Kotak Bekal Makan Siang Abang dan Adek

Sejak si abang jd murid SD, setiap ke sekolah dia butuh bawa 3 bekal. 2 bekal snack dan 1 bekal makan siang. Untuk bekal snack-nya gak perlu kotak khusus karena snack yang dia bawa memang biasanya cuma biskuit atau roti. Nah untuk bekal makan siangnya ini yang perlu dapat perhatian karena si abang sukanya sayur dalam bentuk sup gitu kan, jadi kotak bekalnya harus yang ada tempat khusus untuk sup supaya supnya gak tumpah. Sebelum-sebelumnya, kotak bekal yang jadi pilihan untuk si abang tuh adalah yang kayak gini…

Continue Reading…

Iklan

From Star Wars to Lord Of The Rings

Kedua jagoan saya, samalah seperti siblings lainnya di seluruh bagian dunia ini, bukannyaΒ  yang bisa setiap saat dalam kondisi akur serta adem ayem. Bisa dibilang tiap hari ada aja hal yang jadi bahan perdebatan di antara mereka serta ada aja sesuatu yang jadi pemicu mereka berantem. Buat kami orangtua sih gak apa ya, karena kami juga gak mau ada salah satu di antara mereka yang terbiasa mengalah atau sebaliknya menang sendiri. Kami kenal betul, mereka berdua anaknya sama-sama keras jadi gak mungkin maksain salah satu mengalah kalau gak ngerasa salah atau perlu untuk mengalah. Selama berantemnya masih tau batasan, maka kami akan membiarkan mereka menyelesaikan persoalan mereka sendiri, yang mana itu gak pernah butuh waktu lama kok. Namanya juga abang adek, mana bisa berlama-lama diem-dieman dan maen sendiri-sendiri. Yang adanya semenit berantem, menit berikut udah ketawa-ketawa bareng lagi, walo di menit selanjutnya udah ada yang teriak-teriak lagi…hehehe…

Continue Reading…

Weekend With Ant-Man & The Wasp and The Superman!

Weekend yang lalu (bukan weekend yang barusan, tapi dua weekend sebelumnya (penting yak dijelasin? πŸ˜› )), kami sekeluarga nonton Ant-Man & The Wasp. Sebenarnya sih gak rencana mo nonton, cuma pas lagi belanja mingguan, suami tiba-tiba bilang pengen ajak anak-anak nonton. Trus saya ingat kan kalo Ant-Man lagi tayang dan pas pula suami udah nonton sebelumnya sama rekan-rekan kantornya jadi bisa mutusin apakah film itu bisa ditonton sama anak-anak ato gak. Kalo menurut suami, film ini tuh film lucu-lucuan aja. Kekerasannya minim, adult material pun minim banget. Jadi ya udah deh, kami putusin habis belanja di Diamond PTC, balik rumah bentar buat naro belanjaan, trus langsung jalan lagi ke Palembang Icon buat nonton.

Habis belanja, sempat singgah makan dulu baru pulang buat naro belanjaan

Continue Reading…

Finish Well

Alohaaaa Juliiii!!! Duh, gak kerasa yaaa udah bulan Juli aja, tahun ini sudah berlalu lebih dari setengah perjalanan ternyata. Puji Tuhan….

Ngomongin bulan Juli, harusnya bulan ini jadi titik awal perubahan buat keluarga kecil kami, terutama buat saya. Tapi ternyata yang sekarang ini terjadi adalah gak sesuai dengan rencana hingga status kerjaan saya pun menggantung. Aslilah gak enak banget status menggantung itu ya, serba salah rasanya berada di antara iya dan tidak. Bikin bingung mau melangkah ke depan gimana. Galau rasanya…. Tapi yah sudahlah, semua kami pasrahkan sama Tuhan aja yang lebih tau yang terbaik buat kami dan saya juga mohon supaya kami (especially me!) dikasih kekuatan buat ngejalanin semua yang harus dilakuin tiap hari. Amiiinnn….Tetap semangaatt!! πŸ˜€

Nah, sekarang pertanyaannya, di tengah kesibukan saya yang merajalela, ada apakah gerangan sampe disempet-sempetin mampir buat cerita-cerita di blog ini? Jawabannya karena saya pengen mendokumentasikan beberapa hal tentang ketiga jagoan saya: si adek, si abang, dan tentu saja si pak suami. Sudah terlalu sering saya merasa bersalah pada mereka bertiga karena semakin jarang mendokumentasikan cerita kami di sini, padahal tujuan saya bikin blog ini kan sebagai jurnal keluarga kecil kami yang mana kelak bisa jadi bahan bacaan buat mereka. Namun sayang sekali, kurang lebih 2-3 tahun belakangan, blog ini tertinggal lumayan banyak cerita tentang kami. Sayang, sayang banget. Karena itulah sekarang ini saya berusaha memperbaiki ketertinggalan itu, paling tidak untuk kedepannya (kalo cerita-cerita yang sudah lalu mah saya udah pesimis banget mampu mendokumentasikannya lagi di sini πŸ˜€ ). Doakan saya mampu yaaaa pemirsa! πŸ˜€

Continue Reading…

How’s Life?

Halooooo bloooggg!!!

Astagaaa….udah Februari lho ini! Ya ampun, kemana aja dari akhir tahun sampe awal tahun ini??? Kasian amat ini blog ya, makin lama makin gak keurus. Satu demi satu cerita ditunda buat ditulis di sini, sampe akhirnya numpuk-numpuk deh semua. Yang soal dapur lah, Natal lah, Tahun Baru lah, ultah abang lah…aaarrggghhh….banyaaaakkk!!! Huhuhuhu….

Jadi selama gak hadir di sini, apa kabarnya hidup kami??

Continue Reading…

Sweet Memories With Opa and Oma

Tahun ini, seharusnya kami merayakan Natal dan Tahun Baru di Manado, tapi karena satu dan lain hal, tahun ini lagi-lagi kami harus ke Medan. Di satu sisi bersyukur karena masih bisa berkumpul bersama keluarga di momen hari raya yang ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Tapi di sisi lain ada rasa sedih juga, karena bagaimanapun saya juga kangen berkumpul bersama keluarga di Manado. Tapi yah sudahlah, puji Tuhan yang di Manado bisa mengerti kondisinya dan Tuhan pasti akan atur waktu yang lebih baik untuk kami bisa berkumpul bersama lagi. Lagipula puji Tuhan, meski tahun ini kami tidak bisa pulang untuk menemui orangtua di Manado, tapi tahun ini ada dua kali orangtua dari Manado datang ke rumah kami di Palembang πŸ™‚ .

Continue Reading…

Hubby’s 37th Birthday

Seminggu setelah ulang tahun saya, giliran pak suami yang nambah umur. Puji Tuhan, tambah tua dia, udah 37 tahun, 3 tahun lagi genap 40…hihihihi….

Yang makin tua makin ganteng…hehehe

Continue Reading…

My 35th Birthday

Rehat dulu dari cerita soal renovasi dapur ya, sekarang pengen dokumentasiin dulu tentang ulang tahun di keluarga kami yang 3 minggu berturut-turut itu, dimulai dari ulang tahun saya yang sudah berlalu sebulan yang lalu…hehe…

Puji Tuhan, tahun ini tambah lagi usia saya. 35 tahun sudah saya hidup. Waktu berlari cepat sekali, semuanya berlalu tanpa terasa. Ingatan dari masa kanak-kanak masih jelas banget bermain-main dalam benak saya, tapi ternyata itu sudah puluhan tahun yang lewat. Gak kerasa juga sudah 11 tahun saya kenal dengan orang yang kini jadi suami saya, padahal rasanya baru kemarin bertemu dan kenalan. Asli, bener-bener waktu itu berlalu seperti angin. Makanya memang setiap kesempatan hidup yang Tuhan beri itu gak boleh disia-siakan ya, semua harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk kemuliaan Tuhan, karena cepat saja semua dan segala sesuatunya itu berlalu. Puji Tuhan masih diberi ketambahan umur, kiranya Tuhan juga memberkati saya supaya bisa lebih bijaksana menjalani hari-hari ke depan.

Puji Tuhan, sama seperti kurang lebih 10 tahun terakhir dalam hidup saya ini, kembali saya merayakan bertambahnya usia bersama dengan orang-orang terdekat yaitu suami dan anak-anak. Mereka inilah yang selalu jadi hadiah ulang tahun terindah buat saya. Hanya dengan melihat dan merasakan mereka di sekitar saya saja, sudah lebih dari cukup membuat saya merasa betapa beruntungnya saya karena memiliki mereka πŸ™‚ .

Di hari ulang tahun saya itu, sejak pagi di rumah udah mulai sibuk.

Continue Reading…

Yang Sudah Bisa Nonton Bioskop

Lagi-lagi cerita lama, kali ini dari bulan Agustus lalu…hehe… Gak apa lah ya, telat-telat diceritain yang penting masih tetap didokumentasikan πŸ˜€

Jadi ceritanya si adek ini kan sebelum-sebelumnya masih belum suka ya nonton di bioskop. Pernah tuh saya cerita di sini pengalaman si adek waktu pertama kali diajak nonton bioskop yang bisa dibilang gagal total karena saya dan si adek terpaksa harus keluar beberapa menit setelah filmnya dimulai πŸ˜€ . Sejak kejadian itu kami gak pernah lagi sih ajak adek nonton di bioskop karena dia juga kalo diajak gak pernah mau. Jadilah tiap kali si abang pengen nonton selalu hanya ditemani oleh pak suami saja.

Nah, di bulan Agustus lalu kan Cars 3 keluar tuh di bioskop-bioskop di Indonesia (kalo di Internet mah udah lama keluarnya ya…wkwkwkwkwk). Iseng-iseng kami tawarin lah si adek mau gak dia nonton Cars 3 di bioskop? Eh ternyata dia langsung jawab mau!

Continue Reading…