Beautiful Things In The Morning

Pagi tadi, saat membuka pintu rumah, penciuman saya langsung menangkap wangi udara yang sangat khas. Kulit saya juga langsung mengenali semilir angin yang lewat menerpa…..

Musim panas.

Saya baru sadar, pergerakan waktu sekarang sudah masuk di musim yang dulunya sangat saya sukai.

Musim di mana saya bisa menikmati langit biru yang jernih, awan putih yang berarak, semilir angin yang membawa wangi rumput, serta berkawan dengan capung di antara rerumputan. Saya tak pernah lupa kenangan masa kecil dulu, pergi ke sekolah di pagi hari dengan suasana musim yang sangat saya sukai, rasanya menambah semangat untuk memulai tahun ajaran yang baru. Saya juga selalu mengenang saat-saat pada musim ini di mana saya jogging mengelilingi jalan kontrol bandara bareng papa dan mama…sore hari di musim panas yang indah, yang tak akan pernah saya lupa……

Mencium wangi udara dan merasakan semilir angin musim panas di pagi ini membuat saya kembali teringat pada kenangan-kenangan yang melekat begitu sempurna itu, dan hal itu bikin saya bahagia, menyadari betapa indah dan berharganya pagi ini……

Iya, berharga sekali karena di Palembang, musim panas yang indah seperti ini tidak bertahan lama.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa tak lama lagi musim panas akan berganti dengan musim asap. Langit biru jernih berganti dengan langit kelam. Udara segar yang dibawa angin musim panas berganti dengan polusi. Sinar matahari tertutup, warnanya pun menjadi pucat, sementara warna bulan terlihat memerah. Tak bisa lagi kita membuka pintu rumah dan jendela lebar-lebar agar udara segar mengalir memenuhi rumah, sebaliknya semua akses ke luar harus ditutup rapat-rapat agar abu dan kotoran sisa pembakaran tak menyerbu masuk ke dalam.

Tahun ini, tidak tahu nanti bagaimana. Mari berharap semoga kondisinya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi karena kemungkinan musim asap akan segera datang menyusul hadirnya musim panas ini, jadi mari dinikmati sebaik-baiknya wangi udara yang masih bersih ini… Mari nikmati langit biru cerah, puaskan mata melihat awan putih berarak di atas sana, dan bangkitkan semangat dengan semua hal kecil termasuk yang terjadi di pagi hari.

Continue Reading…