang rasanya asam)
  2. Buang bijinya
  3. Potong menjadi beberapa potongan kecil (supaya nanti gampang menghaluskannya)
  4. Kukus potongan buah pear sampe empuk. Sebenarnya buah ini tidak perlu dikukus mengingat teksturnya yang sangat mudah untuk dicerna oleh bayi. Namun karena ini masih tahap pengenalan, saya memilih untuk mengukus supaya hasilnya lebih lembut
  5. Haluskan dengan tongkat penghalus makanan bayi
  6.  Saat akan diberikan, campur dengan ASI supaya nilai gizinya bertambah

Pertama kali mencoba buah ini, Raja langsung suka. Kemarin, karena baru pertama, porsinya hanya saya beri setengah buah pear saja. Dalam waktu kurang lebih dua menit, mangkuk berisi puree pear itu kosong sudah…dan Raja masih membuka mulutnya untuk meminta lagi… kasihan deh ngeliatnya. Saya sampai nunjukin isi mangkuk itu ke Raja, sambil bilang: “Nah, bang..tuh liat… isinya gak ada lagi nih….” Raja cuma bengong aja…sambil tetap membuka mulutnya, he he…

Tadi siang, saya memutuskan untuk memberi 1 buah pear ke Raja. Wuiihh….makannya lahap banget. Puree yang masuk ke mulutnya diemut-emutnya dengan riang, lucu banget ngeliatnya… mungkin karena saking manisnya kali ya..

Duh, bahagia deh ngeliat anak maka dengan lahap. Raja memang termasuk jago makan, he he, ngikut papanya kali’ yah… mudah-mudahan bakal terus seperti itu sampe gede. Pokoknya saya akan terus semangat menyediakan home made baby food for Raja, supaya Raja juga tetap semangat makannya, he he..