Obrolan Malam Tentang Kantor Ketika Anak-Anak Lagi Sakit

Sudah malam dan saya belum bisa tidur karena masih harus menjaga anak-anak yang lagi sakit. Duh, di rumah kalo udah ada yang sakit ya beginilah, sakitnya jadi berestafet.

Awalnya yang kena batuk pilek itu saya. Trus nular ke si abang tepat sehari sebelum dia lomba piano. Trus si abang sembuh. Trus saya kena lagi. Trus saya sembuh, tapi ternyata si abang masih kena lagi dimulai dari hari Jumat kemarin. Kali ini si abang belum sembuh (sampai tadi sore masih demam), tapi sakitnya udah nular ke si adek. Sejak tadi siang mulai meler dan menjelang malam suhu tubuhnya mulai hangat. Duh ampun. Biar kata ini cuma batuk pilek ya, tapi tetap aja kalo anak-anak udah sakit tuh bikin kepikiran banget. Kasian liat mereka sakit. Kasian liat mereka lemes sementara biasanya begitu aktif. Duh, semoga besok mereka berdua bisa bangun dalam kondisi yang lebih baik. Amiinn….

Continue Reading…

Iklan

Farewell Miss Leny

Hari Sabtu kemarin, di tengah kesibukan yang sibuknya ampun-ampunan, saya nyempetin waktu bareng si abang ngehadirin acara makan malam dalam rangka perpisahan gurunya si abang yang mo dimutasi sama yayasan ke kota lain.

Acara ini sebenarnya bukan acara resmi yang diadain sama sekolah, melainkan cuma inisiatif dari kami beberapa orangtua murid aja, sebagai tanda terima kasih buat miss Leny yang udah selama setahun ngajarin, ngedidik, dan jadi salah satu orang yang paling dekat untuk anak-anak kami. Apalagi ini kan miss-nya tahun depan udah ngajar di kota lain, jadi ya harus ada lah acara untuk say bye-bye ke beliau meskipun hanya sederhana aja.

Sayangnya jumlah orang tua (dalam hal ini mama-mama lah yaaa…hehehe) yang bisa confirm untuk ikutan datang hanya sedikit sekali. Hanya 8 orang padahal sekelas ada 21 orang. Ini gara-gara sebagian bentrok di jadwal, sementara sebagian yang lain lagi karena gak bisa dihubungi berhubung jarang banget muncul di sekolahan buat antar/jemput anak. Ini aja di antara yang 8 itu ada dua yang bisa saya hubungi setelah nanya nomor telepon via BS atau supir anaknya…hehehe…

Continue Reading…

Finally…. We Met Up!

Minggu lalu, kami sekeluarga ke Jakarta dalam rangka nganterin si abang ikut lomba di ajang Yamaha Electone Festival Indonesia Final untuk kategori Electone Ramai-Ramai.

Rencana ini sebenarnya agak maju mundur. Awalnya kami udah sepakat bakal sekeluarga berangkat, jadilah saya udah ambil 1 suite with 2 bedrooms di Aryaduta Semanggi. Tapi kemudian seiring perkembangan, kami sempat mutusin untuk si abang hanya diantar oleh pak suami aja. Dan lalu terjadi perkembangan lain, hingga final decision-nya adalah kami semua bakal berangkat buat nganterin si abang. Final decision itu diambil hari Jumat, sehari sebelum jadwal keberangkatan.

Nah, karena udah pasti mo pergi, saya pun langsung ngabarin di grup Mamah Muda kalo saya ada rencana mo ke Jakarta, sapa tau gitu kan ada yang pengen ketemu sama saya soalnya saya sendiri pengen banget bisa ketemu sama anggota Mahmud Cabang Jakarta. Ya bok, grup itu udah terbentuk dari tahun 2012 dan rata-rata dengan semua anggotanya yang hanya berjumlah 10 orang itu, saya udah kenal sejak sebelum grup terbentuk. Itu artinya kan kami udah bertahun-tahun ya kenal, tapi sayangnya saya baru pernah ketemu dengan 1 anggota aja yaitu Mumut, itu pun ketemuannya udah dari tahun 2013 lalu…udah lama bangeeettt 😀

Continue Reading…

Mengubah Panggilan…

Kalo baca-baca lagi tulisan lawas di blog ini, kadang saya suka senyum sendiri.

Bukan senyum karena apa yang saya tulis.

Tapi senyum karena baca komentar-komentarnya.

Bukan karena komentarnya cetar membahana sampe bikin saya senyum sendiri.

Tapi karena saya mendapati bahwa ada yang berbeda antara dulu dan sekarang.

Ini saya kasih contoh perbedaan yang saya maksud….

Komentar dari Pungky
Komentar dari Indah
Komentar dari Maria
Komentar dari Mamah Etty
Komentar dari Memy
Komentar dari Desi
Komentar dari Dani

Nangkep gak apa bedanya?

Continue Reading…

The (Another) Liebster Award

First of all, I want to say thank you to the youngest member of The Mahmud, Mumut, for giving me this award.  This is the second Liebster Award I received, and just like the first one, it was given by The Mahmud’s member. I guess it shows how close we are. Thank you ya buibuuu… it’s so wonderful to know you all 🙂

So, by receiving this award, there are 8 things that I have to do in this post (you can read those 8 items here).

Item 1, 2, and 3 are checked.

Item 6, 7, and 8…..ummmm, can I just nominate anyone who read this post and are willing to accept this award, please? It’s ok ya Mut? *nanya sambil pelototin Mumut* Ok, I think it’s ok. 😛

So, put aside those 5 items, I only have to do item 4 and 5. And here you go 🙂

Continue Reading…

Soal Blog Ini dan Soal Password Protected Post

Sampai hari ini, masih ada beberapa pembaca blog ini yang bertanya, kenapa blog saya jadi begini? Dari yang tadinya begitu open, tiba-tiba di-private, dan kemudian ketika di-open lagi semua post yang isinya bercerita secara spesifik tentang anak saya proteksi pake password?

Sebenarnya alasan kenapa sampai akhirnya begini, sudah pernah saya tulis di sini. Cuma emang pas nulis itu, kondisi blog sudah dalam keadaan private (karena tiba-tiba banget emang), dan begitu sudah open to public pun tulisan soal penyebab itu saya proteksi karena memang detail yang saya tulis di situ somehow saya rasakan bisa membahayakan untuk keluarga saya (terutama anak-anak)  🙂

Nah, tulisan ini saya buat untuk menjelaskan lagi pada para pembaca sekalian tentang penyebab blog ini sekarang jadi lebih ‘tertutup’. Ya itung-itung buat ngobatin penasaran dan sekalian juga biar saya gak capek jelasin satu per satu tiap ada yang nanya.

Jadi begini pemirsa, alkisah di suatu siang yang ‘harusnya’ indah, tiba-tiba ada seorang pembaca yang sangat manis (pengen sebutin namanya di sini tapi belom ijin, jadi gak jadi..hehe) yang ngirim pesan ke saya lewat FB.

Dan isi pesannya itu, langsung mengguncang dunia saya *terbaca lebay, tapi emang bener kok…saya shock sampe pucet pas baca pesannya itu*.

Continue Reading…

Yang Aneh-Aneh

Beberapa hari yang lalu, pas lagi iseng-iseng ngeliatin statistik blog, mata saya tertuju pada salah satu item dalam search engine terms. Saya ngerasa lucu sama item itu sampe saya foto trus kirim ke grup TM di WA.

Waktu itu sampe di situ aja cuma sebagai bahan ketawaan sama temen-temen.

Sampe kemaren sore, sehabis saya nulis tentang ulang tahun Raja yang ke-6 dan kemudian ngebuka halaman statistik, saya terkejut karena lagi-lagi menemukan item dalam search engine terms yang sama dengan beberapa hari sebelumnya yang jadi bahan ketawaan saya dan teman-teman itu. Nah, berhubung kemarin itu saya masih nunggu suami buat pulang, jadilah saya buka semua search engine terms buat hari kemarin. Emang sih biasanya tiap hari adaaa..aja yang lucu dan aneh, cuma karena daftarnya panjang dan di halaman statistik WordPress hanya ditampilkan 9 item teratas, jadi saya seringnya gak perhatiin bener-bener. Kemarin, karena iseng, jadi saya buka halaman khusus buat search engine terms dan beberapa bikin saya geli sendiri 😀

Continue Reading…

(maybe it will be) The Final Decision…….

This blog is open to public again!

But not too open like it it was before, because now all the details about my sons are protected with password.

Kenapa akhirnya keputusannya jadi begini?

Karena setelah blog ini tiba-tiba harus saya private dan setelah melewati kegalauan yang bikin susah tidur, sesak napas (eaaaa…..), saya kemudian sharing dengan beberapa pembaca yang dekat dengan saya, mereka ngasih masukan supaya blog ini tetap bersifat public karena ada banyak hal (menurut mereka) dalam blog ini yang bener-bener berguna buat banyak orang. Tapi untuk amannya, semua cerita yang spesifik tentang anak-anak dikunci aja. Dan, untuk ke depannya, setiap foto di blog ini akan saya pasangkan watermark (yang gede sekalian, yang pas di tengah-tengah, jadi gak bisa sembarangan diambil lagi. Minimal kalopun masih nekad diambil, it will take effort for them to use the pictures here).

Setelah dipikir-pikir, dan setelah konsultasi lagi sama suami, akhirnya saya ambil keputusan seperti ini.

And trust me, it took almost forever buat milah-milih dan ngedit-ngedit post dari kapan tahun di blog ini. Tapi puji Tuhan, akhirnya selesai juga semua, dan penampakan blog ini pun jadi lucu, karena hampir semua ada judul Diproteksi-nya…hehe…. Semoga dengan begini, para pembaca yang memang ingin mendapatkan manfaat yang baik dari blog ini bisa tetap mendapatkan apa yang diharapkan. Sementara saya, yang sekarang ini lebih ingin menjaga privasi anak-anak, juga tetap bisa mendapatkan privasi itu.

Jadi buat teman-teman yang ingin baca-baca soal anak-anak, bisa minta password via komen di post ini atau via email atau via fb atau via apapun itu, tapi mohon maaf kalo tidak semua saya beri ya, karena demi rasa nyaman dan aman, saya harus pasti dulu bahwa yang minta memang adalah orang yang saya kenal, yang bisa saya lihat penampakannya, yang jelas tinggalnya di mana, yang gak hanya sekedar pengen kepo doang, serta yang paling penting adalah orang yang memang secara pribadi saya merasa nyaman untuk dijadikan teman bercerita 🙂