Abang’s 3rd Trip : Last Day @ S’pore

Last day at Singapore, agenda kami gak banyak… Hanya muter-muter aja di mall-mall sekitar Orchard Road. Rencananya kami akan ke airport jam 3 sore, jadi kami punya cukup waktu untuk jalan-jalan.

Pagi-pagi, selesai semuanya sarapan dan mandi, kami mulai ngeberesin barang-barang. Pokoknya sebelum jalan-jalan, semua barang sudah dipak di dalam koper, jadi nanti sehabis jalan balik ke apartment tinggal untuk jemput barang2 aja sebelum ke airport.

Seperti biasanya, selama kami di S’pore, menu breakfast Raja hari itu adalah oatmeal + tepung kacang hijau + keju parut.

Makanan Raja untuk siang dan malamnya juga sudah kami siapkan: Bubur beras putih + ikan kakap rebus + buncis + zucchini + wortel. Supaya tetap anget, makanannya dimasukkan ke dalam lunch jar. Puji Tuhan, lunch jar milik kami ini terbilang bagus. Makanan yang dimasukkan ke dalamnya sejak pagi bisa tahan tetep anget sampe malamnya. Makanya, barang ini berguna banget kalo lagi jalan-jalan kayak gini. Gak perlu kuatir mikirin makanan untuk anak 🙂

Setelah semuanya beres, mulailah kami jalan-jalan.

Di Takashimaya, kami sempat membeli mainan dorong-dorong untuk Raja. Sengaja dicari di sini, karena merk yang kami cari memang tidak tersedia di Palembang. Playskool. Di Palembang adanya Fisher Price. Sebenarnya merk ini bagus juga sih. Tapi menurut kami desainnya agak kurang cocok untuk Raja, soalnya pegangannya agak pendek jadi Raja musti agak membungkuk untuk mendorongnya.

Sementara, kalo Playskool desainnya lebih ok. Kalo untuk didorong, pegangannya lebih tinggi. Jadi kayaknya lebih aman deh untuk Raja…

push it by walking...
bisa buat mobil-mobilan juga...

Selain beli mainannya Raja, kami juga beli XMas ornament *sesuai dengan rencana sebelumnya nih….* Duh, jenis, model, dan bentuknya buanyak buanget…sampe bingung milihnya 😀 😀

Jam 2 siang, kami siap balik lagi ke apartment. Nyampe sana, kami masih harus ngepack barang2 yang baru dibeli ini. Untung bisa cepet selesai semuanya. Jam 3, kami dijemput sama yang punya apartment untuk diantar ke airport. Biaya nganternya SGD 20 *in singapore, everything is all about money…well, it’s because of the high cost of living there*.

After shopping... in front of the Cairnhill Plaza apartment building

Nyampe airport…fiuuuhhhh….the flight was delayed…pake Lion sih 😀 😀

Sambil nunggu, kami foto-foto dulu, hi hi… O ya, buat yang pengen take a rest sambil dipijat, di Changi Airport disediain kursi2 pijat otomatis *kayak yang biasanya dipromosiin di mall-mall itu lho*Lumayan banyak jumlahnya… tapi ya tetep, yang ngantri juga banyak 😀 😀

Terminal 1 of Changi Airport
Mama..please... let us take walk around...
Horeee.....asiiikkkk....jalan-jalan...!!!
tertawa ngakak sambil jalan sampe diliatin sama orang-orang 😀
I want to go there.. i want to go there...!!!

Karena penerbangannya ditunda sejam, jadinya Raja makan sorenya di airport… Sssttt….ada salah satu teman yang kaget ngeliat porsi makan Raja yang buanyak itu… sapa ya???? He he…habis ya mo gimana lagi, memang udah segitu lah kebutuhan anak ini 😀

Masih pengen maen sama papa sebelum makan
sebelum makan, SELALU HARUS BERDOA dulu...ucap syukur sama Tuhan dan kemudian memohon berkat-Nya atas makanan dan minuman ini... 🙂

Gak berapa lama setelah Raja selesai makan, kami pun dipersilakan to board the aircraft…

Dengan demikian…berakhir sudahlah cerita seru kami selama di Singapore 🙂 🙂

Ada rasa sedih…karena terus terang, kami masih pengen lebih lama lagi menghabiskan waktu bersama…sedih, karena sudah terbayang, begitu tiba di Palembang lagi, maka kami akan kembali ke rutinitas itu… hidup terpisah… 😦

Tapi sudahlah, dengan begini pun rasanya sudah syukur banget 🙂

Sekali lagi, Tuhan baik banget untuk kami.. perjalanan seru ke Singapore merupakan sebuah hadiah indah yang diberi-Nya. O ya, yang senang tak hanya kami…tapi si suster juga… seneng banget dia, diajak ke Singapore.. sampe sekarang pun dia masih suka bilang, “Makasih ya bu, ngajak saya ke sana… di sana bagus banget….”

Kalo kata si suster sih, rejekinya sama Raja memang ok. Bisa liat Prambanan di jogja, bisa ke Medan, nyampe juga ke Bunaken…eh, malah sekarang bisa nginjek Singapore 😀

Sebelumnya, selama 8 tahun kerja di tempat yang lama, yang diliatnya hanya Tangerang aja 😀 Makanya, seneng banget dia sekarang diajak jalan kemana-mana…

Yah, semoga dengan begini akan membuat si suster tambah sayang dan lengket sama Raja 🙂

Si Suster and the Sexy Reindeer 🙂

Sudah malam baru kami tiba di Soekarno Hatta Jakarta…

Dan…setelah melihat segala kemegahan Singapore…. begitu ngeliat Jakarta…perasaannya…”kok gini ya?????”

😀 😀 😀

Diproteksi: Rajamin’s 3rd Trip : The First Teething

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Abang’s 3rd Trip : The Little India, Esplanade and Merlion, and the China Town

Rajamin and the Merlion

On the last day of the workshop, kami dapat kesempatan ikut free tour yang diadakan oleh penyelenggara workshop. Salah satu stafnya kenal baik sama si papa, jadi kami semua diajak ikut. Memang sih tournya gak ke tempat yang jauh-jauh banget.

Pertama, kami pergi ke Little India. Di sana sempet saya belanja oleh-oleh tapi hanya bentar banget, soalnya tempatnya kurang begitu menarik buat kami. Apalagi ke sananya pas lagi hujan. O ya, di sini kami singgah to take a lunch di restoran India. Pertama kalinya buat kami nih nyobain masakan India. Yang paling berkesan adalah Nasi Biryani-nya. Nasi ini dibuat dari beras basmati *kalo saya gak salah*, dan di lidah saya terasa ada cabe dikit, jahe, kayu manis, bawang (kemungkinan besar red onion alias bawang bombay merah), dan tentunya yang tidak hanya terasa tapi terlihat dengan jelas adalah cengkeh dan bawang goreng. The taste is a little bit weird di lidah saya, but well, it’s quite tasty… Keknya kapan2 pengen juga bikin Biryani Rice ini 😀

The Biryani Rice

there were two babies following the lunch 😀

Setelah dari Little India, kami ke Esplanade and The Merlion. Yah, di sana mo ngapain lagi selain foto-foto 😀

Agak susah nih fotoin Raja di depan Merlion, secara ni anak kan paling seneng sama air, jadi daripada ngeliat ke arah kamera di depan, dia prefer ngeliat ke arah air mancur di belakangnya 😀 Setelah beberapa kali gagal, akhirnya jadi juga kami berfoto bertiga di depan Merlion kek ini…

Failed 1....
Failed 2...
Failed 3....
B E R H A S I L ! ! !

The Esplanade
Playing with papa @ the Merlion Park

O ya, di sini Raja dapat temen baru lho. Namanya Stacey dan Stevie, they are sisters, come from Malay and they came to Singapore with their big families. Mereka excited banget ngeliat Raja…si Stevie sambil malu-malu minta permisi sama saya, “Can I carry him??” hi hi.. O ya, Raja seneng banget lho sama kedua bersaudara ini… tuh, liat deh the pictures below, sampe ketawa2 ngakak gitu dia dapat temen baru 😀

Lumayan lama kami ngobrol dengan keluarga dari Malay ini. They don’t speak Melayu jadi lumayanlah pembicaraan bisa nyambung dan asik banget, soalnya jujur saja, saya dan suami lebih bisa mengerti English daripada bahasa Melayu apalagi yang dari Malaysia..duhhh…ribet mikir artinya 😀

Ujung-ujungnya kami tukeran email dan facebook dengan mama si Stevie n Stacey. Janjian untuk ketemuan di dunia maya… Well, the world is now getting smaller 😀

with sisti Stevie
with sisti Stacey

Setelah dari Esplanade dan Merlion, kami diajak ke China Town. Di sini kami memilih untuk memisahkan diri dari rombongan tour, soalnya memang udah rencana pengen shopping n dinner here…

Nyampe sana pas malam sudah mulai menjelang. Jadi udah bisa kebayang dong suasana di China Town yang menurut saya romantic banget dengan lampion merah di sana-sini…

A Temple in China Town
Inside of the temple
The houses and the lanterns

O ya, waktu kami lagi makan di sini, Raja catched the attention of many people there. Ni anak memang attractive banget. Maen sambil ketawa-ketawa ngakak. Orang-orang sampe ikut ketawa ngeliat dia 😀

Play with papa

Dari Chinatown, kami balik ke apartment menggunakan MRT. Wuahhh….MRT stationnya keren banget. Kalo gak salah sih stationnya terdiri dari 4 level dan semuanya subway bo’!!!!! Gileeeee…beneeerrrr….. ni kayak gini nih kalo kota udah maju banget. Pembangunannya gak ke atas lagi, melainkan ke bawah!!! Hebat….hebatttt….

there were a boy who gaped at the greatness of Singapore's MRT station 😀 😀
in front of the MRT door

Fiuuuuhhhh…kapan yah bisa liat yang kayak gini di Palembang????

Abang’s 3rd Trip : The Orchard Road… So Lucky To Be Here In December…

The Orchard Road…

Setahun yang lalu, saya pernah membaca sebuah brosur yang berisi tentang promosi kemeriahan Christmas in Singapore. Sempet kebayang, kapan yah bisa ke sana pas Christmas Season.

Eh, gak nyangka, Tuhan itu baik banget buat kami… Kami diberi-Nya hadiah ini, kesempatan jalan-jalan ke S’pore sekeluarga…. Gratis karena kan dibiayain sama kantor. Lumayan, uang dinasnya lebih dari cukup untuk beli tiket, untuk bayar apartment, untuk jalan-jalan, untuk belanja juga, he he…masih bersisa lagi…huwaaaa….senengnya!!!

Well everyone can go to Singapore, but being there for free, I don’t think everyone can have such that luck!!

Pas mo pergi, udah kepikiran sih, ini kan udah December…berarti kemungkinan besar Christmas Season udah mulai terasa di sana…

Dan begitu kami nyampe…huwaaaa…. Everything is more than we’ve ever expected!!!

Apalagi di Orchard Road-nya. Indaaaaahhhhh dan gemerlaaaaapppppp banget.

Di mana-mana ada giant Christmas Trees. Sepanjang jalan meriah oleh Christmas lamp, patung reindeers yang lucu2 banget, Christmas ornaments…dan semuanya deh, jujur agak susah buat saya to describe it in words…

So, liat foto2nya aja kali’ yah…. 😀 😀

Orchard Road during the late afternoon
From the other side :p
The Giant XMas Tree @ Paragon
still in front of the Paragon
@ Takashimaya Shopping Center
on the side of the Orchard Road
note the giant LV bag at the back 😀
The deer and the Santa
the sexy reindeer 😀
Raja could only stare at the lamps around him 😀
inside of the Paragon
the crystal xmas tree
the golden Xmas Tree
the Hippotour… its cool!!!!
the giant PURPLE CHRISTMAS TREE!!!!!! HOOORAAAYYY!!!!!!

Satu hal yang pasti, jalan2 di singapore memang sangat menyenangkan. Tempatnya nyaman banget untuk pedestrians. Lingkungannya modern banget…ternganga-nganga deh melihat kemajuan di sana…apalagi waktu turun ke subway nya…ngeliat bangunan yang sampe berlantai-lantai di bawah tanah…wuiiihhhh..jadi mikir, tuh ngegalinya gimana yak????

Raja juga, selama kami jalan-jalan ni anak bener-bener kebingungan ngeliat kesana kemari. Kaget dia ngeliat segitu banyaknya lampu dan segitu banyaknya orang. Yah, Raja memang masih terlalu kecil untuk mengerti dan menikmati semua ini…tapi kami yakin, Raja merasa sangat bahagia.. bukan karena keindahan kota ini, melainkan karena ia bisa menghabiskan begitu banyak waktu menyenangkan bersama papa dan mamanya… Itu yang langka buat Raja!!

Aahhhh….Tuhan memang baik banget buat kami. Banyak sekali hadiah yang diberikan-Nya. Bisa menikmati Christmas Season di Singapore juga adalah merupakan sebuah hadiah untuk kami. Bener-bener hadiah, karena sekali lagi ini gratis!! Gak perlu merogoh kocek tabungan bo’!!!! 😀 😀

Rupanya inilah salah satu alasan mengapa Tuhan membuat saya berkali-kali menolak undangan dinas ke LN sebelumnya, karena Tuhan tahu kapan saat yang terbaik untuk kami…

Duh, jadi pengen nih… next year dapat XMas gift jalan-jalan ke Europe 😀 😀 😀

Abang’s 3rd Trip : The Apartment

Raja was playing @ the apartment

Di S’pore, kami menyewa sebuah kamar apartment di Cairnhill Plaza.

Apartment ini terdiri dari kalo gak salah 6 atau 7 kamar. The rooms have different sizes and facilities. Kami ngambil Room 5 yang lumayan luas. Bednya ada 2: 1 queen size, 1 nya lagi single size (soalnya bawa si suster, jadi musti nyari yang 2 bed). Bathroom nya juga di dalam kamar.

Secara keseluruhan, apartment ini terbilang luas. Ruangannya lengkap mulai dari kamar2 tidur, ruang keluarga, ruang makan, dapur, ruang cuci, dsb. Fasilitasnya juga lengkap buanget. Kalo yang di dalam kamar sih gak usah ditanya lagi, yah…sekelas 4 star hotel deh.

Belum lagi ada fasilitas dapur yang ukurannya luas dan isinya lengkap : kompor, oven, microwave, big refrigerator, dan semua2nya yang biasanya ada di dapur. Di situ juga mereka nyedian instant food plus perangkat makannya juga.

Free wireless internet access juga. Si papa tuh yang rajin online tiap malam buat ngecek kerjaan kantornya. Kalo saya sudah gak sempat lagi untuk online atau untuk update blog. Secara tenaga sudah terpakai seharian untuk jalan, jadi kalo malam setelah Raja bobo, saya juga sudah teler, he he..

Ada mesin cucinya juga…

Yang pasti, kondisi apartment selalu terjaga kebersihannya.

Semuanya lengkap banget, feels like at home deh..

Buat yang mo bepergian ke S’pore dengan membawa keluarga, this place is quite recommended.

Apartment ini terletak di Level 17. Kamar kami menghadap ke arah Orchard Road. Jadi pemandangannya apalagi kalo pas malam hari gak usah ditanya deh!!! It’s wonderful!!

In our room...

Singapore day view from our room
Singapore night view from our room

Tau sendiri kan S’pore is such a big city and very modern, tapi tetep kelestarian lingkungan selalu dijaga. The trees are everywhere. Makanya gak heran kalo di tengah kota banyak banget burung-burung beterbangan. Burung-burung itu sering mampir ke jendela kamar kami and Raja was so very happy every time they come 😀

where's the bird???? where's the bird??????

Nyaman banget deh nginep di apartment ini. Apalagi buat kami yang membawa baby seumuran Raja. Gak usah khawatir soal makannya. Sebelum nyampe sini sempet khawatir gimana soal makannya Raja, kan ceritanya Raja akan tetep dapat home made baby food, nah seperti yang sudah saya bilang di sini, saya berencana membawa slow cookernya. Tapi ternyata oh ternyata, saya kelupaan. Crock potnya saya bawa, tapi outside chasing nya kelupaan…nah lho, gimana nyolok ke listriknya????

Thank GOD di sini ada kompor, jadi bisa masak pake crock pot itu di atas kompor, he he…

O iya, hampir kelupaan cerita. The room’s rate is about SGD 140, it’s a little bit higher than usual since its on December… high season gitu lho….. Kalo di Rupiahin sih memang jadinya kesannya mahal banget. Let’s take SGD 1 = IDR 7000, berarti semalamnya kira-kira Rp 980.000. Tapi yah, kalo untuk ukuran Singapore sih itu udah lumayan murah…

Sekali lagi, this place is recommended deh buat yang pengen jalan2 ke S’pore dengan membawa keluarga… Kalo ada yang tertarik, bisa nanya ke saya CP-nya di sana 🙂

Mini Garden in front of the Apartment building

Rajamin’s 3rd Trip : The Flight Schedule

Arrival at Changi International Airport of Singapore

Ceritanya kami ke Singapore karena saya dapat tugas dari Kantor Pusat untuk ikutan workshop berjudul Competency Based Performance Management. Karena ini ditugasin dari Kantor Pusat, saya harus melapor terlebih dahulu ke kantor pusat di Jakarta. Maka jadilah, flight schedule kami jadi agak panjang.

Tue, Dec 1st 2009 06.00 Palembang to Jakarta

Wed, Dec 2nd 2009 09.00 Jakarta to Singapore

Sat, Dec 5th 2009 17.45 Singapore to Jakarta

Sun, Dec 6th 2009 10.00 Jakarta to Palembang

Penerbangan yang panjang dan muter-muter ini sebenarnya bikin capek juga. Apalagi kalo bawa anak kayak Raja yang gak bisa diem. Fiuuuhhhh….tiap kali mo naek ke pesawat musti banyak doanya, supaya Raja mau tenang duduk di pesawat 😀

Sebenarnya kemarin-kemarin kami sudah berencana untuk menyiapkan portable dvd n tv so we can play Barney for him during the flight kan biasanya kalo dalam mobil Raja hanya bisa diam ketika nonton Barney. Tapi sayang, waktu persiapan kami gak cukup untuk nyari portable dvd itu. Karena gak ada Barney, jadilah mama dan papanya yang berperan sebagai Barney dan Baby Bop plus BJ-nya juga 😀 😀

Nyanyilah kami mulai dari We Are Flying in An Airplane, Green Grass, Barney Ost, I Love You, Family is People Family is Love, Itsy Bitsy Spider, Do Your Ears Hang Low, and so on…and so on…. Dicampur juga sama lagu Rohani Anak Sekolah Minggu…

Lumayan lah, bisa bikin Raja agak tenang…

Kami terbang dengan Lion Air, nah tau sendiri gimana sempitnya seatnya.

Puji Tuhan banget, dari Palembang ke Jakarta dan dari Jakarta ke Palembang, we’ve got the seat on business class coz we checked in late 😀 😀 Tapi ini bukannya disengaja lho, memang secara tak sengaja aja kami nyampe ke bandaranya telat 😀

Jadi lumayanlah, at leas we could be more comfort during the two flights… Jadi gak susah kalo pas mo change diaper kayak gini nih… 😀 😀

changing the diaper