Si Adek : Seragam, Doa, Klarifikasi

Sudah bulan September lho ini!

Alangkah cepatnya waktu berlalu di tahun ini ya, amazed banget deh. Asli, rasanya waktu di tahun ini berlari lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya dan sepertinya yang merasakan itu gak hanya saya sendiri saja. Kayaknya hampir semua orang merasakan hal yang sama ya. Entah hanya perasaan saja ataukah memang demikianlah kenyataannya, yang pasti bersyukur saja karena meski hampir seluruh waktu di sepanjang tahun ini dihabiskan dengan hanya di rumah saja, tapi waktu demi waktu bisa dilewati tanpa kejenuhan saking cepatnya waktu demi waktu itu berlalu 😁. Ini juga adalah anugerah kan ya yang harus disyukuri 😘.

Dan hari ini, saya mau mengisi waktu siang menjelang sore hari dengan mampir ke blog buat nulis cerita yang sebenarnya sudah terjadi lebih dari seminggu yang lalu. Sesuai judulnya, ini cerita soal si adek yang meski bukan bayi lagi, tapi kelakuannya ya masih saja ngegemesin. Jangankan papa-mamanya, abangnya saja suka gemes sama kelakuan dia yang suka sok dewasa 😁.

Continue Reading…

Abang’s 10th Birthday

My 120 months old baby 😀

What???

10 Years old already???

120 months old???

Yes…yes… I know, time flies so fast, doesn’t it? I can’t believe it either. Si abang, si anak pertama saya, yang kehadirannya memicu saya untuk rajin menulis blog demi mendokumentasikan perkembangannya dari minggu ke minggu kemudian dari bulan ke bulan, ternyata sudah menginjak usia 10 tahun. Double figures at last! And my baby has finally left his single birthdays behind for ever. I’m happy for him and always thankful for everything that God has done in and for him all these years, but at the same time I can’t help but feel a little emotional and even a little sad.

Continue Reading…

The Scorpion Couple’s Birthdays

 

Ulang tahun saya dan suami hanya berselisih 6 hari, beda bulan, beda tahun, tapi zodiaknya sama, yaitu sama-sama Scorpio.

Syukurlah saya dari dulu gak pernah percaya sama yang namanya ramalan bintang, shio, dan sebagainya. Makanya walaupun dibilang kalo Scorpio berat berpasangan dengan sesama Scorpio karena berpotensi besar saling menyakiti (berhubung sama-sama emosian, cemburuan, posesif, dominan, suka nyimpen rahasia, dan tentu aja keras kepala), tapi tidak pernah menyurutkan niat kami sejak awal untuk bersama-sama mengarungi kehidupan ini…hehehe…

Continue Reading…

Abang’s 7th Birthday

Waktunya sekarang cerita tentang ulang tahun si abang ke 7 tanggal 3 Februari yang baru lalu.

Puji Tuhan banget, si bocah ganteng yang perkembangannya sejak bayi rajin saya dokumentasikan di blog ini, sekarang udah berusia 7 tahun. Makin gede puji Tuhan dia makin ganteng, makin cerdas, makin pengertian, dan tentu aja makin besar lah…hehehe… Perjalanan selama 7 tahun bersama si abang betul-betul ngasih banyak sekali pelajaran berharga untuk kami sebagai orangtuanya dan betapa bersyukurnya kami karena dikasih berkat oleh Tuhan memiliki dan membesarkan anak seperti si abang. Puji Tuhan…puji Tuhan banget…

Si abang sendiri terlihat bersemangat sekali menyambut hari ulang tahunnya. Malam sebelumnya dia malah susah untuk tidur, hehe… Padahal besokannya sih gak ada tuh rencana yang gimana-gimana untuk perayaan ultahnya. Waktu saya tanya, dia bilang kalo dia hanya excited banget aja menyambut hari di mana dia akan berusia 7 tahun 🙂

Tengah malam, saya dan suami bangun lalu mengecup si abang yang sudah tertidur sambil mengucapkan selamat ulang tahun. Tengah malam, karena si abang lahir di tanggal 3 Februari pukul 00.15 🙂

Puji Tuhan, bahagia sekali rasanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun untuk anak terkasih. Kiranya diberkati Tuhan dia dengan panjang umur, demikian juga kami, agar ada banyak tahun-tahun ke depan di mana kami bisa terus mengucakan selamat ulang tahun untuknya.

Untuk hari istimewa si abang, saya membuatkan kue ulang tahun lemon cake. Ide bikin lemon cake ini terbit waktu lagi belanja mingguan sama pak suami di Diamond. Waktu lagi masuk-masukin lemon ke dalam kantung belanjaan, tiba-tiba aja terlintas untuk bikinin lemon cake untuk ulang tahun si abang. Sehari sebelumnya itu saya sebenarnya sedang gak enak badan, sampe-sampe saya harus minta ijin dari kantor. Tapi meski gak enak badan, saya gak bisa ngebatalin rencana bikin kue. Kasihan si abang, dia pasti kecewa, karena memang dia udah ngarep banget saya bisa bikinin dia kue ulang tahun. Mungkin dia ngerasa lebih istimewa kali ya kalo kuenya dibikinkan oleh mamanya sendiri ketimbang beli dari toko 😀

Hasil akhir kuenya seperti biasa, gak secantik buatan toko. Tapi soal rasanya…hmmm….yummy banget lah jelas 😛

Lemon cake by mamanya raja

Untuk perayaannya sendiri ada dua. Pertama bareng teman-teman sekelasnya di sekolah. Kedua bareng teman-teman kantor papa dan mamanya…huehehehehe…. Kenapa ngundang teman-teman kami? Itu karena teman-teman kami adalah teman-teman si abang juga 😀

Untuk perayaan di sekolah, kue ulang tahunnya berupa cup cake saja. Teman-temannya pun hanya dibagiin cup cake masing-masing 1 buah. Ini karena di sekolah abang ada aturan ketat soal perayaan ulang tahun. Kue ultah gak boleh yang bertingkat-tingkat. Goodie bag pun dilarang. Keren kan? Hihihi….

Abang dan cup cake bertema Avengers 😀

Untuk perayaan di sekolah gak ada dokumentasinya, karena orangtua memang gak diperbolehkan masuk ke dalam kelas…hihihihi…

Untuk perayaan bareng teman-teman kami, kami pesankan tempat di PappaJack Kopitiam Palembang sekitar jam 5 sore. Acaranya cuma tiup lilin sama makan-makan doang sih. Sederhana banget lah pokoknya.

Sekitar jam 5 sore, kami sudah datang ke Pappa Jack. Pas banget yang lain belum pada datang, jadi masih ada waktu untuk kami melakukan beberapa hal.

Pertama, untuk pak suami niup balon angka 7.

Kedua, untuk foto-foto

Ketiga, yang paling penting, adalah untuk berdoa.

Tak berapa lama, teman-teman kami pada datang. Jumlahnya gak banyak karena yang kami undang memang hanya yang paling dekat dengan kami dan memang adalah temannya si abang juga.

Setelah pada ngumpul, si abang pun tiup lilin diiringi nyanyian selamat ulang tahun dari kami semua.

Sumringah sehabis tiup lilin

Setelah itu kuenya dipotong lalu dibagi-bagi…

Kata dedek, “Hmmm…enaaakk!!” 😀

Setelah itu masih ada sesi ngasih kado kemudian dilanjut dengan menikmati makan malam yang puji Tuhan rasanya memuaskan 🙂

Makasih sudah datang yaaa semua 🙂

Puji Tuhan, hari itu semua bahagia. Apalagi tentu si abang. Tentu menyenangkan menikmati hari istimewa bersama orang-orang yang paling dekat dan paling dia kasihi. Si adek juga tampak seneng banget lho. Dia senyum-senyum dan ketawa-ketawa terus 😀

Buat abang, sekali lagi selamat ulang tahun ya bang. Kiranya Allah Tritunggal terus memberkati hidupmu dengan panjang umur, hikmat, karunia, talenta, serta berkat-berkat yang bisa terus abang pakai untuk jadi berkat bagi sesama. Dan ingat selalu ya nak, betapa kami semua sangat mencintaimu!

I think I should pray for….

Kemarin di mobil, sepulangnya Raja dari sekolah…….

M : “Are you happy today honey? Did you have fun at school today?”

R : “Yes, I’m very happy and I had loootts of fun!”

M : “So what did you do at school today?”

R : “I did a lot. I play (di bagian ini dia cerita panjaangg…bla..bla..bla…soal gimana tadi dia maen sama temen-temennya 😀 ), go to pee (penting ya nak ini diceritain??? :D), take my meal and I eat all the veggie ma! And oh ya, I learn about color pattern today.”

M : “Oh really? So everything was fine for you?”

R : “Yes, everything is fine, I did everything very well… But..i feel sad for **********”

M : “Why?”

R : “Because she doesn’t understand about pattern yet and she didn’t listen to Miss..”

M : “Really? I feel sad for her too.”

R: “Yes, so that’s why I think I should pray for her so she can be nice at school and she can learn well.”

M :   🙂

========================================

Continue Reading…

Kwartet, Triple, Double…………….

Kwartet

Ada yang tau dengan permainan kartu kwartet?

Dulu di jaman saya masih kecil, permainan ini lumayan ngetop dan jadi salah satu jenis permainan favorit di keluarga kami. Jadi ceritanya dulu itu, hampir setiap hari ketika anak-anak sudah selesai belajar, kami sekeluarga akan main bersama. Pilihan permainannya biasanya antara ludo, halma, ular tangga (ini waktu kami masih kicik-kicik nian 😀 ), monopoli, atau ya kartu kwartet ini. Khusus untuk kartu kwartet, papa saya sampe beliin 3 set buat dimainkan sekaligus jadi keseruannya bertambah dan waktu bermain bisa lebih panjang. Selain main sama keluarga, kalo siang saya juga sering maen kartu kwartet ini bareng temen-temen sekitaran rumah. Sampai sekarang pun saya masih ingat keseruan ketika dulu bermain kartu ini, dan yang paling melekat adalah ketika bermain bersama keluarga. Rasanya hangat. Bahagia sekali. Makanya sekarang, ketika sudah punya keluarga sendiri, saya pun ingin memberikan kenangan yang sama buat anak-anak kami, dan untuk memberikan keseimbangan mengingat jenis permainan jaman sekarang lebih banyak berputar pada gadget dan teknologi, maka saya kembali membawa permainan jaman dulu itu ke dalam rumah kami. Ada ludo, halma, monopoli, ular tangga, dan yang udah lama saya cari adalah kartu kwartet ini.

Mencari kartu kwartet di masa sekarang, gak semudah jaman dulu dan gak semudah mencari monopoli and the gank yang masih beredar di mana-mana. Seenggaknya itulah pengalaman saya yang udah beberapa kali sengaja nyari kartu ini dan masih aja gak ketemu-ketemu. Kalo nyari di online pun rata-rata yang dijual adalah kartu kwartet jaman dulu yang harganya udah berkisar di atas 50.000 ke atas per setnya, dan itupun sudah sold-out semua 😀

Sampai akhirnya pada suatu hari, saya memutuskan untuk mengganti sabun mandi Raja yang ternyata membuat pencarian kartu kwartet ini menemukan ujungnya juga.

Ok, kedengeran gak nyambung. Tapi tenang, tar juga bisa nyambung kok 😛

Continue Reading…