Berita Duka…

Hari minggu kemarin, saya mendapatkan dua berita duka sekaligus.

Pagi hari sekitar jam 7, dapat berita lewat bbm dari Estika Badry, teman blog yang kemudian jadi teman chat via bbm,Β yang ngabarin kalo anak keduanya, Damar telah berpulang.

Malam harinya dapat kabar kalo anak pertama salah satu kerabat saya yang masih berusia 5 bulan dalam kandungan akhirnya meninggal setelah dilahirkan. Putri kecil yang hanya bisa beberapa detik menikmati fananya dunia itu diberi namaΒ Rachel oleh papa dan mamanya.

Baik Damar maupun Rachel sama-sama memiliki keistimewaan yang digumuli oleh kedua orang tuanya. Baik Tika maupun kerabat saya telah melakukan perjuangan yang luar biasa untuk kesempatan hidup anaknya, tapi kenyataan berbicara lain dan Tuhan pastinya tau yang terbaik serta adil dalam segala keputusan-Nya.

Lewat ini, saya sampaikan turut berduka cita untuk kepergian Damar dan Rachel…. Buat Tika dan edaku di Duri, yang kuat yah… Tuhan mengasihi kalian senantiasa…

…it will not come near you…

Setelah kemarin sore pulang dengan rasa yang tak keruan…

Setelah semalam tidur dalam kegelisahan dan bangun dengan rasa sesak..

Siang ini, saya hanya bisa terpekur memandangi fakta di hadapan saya…

Serasa ingin langsung menangis jika tak ingat sekarang sedang berada di mana…

Continue Reading…

Selamat Jalan Aisyah…

Tadi pagi sebuah email masuk ke account Yahoo saya…

Mengabarkan kepergian Aisyah, gadis kecil yang usianya hanya terpaut sedikit saja dengan Raja, yang saya kenal melalui blog Mama Kinan… Aisyah kini telah pergi…sakitnya berakhir sudah…

Dan saya turut menangis…

Kiranya keluarga yang ditinggalkan terutama orang tuanya dikaruniakan Tuhan kekuatan dan ketabahan…

Pulaaaannngg!!!

Siap-siap mau pulang, udah gak sabar. 3 hari ini lembur teruuusss… Untung si papa juga ada di sini seminggu ini dalam rangka dinas dan kemarin kami lembur bareng karena rapatnya bareng, hehehe…

Puji Tuhan, Raja bisa ngerti dan gak protes malah tetep manis dan manja banget. Mungkin karena terhibur dengan kehadiran papanya yang seminggu penuh kali ini ada di rumah. Praise the LORD.

Ah, besok hari libur lagi… Di satu sisi bahagia, tapi di sisi lainnya terselip sedikiiit saja rasa sedih, karena itu berarti kami kembali dekat dengan perpisahan di senin pagi nanti.

But anyway, that’s ok…it’s better for us to enjoy this time and try to stop thinking about the next weekdays… Just like the other days, everything will be just fine and our days will remain full of joy.. Thanks GOD…

*hanya catatan iseng di ujung hari mendekati pukul 6 sore*

Maret Ceria…

Mampir bentarrrrrr di sela-sela agenda yang lumayan padat hari ini cuma mo pajang foto untuk ikutan kuis Maret Ceria-nya mama Cal-Vin dalam rangka ulang tahun Pascal dan Alvin.

Daannn….inilah dia fotonya!!

Left-to-Right : Kakak ipar saya, kakak saya, saya, suami saya, adek saya

Tema foto ini bener-bener Maret Ceria, lhoooo….secara foto ini diambil pada tanggal 08 Maret 2008 yaitu di hari pernikahan kami πŸ™‚

Sukses buat mbak Lidya atas perhelatannya dan sekali lagi selamat ulang tahun ya buat Pascal dan Alvin… God bless u!

Count The Blessings….

2010 hampir berakhir dan seperti tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun selalu menjadi saat yang sempurna untuk melakukan perenungan, mengingat kembali semua berkat yang diterima serta pencapaian dan kegagalan yang terjadi di sepanjang tahun yang hampir berakhir.

Dan buat saya, mengingat dan menghitung berkat yang diterima adalah bagian yang paling asyik karena akan membuat saya terkejut sendiri bahwa ternyata begitu banyaknya hal yang perlu untuk disyukuri dalam hidup saya dan saya juga akan semakin terkejut mendapati bahwa berkat itu sebegitu banyaknya hingga kemampuan manusiawi saya yang fana ini tak bisa menghitungnya lagi…

Continue Reading…

Duren…Duren… Award Dari Keluarga Zulfadhli

Kemarin, dapat award dari Keluarga Zulfadhli yang baruuu saja merayakan ulang tahun pertama blog keluarga kecil nan bahagia mereka pada tanggal tanggal 29 Nopember 2010 kemarin. Selamat yaaaa….. Semoga blognya makin jaya dan semoga isinya selalu memberikan manfaat kebahagiaan baik untuk keluarga Zulfadhli maupun untuk siapapun yang membacanya πŸ˜‰

Dan inilah dia, award bergambar duren yang menggiurkan itu.. πŸ˜€

Continue Reading…

Ayayay… Christmas Is Coming!!

Have yourself a merry little Christmas,
Let your heart be light
From now on,
our troubles will be out of sightΒ 

Have yourself a merry little Christmas,
Make the Yule-tide gay,
From now on,
our troubles will be miles away.

Here we are as in olden days,
Happy golden days of yore.
Faithful friends who are dear to us
Gather near to us once more.

Through the years
We all will be together,
If the Fates allow
Hang a shining star upon the highest bough.
And have yourself A merry little Christmas now.

Yay..

It’s the last week of November and it’s gonna be December on next week…

So, I really want to shout out loud: YES…. IT’S TIME FOR CHRISTMAS SEASON!!

πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Baru nyadar banget kalo Christmas Season is coming pas kemarin belanja bareng Dania dan Puput di PIM. Di beberapa big store, christmas tree udah dipajang dan christmas decoration mulai terlihat di mana-mana…

Ah, i really love this season!!

Gak sabar untuk mulai belanja-belanja keperluan Natal. Udah sepakat sama si papa, this year although we won’t celebrate our third Christmas (first on 2008, second on 2009) di Palembang *hayoo…tebak kami bakal merayakan Christmas di mana?? πŸ˜€*, tapi rumah kami bakal tetep didekorasi dengan tema Natal.

Yes, ini saatnya mendownload ide-ide home christmas decoration..

Saatnya mengeluarkan Christmas decoration yang sudah kami koleksi since our first Christmas…

Saatnya memutar Christmas songs di rumah..

Dan saatnya membeli lagi Christmas tree dan menambah koleksi dekorasinya…. Hooraaaayyy!!!!

Tahun ini kami memang berencana mengganti Christmas tree setinggi 5 feet yang dulu kami beli waktu masih di kontrakan. Sekarang pengen ganti dengan yang lebih besar dan lebih tinggi. Pengen juga mengganti lampu-lampunya sekalian menambah koleksi lampu buat dipasang di bagian luar rumah dan juga di pohon cemara hias di depan kolam.

Hu…hu..hu…

Bener-bener jadi gak sabar.

Tadi pagi, saya sudah mulai memutar Christmas songs di rumah. Biasanya memang setiap bangun jam 04.30 pagi saya langsung memutar CD lagu. Lagu rohani tentunya karena di rumah kami yang laku hanya lagu rohani dan lagu anak-anak saja. Jenis lagu lainnya, maaf, kurang laku apalagi kalo lagu Indonesia jaman sekarang yang pada lebay itu…iihhh…gak banget deh. Saya selalu percaya, seperti kata Bible : Ada kuasa dalam pujian. Karena itu, saya setiap pagi setelah bangun dan berdoa pasti memutar lagu rohani, supaya berkat-berkat baru mengalir ke dalam rumah kami. Bukan berkat materi yang terutama saya harapkan, tapi berkat berupa damai, sejahtera, dan tentu saja kasih.

Rasanya dengan mendengarkan lagu-lagu penuh berkat, semangat saya kembali dipacu untuk menaklukkan hari yang masih misteri di depan saya…

Dan tadi pagi, sambil menyapu dan mengepel lantai, mulut saya ikut menyanyikan Christmas songs yang membahana di rumah. Terasa sangat nikmat… sambil sesekali menyeruput a cup of coffee…hmmmm…terasa benar semangat saya terpacu hingga berkali-kali lipat…

Sesekali, memori perayaan Natal di masa lalu bersama keluarga di Manado terlintas di benak saya. Yes, I do really miss the moment. And I promise to my self, that my children will also have the same memories or even greater than that. Yes, I’ll make sure that the things my children will remember about their childhood will always be the sweetest memories for them… Yes, GOD please help me…

Hari ini benar-benar penuh dengan semangat dan sukacita.

Thanks GOD… Christmas always makes me full of joy…!

Our Batik

Hohohoho…. ni karena udah bisa update blog, jadinya langsung pengen update borongan. Baruu…aja selesai update cerita tentang ulang bulan Raja ke-21, udah gatal pengen update cerita yang lain. Tapi eh, ini bukan untuk cerita-cerita sih, cuma pengen majang foto kami bertiga aja yang lagi pake batik seragaman.

Hayo tebak, batiknya warna apa???

Lho, kok pada tau sihhhh????

Hehe…

Yupe, bener sodara-sodara, batiknya berwarna ungu!!!! Hooraaayyyy!!!!

Batik ini kami nemu di mall Ambasador, Jakarta, waktu kemarin jalan ke Jakarta untuk ikut Final EO *haiyaaahhh cerita tentang ini belum-belum juga bisa ketulis di sini πŸ˜€*. Seneng banget karena bisa nemu batik cantik berwarna ungu untuk kami bertiga, sekaligus nyesel banget juga kenapa cuma beli satu??? Mustinya kemarin sekalian beli beberapa set, karena kainnya bagus dan modelnya juga oke, hehe…

O ya, banyak yang bilang, Raja di foto ini karena pake batik dan celana putih jadi keliatan seperti anak SD… kalo temen-temen sendiri ngeliatnya gimana? πŸ˜€

We Love Those Pictures So Much!!!

My Dearest Namboru

Sebelum lanjut, pengen ngasih catatan dikit πŸ˜€

Bou = panggilan sayang untuk ‘Namboru’ oleh anak yang belum lancar berbicara. Dengan kata lain, Bou = Namboru

Namboru = saudara perempuan dari pihak Bapak. Pasangan Namboru adalah Amangboru

Nah, sekarang pengen cerita tentang kehadiran dua namboru Raja (bou Dewi dan bou Corry) di tengah-tengah keluarga kecil kami.

Udah tau dong ya, mereka datang sebagai sebuah solusi dari masalah yang kami hadapi tentang pengasuhnya Raja.

Puji Tuhan, Raja cukup beruntung punya bou yang meski masih muda-cantik-seksi-pinter *bisa cas cis cus gak hanya in English tapi in Mandarin juga looohhhhh!!!*, tapi kalo soal ngurus anak gak usah diragukan lagi.

Senin malam, tanggal 11 Oktober 2010, sekitar pukul 19.30 pesawat Sriwijaya Air yang ditumpangi kedua bou Raja mendarat dengan selamat dan sentosa di bandara Sultan Mahmud Badarudin II di Palembang, bertepatan dengan nyampenya kami di bandara. Jadi lumayan, gak pake nunggu lama, kami sudah berpeluk-pelukan mesra melepas kangen di terminal kedatangan.

Senangnya, akhirnya bisa juga mereka berdua main ke Palembang. Dipikir-pikir, peristiwa si suster Kartini ini lumayan bawa banyak hikmah yang menyenangkan juga. Jadinya, meski tanpa rencana sebelumnya, lagi-lagi rumah kami kedatangan keluarga dan kedua bou Raja juga lumayan excited karena memang sudah lama pengen main ke sini. Ya, Palembang memang gak punya apa-apa untuk dikunjungi, however, no matter what, when you have someone you love there, then a ‘have nothing’ place can be a ‘have everything’ place πŸ˜€

Kedua bou Raja yang memang cantik itu terlihat lumayan menonjol di antara penumpang lainnya, gak heran kalo dari luar aja kami sudah bisa langsung melihat mereka πŸ˜€ O ya, mereka berdua sekarang ini statusnya memang masih mencari pekerjaan, bou Dewi baru aja resign dari pekerjaannya yang sebelumnya dan bou Corry baru aja lulus kuliah, makanya dengan senang hati mereka pun bersedia maen ke Palembang.

Dari bandara, kami langsung meluncur ke rumah. Hari ini gak pake jalan-jalan, karena sudah malam dan besok subuhnya si papa musti udah balik ke Tebing Tinggi. Awal ketemu, di malam itu, Raja masih jaga jarak dengan kedua bounya. Diajak becanda, ni anak cuma senyum shy-shy cat aja dan sama sekali gak mau didekati, apalagi untuk dipeluk cium. Dasar…. Karena udah malam, pas di perjalanan pulang dari bandara itu, Raja tertidur dan tetep gak terbangun ketika kami memindahkannya ke atas tempat tidur.

Malam itu, saya dan suami sama-sama berdoa, agar keesokan harinya, Raja sudah mau ‘berdamai’ dengan kedua bounya, supaya di hari Rabu nanti, Raja sudah bisa saya tinggal di rumah bersama bounya. Ya…ya..ya… saya harus yakin bahwa Tuhan yang memiliki hati Raja, Tuhan sanggup membuat Raja bisa menerima kehadiran kedua bounya di sini…

Esok harinya, jam 3 pagi si papa berangkat ke Tebing Tinggi. Ah, meski sudah tiap minggu mengalami perpisahan kayak gini, tapi kok ya teuteup aja rasanya masih kurang rela!! πŸ˜€ πŸ˜€

Waktu bangun pagi, Raja masiiiiihhhh aja jaim sama kedua bounya. Iiihhhh dasar anak ini!!!

Tapiiiii…

Tanpa disangka-sangka, pas mau sarapan, Raja malah senyum-senyum aja waktu bou Dewi mendekat dan bilang kalo sekarang, bou Dewi yang akan nyuapin Raja.

Dan saudara-saudara….keajaiban itu memang datang. Di moment itu juga, Raja langsung akrab-nempel-deket-lengket sama kedua bounya. Praise the LORD!!!!

Raja pertama kali disuapin sama bou Dewi πŸ˜€

Setelah sehari memperkenalkan kebiasaan-kebiasaan Raja, gimana meracik makanan untuk Raja, gimana ini-gimana itu, akhirnya saya bisa dengan tenang melenggang ke kantor keesokan harinya πŸ˜€

Bersama bounya, Raja makan dengan sangat lahap bahkan porsinya lebih dari yang biasanya. Ngemilnya juga tambah gencar. Belajarnya tambah efektif. Mainnya tambah asik. Intinya, everything was so..soo…fine. So once again, praise the LORD!!

Gak hanya itu, saya beruntung banget punya dua adik ipar kayak mereka. Untuk segala urusan rumah, saya gak perlu minta tolong, langsung dikerjain bo’!!! Asiknya juga, kalo malam di rumah jadi rame, saya jadi punya teman untuk nonton dan bergosip, hehe… Seneng juga sih jadi bisa curhat-curhatan banyak dengan mereka, saya jadi punya kesempatan lebih untuk mengenal jauuuuhhhh lebih dekat kedua adik ipar saya ini. Terima kasih banyak, Tuhan….kesempatan kayak gini gak bakal sering-sering kami jalanin, makanya so much happy deh πŸ™‚

Hari Sabtu, seperti biasa si papa pulang ke Palembang. Itu berarti, waktunya juga untuk kami jalan-jalan plus shopping!!! Biasalah ya, yang judulnya cewek-cewek πŸ˜€

Lagi asyik-asyiknya shopping, tiba-tiba dapat kabar kalo bou Corry lulus tes tahap pertama di PTPN II dan musti ikut tes tahap kedua di hari Rabu tanggal 20 Oktober. Langsung deh, cepet-cepet ngurusin tiket baliknya ke Medan untuk hari senin tanggal 18 Oktober. Hari udah sore ketika kami selesai dengan acara shopping. Nah, karena si bou Corry bakal segera balik ke Medan, jadinya setelah balik ke rumah, kami siap-siap, Raja makan dulu, trus setelah itu lanjut jalan lagi, kali ini dengan tujuan ngeliat jembatan Ampera dan sekitarnya di malam hari πŸ˜€

Dan saudara-saudara, saksikanlah foto-foto kedua adik ipar saya yang sangat saya banggakan ini πŸ˜€

in skirt : Bou Corry; in pants : Bou Dewi
The Ampera Bridge will never be nicer without them πŸ˜€
Tks a lot yah adek ipar ku, u're the best!!!

Puas foto-foto di sekitar jembatan Ampera, kami kemudian makan di Sriwijaya Suki Restaurant. Hmm…makanan di situ T O PΒ  B G T, deh, it’s quite recommended jika pengen makan di tempat yang asik dan enak di Palembang ini.

Si papa mirip gak yah sama kedua adeknya?????
They Took Pictures Everywhere πŸ˜€ πŸ˜€

Selesai makan, udah malam banget, kami langsung cabut pulang, sementara si Raja sejak sebelum kami nyampe di restoran ini sudah tertidur dengan sangat lelapnya di dalam strollernya.

Esok harinya, sebenarnya gak ada rencana untuk jalan-jalan lagi karena kan ceritanya senin subuh si papa musti berangkat lagi. Tapi, karena kami belom sempat nyari seragam untuk Final English Olympiad, jadinya kami jalan lagi, kali ini dengan tujuan PTC Mall. Seragam yang kami cari, ya, gak jauh-jauh lah dari Batik. Batik Keris pun jadi andalah. Akhirnya, nemu juga seragam yang oke…dan…ternyata ada untuk anak kecil seumuran Raja juga!!! Hore…horeee….jadi kan bisa sekalian seragaman juga sama Raja, hihi… Lha kok kemarin nyari-nyari di Jogja gak nemu, malah dapetnya di Palembang πŸ˜€

Kami dapat seragam, bou Dewi dan bou Corry juga puas belanja, kami pulang dengan bahagia.

Esok paginya, si papa kembali lagi ke Tebing Tinggi 😦

Siangnya, saya, Raja, dan bou Dewi dengan diantar si Asep melepas bou Corry di bandara. Sediiiiiihhhh…bou Corry sampe nangis… apalagi waktu Raja memberi ciuman untuknya…hikkkssss…. Saya juga sediiihhh banget, rasanya masih kurang saat-saat bersama dengannya. Duh, tak ada yang bisa saya bilang, selain we love u so much and we thank you so much, bou!!! 😦

Hari selasa malam, si papa balik lagi ke Palembang *udah kayak setrikaan aja, pa!! πŸ˜€*

Rabu pagi, tanggal 20 Oktober 2010, kami (si papa, saya, Raja, dan bou Dewi) berangkat ke Jakarta…

Dan…cerita tentang Jakarta menyusul kemudian yaaaaa πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€