Korean Dramas I’ve Watched Lately

Drama Korea memang gak ada matinya deh. Heran juga saya, udah bertahun-tahun dari sejak pertama kali saya jatuh cinta sama drama Korea yaitu sejak tahun 2000 dan sampai sekarang kecintaan saya itu gak juga berkurang. Malah mungkin tambah meningkat, seiring makin mudahnya akses untuk dapetin drama-drama Korea di jaman sekarang ini. Kebayang kan di awal tahun 2000-an dulu, kalo pengen nonton drama Korea berarti kita harus nunggu dramanya ditayangin di TV (yang mana gak rekomen banget, karena kudu di dubbed dalam bahasa Ā Indonesia kan) atau pilihan yang lebih baik adalah berburu nyari/pinjem/nyewa CD/DVD-nya yang mana seringkali sial malah dapat yang di-dubbed dalam bahasa Mandarin..hihihihihi…

Continue Reading…

TV, Drama Korea, dan Cinta…

Peringatan:

Tulisan ini lahir oleh karena sindiran yang saya terima dari mbak Erry HANYA karena saya tidak update tulisan di sini selama beberapa hari ini. Saya sedang gak punya ide sebenarnya. Tapi demi menyelamatkan harga diri, saya pun berusaha untuk menulis. Jadi maafkan kalo isi tulisan ini jadi campur aduk. Inti permasalahan serta pesan moral yang bisa diambil, disimpulkan sendiri aja yak :mrgreen:

Saya teringat untuk nulis tentang TV karena kemarin mbak Erry yang lagi kedatangan musim rajin nulis (demi terwujudnya keinginan ke Korea šŸ˜› ), cerita soal TV.Ā Tapi bukan soal TV di rumah yang pengen saya bahas, yang pengen saya cerita di sini adalah TV di kantor saya.

Jadi begini pemirsa, di ruangan kantor saya, terdapat dua buah plasma TV berukuran 42in. Tadinya kedua TV itu dipake sebagai fasilitasĀ teleconferenceĀ di ruang rapat tapi berhubung TV untukĀ teleconferenceĀ itu diganti dan yang lama ini belum ada peruntukkannya, jadilah kedua TV itu diletakkan di ruangan kami, tepatnya di depan meja saya!

Continue Reading…