The Great Queen Seon Deok

Barusan tadi baca sinopsis The Great Queen Seon Deok sampe ke episode 28…

Sengaja, baca sinopsisnya, secara udah penasaran banget sama kelanjutan ceritanya.

Kondisi sekarang memang sudah berbeda. Kalo masih kayak dulu sih saya gak mungkin nyari sinopsisnya, paling langsung nyari dvd-nya, buat ditonton sambil begadang semalaman 😀

Kalo sekarang sih, jangankan buat nonton dvdnya, setia sama penayangan dramanya setiap hari aja susah…

Ya iya dong, sekarang kan fokusnya adalah Raja 🙂

Biarpun nontonnya bolong-bolong, tapi tetep aja, saya sukaaa…. banget sama drama korea ini. Pada dasarnya saya memang suka sama cerita2 dari negeri ginseng ini. Tambah seneng lagi, karena drama ini diangkat dari real story, tentang ratu pertama di negeri Korea….

Sebenarnya yang paling bikin saya penasaran adalah kelanjutan kisah antara Deok Man dan Kim Yu Shin…. Penasaraaaannn…banget, mereka berdua nantinya bakal jadian gak ya???

Tapi ternyata…

Hikksss…sedih banget deh…oleh karena kondisi, mereka pada akhirnya tidak bisa bersama. Sekalipun keduanya sama2 tahu kalo mereka saling sayang…

😦 😦

Deok Man pada akhirnya memilih ambisinya untuk mengusai Silla…dibanding hidup bahagia bersama Kim Yu Shin…

Hikkksss….. sediiiiihhhhh…..banget…

Waktu baca sinopsisnya, saya sampe berkali-kali harus ke toilet, buat nyembunyiin air mata saya…

Duh…kok ya biarpun udah jadi emak-emak gini saya masih aja bisa trenyuh oleh kisah-kisah cinta yang menyedihkan kayak gini… *jadi malu nih sebenarnya sama Raja 😀 😀 *

Seandainya si Deok Man alias si calon Queen Seon Deok itu punya perasaan sentimentil kayak saya *gak mungkin kali…kalo kayak gitu mah gak mungkin dia jadi ratu!!!* ato kalo aja seandainya dia itu adalah saya *nah…nih makin ngaco!!! Makin gak mungkin oi!!!!*… Pasti deh, cerita sedih itu gak akan terjadi. Tak akan ada perpisahan hanya karena ambisi atau dendam… pasti cinta yang akan menang…

Pasti ia akan memilih untuk melepaskan semuanya, hidup sebagai manusia biasa bersama orang yang paling disayanginya…

Tapi yah, kalo kayak gitu, mungkin sejarah bangsa Korea jadi bakal berbeda kali’ yah. Gak bakal ada kisah tentang kebesaran seorang ratu bernama Seon Deok. Tak ada juga observatorium tertua di Asia Timur yang dibangun oleh sang Ratu. Juga tak bakal ada patung General Kim Yu Shin yang didirikan untuk mengenang kebesaran sang jenderal…

Cheomseongdae
Statue of General Kim Yushin

Hanya saja, saya hanya terpikir… pernah gak sih dalam kehidupannya yang sebenarnya sang ratu merasa menyesal atas keputusannya???

Kabarnya Queen Seon Deok dalam hidupnya menikah sebanyak 4 kali. Mungkin gak sih itu karena justru dia tak pernah puas dengan orang yang ada di sisinya…karena sebenarnya ia menginginkan cinta sejatinyalah alias si Kim Yu Shin yang mendampinginya?

Pernah gak ya rasa sesal itu datang ketika melihat anak-anak dari cinta sejatinya *dalam sejarah tercatat bahwa Kim Yu Shin memiliki 10 anak. Ia memiliki istri kedua setelah istrinya yang pertama yang notabene adalah anak perempuan Lady Mi Shil meninggal* itu dan ia merasa bahwa seharusnya dirinyalah yang menjadi ibu dari anak-anak itu dan bukannya perempuan lain?

Gak tau deh…

Mungkin juga ia tak pernah menjadi sesentimentil itu..

Tapi saya yakin, seandainya benar ia mencinta dengan sangat… pasti ada saja saat-saat dalam hidupnya dimana ia merasa ingin mengambil kembali apa yang sudah dilepaskannya…

Mungkin pada saat-saat terakhirnya.. Ketika ia merasa bahwa sebenarnya segala ambisi itu tak pernah menjadi lebih penting daripada cinta. Ketika ia sadar bahwa dengan segala apa yang dimilikinya, semua tak pernah cukup tanpa cinta sejati…

Mungkin dengan cara berbeda, tapi saya yakin, sang ratu pasti pernah merasakan penyesalan itu… Karena memang sudah hakikatnya semua manusia tak peduli siapapun itu hidup dengan membutuhkan cinta dan oleh karena cinta bukan?