Cerita Cerah Ceria (Part 2): Dari Medan ke Balige

Dari bandara Kualanamo Medan, kami menuju ke rumah mertua. Rencananya bakal menginap semalam di situ sebelum melanjutkan perjalanan via darat esok harinya, sekalian juga supaya ompung anak-anak paling gak bisa melepas kangen sejenak dengan si abang dan si adek.

Begitu nyampe rumah mertua, kami langsung ngobrol-ngobrol santai dengan amang dan inang. Puji Tuhan meski beberapa tahun terakhir ini mereka berdua terus bergumul dengan sakit penyakit, namun mereka tetap bersemangat dan tetap berusaha memelihara sukacita di hati mereka. Setelah ngobrol cukup lama, tiba waktunya buat anak-anak dan kami mandi sebelum makan malam. Saya pun naik ke kamar kami di atas. Keperluan kami untuk semalam di Medan dan rencananya semalam lagi di Balige sudah tersedia di kamar itu karena sudah dipersiapkan sebelumnya sama pak suami sebelum kami datang. Begitu juga dengan keperluan kami selama di Sibolga nanti, sudah dibawa dari minggu-minggu sebelumnya oleh pak suami, makanya saya dan anak-anak santai saja tanpa bagasi kemarin itu.

Begitu masuk kamar, sebuah benda di atas meja rias langsung menarik perhatian saya.

Benda itu adalah hair dryer 😀

Continue Reading…

Iklan

Cerita Cerah Ceria (Part 1) : Dari Palembang ke Medan

Hari Senin, seperti biasa saya bangun ketika hari masih sangat gelap. Selesai berdoa and did my other morning routines, saya segera turun buat ngambil sapu, kemoceng, dan pengki. Hari ini anak-anak akan ke sekolah lebih lambat dari biasanya karena rencananya di sekolah cuma ada agenda Parents Student Teacher Conference (PSTC) yang memang selalu diadakan di tengah semester. Dalam PSTC ini, orangtua akan mendapatkan laporan dari homeroom teacher mengenai segala sesuatu tentang anak dari awal hingga tengah semester. Maksudnya diadakan di tengah semester, supaya jika ada yang perlu jadi perhatian, orangtua bisa membantu guru berupaya untuk mengatasi hal-hal yang perlu diperhatikan tersebut sebelum akhir semester.

Karena anak-anak hanya akan ke sekolah dalam rangka PSTC dan kami bakal berangkat ke Medan siangnya, maka subuh hari itu saya gak masak, cukup bersih-bersih dan beres-beres rumah aja. Sekitar jam 5 saya selesai bersih-bersih, saya pun bikin sarapan yang gampang-gampang : sup sayur, ham goreng, dan telur dadar.

Continue Reading…

Asian Games 2018 dan Kambang Iwak

Asian Games 2018 perasaan udah lama kelar ya, kok baru mo dibahas sekarang?

Hehe…

Saya juga gak rencana sebenarnya nulis tentang Asian Games, secara selama pelaksanaannya sendiri saya hampir gak ada ngikutin, kecuali di beberapa kesempatan obrolan dengan pak suami gak sengaja ngebahas soal prestasi Indonesia di Asian Games 2018 atau saat ada yang lagi heboh seperti momen pelukan dan si atlit bulutangkis (ini jadi perhatian saya aslinya bukan karena si atlit tapi karena heran kenapa kok ya yang heboh justru kebanyakan ibu-ibu. Suer, di beberapa media sosial yang saya punya, yang kebanyakan share soal foto si atlit justru adalah ibu-ibu yang udah punya anak lho…aneh! Semoga saja itu didorong karena para ibu-ibu itu pengen anak-anaknya kelak berprestasi dan berbadan bagus seperti atlit itu ya 😀 ) . Saking gak terlalu ngikutinnya, selama pelaksanaan kemarin kami hanya sekali aja datang ke Jakabaring Sport City, itupun udah malam dan gak ada rencana untuk nonton pertandingannya…hehehe….

Continue Reading…

Yang Harus Dinikmati di Pulau Nias

Akhir tahun 2017 kemarin kami sempat berlibur ke pulau Nias. Sebenarnya tujuan utama ke sana bukan dalam rangka berlibur, more because of work duties sebenarnya. Tapi karena perginya bersama-sama dan pas momen akhir tahun pula, jadi anggaplah liburan…hehe…

Ini kali pertama buat saya dan anak-anak menginjakkan kaki di pulau Nias dan sejak dari pertama suami ajak ‘berlibur’ ke sini, saya sudah excited banget membayangkan hal-hal baru yang akan kami temui di pulau yang terletak di sebelah barat pulau Sumatera itu. Apalagi, karena sejak awal suami udah janji bakal bawa kami melihat langsung atraksi Lompat Batu yang sejak fotonya ada di uang 1000 jaman awal tahun 90-an dulu sudah bikin saya amat penasaran tentang benar gaknya ada orang yang bisa melompati batu setinggi itu.

Pengetahuan saya tentang pulau Nias tadinya memang sangat terbatas dan sebelum ini, setiap mendengar nama pulau Nias, saya hanya dapat membayangkan dua hal: Lompat Batu yang tadinya saya pikir hanya dongeng semata atau paling tidak hanya legenda yang sekarang tidak relevan lagi, serta tsunami pada 26 Desember 2004. Luas banget kan pengetahuan saya? Hihihihihi… Continue Reading…

Sweet Memories With Opa and Oma

Tahun ini, seharusnya kami merayakan Natal dan Tahun Baru di Manado, tapi karena satu dan lain hal, tahun ini lagi-lagi kami harus ke Medan. Di satu sisi bersyukur karena masih bisa berkumpul bersama keluarga di momen hari raya yang ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Tapi di sisi lain ada rasa sedih juga, karena bagaimanapun saya juga kangen berkumpul bersama keluarga di Manado. Tapi yah sudahlah, puji Tuhan yang di Manado bisa mengerti kondisinya dan Tuhan pasti akan atur waktu yang lebih baik untuk kami bisa berkumpul bersama lagi. Lagipula puji Tuhan, meski tahun ini kami tidak bisa pulang untuk menemui orangtua di Manado, tapi tahun ini ada dua kali orangtua dari Manado datang ke rumah kami di Palembang 🙂 .

Continue Reading…

Hubby’s 37th Birthday

Seminggu setelah ulang tahun saya, giliran pak suami yang nambah umur. Puji Tuhan, tambah tua dia, udah 37 tahun, 3 tahun lagi genap 40…hihihihi….

Yang makin tua makin ganteng…hehehe

Continue Reading…

My 35th Birthday

Rehat dulu dari cerita soal renovasi dapur ya, sekarang pengen dokumentasiin dulu tentang ulang tahun di keluarga kami yang 3 minggu berturut-turut itu, dimulai dari ulang tahun saya yang sudah berlalu sebulan yang lalu…hehe…

Puji Tuhan, tahun ini tambah lagi usia saya. 35 tahun sudah saya hidup. Waktu berlari cepat sekali, semuanya berlalu tanpa terasa. Ingatan dari masa kanak-kanak masih jelas banget bermain-main dalam benak saya, tapi ternyata itu sudah puluhan tahun yang lewat. Gak kerasa juga sudah 11 tahun saya kenal dengan orang yang kini jadi suami saya, padahal rasanya baru kemarin bertemu dan kenalan. Asli, bener-bener waktu itu berlalu seperti angin. Makanya memang setiap kesempatan hidup yang Tuhan beri itu gak boleh disia-siakan ya, semua harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk kemuliaan Tuhan, karena cepat saja semua dan segala sesuatunya itu berlalu. Puji Tuhan masih diberi ketambahan umur, kiranya Tuhan juga memberkati saya supaya bisa lebih bijaksana menjalani hari-hari ke depan.

Puji Tuhan, sama seperti kurang lebih 10 tahun terakhir dalam hidup saya ini, kembali saya merayakan bertambahnya usia bersama dengan orang-orang terdekat yaitu suami dan anak-anak. Mereka inilah yang selalu jadi hadiah ulang tahun terindah buat saya. Hanya dengan melihat dan merasakan mereka di sekitar saya saja, sudah lebih dari cukup membuat saya merasa betapa beruntungnya saya karena memiliki mereka 🙂 .

Di hari ulang tahun saya itu, sejak pagi di rumah udah mulai sibuk.

Continue Reading…

Yang Sudah Bisa Nonton Bioskop

Lagi-lagi cerita lama, kali ini dari bulan Agustus lalu…hehe… Gak apa lah ya, telat-telat diceritain yang penting masih tetap didokumentasikan 😀

Jadi ceritanya si adek ini kan sebelum-sebelumnya masih belum suka ya nonton di bioskop. Pernah tuh saya cerita di sini pengalaman si adek waktu pertama kali diajak nonton bioskop yang bisa dibilang gagal total karena saya dan si adek terpaksa harus keluar beberapa menit setelah filmnya dimulai 😀 . Sejak kejadian itu kami gak pernah lagi sih ajak adek nonton di bioskop karena dia juga kalo diajak gak pernah mau. Jadilah tiap kali si abang pengen nonton selalu hanya ditemani oleh pak suami saja.

Nah, di bulan Agustus lalu kan Cars 3 keluar tuh di bioskop-bioskop di Indonesia (kalo di Internet mah udah lama keluarnya ya…wkwkwkwkwk). Iseng-iseng kami tawarin lah si adek mau gak dia nonton Cars 3 di bioskop? Eh ternyata dia langsung jawab mau!

Continue Reading…

A Night With My Sister

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya di akhir bulan Juli (udah cukup lama juga ya…hehehe), kakak saya datang ke Palembang. Bukan buat jalan-jalan sih, tapi karena ada urusan kerjaannya di sini, itupun hanya 4 hari, tapi teteplah kami sangat bersyukur masih bisa ketemu walo hanya sebentar saja. Saya sendiri udah kangen banget sama kakak saya ini, secara kan ya, terakhir kami ketemu tuh waktu Natal tahun 2015 lalu lho! Udah lama banget kaaann 😦 .

Continue Reading…

Beberapa Jam di Sky World

Libur pasca Lebaran lalu, kami sempat secara dadakan jalan-jalan untuk beberapa hari di Jakarta. Selama di sana kami nginep di Aston Marina Ancol, dan salah satu tempat yang kami kunjungi adalah TMII.

Iya tau, salah banget menjadikan Ancol dan Taman Mini sebagai objek kunjungan pas musim liburan gini, tapi mo gimana lagi, waktu yang ada buat ajak anak-anak jalan-jalan ke sana ya pas lagi libur gini. Jadi ya sudah, mari bersabar-sabar saja menghadapi padatnya orang serta kendaraan di Ancol dan TMII. Yang penting pokoknya anak-anak hepi aja 😀 .

Untuk TMII sendiri memang kami bela-belain datang karena tau kalo di situ ada Sky World.

Yang udah lumayan lama baca blog ini mungkin tau kalo si abang tuh seneng banget sama yang namanya luar angkasa dan cita-cita dia sampe sekarang belum berubah, yaitu pengen jadi Astronot atau jadi peneliti luar angkasa yang kerja di NASA. Aminkan aja ya pemirsa, namanya juga cita-cita kan 🙂 .

Continue Reading…