Adek’s Masterpiece

Kangeennn rasanya nulis tentang si adek lagi. Oyampun, rasanya udah berabad-abad sejak terakhir nulis khusus tentang dia. Padahal perkembangannya udah banyak banget dan sering banget bikin kami terkagum-kagum. Gak nyangka aja, anak yang usianya baru 2 tahun 7 bulan udah bisa seperti ini.

Nah, tadi pagi ada hal yang dibuat si adek yang lagi-lagi bikin kami kagum.

Jadi ceritanya, pagi tadi waktu anak-anak bangun, mereka langsung pada ambil buku gambar trus gambar-gambar gitu.

Continue Reading…

Iklan

Adek’s 26th and 27th Month

Yippieeee….puji Tuhan dapat kesempatan lagi untuk update perkembangan si adek.

Bulan lalu saya ketinggalan, karena memang bulan lalu itu saya kejar-kejaran sendiri dengan cerita tentang mudik Natal 2015 ke Manado. Bulan ini saya gak mau ketinggalan lagi, sayang soalnya, karena salah satu kategori tulisan yang paling seneng saya baca sendiri di blog ini ya adalah tentang itu, perkembangan anak tiap bulan 🙂

Si adek udah genap berusia 27 bulan alias 2 tahun lebih 3 bulan. Udah gede yaaa? Ya memang sih, baik dari segi postur maupun dari segi perilaku, dia semakin terlihat seperti anak besar.

Kalo dari segi postur, sekarang lemak-lemak bayi si adek semakin menghilang…dan sungguh, bikin saya kangeeenn dengan lipatan-lipatan lemak di paha dan tangannya…huhuhuhu….

Kalo dari segi perilaku dan kemampuannya… Puji Tuhan, bikin orangtuanya bangga dan bersyukur sekali!

Lanjutkan membaca “Adek’s 26th and 27th Month”

About Abang: The Lower Central Incisors

Pengen cerita tentang abang lagi, yes, I’ve told you, sebenarnya ada banyak sekali hal yang bisa diceritain tentang si abang akhir-akhir ini karena banyak hal penting yang terjadi pada dirinya, dan salah satunya adalah yang tentang mo saya ceritain sekarang, yaitu tentang gigi seri bawahnya.

Puji Tuhan, beberapa hari yang lalu, si ganteng ini rupanya sedang bertumbuh lebih besar yang mana ditandai dengan dia yang pagi-pagi pas mo sarapan bilang ke saya, “Mama, my tooth is wiggling.

Continue Reading…

All About READING!

Sebelum berbagi tentang gimana Raja belajar membaca, saya pengen menegaskan terlebih dahulu bahwa pada dasarnya saya setuju bahwa anak seharusnya (catet yah… SEHARUSNYA bukan hanya SEBAIKNYA) diajarkan membaca, menulis, dan berhitung saat ia sudah siap.

Kapan siapnya?

Ya masing-masing anak punya tingkat dan masa kesiapan yang berbeda-beda. Saya gak setuju kalo semua harus dipukul rata pada usia sekian dan sekian, meskipun dengan teori tahapan perkembangan otak. Kenapa? Karena saya yakin dan percaya, Tuhan menjadikan setiap manusia itu unik, punya keistimewaannya sendiri-sendiri. Dan karena otak adalah bagian dari manusia itu sendiri, maka tentu  otak juga mengalami tahapan perkembangan yang unik yang mana perkembangannya itu akan bisa terlihat dari perilaku anak sehari-hari.

Continue Reading…