We’ll Be Home Again… SOON!!

Jadi ceritanya, dalam itungan beberapa hari lagi keluarga kecil kami bakal pulang ke Manado.

Iyes, saya bakal pulang ke Manado dalam kondisi lagi hamil besar gini. Tapi bukan dalam rangka mo bongkar mesin di sana kok, rencana melahirkannya tetep di Palembang sini biar gak repot. Nah, kami ke sana itu dalam rangka nikahan dua orang manusia yang sangat kami sayang ini…………………….

999117_10200277940622345_626385355_n

Continue Reading…

Akhir Pekan Yang Rame

Tomorrow is another long weekend!! Yayyy!!

Temen-temen udah pada buat rencana ke mana?

Pasti banyak yang mo keluar kota ya?

Kalo keluarga kami libur panjang ini gak kemana-mana, tapi tetep bakal seru dooonggg…. Apalagi nih, keluarga kakak ipar saya dari Jakarta liburan di rumah kami. Dan tadi pagi mereka udah nyampe di rumah! Yipieee…!! Seneng deh, di rumah sejak tadi udah rame aja, secara kakak ipar saya kan punya dua anak yang masih usia balita juga :D. Sebenarnya kakak ipar saya ini udah sering banget ke Palembang, karena memang bisnisnya adalah songket Palembang, tapi baru sekali ini mereka ke sini bawa anak-anak. Jadi dengan kedatangan anak-anak ini, tinggal 1 dari seluruh keponakan kami baik dari pihak saya maupun suami yang belum mengunjungi rumah kami ini 🙂

Lanjutkan membaca “Akhir Pekan Yang Rame”

Bola….

Lagi pengen ngomong soal bola nih gara-gara tulisan Uda Dedy Bagindo Rajo soal Stamford Bridge a.k.a stadionnya Chelsea yang adalah salah satu klub bola bergengsi di negara Inggris yang super keren itu :). Pak, saya mupeng banget lho membaca blog bapak dan terlebih melihat foto-fotonya. Tapi tenang aja, someday, saya sekeluarga pasti bisa nyampe sana! :mrgreen:

Sebelum lanjut saya pengen bilang, sejujurnya saya bukan penggemar sepakbola. Ya…ya..ya…ada masa di mana saya sukaaaa…banget nonton bola..

Lanjutkan membaca “Bola….”

The Memories From Last Christmas

Our first XMas tree. It's small, but for us, it is the prettiest XMas tree in whole wide world 😀

A day before December and the spirit of Christmas is on the air again…

Kalo di Palembang sih paling terasanya di lingkungan Gereja…dan tentu saja, di mall dan pusat perbelanjaan lainnya. Di gereja sih so pasti, minggu ini masuk minggu Advent (Minggu Penantian) Pertama, berarti lilin-lilin Advent mulai dinyalakan. Ibadah-ibadah Natal akan mulai menghiasi buku agenda Gereja. Kepanitiaan Natal mulai dibentuk, semua yang kebagian jadi panitia tentu merasa sangat bahagia mendapat tugas mulia, mempersiapkan sebaik-baiknya acara peringatan kelahiran Sang Juruselamat… *jadi gak sabar deh, hadir di acara Natal di lingkungan gereja, udah kebayang gimana syahdunya ibadah itu*

Kalo di mall dan pusat perbelanjaan jelas terasanya karena Xmas Ornament mulai dipajang dan ditawarkan dengan embel-embel harga khusus, mulai dari pohon Natal dari yang harganya puluhan ribu sampe puluhan juta lengkap sama hiasannya, topi Santa Claus, bando Reindeer, aneka patung dan boneka Natal, hiasan mistletoe, bunga malam kudus, xmas candles, dan macem-macem deh… Dari tahun ke tahun, XMas ornament ini memang makin banyak aja jenis dan ragamnya…selalu aja bikin tergiur untuk beli ini itu…

Tapi yah, yang terasa bukan hanya di Gereja dan di mall aja, dong… di rumah kami juga. Christmas tree mulai dipersiapkan dan tentu, Christmas songs juga mulai membahana. Jadi kepikiran, tar di SPore pengen liat2 XMas ornament yang unik buat dipajang di rumah ah..supaya suasananya lebih meriah. Yah, biarpun taon ini kami berencana untuk menghabiskan Holiday Season di rumah di Medan, tapi tetep aja dong, di rumah sini the Spirit of Christmasnya musti tetep dihadirkan..

Duh, jadi teringat dengan setahun yang lalu. O iya, setaon lalu kan saya pernah menulis tentang our first Christmas in Palembang. Waktu itu nulisnya karena saya sedih gak bisa pulang ke Manado. Tapi baru nyadar kalo saya gak pernah mengupdate cerita tentang apa yang kami lakukan ketika merayakan Natal di sini untuk pertama kalinya sebagai sebuah keluarga yang baru…

Karena gak pernah diupdate di situ, saya pengen cerita di sini aja aaahhh…

Setting utamanya adalah di rumah kontrakan kami dulu… Seneng deh, sekarang status di Palembang ini bukan kotraktor lagi 😀 😀

Saya mau mulai dengan cerita pas XMas Eve-nya alias malam Natalnya alias di tanggal 24 malamnya. Malam itu, sambil nungguin si papa balik dari Lahat, saya mempersiapkan hidangan Natal. Kan rencananya pagi-pagi banget udah musti ke Gereja tuh, jadinya hidangan Natalnya saya siapin dari malam sebelumnya. Saya bikin masakan daging khas Manado yang dalam bahasa daerah saya disebut daging Garo (saya musti bolak-balik nelpon mama di Manado untuk bikin masakan ini, he he…niat banget bikinnya secara si papa doyaaaannnn banget sama masakan ini), cap cay sea food, ayam kecap (kalo ini sih favorit saya), krupuk, sama sup buah segar.

Jadi malam itu masakan dagingnya sudah disiapkan tinggal besoknya nanti dipanaskan soalnya bikin daging garo ini agak lama jadi gak mungkin keburu kalo nanti dimasak on the Christmas morning, ayamnya diungkep biar besoknya tinggal dimasak bareng saus kecapnya, sayuran dan buah sudah dipotong-potong jadi besok paginya tinggal diracik saja.

O iya, saya juga nyiapin kue kering sama kue tart juga lho, memang sih dibeli, secara saya gak sempat kalo bikin sendiri. Kue tartnya saya pesan dua yang berukuran besar. Satunya untuk tamu, satunya lagi untuk dibagi-bagi ke tetangga yang kurang mampu di sekitar kontrakan kami dulu…

Si papa surprise banget pas masuk rumah dan langsung mencium aroma daging garo… “Mama masak apa??? Enak banget wanginya!!!!” Itu katanya waktu itu… gak pake nunggu-nunggu lama, hidangan yang seharusnya disiapin untuk hari Natal itu, langsung dicicipnya dengan alesan, “Pas laper banget nih ma….” 😀 😀 Bahagia banget rasanya melihat suami saya makan dengan lahapnya, apalagi disertai dengan pujian, “rasanya muantap banget, ma…” seneeeeennnngggggg banget rasanya!!!

our first XMas table 🙂

Sehabis papa makan dan mandi pake air anget, kami bikin ibadah Malam Natal, mulai dari nyanyian pujian dan penyembahan, pembacaan Firman Tuhan, doa syafaat, dan tak ketinggalan penyalaan lilin… Biarpun hanya terdiri dari saya, si papa, Raja (yang waktu itu masih dalam perut saya), dan Lenny (ex housemaid kami) tapi kami merasa sangat damai dalam ibadah itu… itulah Natal pertama kami…dan kami sangat bersyukur untuk semuanya…

Papa nyalain XMas Candle

Esok paginya, di hari Natal, kami pergi ke Gereja. The dress code is all in red, he he… Waktu ngelewatin rumah-rumah tetangga, banyak yang nyalamin kami, sambil bilang, “wah..mau pergi Halleluya ya?” 😀 😀

Seneeeenggggg banget rasanya waktu itu….

we took pictures before going on to the Church
The dress code is Red!!

Pulang gereja, kami nyiapin kue untuk dibagikan. Kuenya dipotong-potong trus dimasukin ke dalam kotak. Jumlah dalam masing-masing kotak disesuaikan dengan besar kecilnya keluarga yang akan kami beri.

Wah, sukacita banget para tetangga itu waktu menerima bingkisan dari kami… Kami pun tak kalah sukacitanya. Natal selalu mengingatkan kita tentang pentingnya kasih karena Allah sendiri sudah memberi contoh tentang kasih yang nyata itu dengan merelakan Putra Tunggal-Nya menjadi sama seperti manusia agar kita beroleh keselamatan. Karena itu sukacita sekali rasanya ketika kami bisa berbagi kasih dengan sesama…

Siangnya, para tetangga mulai berdatangan ke rumah. Seneng deh, banyak yang datang, mulai dari anak-anak sampe orang tua. Dan tambah seneng lagi karena sop buah segar saya laku!!!! Horeee!!!!!

Sorenya, giliran teman kantor yang datang… Karena datangnya udah agak malam, jadi dilanjutin deh dengan makan malam bersama… seneng, karena baik si papa maupun temen kami makan dengan sangat lahap, berarti masakan saya yummy kan???? 😀 😀

Cerita bahagianya gak hanya berhenti sampe di Natal aja…tapi berlanjut juga ke New Year di mana adek saya si Natan untuk pertama kalinya menginjakkan kaki ke Palembang. Jadi ceritanya, berhubung ada prosesi keluarga yang sangat penting di Kupang, papa dan mama saya harus melewatkan tahun baru di Kupang bersama kakak saya di sana. Si Natan sebenarnya bisa juga ke sana, tapi gak tau kenapa, ni anak malah memilih untuk ke Palembang saja…yah, walaupun dia gak pernah ngaku, tapi saya yakin itu karena dia kangen dengan kakaknya ini xi xi xi….

Tanggal 29 Dec 08 adek saya mendarat di Palembang. Saya yang pergi menjemputnya ke bandara, karena si papa sakitnya kambuh lagi dan bener-bener gak bisa bangun dari tempat tidur (kalo inget ini…sedih banget rasanya….). Dan karena sakit si papa, tempat pertama yang adek saya kunjungi di Palembang ini selain rumah kontrakan kami, adalah…. rumah sakit!!!! Yupe, malamnya si papa bener-bener ngerasa sakit, sampe gak bisa ditahan lagi, puji Tuhan ada si Natan sehingga urusan ke rumah sakit jadi lebih mudah.

Puji Tuhan, si papa gak perlu diopname dan malah keesokan harinya kondisinya sudah jauh lebih baik. Maka, jadilah kamipun jalan-jalan. Agak bingung memang membawa adek saya ini jalan-jalan di Palembang, karena seperti yang diakui oleh orang Palembang sendiri, di sini hampir gak ada tempat yang cukup oke untuk dikunjungi.

Tapi yah, kami berusaha kreatif aja. Karena adek saya suka bola dan tentu tau banget dengan Sriwijaya FC dan Stadion Jakabaringnya, kami pun membawa adek saya ke sana. Lumayan, kami bisa have fun di situ, tuh liat aja foto-fotonya…

Pretending to be the coach and the player 😀
it was so fun!!!

the ball was in my stomach:D 😀

Nah, untuk old and new nightnya, kami lewatkan di River Side Resto. Restoran ini terletak di tepi sungai Musi di samping BKB Plaza. Dari resto ini, terlihat jelas pemandangan jembatan Ampera. Masakannya sih not so yummy, tapi pemandangan di malam harinya ok punya (thanks to PLN!!!) apalagi pas malam tahun baru.. BKB Plazanya rameeeee banget, kayaknya seluruh Palembang tumpah ruah deh di situ. Ditambah lagi dengan fireworks-nya, wuaaaahhhh…jadi meriaaaahhhhh banget rasanya…

@River side Resto in front of the Ampera Bridge

Pulang dari situ, kembali kami mengadakan ibadah sederhana di rumah. Berdoa bersama, mengucap syukur untuk semua penyertaan, perlindungan, dan kasih karunia Tuhan di sepanjang tahun 2008…

Malam itu, terasa sangat indah untuk kami… hingga saya harus merasa sedih ketika melepas adek saya kembali ke Manado keesokan harinya…

before going on to the airport

Aaaahhhhh…. semua kenangan itu rasanya baru saja terjadi. Ternyata, sudah hampir setahun yang lalu…cepet banget yah…

Natal kali ini akan sangat berbeda. Kami akan merayakannya di Medan, ini untuk pertama kalinya buat saya. Pertama kali juga untuk Raja…. entah akan seperti apa nantinya, tapi kami yakin tentu saja akan ada banyak sukacita yang kami rasakan… Keluarga kecil kami ini memang selalu saja seru, bahkan ketika kami musti melewatkan Natal sendiri di palembang saja bisa jadi seru, apalagi kalau melewatkannya dengan keluarga besar, apalagi dengan hadirnya Raja di sini… Dan tentu, di atas semuanya, segala sukacita itu datang karena Tuhan hidup di hati kami…

Lihaga Island n Bunaken Sea Garden

Tadi pagi, saya mendapat notification by email dari facebook team. Isinya pemberitahuan kalo adek saya nge-tag saya di beberapa fotonya. Penasaran dong saya, soalnya ini pertama kalinya adek saya nge-tag kakaknya yang cantik ini, he he…

Fyi, hampir seluruh keluarga saya punya facebook, lho.. ya mulai dari adek n kakak saya, om-om, sama tante-tante, bahkan mama saya juga!!! Bener-bener mulai dari yang tua sampe yang muda, bukan keluarga yang gaptek 😀 😀 Saking banyaknya anggota keluarga yang ikutan facebook, kami punya group sendiri, judulnya “My Last Name is KRONES”. Isinya para anggota keluarga Krones bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh belahan bumi lainnya..yupe…we are such a big..big…family and we are in all over the world!! Proudly to be a KRONES!!!!! 😀 😀

Nah lho…kok ya malah jadi ngomongi facebook to?? Bukan itu inti cerita saya di sini…yang saya mo ceritakan adalah tentang foto-foto yang diupload adek saya itu.. Rupanya adek saya mo pamer ttg akitivitas divingnya di perairan sekitar Bunaken dan Lihaga. Dan saya terpana melihat keindahannya…

Tanpa bermaksud terlalu narcis dengan kota kelahiran saya…tapi well, it’s true… North Sulawesi is really beautiful.. gak percaya? simak aja beberapa foto di bawah ini… *sekalian promosi wisata nih, he he*

Lihaga Island *perhatiin aja keindahan pasir putih, laut yang cerah, dan langit birunya...gak usah perhatiin adek saya 😀 😀 *
adek saya diving di perairan Lihaga
Bunaken Sea Garden

Tuh… amazing kan??? Bener-bener Tuhan itu ajaib deh bisa menciptakan keindahan alam tak terkatakan seperti itu…

Ngeliat foto2 adek saya ini rasanya jadi kepengeeennn banget pulang Manado, kepengen ikutan diving di Lihaga…kepengen ngajarin Raja renang di laut..kepengeeeeennn banget Raja bisa diving kayak papa Natannya…someday ya sayang, diajarin langsung sama papa Natan ya…

Sail Bunaken 2009

sail-bunaken-2009Tanggal 12 Agustus kemarin, kota Manado ramai oleh pembukaan event Sail Bunaken 2009. Event akbar internasional ini merupakan hasil kerjasama antara Departemen Kelautan & Perikanan dan TNI AL. Event yang memadukan beberapa rangkaian kegiatan bahari ini akan dilaksanakan di Kota Manado dan Kota Bitung pada tanggal 12 – 19 Agustus 2009. Agenda utama kegiatan ini adalah International Fleet Review 2009 (IFR’09) yang menghadirkan kapal-kapal perang dan kapal-kapal layar tinggi dari masing-masing Angkatan Laut sebanyak 30 negara sahabat dan disaksikan langsung oleh Presiden RI. Event ini juga sekaligus sebagai rangkaian HUT RI ke 64.

Event ini disetting untuk memecahkan rekor dunia, penyelam terbanyak dalam satu event sekaligus. Tentu saja nantinya akan tercatat dalam Guiness Book of Record…

Sebagai orang Manado, saya bangga sekali… sekaligus agak sedikit menyesal karena tidak bisa melihat secara langsung event ini… hikkksss….. kepengen banget bisa pulang ke Manado… kapan lagi ada event seperti ini… kapan lagi bisa ngeliat kapal-kapal perang negara luar… kapan lagi bisa ngeliat kapal-kapal dengan layar besarnya itu… Coba kalo bisa pulang… kan lumayan, Raja jadi punya pengalaman baru… eh, sama aja sih yak Raja juga belom ngerti, he he.. maksudnya sih yah emak sama bapaknya yang tambah pengalaman baru, he he..

Sebenarnya bisa aja kami pulang pas long weekend ini… Tapi…. gimana lagi, saya ditunjuk sebagai salah satu pengibar bendera untuk upacara 17-an nanti di kantor… wakkkkssss…. entah ide siapa yang menobatkan para srikandi menjadi pengibar bendera 17-an tahun ini. Katanya karena kami sudah terbukti mantap waktu jadi pasukan pengibar bendera pas Kartini-an tahun 2007 lalu… capeekkk deeehhh…. ya itu kan dulu, waktu masih gadis… skrg mah udah jadi emak-emak!!!!

Anyway, back to Sail Bunaken 2009… selain rasa bangga akan adanya event ini di kota kelahiran saya yang indah, tenang, nyaman, bersih…dan bla…bla…bla…. Satu hal yang bikin saya kaget dan so…so…surprise… adalah karena ternyata adek saya… Natanael Krones yang ganteng tapi bandel itu…yang bentar lagi dinobatkan sebagai Dokter Gigi itu… ternyata menjadi salah satu penyelam yang akan memecahkan rekor dunia di Sail Bunaken 2009!!!!

Walah… gak nyangka banget!!! Saya aja baru tau kemaren. Rupanya pengen bikin surprise tu anak. Sejak dulu selalu seperti itu. Selalu ada saja hal yang tak terduga darinya. Sejak kecil bandel. Malas disuruh belajar. Tapi anehnya kok ya selalu masuk 3 besar di sekolah sejak SD sampe SMA. Eh, malah bisa tembus Kedokteran Gigi Unsrat lagi… weleh..weleh…padahal kakaknya yang cantik dan rajin belajar ini aja gak lolos UMPTN ke Kedokteran, he he…

Siapa yang nyangka coba, dari kegiatan diving untuk ekstra kurikuler di kampusnya, adek saya itu malah dipromosiin sama TNI AL untuk ikutan event ini. Akhirnya disekolahin nyelam. Akhirnya dibekalin peralatan. Bangganya… terima kasih Tuhan Yesus… adek saya ini.. satu-satunya anak cowok papa dan mama selalu bikin kami bangga… Punya segudang keahlian. Ya nyanyi, maen gitar, nyiptain lagu rohani (lagu ciptaannya  udah diterima di dapur rekaman lho…), maen basket, maen sepakbola, bikin gigi palsu (hi..hi…. maklum, dokter gigi gitu loh…!!!), maen sulap (jangan kaget, adek saya ini pernah dipanggil sama Kepala Dinas Kesehatan Kab Rote-Ndao untuk maen sulap di hadapannya, ckkk…ckkk….), dan tentu saja, nambah satu lagi… diving!!!

Kemaren, waktu saya telpon ke rumah, adek saya sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara puncak di tanggal 17 nanti. Duh, sukses ya de… moga lancar semua…. sayang banget hanya mama dan papa yang bisa menyaksikanmu meraih satu prestasi lagi dalam hidupmu. Maaf kami gak bisa ya de… Kami hanya bisa berdoa dari sini…. semoga kau bisa menjalankan tugasmu dengan baik… semoga event akbar ini aman dari segala macam gangguan yang gak perlu tapi bisa saja sangat merugikan… Tuhan Yesus melindungimu, de… Tuhan Yesus menyertai event ini… dan Tuhan Yesus memberkati kota Manado…

Go Sail Bunaken 2009!!!!

Adekku yang ganteng dan bikin bangga itu, he he
Adek saya yang ganteng dan bikin bangga itu, he he