The Master Bathroom: Because Every Room Has Its Own Story

Sejak membeli dan pindah ke rumah ini dari sekian tahun yang lalu, sudah cukup banyak perubahan yang kami lakukan di rumah ini. Secara struktur sih gak berubah ya, tapi secara penampilan baik dari luar maupun dalam terlihat sudah cukup banyak perbedaan di rumah ini antara waktu pertama kali ditempati dengan yang sekarang. Apalagi soal interior ya, karena saya cukup senang mendekorasi rumah, di samping juga karena memang seiring waktu kami perlu menambah atau mengurangi ini dan itu sesuai dengan perubahan kebutuhan kami di rumah ini. Terasa benar memang, untuk membuat sebuah rumah atau hunian terasa ‘komplit’ itu tidak hanya tergantung dari kita punya dananya atau gak, tapi memang harus pelan-pelan, satu per satu, karena kita akan tau apa saja yang kita butuhkan atau perubahan seperti apa yang perlu kita lakukan seiring perjalanan waktu kita menempati rumah tersebut. Sekedar terlihat bagus aja gak cukup, dan meski hasilnya sama memukaunya dengan gambar-gambar di Pinterest, tapi kalo gak cocok dengan kondisi atau gak sesuai dengan kebutuhan ya menurut saya itu gak akan bikin hunian jadi terasa nyaman buat penghuninya sendiri.

Nah, meski saya suka mendekor rumah, tapi ada satu ruangan nih yang dari kemarin-kemarin gak terpikir untuk saya sentuh dan bisa dibilang hanya saya biarkan saja dengan kondisi sebagaimana adanya seperti sejak pertama kali kami pindah ke sini.

Ruangan itu adalah kamar mandi di kamar utama.

Kenapa gitu?

Nah, begini ceritanya.

Continue Reading…

Iklan