Christmas 2019: IKEA, Snowy Wonderland, Kidzania

Setelah menghabiskan Natal di Medan, satu hari setelah hari Natal yaitu tanggal 26 Desember, kami kembali ke Palembang yang mana di hari yang sama kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Seperti yang saya cerita sebelumnya, kami tiba di apartemen di Jakarta sudah hampir dini hari yang mana bikin kami memutuskan untuk sekalian saja beberes, sarapan, trus baru tidur demi mengistirahatkan badan yang sudah sangat lelah ini. Tadinya ya, si dua bocah kesayangan kami itu berkeras gak mau tidur sehabis sarapan. Mereka bilang kalau mereka gak capek dan daripada tidur mending mereka nonton sama main PS4 saja. Sebagai orangtua mereka, tentulah kami kenal anak-anak kami ya, karena itu kami tau persis kalau mereka sebenarnya juga lelah dan mengantuk, tapi daripada menghabiskan tenaga lagi untuk adu argumen dengan mereka, kami pun memilih membiarkan mereka dengan pilihan mereka sendiri. Selesai sarapan, kami masuk kamar lalu tidur sementara kedua anak itu mengambil posisi nyaman di depan TV.

Continue Reading…

Christmas 2019: Joy Story

Hai…haiii…

😁😁😁😁😁

Menjelang akhir tahun, masih pada ngantor ato pada lagi liburan nih?

Kalo kami setengah-setengah. Suami masih ngantor, sementara saya dan anak-anak liburan…. Di tempat suami bertugas 😅. Sayangnya, meski saya dan anak-anak statusnya liburan, tapi karena saya gak ngerti dan gak berani jalan-jalan sendirian di Jakarta, maka di hari kerja begini dan suami harus berada di kantor, saya dan anak-anak ya terpaksa mendekam doang dalam apartemen 😅. Untunglah apartemen yang baru kami beli ini (karena belum mampu langsung beli rumah di Jakarta, maka berpuas diri dulu lah ya dengan apartemen 😄) masih butuh didekorasi supaya terkesan homey, jadi ketika lagi diam aja seharian di dalam apartemen yang mungil ini, saya bisa menyibukkan diri dengan mendekor dan megorganisir isi apartemen ini. Yah, walo sebenarnya gak banyak sih yang bisa dikerjain berhubung ukurannya yang kecil dan barang-barang juga gak banyak mengingat sebenarnya yang tinggal di sini cuma pak suami aja, tapi lumayanlah buat mengisi waktu biar gak bosen dan puji Tuhan, walo belum selesai semua karena masih ada beberapa printilan yang belum datang, tapi so far hasil kerja saya sudah cukup sukses bikin apartemen ini jadi nyaman buat pak suami (bahkan buat saya dan anak-anak juga!). Yang tadinya plain sekarang terlihat lebih indah (tapi tetep dengan kesan maskulin, karena saya tau diri yang tinggal di sini tuh pak suami, bukan saya 😆), yang tadinya gak beraturan letaknya sekarang rapi dan sampe barang-barang terkecil pun sukses teroganisir. Bahagianya ketika dia sampe berulang kali bilang, “Kalo gini jadi kerasa tiap pulang kerja aku seperti pulang ke rumah.” 😍.

Continue Reading…