Abang – Adek dan Kumon

Yang udah dari dulu baca blog saya mungkin udah pada tau kalo si abang udah lama jadi keluarga besar Kumon. Dihitung-hitung, tahun ini sudah masuk tahun keenam si abang jadi siswa Kumon untuk subjek Matematika. Di tahun kedua di Kumon, dia minta didaftarkan untuk subjek Bahasa Inggris dan selama 4 tahun setelah itu si abang mengikuti dua subjek sekaligus di Kumon. Dan setahun terakhir ini, si adek juga sudah ikut belajar Matematika di Kumon atas dasar keinginan dia sendiri.

Puji Tuhan, setelah sekian tahun jadi bagian dari Kumon, keluarga kami merasa cukup puas dengan program belajar di Kumon, karena anak-anak tidak hanya belajar materi pelajarannya aja, tapi lewat belajar di Kumon mereka juga belajar disiplin, tekun, dan sabar. Yang pernah ikut Kumon pasti mengerti sisi berat belajar di sini adalah bukan hanya pada materinya, tapi juga program belajarnya yang mengharuskan anak mengerjakan PR setiap hari yang mana PR-nya itu bisa terus diulang-ulang sampai anak bisa benar-benar mengerti. Kemungkinan anak bosan di tengah jalan itu cukup tinggi. Karena itu selain butuh disiplin dan tekun mengerjakan PR setiap hari, anak juga harus belajar sabar. Meski bosan melanda, tetaplah sabar sampai bisa naik ke level berikut. Sabarlah, supaya tidak berhenti di tengah jalan. Belajar di Kumon juga berarti belajar untuk punya semangat menyelesaikan apa yang sudah dimulai.

Puji Tuhan, akhir tahun kemarin si abang akhirnya sudah berhasil menyelesaikan satu subjek di Kumon, yaitu EFL.

Puji Tuhan…

Perjuangan untuk bisa sampai selesai itu luar biasa rasanya. Berulang kali si abang merasa jenuh,apalagi di level-level terakhir di EFL itu banyak materi berupa bahan literatur yang jangankan anak-anak ya, yang orang besar aja bisa bosan bacanya 😀 . Tapi puji Tuhan kesabaran dan semangat menyelesaikan apa yang sudah dimulai selalu bisa menang melawan rasa jenuh. Puji Tuhan…puji Tuhan banget, apalagi melihat abang yang merasa begitu puas karena bisa menyelesaikan subjek ini. Dia sangat puas karena rasanya seperti baru berhasil menyelesaikan tantangan besar untuk mencapai tujuan yang dia mau. Sekali lagi, puji Tuhan…

Dan beberapa hari lalu, sepulang dari les Kumon, si abang dan adek dengan begitu bangganya nunjukin saya sertifikat yang baru mereka dapat…

Si abang juara 1 EFL dari 5973 siswa yang dalam tingkatan kelas dia
Si abang peringkat ke 208 dari 14ribuan siswa dalam tingkatan kelasnya yang ikut Kumon Matematika
Si adek juara ke 1400an dari 6000an siswa Matematika Kumon

Untuk si adek, meski masih juara ke 1000an, tapi udah bisa dapat sertifikat Kumon Advance Student Honour Roll aja itu udah merupakan awal yang sangat bagus. Semoga dengan sertifikat ini menambah semangatmu ya dek, yang namanya menuntut ilmu itu gak pernah ada ruginya kok, selama bisa, ya kenapa gak? Tuhan memberkati adek selalu dengan semangat dan kesabaran ya sayang…

Dan untuk si abang, sekali lagi puji Tuhan. Gak nyangka, dia sampe bisa dapat peringkat ke 1 di Kumon Indonesia ini. Cuma bisa bilang, woww….puji Tuhan. Selamat ya abang, semoga semangat menuntut ilmunya terus bertambah yaaa….

Bangga rasanya dengan kedua bocah ini. Lebih bangga lagi melihat bagaimana Tuhan memproses mereka berdua. Sebagai orangtua cuma bisa berdoa agar mereka terus diberkati dan semua berkat yang mereka terima juga boleh jadi berkat untuk banyak orang. Amin…!

Iklan