Avengers End Game dan Spoiler Yang Bikin Berantem

Sudah pada nonton End Game belum?

Ini kayaknya salah satu film yang paling ditunggu sejagad raya tahun ini ya. Maklum sih jadi ditunggu-tunggu banget, ya abis Infinity War-nya (dan Ant Man juga!) akhirannya pada bikin penasaran gitu sih. Kami sekeluarga juga termasuk yang nunggu-nunggu film ini tayang, apalagi sehabis nonton Captain Marvel bulan Maret lalu. Tambahlah gak sabar nungguin End Game ini. Tapi walo begitu, kami gak bisa nonton di hari pertama film ini tayang. Biasalah, kudu menyesuaikan dengan jadwal pak suami dulu. Puji Tuhan hari Jumat kemarin dia bisa dan syukur juga saya masih bisa dapat tiket untuk kami berempat, walaupun dapatnya tinggal yang di sweet box doang. Itu pun udah untung ya masih bisa dapat sweet box di CGV walo pesannya baru sehari sebelum nonton, secara ini orang pada berebutan beli tiket nonton End Game. Tadinya pengen di kelas velvet karena nontonnya jauh lebih nyaman di situ, tapi ya ampun, dicek sampe hari Minggu udah penuh aja semua…huhuhuhuhu…

Continue Reading…

Iklan

Tak Pernah Berjuang Sendiri…

Sudah hari Minggu lagiii….!!

Pada ngapain dan kemana aja nih?

Kalo kami dari kemarin menghabiskan weekend ini mostly di rumah aja. Kemarin keluar cuma untuk beli air galon serta susu dan hari ini keluar cuma untuk ke Gereja, yang mana pas di jalan pulang si abang pengen makan pizza maka jadilah kami sempat singgah makan siang di Pizza Hut. Tapi selebihnya ya kami cuma leyeh-leyeh di rumah aja.

At Pizza Hut

Memang gini nih kalo suami gak bisa weekend-an di sini, saya dan anak-anak jadi malas keluar kalo gak penting-penting amat. Kalo suami ada sih biasanya kami jalan-jalan, seperti minggu lalu di mana kami pergi nonton Dumbo. BTW, itu film keren yak, kami sekeuarga suka banget. Walo jalan ceritanya memang untuk anak-anak, tapi orangtua yang nonton bisa ikut menikmati, jauhlah dari rasa bosan, gak kayak waktu nonton Wonder Park yang saking bosannya saya dan suami sampe ketiduran 😁 .

Continue Reading…

4th Weekend Of March 2019

Teringat saat di mana dunia blogging sedang jaya-jayanya, hari Senin biasanya jadi hari di mana jagad blog diramaikan oleh cerita tentang weekend yang baru lewat. Saya dulu juga termasuk yang nungguin hari Senin buat cerita soal weekend dan di saat yang sama saya juga seneng nungguin dan membaca cerita soal weekend dari teman-teman blog saya. Walo sederhana, tapi sesungguhnya dengan menuliskan dan membaca cerita soal weekend yang baru lewat, sebenarnya cukup membantu memberikan semangat untuk menjalani rutinitas dari Senin – Jumat sebelum kemudian tiba di akhir pekan yang baru lagi 🙂 .

Itu dulu.

Sekarang makin jarang saya membaca cerita soal weekend dari teman-teman blog. Saya juga semakin jarang bahkan seingat saya udah sangat lama dari sejak terakhir nulis soal weekend…hehehe… Dunia blog memang sudah berubah banyak 🙂 .

Dan sekarang, saya kangen cerita soal weekend kami yang hitungannya dari Jumat sore sampai Minggu malam itu.

Continue Reading…

11 Years!

11 years!

11 tahun sudah saya dan suami mengarungi biduk rumah tangga. Gak kerasa ya, saya awal nulis blog (waktu itu masih di Friendster) saat kami masih pacaran dan sekarang sudah 11 tahun aja kami menikah 😀 . Wow!! Though the first time I wrote about us in my FS blog feels like it was only yesterday, tapi tetap saja ketika mengingat bahwa kami sudah 11 tahun menikah membuat saya tersadar kalau sudah cukup banyak tahun-tahun yang kami lewati bersama. Puji Tuhan sampai sekarang masih tetap saling sayang dan saling jaga. Meski kami sering berjauhan karena tuntutan pekerjaan, namun justru kondisi seperti itu selalu membantu kami untuk menghargai setiap momen kami bisa bersama 🙂 . Sekali lagi puji Tuhan, karena penyertaan Tuhan luar biasa untuk keluarga kecil kami dari awal terbentuk hingga sekarang.

Buat suamiku terkasih, terima kasih untuk 11 tahun yang luar biasa ini. Kiranya Tuhan yang terus menyertai dan memberkati rumah tangga kita supaya kita tetap selalu bersama melewati suka duka kehidupan ini. Sehat-sehat lah selalu kita, panjang umur, supaya nanti bisa main sama cucu-cucu bahkan cicit-cicit kita kelak….amiin!!

Buat HUT pernikahan ke 11 tahun ini, kami gak ada bikin acara apa-apa, cuma potong tumpeng aja berdua. Tumpengnya juga bikininan sendiri. Murah meriah, tapi bahagianya jangan ditanya 😀

PS:

Saya tiap tahun ada nulis tentang anniversary kami di blog ini (kalo pengen baca-baca bisa klik tag wedding anniversary), gak kerasa banget ya blog ini usianya juga udah lumayan ‘tua’ karena tulisan pertama wedding anniversary adalah ketika usia pernikahan kami baru 2 tahun, dan sekarang udah 11 tahun aja….wow bangeeettt!!! Semoga yaaa…sampe usia pernikahan kami yang ke-50 pun masih bisa saya dokumentasikan di blog ini. Aminnya mana, sodara-sodara??? 😀

The Scorpion Couple’s Birthdays

Ulang tahun saya dan suami hanya berselisih 6 hari, beda bulan, beda tahun, tapi zodiaknya sama, yaitu sama-sama Scorpio.

Syukurlah saya dari dulu gak pernah percaya sama yang namanya ramalan bintang, shio, dan sebagainya. Makanya walaupun dibilang kalo Scorpio berat berpasangan dengan sesama Scorpio karena berpotensi besar saling menyakiti (berhubung sama-sama emosian, cemburuan, posesif, dominan, suka nyimpen rahasia, dan tentu aja keras kepala), tapi tidak pernah menyurutkan niat kami sejak awal untuk bersama-sama mengarungi kehidupan ini…hehehe…

Continue Reading…

Cerita Cerah Ceria (Part 4): Jalan-jalan ke Pulau Mursala, Pulau Kalimantung, dan Pulau Putri

Salah satu daya tarik terbesar tanah Tapanuli tentu saja adalah alamnya yang bisa dibilang cukup komplit. Ada danau, pegunungan, pantai berpasir putih, laut, dan tentu saja pulau-pulau baik yang di laut maupun di danau. Namun meski begitu, terus terang waktu merencanakan datang ke Sibolga, kami gak terpikir untuk berwisata alam di sini. Tujuan utama ke Sibolga pokoknya hanya untuk menikmati kebersamaan dengan suami sekaligus berkenalan dengan personil di unit kerjanya ini (terutama dengan ibu-ibunya tentu). Kalaupun mau jalan-jalan paling ya hanya seputaran Sibolga saja. Kalaupun akhirnya kami jadi jalan-jalan sampai ke pulau-pulau kecil nan indah di Tapanuli Tengah ini, itu sebenarnya karena gak sengaja. Pas aja suatu kali di hari Sabtu kami jalan-jalan ke Pantai Bosur di Kota Pandan trus ditawarin nyewa kapal untuk tur ke pulau-pulau di sekitaran situ. Awalnya saya gak begitu tertarik, tapi tiba-tiba jadi bersemangat ketika tau ke mana suami berencana membawa kami. Langsunglah saya setuju dan suami bikin janji dengan yang punya kapal untuk nyewa kapalnya di hari Minggu siang sepulangnya kami dari gereja.

Kenapa saya tiba-tiba jadi bersemangat di ajak jalan-jalan ke pulau?

Itu karena salah satu pulau yang akan kami kunjungi adalah Pulau Mursala.

Continue Reading…

Cerita Cerah Ceria (Part 3): Dari Balige ke Sipinsur, Siborongborong, hingga Sibolga

Lanjut lagi cerita liburan kemarin ya. Duh, doain ya pemirsa semoga bisa secepatnya dokumentasi liburan ini saya selesaikan sebelum libur akhir tahun menjelang dan PR saya pun semakin menumpuk 😀

Geosite Sipinsur

Dari Balige, perjalanan kami lanjutkan. Tadinya suami sempat ngajak untuk nyebrang ke Pulau Sibandang dari Kecamatan Muara, karena selain sebelumnya saya belum pernah ke Pulau Sibandang, suami juga ada keperluan mengecek hasil pembangunan jaringan listrik dari Kecamatan Muara menyeberangi Danau Toba hingga ke Pulau Sibandang. Namun karena pertimbangan beberapa hal (terutama waktu), suami memutuskan mengajak kami ke Geosite Sipinsur saja karena dari tempat ini Pulau Sibandang terlihat sangat dekat dan dengan menggunakan binocular, dia juga bisa melihat jaringan listrik itu. Saya sendiri belum pernah mendengar nama Sipinsur dan sebelum ini belum pernah saya dengar ada orang ngerekomendasiin tempat ini sebagai tempat wisata di tanah Tapanuli. Suami juga waktu ngajak ke tempat ini gak ngomong banyak, dia cuma bilang pokoknya dari Sipinsur ini kita bisa ngeliat pulau Sibandang. Udah, itu doang. Jadi saya kirainnya tempat ini ya sama aja seperti pinggiran danau Toba lainnya. Makanya saya lumayan surprise ketika pertama kali masuk ke gerbang Geosite Sipinsur ini.

Continue Reading…

Cerita Cerah Ceria (Part 2): Dari Medan ke Balige

Dari bandara Kualanamo Medan, kami menuju ke rumah mertua. Rencananya bakal menginap semalam di situ sebelum melanjutkan perjalanan via darat esok harinya, sekalian juga supaya ompung anak-anak paling gak bisa melepas kangen sejenak dengan si abang dan si adek.

Begitu nyampe rumah mertua, kami langsung ngobrol-ngobrol santai dengan amang dan inang. Puji Tuhan meski beberapa tahun terakhir ini mereka berdua terus bergumul dengan sakit penyakit, namun mereka tetap bersemangat dan tetap berusaha memelihara sukacita di hati mereka. Setelah ngobrol cukup lama, tiba waktunya buat anak-anak dan kami mandi sebelum makan malam. Saya pun naik ke kamar kami di atas. Keperluan kami untuk semalam di Medan dan rencananya semalam lagi di Balige sudah tersedia di kamar itu karena sudah dipersiapkan sebelumnya sama pak suami sebelum kami datang. Begitu juga dengan keperluan kami selama di Sibolga nanti, sudah dibawa dari minggu-minggu sebelumnya oleh pak suami, makanya saya dan anak-anak santai saja tanpa bagasi kemarin itu.

Begitu masuk kamar, sebuah benda di atas meja rias langsung menarik perhatian saya.

Benda itu adalah hair dryer 😀

Continue Reading…

Cerita Cerah Ceria (Part 1) : Dari Palembang ke Medan

Hari Senin, seperti biasa saya bangun ketika hari masih sangat gelap. Selesai berdoa and did my other morning routines, saya segera turun buat ngambil sapu, kemoceng, dan pengki. Hari ini anak-anak akan ke sekolah lebih lambat dari biasanya karena rencananya di sekolah cuma ada agenda Parents Student Teacher Conference (PSTC) yang memang selalu diadakan di tengah semester. Dalam PSTC ini, orangtua akan mendapatkan laporan dari homeroom teacher mengenai segala sesuatu tentang anak dari awal hingga tengah semester. Maksudnya diadakan di tengah semester, supaya jika ada yang perlu jadi perhatian, orangtua bisa membantu guru berupaya untuk mengatasi hal-hal yang perlu diperhatikan tersebut sebelum akhir semester.

Karena anak-anak hanya akan ke sekolah dalam rangka PSTC dan kami bakal berangkat ke Medan siangnya, maka subuh hari itu saya gak masak, cukup bersih-bersih dan beres-beres rumah aja. Sekitar jam 5 saya selesai bersih-bersih, saya pun bikin sarapan yang gampang-gampang : sup sayur, ham goreng, dan telur dadar.

Continue Reading…