Diproteksi: Abang, Adek, and Their Exhibitions

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Ford v Ferrari, Karena Kalah Voting….

Udah pada nonton Frozen II belum?

Sudah ya?

Saya belum…..

Harusnya sih kemarin saya nontonnya, tapi gara-gara kalah voting sama tiga jagoan di rumah, akhirnya keinginan saya nonton Frozen harus ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, dan ancer-ancernya sih bakal bisa nonton ini nanti kalo filmnya udah muncul di TV πŸ™ˆ.

Inilah gara-gara tiga cowok ini anti banget sama Frozen….hiksss….

Continue Reading…

An Answered Prayer

Sejak dulu, saya paling suka lihat anak-anak yang bisa dan mau bermain musik dalam ibadah di gereja. Sukanya tuh yang sukaaa banget. Pokoknya tiap kali ke gereja dan melihat ada pemain musik yang masih anak-anak, pasti akan bikin saya sangat terpukau. Mungkin karena saya sendiri tidak mengerti apa-apa soal musik, mungkin karena jangankan bermain alat musik, bernyanyi dengan baik saja saya tidak bisa lulus jika untuk lulus diperlukan kualitas nyanyian tanpa ada satu pun nada yang meleset, sehingga setiap kali melihat orang yang bisa bermain musik, apalagi jika usianya masih anak-anak, maka saya akan terpukau sambil dalam hati bilang, “Luar biasa, usia sekecil itu sudah bisa memainkan instrumen musik dengan indah… Dan memainkannya untuk Tuhan lagi, benar-benar istimewa!

Karena perasaan yang seperti itulah, maka sejak awal memasukkan si abang ke sekolah musik, sudah ada kerinduan di hati saya kalaulah bisa si abang dengan belajar musik ini kelak bisa menjadi pemusik di gereja. Saat itu, meski kerinduan saya (plus suami juga, karena ternyata dia juga merindukan hal yang sama!) besar, tapi saya tahan diri sih karena sadar juga dengan kondisi saya yang nyanyi aja fals gini kok kayaknya terlalu muluk-muluk ya berharap bisa punya anak yang memiliki talenta dalam bermusik dan apalagi bisa memakai talenta itu untuk pelayanan di gereja 😁. Kalau suami bisa sih menyanyi dengan baik, tapi kalau untuk bermain musik dia sama cupunya dengan saya, alias tidak bisa sama sekali! πŸ˜„

Continue Reading…

Featured! πŸ˜„

😍😍😍😍😍

Behind the scene-nya….

Semua mengalir apa adanya, karena yang mau di-capture juga adalah aktivitas anak-anak yang memang apa adanya 😁. Bukan akting, bukan dibikin-bikin, bukan seolah-olah….this is just the way they are on school days! 😘

Thank you, SPH! Sukses terus! Tuhan memberkati 😘.

PS:

Post ini tadinya udah ke-publish, eh gak taunya aplikasi WP di HP saya juga lagi berstatus open dan posisi yang terbuka adalah post ini yang masih dalam bentuk draft, jadi begitu saya back maka status post ini yang tadinya di komputer udah publish malah ngikut status aplikasi di HP yang masih draft, akhirnya saya publish lagi deh πŸ˜…

Hubby’s 39th Birthday

Wow…. gak kerasa, tahun ini pak suami udah memasuki tahun terakhirnya di usia 30-an. Tahun depan udah mo kepala 4 aja dia 😁. Puji Tuhan…. Saya kenal suami dari sejak usianya 25 tahun, itu berarti udah 14 tahun usianya dia lewatkan bersama saya 😍. Puji Tuhan banget, kiranya kami diberkati Tuhan dengan umur yang panjang penuh damai sejahtera, supaya bisa sama-sama sampai tua, menyaksikan anak cucu hidup dalam penyertaan Tuhan. Amin 😘.

My birthday man 😍

Continue Reading…

Kumon Advanced Student Forum 2019

Setelah akhir tahun kemarin berhasil menyelesaikan Kumon EFL dengan predikat nilai Sangat Memuaskan, maka puji Tuhan tahun ini si abang diundang ke ajang Kumon Advanced Student Forum 2019 tidak lagi hanya untuk menerima piala, melainkan untuk menerima piagam Completer 😍.

Continue Reading…

Tiga Puluh Tujuh

Hari ini, saya genap berusia tiga puluh tujuh tahun.

Puji Tuhan…

Benar-benar luar biasa dan bersyukur banget rasanya diijinkan Tuhan bisa kembali merasakan sukacita ulang tahun dan menginjak usia yang baru ini.

Continue Reading…

Kabut Asap, Libur Sekolah, dan Mutasi

Hai…hai…. pemirsaaa!

Hari ini, kami seharian mendekam aja di dalam rumah. Jarang-jarang banget kayak gini, karena biasanya sehari-hari meskipun lagi libur sekolah seperti sekarang, tapi anak-anak tetep sibuk les sementara mamanya tentu sibuk anter jemput merekaπŸ˜….

Kenapa hari ini kami diam aja dalam rumah?

Bukan karena gak ada jadwal les, tapi karena memang semua les untuk hari ini dibatalkan gara-gara….. kabut asap!

Palembang memang udah selama 3 bulan terakhir ini diserang oleh ‘negara api’, sehari-hari liat kota diselubungi kabut asap rasanya udah jadi pemandangan biasa. Tapiiii… hari ini kondisinya tuh parah banget, bener-bener parah, bahkan bisa dibilang adalah yang paling parah dibanding sebelum-sebelumnya! Biasanya ya, separah-parahnya kabut asap ini tapi jarak pandang masih bisalah ada 100 meter (itupun udah pendek banget ya), tapi pagi ini bener-benerlah, jarak pandang udah berada di bawah 50 meter. Sekali lagi, parah banget!

Continue Reading…