Google Photos, Entah Apa Yang Merasukimu….

Bener-bener ya, persoalan foto dan blog ini tuh seperti gak ada habis-habisnya. Belum juga kelar saya mengedit semua post yang fotonya tadinya mengarah ke Tinypic buat dipindah mengarah ke Google Photos (yang selesai baru 170 posts out of 220 post 🙈), eh Google Photos malah sekarang tiba-tiba mengulah 😪.  Gak tau kenapa, entah apa yang merasukinya, tiba-tiba aja semua foto yang saya host di Google Photos gak bisa tampil di blog ini! Padahal sebelum-sebelumnya gak ada masalah lho dan hal itu udah saya pastikan sebelum saya mulai  meng-upload ke Google Photos foto-foto yang udah saya download dari TinyPic sebelumnya (jumlahnya lebih dari 3000 foto aja dong!) dan lalu mengedit setiap foto dalam post di blog ini satu per satu. Sengaja saya garisbawahi karena sungguhlah effort and duration yang udah saya keluarin buat mengedit 170 posts itu bukannya sedikit apalagi dalam satu post bisa ada lebih dari 50 foto! 😅

Continue Reading…

Dear Blog, I Won’t Give Up On You!

Seperti yang saya cerita di sini, saya lagi bermasalah dengan foto-foto di blog ini. Gara-gara itu, saya akhirnya harus meng-upload ulang foto-foto yang tadinya di-host di TinyPic ke Google Photos, yang mana hal itu otomatis bikin image address foto-foto itu berubah dan karenanya, gak cuma fotonya yang harus saya upload ulang, tapi post-nya pun harus saya edit lagi.

Melelahkan?

Iya banget.

Tiga hari terakhir ini bisa dibilang itu aja yang saya kerjakan. Kelar antar anak sekolah, langsung duduk di depan meja komputer, buka laptop, ngurusin itu. Sambil nunggu anak-anak les, dalam mobil, saya juga buka laptop, ngerjain itu. Malam-malam, anak-anak udah tidur, saya buka laptop lagi, ngerjain itu lagi.

Tahapan yang dikerjain memang gak berat ya. Pertama, saya download dulu foto dari TinyPic (lebih cepat begini dibanding saya mencari foto yang sama di HDD saya karena urutan yang di-upload di TinyPic adalah sesuai dengan urutan post di blog), foto-foto yang di-download itu saya simpan per folder di laptop sesuai dengan judul post. Tiap semua foto dalam satu post ke-download, tahapan kedua yang saya lakukan adalah foto-foto dalam satu folder itu saya compress lagi pake aplikasi TinyPic Resizer. Walaupun sebenarnya foto yang di-download ukurannya sudah kecil, tapi karena saya sekarang pake Google Photos dengan kuota cuma 15GB, maka semakin kecil ukuran foto semakin banyak pula foto yang bisa saya simpan di situ, makanya lebih baik kalo ukuran file fotonya saya kecilkan lagi. Setelah itu, tahap ketiga adalah meng-upload foto-foto yang udah di-compress itu ke Google Photos yang mana nama album di Google Photos juga saya samakan dengan judul post. Setelah foto-foto ke-upload, tinggallah tahap keempat alias yang terakhir, yaitu mengedit post di blog dengan cara menghapus image yang lama yang dialamatkan ke TinyPic dan meng-insert image yang baru dari Google Photos.

Segitu doang memang yang dikerjain, tapi berhubung posts yang harus diedit adalah yang dari tahun 2015 dan ditambah dengan kebiasaan saya yang naro foto banyak-banyak di hampir tiap cerita, maka jadilah kerjaan sederhana itupun memakan waktu dan yah…bisa dibilang memakan tenaga juga.

Melelahkan? Sekali lagi, iya.

Membosankan? Oh, tentu tidak!

Kenapa?

Karena dengan mengedit ulang, bikin saya jadi membaca ulang semua posts itu.

Dan apa yang saya dapatkan pemirsa?

While I read all of those posts, I could feel all of the emotions that I felt when I wrote them. All the love, excitement, happiness, gratefulness, sadness, confusion, even the flatness when the day seemed dull. Every single feelings in every single post, I could still feel it….like I was there with my old self. I smiled, I laughed, and in some posts, I even cried….

I felt blessed when I re-read my own old posts in this blog….

That’s when I know, that no matter what happens, as long as I still have a say in it, then no, I will never ever give up on this blog…..

Dan itu bukan cuma soal saya gak akan menyerah sampe semua gambar-gambar di blog ini terselamatkan, tapi terutama soal kontinuitas mendokumentasikan kisah keluarga kami di sini. Karena sungguhlah membaca ulang blog ini dari tulisan sejak beberapa tahun yang lalu, bener-bener bikin saya sadar bahwa gak ada media sosial lain yang bisa memberikan nilai kenangan sebaik blog. Ketika saya lagi gak bisa aktif di blog, pelarian dokumentasi memang ke Facebook ato Instagram, isi dokumentasinya tentu foto, kadang disertai sedikit cerita. Tapi ya itu dia, titik beratnya ada di foto, kalo pun ada cerita paling sekedarnya aja, itupun nilai emosi di setiap cerita dikit, bahkan bisa dibilang hampir gak ada karena cenderung yang penting asal ada caption aja 😅. Berapa kalipun saya nge-scroll timeline di FB dan IG, tetap gak akan membangkitkan nostalgia lengkap dengan segala emosi  bahagia dan sedihnya seperti kalo di blog ini. Di blog saya memang ngerasa lebih nyaman untuk terbuka dengan apa yang saya rasakan. Apa yang saya tulis di sini, semuanya benar-benar datang dari hati saya…

Mungkin, karena sejak awal saya udah nganggap blog ini sebagai diary….

Sadar itu, bikin saya ngerasa nyesel banget dengan kisah-kisah kami yang gak saya dokumentasikan di sini. Nyesel karena saya membiarkan kondisi yang lagi hectic jadi alasan untuk gak cerita di sini. Walo saya selalu ngerasa nulis blog bukan kewajiban dan hanya akan nulis kalo lagi pengen nulis, tapi kalo udah gini, saya baru sadar betapa sayangnya kalo gak nulis apalagi kalo ada kenangan penting dan gak ditulis di sini.

………………………….

Tapi yah sudahlah, yang lalu biarlah berlalu…

Sekarang ini pokoknya saya udah sadar betapa berharganya blog ini buat saya dan saya bener-bener bersyukur sekali bahwa meskipun ada masa di mana saya gak aktif di sini, tapi gak pernah sekalipun saya terpikir buat menutup blog ini. Aktif gak aktif ya tiap tahun tetep bayar domain, gak pernah, even once, kepikiran buat stop. Kiranya Tuhan berkenan blog ini panjang umur, demikian juga saya dan keluarga bisa panjang umur, agar semakin banyak kisah kami yang bisa diceritain di sini dan kiranya Tuhan berkenan supaya setiap kisah itu gak hanya jadi berkat buat kami tapi juga buat orang yang baca. Amin!

I love youuuuu, plovea.com!!! 💜💜💜💜

PS:

Satu hal lain yang bikin saya sadar betapa berharganya blog ini buat saya adalah kenyataan bahwa ketika saya nge-download foto-foto dari TinyPic, begitu saya lihat foto itu saya udah langsung tau exactly apa judul post-nya! That made me more realize that I know this blog by heart…

Lagi Bermasalah Soal Foto

Break dulu dari cerita soal liburan ya, sekarang saya mau cerita dulu tentang masalah saya soal foto.

Jadi gini pemirsa, kan udah sejak tahun 2015 saya kalo mo majang foto di blog ini tuh pake image hosting service. Kenapa gak di-upload di WordPress aja? Jawabnya karena kuota untuk media yang disediakan secara gratis oleh WP untuk saya udah terpakai semua, alias udah full….hehehehe….. Inilah akibatnya kalo tiap nge-post cerita musti disertai dengan gambar yang banyak, cepet abis deh kuotanya 😅. Ya abis gimana dong, blog ini kan semacam dokumentasi keluarga kami ya, dan yang namanya dokumentasi kalo tanpa disertai foto tuh rasanya kuraaanggg 😅. Jadi ya gitu deh, berhubung yang di WP udah penuh, maka sejak 2015 saya pun pakai TinyPic untuk foto-foto yang mau saya taro di blog (soal ini udah pernah saya cerita di sini).

Continue Reading…

Cerita Cerah Ceria (Part 5) : Ngapain Aja Di Sibolga?

Ini adalah bagian terakhir cerita perjalanan kami ke Sibolga. Fiyuuuhh….menyelesaikan satu cerita perjalanan aja lamanya bukan main ya. The trip was only a week, but it took me more than a month to finish the story. Never mind-lah yaaa…yang penting kelar juga 😀

Continue Reading…

How’s Life?

Halooooo bloooggg!!!

Astagaaa….udah Februari lho ini! Ya ampun, kemana aja dari akhir tahun sampe awal tahun ini??? Kasian amat ini blog ya, makin lama makin gak keurus. Satu demi satu cerita ditunda buat ditulis di sini, sampe akhirnya numpuk-numpuk deh semua. Yang soal dapur lah, Natal lah, Tahun Baru lah, ultah abang lah…aaarrggghhh….banyaaaakkk!!! Huhuhuhu….

Jadi selama gak hadir di sini, apa kabarnya hidup kami??

Continue Reading…

My 35th Birthday

Rehat dulu dari cerita soal renovasi dapur ya, sekarang pengen dokumentasiin dulu tentang ulang tahun di keluarga kami yang 3 minggu berturut-turut itu, dimulai dari ulang tahun saya yang sudah berlalu sebulan yang lalu…hehe…

Puji Tuhan, tahun ini tambah lagi usia saya. 35 tahun sudah saya hidup. Waktu berlari cepat sekali, semuanya berlalu tanpa terasa. Ingatan dari masa kanak-kanak masih jelas banget bermain-main dalam benak saya, tapi ternyata itu sudah puluhan tahun yang lewat. Gak kerasa juga sudah 11 tahun saya kenal dengan orang yang kini jadi suami saya, padahal rasanya baru kemarin bertemu dan kenalan. Asli, bener-bener waktu itu berlalu seperti angin. Makanya memang setiap kesempatan hidup yang Tuhan beri itu gak boleh disia-siakan ya, semua harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk kemuliaan Tuhan, karena cepat saja semua dan segala sesuatunya itu berlalu. Puji Tuhan masih diberi ketambahan umur, kiranya Tuhan juga memberkati saya supaya bisa lebih bijaksana menjalani hari-hari ke depan.

Puji Tuhan, sama seperti kurang lebih 10 tahun terakhir dalam hidup saya ini, kembali saya merayakan bertambahnya usia bersama dengan orang-orang terdekat yaitu suami dan anak-anak. Mereka inilah yang selalu jadi hadiah ulang tahun terindah buat saya. Hanya dengan melihat dan merasakan mereka di sekitar saya saja, sudah lebih dari cukup membuat saya merasa betapa beruntungnya saya karena memiliki mereka 🙂 .

Di hari ulang tahun saya itu, sejak pagi di rumah udah mulai sibuk.

Continue Reading…

Dikiranya….

Pengen semangat ngeblog lagi, pengen cerita soal liburan belum lama ini, pengen blog walking, pengen ini, pengen itu, tapi waktunya belum pas…hehehe… Jadi sekarang mau cerita yang ringan-ringan dan singkat-singkat saja sambil nunggu agenda berikutnya yang harus saya lakukan hari ini.

Continue Reading…

Stay Organized With Wunderlist

Aloha April!!

Gak kerasa udah April aja ya dan selama bulan Maret saya cuma sekali aja dong nulis di sini…huehehehe…. Sebulan terakhir ini memang saya lagi disibukkan terutama oleh kerjaan kantor yang bikin waktu luang di rumah pun harus saya pake untuk kerja, jadi yah gitu deh saya jadi sama sekali gak bisa ngeblog, padahal kangen banget. Buat ngobatin kangen nulis, IG jadi sasarannya, tapi itu pun ternyata gak bisa nulis sepanjang dan sebanyak yang saya mau. Lagi-lagi karena waktu…waktu…dan waktu. Ya habis waktu selama 24 jam musti dibagi untuk urusan rumah, anak-anak, kerjaan, diri sendiri (baca: tidur-mandi-dandan), dan tentu saja drama Korea…hihihihi…tetep yah kalo soal ini mah, sesibuk apapun disempet-sempetin deh bisa nonton drama 😀 .

Puji Tuhan sekarang ini kerjaan yang dikejar target itu bisa dibilang udah selesai, jadi udah bisa lega dikit, makanya sekarang bisa cerita deh di sini. Dan kali ini saya mau cerita tentang satu aplikasi to-do list manager yang sudah hampir setahun terakhir ini menemani saya.

Aplikasi yang saya maksud itu bernama Wunderlist.

Continue Reading…

Abang’s 8th Birthday

Hari Jumat yang lalu si abang berulang tahun yang ke-8.

Ternyata sudah 8 tahun usia anak ini. Udah gedeeee…hahaha…bentar lagi masuk usia remaja deh, duh di satu sisi bersyukur anak tambah besar, tapi di sisi lain gak pengen juga dia cepet-cepet jadi ABG 😀 . Gak kerasa ya pemirsa, saya sudah menulis tentang si abang di blog ini dari sejak dia masih bayi, tepatnya waktu itu masih 4 bulan, dan sekarang dia udah 8 tahun….uwoooo! Kalo dihitung-hitung udah lama banget ya…hehe…tapi asli, semua terasa cepet banget, seperti sekejapan mata, padahal waktu melaluinya terasa penuh pergumulan di sana-sini. Makanya puji Tuhan banget 8 tahun ini bisa terlalui dengan luar biasa dan betapa kami bersyukur Tuhan memberikan si abang sebagai anak kami. Ah Tuhan, tak terkatakan lagi rasa syukurnya setiap mengingat kejadian 8 tahun yang lalu ketika dia Tuhan hadirkan di tengah-tengah keluarga kecil kami yang saat itu baru terbentuk belum sampai 1 tahun. Hari kelahirannya yang penuh berkat itu menjadi awal dari berkat-berkat luar biasa lainnya yang terus kami terima lewat kehidupan si abang hingga hari ini dan kami amini untuk seterusnya.

Continue Reading…

Christmas 2016: Home Decoration and Some Pictures Around The Christmas Tree

Tahun ini mungkin bisa dibilang sebagai tahun termalas saya ngeblog. Apalagi dalam beberapa bulan belakangan ini, yang mana kalo diperhatiin, kayaknya saya lumayan sering vakum nulis hingga berminggu-minggu.

Sibuk?

Ya, itu udah pasti.

Tapi alasan utamanya bukan itu sih, karena bagi saya kesibukan memang udah jadi bagian dari keseharian. Mulai dari sejak membuka mata di jam 3 pagi hingga waktunya beristirahat di malam hari, saya memang selalu sibuk. Namun sebelum-sebelumnya, sesibuk apapun, saya cenderung masih bisa menyempatkan waktu untuk nulis di blog. Sayangnya beberapa bulan terakhir ini, saat saya punya waktu senggang, saya justru cenderung meninggalkan urusan blog dan beralih ke urusan lain.

Yakni drama Korea.

😀 😀 😀

Dan saya jadi begini bukan karena barusan aja demen sama drama Korea, karena aslinya saya udah jatuh cinta dan banyak ngikutin drama Korea sejak lebih dari 16 tahun yang lalu.

Koleksi drama Korea yang saya simpan di hard disk saya. Total sampe hari ini ada 101 drama, dan akan terus…terus bertambah…hehehe

Continue Reading…