Tiga Puluh Delapan

Puji Tuhan, tanggal 28 Oktober kemarin saya berulang tahun yang ke-38, ulang tahun pertama di keluarga kecil kami yang dirayakan di masa new normal.

Rasanya gimana ngerayain ulang tahun di era seperti ini?

Beda sih memang, karena gak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini ulang tahunnya tanpa makan-makan di luar, tanpa traktir teman, dan tentu saja inilah kali pertama keluarga kecil kami merayakan ulang tahun di apartemen ini 😁.

Continue Reading…

Sedang Liburan….

Di rumah aja maksudnya….hehehehe….

Sudah hampir seminggu terakhir anak-anak libur sekolah, first quarter break judulnya. Minggu depan mereka baru akan masuk sekolah lagi. Lumayan yah, hampir dua minggu liburnya yang mana itu berarti selama hampir dua minggu bisa bangun lebih telat dari biasanya…hehehe… Gak telat-telat amat sih, paling cuma lebih setengah jam saja dari biasanya karena suami kan tetap harus kerja (only from home, though. He goes to office only once in a week 🙂)  dan biasanya sudah stand by di depan laptopnya di jam 8 pagi, jadi itu artinya kami tetap harus sarapan paling tidak sebelum jam 7 pagi.

Continue Reading…

Abang’s Solar System Model

Satu lagi cerita yang terkesan sederhana namun bagi saya menunjukkan betapa Tuhan itu turut bekerja dalam segala sesuatu untuk kebaikan anak-anakNya.

Jadi begini, beberapa minggu yang lalu, si abang mendapat assignment dari guru mata pelajaran Art-nya. Assignment itu adalah berupa project untuk membuat Solar System Model dari bahan-bahan bekas seperti kertas bekas dan kardus bekas.

Dari sejak pertama dengar soal assignment itu, saya rasanya sudah pusing.

Kenapa gitu?

Continue Reading…

08 Juni 2020 (From Palembang to Jakarta)

Aslinya saya berencana menulis tentang ini di tanggal 8 September yang lalu karena bertepatan dengan peringatan genap 3 bulan kami berada di sini. Maksudnya sih supaya pas gitu ya, cerita tentang kejadian di 8 Juni diceritakan di 8 September…hehehe…. Tapi apalah daya, pas di tanggal 8 kemarin ternyata saya gak sempat buat mampir di blog, ya sutralah, yang penting cerita di 8 Juni itu tetap bisa terdokumentasi di sini.

O ya, kalau dihitung-hitung, sekarang sudah 6 bulan lebih ya kita semua #stayathome.

Gak kerasa sudah setengah tahun ternyata 😅.

Inget banget, hari pertama #stayathome untuk kami itu adalah di hari Rabu, tanggal 18 Maret 2020. Di hari itu, sekolah resmi ditutup dan di hari yang sama kami juga memutuskan bahwa semua les anak-anak dilakukan dari rumah saja (kecuali berenang yang otomatis harus off karena gak bisa dilakukan di rumah 😁), sehingga sejak hari itu kami pun tidak keluar rumah lagi.

Hidup benar-benar berubah total. Rasanya seperti hanya dalam sekedipan mata saja dan semua sudah berubah. Padahal, beberapa hari sebelum hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 itu, kami masih melakukan perjalanan udara Palembang – Jakarta – Palembang.

Continue Reading…

Cerita Abang Sakit di Bulan April Yang Lalu

Sakit bisa dibilang adalah hal yang paling berusaha dihindari orang di masa pandemi ini. Dihindari karena ya, sakit memang bikin parno di masa-masa kayak gini, apalagi kalau sakitnya sudah yang berhubungan dengan viral infection, pikiran langsung deh curiga ke mana-mana. Itu satu, belum lagi pertimbangan soal aman tidaknya untuk mengunjungi dokter atau rumah sakit di tengah situasi seperti sekarang. Jangankan untuk urusan sakit ya, untuk imunisasi anak saja rasanya jadi mikir-mikir banget di situasi begini. Karena itu gak heran kalau masyarakat terus dianjurkan untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat supaya tidak gampang sakit, supaya mengurangi kebutuhan untuk berkunjung ke rumah sakit atau dokter.

Continue Reading…

17 Agustus 2020

Selamat Hari Kemerdekaan buat kita semua!

Puji Tuhan ya pemirsa, tepat di hari ini Indonesia sudah genap berusia 75 tahun. Meski tahun ini kondisi perayaannya jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena kondisi pandemi yang masih terjadi, namun tetap harus bersyukur pada Tuhan bahwa meski di tengah situasi dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini, Indonesia masih tetap berdiri hingga bisa merayakan ulangtahunnya yang ke 75 dalam suasana yang kondusif.

Continue Reading…

Our 12th Wedding Anniversary and About #roadToMarch8

Tanggal 8 Maret sudah lewat, itu artinya ulang tahun pernikahan kami juga sudah lewat. Walaupun belum benar-benar lewat sih, karena aslinya sebulanan ini, di hampir tiap minggu ada saja hari peringatan terkait pernikahan kami. Maklumlah, pernikahan beda budaya jadi prosesinya panjang 😅. Sehabis pemberkatan dan resepsi di Manado, seminggu kemudian ada adat Paboruhon alias pengangkatan saya sebagai boru Siregar, dan barulah seminggu setelah itu prosesi adat Batak pernikahan kami dilangsungkan.

Puji Tuhan…..

Continue Reading…

Tiba Saatnya Mendengarkan Suara Hati #roadToMarch8 (Tamat)

Tiba akhirnya di episode yang paling membutuhkan usaha bagi saya untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan seperti ini. Peristiwa yang terjadi dalam salah satu episode kehidupan kami ini melibatkan orang-orang lain, baik yang masih berhubungan bahkan masih dekat sampai sekarang, maupun yang sudah hilang kontak sama sekali. Saya harus menulisnya dengan hati-hati supaya tidak menyinggung pihak manapun karena memang sejak awal menuliskan kisah kami ini di sini, sama sekali tidak ada maksud untuk membawa kerugian terhadap pihak lain. Kondisi yang sebenarnya terjadi juga berusaha saya tuliskan seringan mungkin meski kenyataannya jauh berbeda dari itu, semoga meski tidak bisa terlalu detail namun bisa memberikan gambaran mengenai situasi dan kondisi pada saat itu.

Kisah kami termasuk unik dan saya tahu ada pelajaran yang bisa diambil dari apa yang kami alami, karena itu kisah yang tadinya hanya secara detail saya tuangkan dalam buku harian saya itu pun kemudian saya tuliskan di sini. Semoga sasarannya bisa tercapai ya, yang membaca bisa merasakan kebahagiaan serta sedikit banyak mendapatkan pelajaran kehidupan sementara buat kami tentu sudah cukup berbahagia dengan diabadikannnya kisah kami lewat tulisan di blog ini.

Semua cerita tentang kami ini dari episode ke episode bisa diakses via link ini yaaa…. 

*****

Continue Reading…

Butuh Waktu untuk Percaya #roadToMarch8 (Ep. 4)

Episode ke-4. Yaayyy!!! Masih setiakah menunggu kelanjutan cerita #roadToMarch8? Semoga masih ya 😘. O ya, tadi pagi suami mengirimkan saya lirik salah satu lagu Afgan, “Jodoh Pasti Bertemu”. Kata suami lirik lagu itu benar-benar pas dengan apa yang dia rasakan, alami, dan doakan dulu ketika dia hanya bisa memendam perasaannya dan melihat saya dari jauh. Lagu ini sebenarnya sudah lama kan ya, tapi sebelum ini gak begitu saya perhatikan, lagunya yang bagaimana juga saya sudah lupa. Baru setelah tadi pagi suami kirim liriknya ke saya, lagu ini pun saya cari di YouTube. Dan memang bener ya, lirik lagu ini tuh persis sama seperti harapan pak suami yang dia ucapkan di depan teman-temannya dan yang dia doakan selalu dalam hatinya setiap kali dia sudah mengingat tentang saya, yaitu kalau memang saya diciptakan untuk dia maka Tuhan yang akan membuka jalan untuk kami bisa bersama.

Jodoh itu pasti bertemu, jadi buat yang masih single, semoga bisa terus bersabar menanti jodoh yang sudah Tuhan siapkan, sambil terus peka supaya jangan sampai jodoh sebenarnya sudah datang tapi karena kita kurang peka, akhirnya malah melewatkan kesempatan itu. Sebaliknya, jangan pula lekas kegeeran, menganggap si dia adalah jodoh, padahal sebenarnya bukan, trus maksain, trus akhirnya nyesel setelah udah nikah 😅. Yah, begitulah, urusan jodoh ini memang tricky, makanya harus selalu dibawa dalam doa supaya gak salah-salah 😄.

Ok deh, demikian pembukaannya, sekarang kita lanjutin lagi ceritanya yaaa…. Oh ya, semua cerita tentang kami ini dari episode ke episode bisa diakses via link ini yaaa…. 

******

Continue Reading…