Yang Harus Dinikmati di Pulau Nias

Akhir tahun 2017 kemarin kami sempat berlibur ke pulau Nias. Sebenarnya tujuan utama ke sana bukan dalam rangka berlibur, more because of work duties sebenarnya. Tapi karena perginya bersama-sama dan pas momen akhir tahun pula, jadi anggaplah liburan…hehe…

Ini kali pertama buat saya dan anak-anak menginjakkan kaki di pulau Nias dan sejak dari pertama suami ajak ‘berlibur’ ke sini, saya sudah excited banget membayangkan hal-hal baru yang akan kami temui di pulau yang terletak di sebelah barat pulau Sumatera itu. Apalagi, karena sejak awal suami udah janji bakal bawa kami melihat langsung atraksi Lompat Batu yang sejak fotonya ada di uang 1000 jaman awal tahun 90-an dulu sudah bikin saya amat penasaran tentang benar gaknya ada orang yang bisa melompati batu setinggi itu.

Pengetahuan saya tentang pulau Nias tadinya memang sangat terbatas dan sebelum ini, setiap mendengar nama pulau Nias, saya hanya dapat membayangkan dua hal: Lompat Batu yang tadinya saya pikir hanya dongeng semata atau paling tidak hanya legenda yang sekarang tidak relevan lagi, serta tsunami pada 26 Desember 2004. Luas banget kan pengetahuan saya? Hihihihihi… Continue Reading…

Iklan

Another Bangka Getaway: Day 2

Keseruan kita jalan-jalan di Bangka masih terus lanjut di hari kedua. Malah kayaknya tambah seru deh di hari kedua ini, soalnya kan sejak dari pagi udah bisa langsung main-main di pantai. Bangun pagi-pagi sekali, kami langsung keluar kamar dan menyerbu pantai indah yang terhampar di depan kami.

Continue Reading…

Beautiful Things In The Morning

Pagi tadi, saat membuka pintu rumah, penciuman saya langsung menangkap wangi udara yang sangat khas. Kulit saya juga langsung mengenali semilir angin yang lewat menerpa…..

Musim panas.

Saya baru sadar, pergerakan waktu sekarang sudah masuk di musim yang dulunya sangat saya sukai.

Musim di mana saya bisa menikmati langit biru yang jernih, awan putih yang berarak, semilir angin yang membawa wangi rumput, serta berkawan dengan capung di antara rerumputan. Saya tak pernah lupa kenangan masa kecil dulu, pergi ke sekolah di pagi hari dengan suasana musim yang sangat saya sukai, rasanya menambah semangat untuk memulai tahun ajaran yang baru. Saya juga selalu mengenang saat-saat pada musim ini di mana saya jogging mengelilingi jalan kontrol bandara bareng papa dan mama…sore hari di musim panas yang indah, yang tak akan pernah saya lupa……

Mencium wangi udara dan merasakan semilir angin musim panas di pagi ini membuat saya kembali teringat pada kenangan-kenangan yang melekat begitu sempurna itu, dan hal itu bikin saya bahagia, menyadari betapa indah dan berharganya pagi ini……

Iya, berharga sekali karena di Palembang, musim panas yang indah seperti ini tidak bertahan lama.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa tak lama lagi musim panas akan berganti dengan musim asap. Langit biru jernih berganti dengan langit kelam. Udara segar yang dibawa angin musim panas berganti dengan polusi. Sinar matahari tertutup, warnanya pun menjadi pucat, sementara warna bulan terlihat memerah. Tak bisa lagi kita membuka pintu rumah dan jendela lebar-lebar agar udara segar mengalir memenuhi rumah, sebaliknya semua akses ke luar harus ditutup rapat-rapat agar abu dan kotoran sisa pembakaran tak menyerbu masuk ke dalam.

Tahun ini, tidak tahu nanti bagaimana. Mari berharap semoga kondisinya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi karena kemungkinan musim asap akan segera datang menyusul hadirnya musim panas ini, jadi mari dinikmati sebaik-baiknya wangi udara yang masih bersih ini… Mari nikmati langit biru cerah, puaskan mata melihat awan putih berarak di atas sana, dan bangkitkan semangat dengan semua hal kecil termasuk yang terjadi di pagi hari.

Continue Reading…

It’s June and The World Smells of Roses

Sejak dulu saya sering dengar kalo bulan Juni itu adalah bulannya bunga mawar, karena biasanya pada bulan ini bunga mawar akan bermekaran. Sudah lama dengar, tapi tidak pernah memperhatikan, padahal dulu mama saya punya koleksi mawar yang lumayan banyak. Seingat saya mawar mama sering sekali berbunga, tapi pada bulan apa aja saya tak tahu karena ya itu tak pernah ada keinginan memperhatikan.

Sampai ketika saya punya mawar-mawar sendiri di rumah dan kemudian menyaksikan ketika memasuki bulan Juni, tanaman mawar saya mulai mengeluarkan kuncupnya dan kemudian bermekaran dengan indahnya……

Mawar saya di rumah tidak banyak, apa jenisnya pun saya tidak tahu… Saya hanya tau, bahwa mawar-mawar saya, baik yang kuning, merah, maupun pink, semuanya amat sangat cantik. Melihat mereka bermekaran dan kadang basah oleh titik air hujan serta mencium wangi mereka, sungguh bikin hati saya bahagia……

Continue Reading…