Ternyata Kangen….

Yuhuuuu!!

Selamat hari Sabtu!!

Udah pada mudik atau liburan belum, nih?

Asik yaaa….liburan kenaikan kelas tahun ini jadi panjang banget karena dibarengi libur Idul Fitri. Sekolah anak-anak dong, liburnya sampe 1,5 bulan. Panjaangg….pake banget! 😄.

Rencana selama libur yang sangat panjang ini?

Continue Reading…

Suatu Sore dan Suatu Pagi

Yuhuuu…..

Apa kabar semua?

Semoga semua dalam keadaan yang aman serta dengan kondisi hati yang penuh rasa tentram yaa. Saya waktu baru mo mulai nulis ini pas lagi denger lagunya Jason Mraz yang judulnya Everything is Sound, lagunya adem bikin perasaan jadi tenang dan hepi. Doanya semua yang sedang baca ini juga sedang dalam kondisi perasaan yang adem apalagi mengingat akhir-akhir ini kondisi di negara kita agak memanas. Makanya saya bersyukur ketika media sosial ditutup sementara waktu dan saya juga gak berusaha coba buka pake segala macam aplikasi yang bisa nembus portal-portal yang ditutup itu, karena sebenarnya beberapa hari gak buka media sosial itu menguntungkan. Capek rasanya liat orang berantem di media sosial gara-gara beda pilihan politik, belum lagi kalo ada yang frontal…duh, bacanya ikut sakit hati. Udah berusaha menghindar dan menyaring teman-teman sih, tapi masih ada aja yang lolos. Gak pengen baca, tapi udah terlanjur baca ya gimana dong 😅 . Makanya, sekali lagi saya seneng karena beberapa hari terakhir mau gak mau gak bisa buka media sosial. Gak apalah, asal bukan WordPress yang ditutup, then I’ll be just fine 😉 .

Ok deh, sekarang kita lanjut ke cerita yang mo saya ceritain ini. Seperti biasa, ceritanya hanya seputar kegiatan keluarga kami aja. Cerita sehari-hari yang sederhana dan ringan, tapi tentu membahagiakan, dan pastinya harus didokumentasikan di sini 😘.

Continue Reading…

What’s New About The Kiddos?

Sudah lama ya gak cerita soal perkembangan anak-anak. Ada yang kangen gak ya sama anak-anak saya? Kalo saya sih selalu kangen sama mereka *ya eyalah, namanya juga anak sendiri…wkwkwkwk* . Terutama kalo mereka lagi ada di sekolah, rasanya pengen mereka cepet-cepet pulang supaya rumah kembali rame 😀

Jadi apa kabar anak-anak? Puji Tuhan mereka baik-baik saja. Tiap hari tambah besar, tambah pinter. Yang satu tambah lucu, cerewet, dan ngegemesin. Yang satunya lagi tambah cool bawaannya. Doh, mulai kerasa nih bedanya usaha pendekatan ke anak dimana yang satu masih baru keluar dari zona balita sementara satunya lagi baru mo masuk ke zona remaja. Parenting style mama pun musti berkali-kali di-switch mode-nya, menyesuaikan dengan usia anak yang sedang dihadapi, yang mana kadang perubahan modenya suka ketuker-tuker…wkwkwkwk…ya maklum lah ya, namanya juga mamanya masih manusia.  Untung ya anaknya cuma dua. Coba kalo masih punya anak bayi lagi. Haduh, gak kebayang itu gimana rasanya kalo mode-nya sampe ada tiga. Dua aja masih suka ketuker, apalagi tiga, bisa langsung error….hihihihi. Makanya saya selalu salut sama orangtua yang anaknya lebih dari dua dan sanggup ngasih perhatian yang fokus ke masing-masing anak sesuai dengan tahap perkembangannya. Buat saya itu luar biasa, karena saya aja yang anaknya cuma dua masih suka kesulitan 😀 .

Yah begitulah pemirsa, dan sekarang saya mau cerita soal hal-hal baru yang lagi dilakuin anak-anak akhir-akhir ini.

Continue Reading…

MPASI Hari Gini…

MPASI….

Rasanya sudah lama sekali saya berhubungan dengan kata ini. Dulu sih sangat akrab ya, apalagi waktu anak pertama masih bayi, wah itu bener-bener deh, MPASI jadi perhatian banget buat saya. Segala macam informasi saya cari, bahkan kandungan gizi dari setiap bahan makanan yang saya berikan juga saya buatkan rangkumannya. Perencanaan pemberiannya pun saya jadwalkan secara matang dan saya doakan bener-bener agar Tuhan memberkati semua yang saya beri dan upayakan memang jadi berkat untuk anak saya. Segalanya saya lakukan karena ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya.

Setelah anak kedua lahir dan masuk ke usia MPASI, tetep sih hal ini jadi perhatian, cuma sudah tidak seperti waktu anak pertama. Untuk anak kedua saya sudah lebih santai, karena eheemm… ngerasa udah berpengalaman. Saya gak lagi mencari informasi sebanyak dulu karena kebanyakan informasi memang sudah ada di tangan, panduan pemberiannya pun saya ikut seperti waktu abangnya dulu, walau tentu saja saya masih terus mendoakan agar apa yang saya yakini adalah yang terbaik yang saya berikan akan memang jadi yang terbaik untuk anak saya.

Puji Tuhan, sekarang anak-anak saya dua-duanya sudah lewat dari usia balita.  Walau sampai sekarang pun saya masih memperhatikan dengan detail asupan gizi untuk anak-anak, tapi tentulah saya tidak akrab lagi dengan segala hal mencakup MPASI.

Trus kenapa sekarang tiba-tiba nulis tentang MPASI?

Continue Reading…

Renovasi Dapur #5 : Penyimpanan Perkakas Masak

Kita lanjut lagi cerita soal dapur yaaa…. Kali ini soal penyimpanan perkakas masak. Ada keuntungannya memang kitchen set ini dikerjakan setelah saya sekian lama akrab dengan dapur ini, jadi saya tau betul apa yang saya inginkan supaya pergerakan di dapur jadi lebih lancar dan dapur juga bisa terlihat lebih rapi. Dari sejak awal saya gak clueless, sebaliknya saya tau persis kabinet dengan peruntukan apa saja yang saya perlukan dan letak masing-masing kabinet itu di mana.

Continue Reading…

Renovasi Dapur #4 : Countertop dan Kabinet A-1

Yuhuuuu…..udah malam banget baru bisa mampir sini, nunggu anak-anak tidur dulu biar bisa aman damai dan sejahtera update blog-nya 😀 . Seperti yang tentu saja bisa dibaca dari judulnya, sekarang saya mau lanjut cerita soal dapur. O ya, foto di atas adalah penampakan dapur sehabis makan malam tadi, semoga gak bosan ya lagi-lagi liat foto dapur saya di blog ini, tapi kalopun yang baca bosan ya gak apa-apa, yang penting saya sendiri gak pernah bosan dengan dapur saya 😀 .

Seperti yang saya bilang di sini, saya puas dengan dapur ini tak hanya karena warnanya saja, tapi terutama karena setiap bagian dari dapur ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan kami. Benarlah memang dalam merancang kitchen set, kita gak hanya bisa sekedar mencaplok ide tanpa benar-benar mempertimbangkan yang kita butuhkan seperti apa. Apalagi jika dapur memang benar-benar adalah bagian penting dari kehidupan di rumah, maka it’s really important for us to get it right. If we don’t, then it will be heartbreaking. Trust me, because I’ve been there before.

Mohon maaf ada penampakan daun bawang ya, ceritanya tadi pagi ke pasar trus ternyata daun bawang dan jahe merahnya (di dalam keranjang itu ada jahe merah juga) kotor banget (banyak tanahnya), jadi tadi dicuci dulu trus dikeringkan sebelum disimpan di kulkas. Waktu saya foto-foto ini masih dalam proses pengeringan, jadi masih ada di situ. Gak perlu saya pindahkan sebelum foto, karena biarlah penampakan dapur kami di blog ini adalah sebagaimana adanya 🙂

Continue Reading…

Renovasi Dapur #3 : A Snap Of My Magenta Kitchen

Jadi ceritanya pemirsa, tadi sehabis nulis tentang anak-anak dan Kumon di sini, iseng-iseng saya cek komentar (yang makin ke sini makin sepi aja yak 😀 , padahal jumlah akses nambah terus, tapi komentar makin berkurang aja…aaakkk..dunia blog memang udah gak serame dulu lagi 😀 😀 #salahkaninstagram 😛 ). Nah, salah satu yang saya cek tuh adalah yang masuk ke spam. Tadi jumlahnya udah sampe ratusan aja, trus karena saya lagi kurang kerjaan, saya cek dong satu demi satu halaman komentar spam-nya, eh ternyata ada komentar ‘bersih’ untuk cerita tentang renovasi dapur #2 yang nyasar dianggap sebagai spam. Syukurlah ya, tadi itu saya ga main langsung empty spam aja, karena komentarnya ini panjang dan termasuk bagus.  Langsunglah saya un-spam trus saya approve.

Continue Reading…

Renovasi Taman Belakang

Setelah sebelumnya cerita tentang taman depan, sekarang giliran taman belakang yang pengen saya ceritain di sini.

Seperti yang sering saya bilang, rumah kami ini ukurannya kecil, tapi puji Tuhan isinya komplit, termasuk soal taman, baik depan maupun belakang, ada. Ya walopun ukurannya kecil-kecil aja, tapi jadilah, cukup kok buat kami, seenggaknya kalo lagi di dalam rumah ada ijo-ijo juga di belakang yang bisa dijadikan pemandangan. Lagian ukuran kecil sebenarnya lebih baik karena lebih mudah kan untuk diurus 😀 .

Keberadaan taman belakang ini penting sekali buat kami karena bikin rumah terasa lega dan mendapat cahaya sinar matahari yang memadai buat menerangi seisi rumah. Sayangnya, seiring perjalanan waktu, kami kemudian menemukan beberapa masalah dengan taman belakang itu, hingga membuat kami memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan supaya kami bisa tetap merasakan manfaat dari keberadaannya tetapi dengan permasalahan yang bisa diminimalisir bahkan kalau perlu dihilangkan. Total, sudah 3 kali kami melakukan perubahan di situ yang mana puji Tuhan perubahan ketiga yang dilakukan sepertinya sudah bisa dikatakan final karena kami sudah benar-benar menikmati manfaat dari hasil perubahannya.

Apa saja perubahan yang sudah kami lakukan di taman belakang ini? Yuk mari disimak kisahnya yaaaa 😀

Continue Reading…

The Master Bathroom: Because Every Room Has Its Own Story

Sejak membeli dan pindah ke rumah ini dari sekian tahun yang lalu, sudah cukup banyak perubahan yang kami lakukan di rumah ini. Secara struktur sih gak berubah ya, tapi secara penampilan baik dari luar maupun dalam terlihat sudah cukup banyak perbedaan di rumah ini antara waktu pertama kali ditempati dengan yang sekarang. Apalagi soal interior ya, karena saya cukup senang mendekorasi rumah, di samping juga karena memang seiring waktu kami perlu menambah atau mengurangi ini dan itu sesuai dengan perubahan kebutuhan kami di rumah ini. Terasa benar memang, untuk membuat sebuah rumah atau hunian terasa ‘komplit’ itu tidak hanya tergantung dari kita punya dananya atau gak, tapi memang harus pelan-pelan, satu per satu, karena kita akan tau apa saja yang kita butuhkan atau perubahan seperti apa yang perlu kita lakukan seiring perjalanan waktu kita menempati rumah tersebut. Sekedar terlihat bagus aja gak cukup, dan meski hasilnya sama memukaunya dengan gambar-gambar di Pinterest, tapi kalo gak cocok dengan kondisi atau gak sesuai dengan kebutuhan ya menurut saya itu gak akan bikin hunian jadi terasa nyaman buat penghuninya sendiri.

Nah, meski saya suka mendekor rumah, tapi ada satu ruangan nih yang dari kemarin-kemarin gak terpikir untuk saya sentuh dan bisa dibilang hanya saya biarkan saja dengan kondisi sebagaimana adanya seperti sejak pertama kali kami pindah ke sini.

Ruangan itu adalah kamar mandi di kamar utama.

Kenapa gitu?

Nah, begini ceritanya.

Continue Reading…

Renovasi Taman Depan

Sepulang dari mudik ke Medan dilanjut ke Sibolga dan terakhir ke Manado, begitu tiba di rumah di Palembang kami langsung menghubungi tukang buat ngerjain renovasi taman depan. Rencana ini sebenarnya bukan dadakan karena udah dari akhir bulan November kami memutuskan untuk ngerenovasi taman depan rumah yang kondisinya udah sama sekali gak nyaman buat kami. Ya gimana bisa nyaman kalo hampir seluruh tanah di taman itu udah jadi sarang semut merah yang sekali gigit bisa bikin bisul 😦 .

Awalnya sarang semut itu hanya berada di salah satu sudut, kemudian mungkin karena anggota pasukannya makin berkembang, mereka pun nambah sarang baru di sudut yang lain. Begitu terus mereka berkembang hingga di mana pun kita berpijak di taman itu bisa dipastikan kaki kita bakal digigit oleh mereka. Udah gitu karena taman depan itu penuh dengan rumput gajah, jadi otomatis dalam periode tertentu, paling lama dua minggu sekali, rumputnya perlu dibersihin dari rumput liar. Nah kebayang dong yaaa gimana kerjaan bersihin rumput itu jadi kerjaan yang horor banget buat saya dengan adanya semut-semut merah di seluruh taman. Udah pake pelindung tangan dan kaki pun, tetep aja saya selalu berakhir dengan bisul di tangan atau kaki gara-gara gigitan semut 😦 . Sebel banget, udahlah menyita waktu, mesti pula hasil akhir kerjaannya bikin saya gak nyaman. Belum lagi, selalu ada rasa khawatir tiap anak-anak main di depan rumah. Jangankan di taman, sekedar memakai sepatu di teras depan pun bisa beresiko mereka digigit semut karena salah satu sarang terbaru mereka berada tepat di tanah di pinggir lantai teras.

Continue Reading…