Rajamin’s 3rd Trip : The Flight Schedule

Arrival at Changi International Airport of Singapore

Ceritanya kami ke Singapore karena saya dapat tugas dari Kantor Pusat untuk ikutan workshop berjudul Competency Based Performance Management. Karena ini ditugasin dari Kantor Pusat, saya harus melapor terlebih dahulu ke kantor pusat di Jakarta. Maka jadilah, flight schedule kami jadi agak panjang.

Tue, Dec 1st 2009 06.00 Palembang to Jakarta

Wed, Dec 2nd 2009 09.00 Jakarta to Singapore

Sat, Dec 5th 2009 17.45 Singapore to Jakarta

Sun, Dec 6th 2009 10.00 Jakarta to Palembang

Penerbangan yang panjang dan muter-muter ini sebenarnya bikin capek juga. Apalagi kalo bawa anak kayak Raja yang gak bisa diem. Fiuuuhhhh….tiap kali mo naek ke pesawat musti banyak doanya, supaya Raja mau tenang duduk di pesawat 😀

Sebenarnya kemarin-kemarin kami sudah berencana untuk menyiapkan portable dvd n tv so we can play Barney for him during the flight kan biasanya kalo dalam mobil Raja hanya bisa diam ketika nonton Barney. Tapi sayang, waktu persiapan kami gak cukup untuk nyari portable dvd itu. Karena gak ada Barney, jadilah mama dan papanya yang berperan sebagai Barney dan Baby Bop plus BJ-nya juga 😀 😀

Nyanyilah kami mulai dari We Are Flying in An Airplane, Green Grass, Barney Ost, I Love You, Family is People Family is Love, Itsy Bitsy Spider, Do Your Ears Hang Low, and so on…and so on…. Dicampur juga sama lagu Rohani Anak Sekolah Minggu…

Lumayan lah, bisa bikin Raja agak tenang…

Kami terbang dengan Lion Air, nah tau sendiri gimana sempitnya seatnya.

Puji Tuhan banget, dari Palembang ke Jakarta dan dari Jakarta ke Palembang, we’ve got the seat on business class coz we checked in late 😀 😀 Tapi ini bukannya disengaja lho, memang secara tak sengaja aja kami nyampe ke bandaranya telat 😀

Jadi lumayanlah, at leas we could be more comfort during the two flights… Jadi gak susah kalo pas mo change diaper kayak gini nih… 😀 😀

changing the diaper

Rajamin’s First Trip : The Flight

Raja(898)Sebelum melakukan perjalanan ini, kami telah mengumpulkan informasi tentang berbagai aturan membawa bayi dalam pesawat terbang. Informasinya gak perlu kami cari jauh-jauh. Cukup bertelepon dengan kakak saya yang notabene adalah seorang dokter dan sudah sering membawa keponakan saya keluar kota dengan pesawat terbang. Katanya yang terpenting sepanjang perjalanan, telinga bayi ditutup dengan kapas. Dan sebisa mungkin ketika take-off dan landing, bayi disusuin. Ok, sounds like not too difficult…

Tapi ternyata….he-he, its not that easy at all..

First, karena Raja adalah tipe bayi yang tidak bisa diam. Jadi bisa dibayangkan kesulitannya untuk memasangkan safety belt. Raja gak bisa diajak kerja sama untuk duduk manis. Maunya berdiri. Nah lho…gimana coba pake safety belt sambil berdiri??? Berkali-kali kami coba mengalihkan perhatian Raja dengan menggunakan toys nya. Semenit dua menit berhasil. Tapi di menit berikutnya, Raja kembali gelisah. Bosan dengan posisi duduknya. Hanya tiga kali take-off dan landing Raja menggunakan safety belt, yaitu waktu penerbangan dari Jakarta-Jogja, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Palembang karena pas Raja lagi bobo atau karena ditungguin sama stewardess-nya, he he..

Second, Raja cuma bisa bobo dalam 3 macam kondisi. Sambil mimi, sambil guling-guling sendiri sampe kecapean sendiri, dan ketiga sambil digendong berdiri. Nah…bisa kebayang kan gimana serunya boboin Raja di pesawat sementara Raja udah kenyang mimi??? Si papa berulang kali berdiri untuk menggendong Raja supaya bisa bobo….sambil jaga-jaga karena sepanjang perjalanan kami kemarin rata-rata cuacanya kurang bersahabat…

Third, kapas penutup telinga Raja mudah sekali lepas. Apalagi dengan semua aktivitas Raja. Maka jadilah sewaktu take-off dan landing, telinga Raja kami bantu tutup pake tangan.

Fourth, ternyata jadwal mimi Raja tidak selalu sama dengan jadwal take-off dan landing, he he… ya kalo lagi gak mau mimi, mo dipaksa gimana juga, tetep aja gak mau… Beberapa kali nih terjadi, pas flight captain nya udah announce untuk take-off ato landing position ke flight attendant-nya, Raja mau mimi…eh, begitu udah tiba waktu yang buat kami jadi terasa seribu kali lebih menegangkan itu, Raja malah brenti mimi…aduuuuhhhh….

Raja(897)

Tapi yah…di atas semua kesulitan itu, tetep saja rasanya seru membawa Raja dalam perjalanan ini.

Seru merasakan debaran jantung ini serta doa yang berkali-kali lipat lebih banyak kami naikkan saat take-off dan landing. Sejak kecil sampai sekarang saya tidak pernah merasakan ketakutan berada dalam pesawat…tapi dengan adanya Raja di sini, rasanya kok…gimana yah….pokoknya gak brenti2 saya berdoa dan berucap… “…dalam Nama Tuhan Yesus….”

Seru juga merasakan kelegaan yang luar biasa setiap kali kami didaratkan Tuhan dengan selamat..

Seru karena Raja bukan tipe bayi yang rewel jadi kami tak perlu merasa gak enak dengan penumpang laen…

Seru karena Raja selalu jadi pusat perhatian orang-orang di pesawat. Heh, gimana gak, semua orang di sekeliling diperhatiinnya…sekali diajak becanda, langsung senyum lebar menggemaskan…. Gimana gak pada gemes coba… Sampe2 ada pramugari yang nekad menggendongnya. Awalnya Raja mau, tapi begitu dibawa pergi, he he, Raja langsung nangis ketakutan…hi hi…. Sekalipun ramah sama orang, tapi bukan berarti Raja mau lho digendong orang yang gak dikenalnya….

Seru karena rasa bahagia yang tak terkira untuk liburan pertama kami yang tak terduga ini…

Seru juga karena ini adalah pengalaman pertama buat Raja…yang kami yakini akan membawa dampak yang baik untuk Raja ke depannya…

Raja(815)Puji Tuhan, sekali lagi semuanya berjalan dengan lancar untuk kami. Sekalipun dalam perjalanan Jkt-Medan saya sempat gak enak badan, tapi rupanya Raja ikutan ngerti. Selama 2 jam perjalanan di udara itu, Raja bobo…nyenyak…nyak….nyak… jadi emaknya pun bisa ikutan lelap dan beristirahat….aaahhhhh…..leganya…..

Rajamin’s First Trip : The Preparation

Raja(810)Sabtu tanggal 18 Juli kemaren, untuk pertama kalinya kami mengajak Raja liburan keluar kota… ke Jogja (yang akhirnya dilanjutkan ke Medan karena mo jenguk Ompung Rajamin yang baru saja terkena musibah terbakar 😦 ) Sebenarnya sih ini cuma mumpung saja. Mumpung saya dan suami sama-sama ikut Lomba Karya Inovasi 2009 Regional II yang diadakan di JEC. Ditambah besok senin adalah day-off, maka jadilah kami menganggap perjalanan ini sebagai liburan, he he.. Jadi inget, setahun yang lalu, waktu Raja usianya masih 2 bulan dalam kandungan, saya juga mengikuti lomba yang sama…tapi kemaren itu di Surabaya. Waktu cepet banget berlalu. Rasanya baru kemaren. Eh, sekarang si baby yang tadinya masih dibawa-bawa dalam perut, sekarang udah keluar…dah ngoceh-ngoceh..dah pinter bikin papa mamanya bahagia…

Anyway, ngomongin soal persiapan… dari jauh-jauh hari saya sudah bikin list apa aja keperluan Raja yang mo dibawa. Maksudnya biar gak ada yang ketinggalan dan Raja bisa tetep nyaman. Nah, ini dia nih listnya…

Yang Di Dalam Koper

  • Baju jalan, baju rumah, baju bobo, plus setelan bobo lengan dan kaki panjang (biarpun Raja paling benci pake kostum ini, tapi musti disediain, buat jaga-jaga). Untuk aneka baju ini, dibawa sebanyak-banyaknya. Bakal dipake ato gak, tetep aja dibawa, he he
  • Mamy Poko Reguler dan Mamy Poko Pants size L. Sehari-hari Raja memang pake disposable diaper. Yang reguler dipake kalo mo bobo sama jalan-jalan karena lebih tebal dan menyerap lebih banyak. Yang pants dipake untuk sehari-hari, diganti tiap 2 jam. 
  • 3 pak cotton ball
  • Wet tissue
  • Wet cotton ball + cotton buds container. Diselotip dulu pinggirannya, biar tutupnya tidak terbuka
  • Handuk 3 buah
  • Milk bottle n breast milk container. Semua botol susu Raja (bahannya gelas) sama botol penampung ASI (bahannya PP) saya bawa. Ditaruh dalam plastik-plastik transparan. 1 plastik berisi 2 botol. Plastiknya diiket kencang, trus ditaruh di antara tumpukan baju. Jadi aman….
  • Perlak besar 1 buah
  • Kain bedong berbahan tipis. Ni dipake bukan untuk membedong Raja lagi, secara sejak usia 3 hari Raja udah gak bisa dibedong gitu lho… tapi dipake sebagai alas perlak aja
  • Bantal kecilnya Raja 2 buah
  • Handuk-handuk putih kecil sebagai perlengkapan ganti popok Raja
  • Slaber sama ex-popok kain Raja. Disebut ex, soalnya udah lama banget gak dipake sesuai fungsinya, he he… popok-popok itu malah dipake untuk ngelap mulut dan tangan Raja kalo Raja lagi mainin ludah sama lagi mimi. Bahannya enak banget dipake buat lap, lebih bagus daripada pake slaber
  • Kain gendong batik
  • Perangkat pencuci botol Raja
  • Penjepit botol
  • Sleek baby laundry sama sleek baby accesories cleanser. Baik baju maupun perlengkapan Raja lainnya harus dicuci sendiri.
  • Jemuran gurita,perlu dibawa, biar bisa jemur baju Raja di hotel, he he
  • Johnson’s Baby Shampoo sama bed time bath

Yang Di Dalam Diaper Bag  Ini sih persiapan standard yang memang selalu lengkap dibawa kemanapun Raja kami ajak keluar rumah

  • Baju ganti 5 pasang
  • Sweater
  • Celana panjang
  • Mamy Poko Regular 5 buah
  • Perlak kecil 1 buah
  • Handuk kecil 5 buah
  • Slaber + ex popok kain Raja
  • Wet tissues 1 pak
  • Tissue biasa 1 pak
  • Kain bedong 5 buah
  • Kain gendong batik
  • Topi
  • Kaos kaki 2 pasang
  • Cotton buds
  • Tissue biasa
  • Minyak telon
  • Johnsons baby cologne… cairan wangi ini cuma buat jaga-jaga kalo ternyata butuh aja… Sebenarnya Raja gak pernah kami pakein aneka pewangi. Jangankan cologne, baby oil ato baby lotion aja gak kami pakein. Kenapa? Karena kami penganut paham bahwa bayi adalah mahkluk terwangi sedunia, jadi gak perlu pake apapun, ya….tetep aja wangi!!
  • Nail scissors for baby
  • Termometer, sebagai persiapan kalo tiba-tiba suhu tubuh Raja agak naik, jadi bisa dipastikan berapa suhu tubuhnya
  • Kain kassa + Rivanol. Kedua benda ini perlu juga nih, kalo tiba-tiba ada apa-apa yang menyebabkan Raja terluka, at least first aid nya sudah tersedia
  • Buku kontrol kesehatan Raja. Buku ini harus dibawa kemanapun Raja pergi nih…
  • Buku Q & A Smart Parents for Healthy Children, supaya kalo ada apa-apa, at least we have our guidance
  • Dettol cairan antiseptic, buat bersihin tangan kalo gak nemu air sama sabun, juga Dettol hand liquid soap kalo bisa nemu air tapi gak nemu sabun, he he…pokoknya semua dipersiapin!!! Kedua property ini selalu kami bawa kemanapun, soalnya siapapun yang mo megang Raja harus dalam keadaan bersih kedua tangannya.
  • Kapas bulat 10 biji untuk nutupin telinga Raja selama penerbangan dalam pesawat
  • Toys : Flying Mickey, baby handphone, baby rattle
  • Kantung plastik kosong untuk tempat baju atau asesoris Raja lainnya yang kotor

Yang Ditenteng

Raja(816)

  • Bottle sterilizer. Sebenarnya sterilizer ini gak pernah kami pake, karena dari berbagai referensi yang saya dapatkan, mensterilkan botol susu bayi dengan air panas dengan cara dididihkan bersama air jauh lebih aman daripada memakai sterilizer. Tapi yah, dalam kondisi seperti ini di mana kami harus menginap di hotel, we have no other choices…
  • Cooler box yang di dalamnya sudah berisi botol 4 buah berisi ASIP yang sudah saya persiapkan sebelumnya sama blue ice 4 kantung.
  • Baby bouncer,benda ini memang selalu kami bawa. Maksudnya supaya Raja bisa dengan nyaman bobo. Kasihan kalo Raja bobo dalam gendongan terus, tar pegel-pegel badannya.

Puji Tuhan, semua persiapan berjalan lancar….gak ada satupun barang penting yang tertinggal.. Sekarang, gimana serunya perjalanan kami ini??? Simak kisah-kisah selanjutnya on The Series of Rajamin’s First Trip!!

Raja(814)