Christmas 2021 : The Tree and The Home Decoration

Setelah melewati Natal tahun kemarin tanpa dekorasi dan pohon Natal, tahun ini puji Tuhan kami dikasih berkat untuk bisa menikmati kegembiraan memasang pohon Natal dan ngedekor rumah lagi…yeayyy!!!

Memangnya seberapa penting sih bu masang pohon Natal dan ngedekor rumah buat menyambut Natal?

Kalau ditanya soal kepentingannya sih ya sebenarnya gak penting juga, karena Natal sama sekali bukan tentang pohonnya atau dekorasinya atau segala macam warna-warni kemeriahannya. Natal murni tentang peringatan kasih Tuhan Maha Pencipta terhadap manusia sehingga memberikan hadiah Juruselamat buat menebus dosa-dosa manusia. Ada atau gaknya pohon Natal sama sekali gak mempengaruhi sukacita sejati dari Natal, kami sendiri kan tahun lalu menikmati Natal yang ‘polosan’ tanpa ada apa-apa, tapi puji Tuhan tetep sukacita juga karena ya itu sukacitanya sendiri datang dari hati yang mengingat kasih Tuhan. Pohon Natal dan dekorasi ini lebih ke menciptakan memori bersama keluarga aja sih menurut saya di samping tentu karena yang namanya perubahan suasana itu menyenangkan, maka gak heran kalau suasana rumah yang menjadi lebih meriah dengan kehadiran pohon serta hiasan Natal di momen Natal yang memang istimewa itu bikin kegembiraan semakin terasa. Nah, rasa gembira yang dirasakan bersama keluarga itu yang kemudian dinanti-nanti tiap tahun. Apalagi nih ya, uniknya dekorasi Natal itu, semeriah-meriahnya tapi tetep aja kesan yang dibangkitkan dalam hati ketika melihatnya tuh adalah perasaan yang tenang dan damai  💖.

Di tahun ini, sebenarnya kami tadinya gak berencana untuk pasang pohon Natal. Alasannya sederhana yaitu karena kami belum benar-benar selesai ngurusin pindah-pindahan dari rumah Palembang. Mau bawa pohon Natal dari Palembang, rasanya masih ribet. Mau beli yang baru di sini, trus mikir punya beberapa pohon Natal tuh buat apa? Jadi sebenarnya kami sendiri sudah siap aja sih kalau Natal kali ini lagi-lagi kami gak pasang pohon Natal. Eh tapi kemudian mendekati akhir tahun, ada beberapa hal baru yang terjadi yang kemudian bikin suami berpikir, ya gak apa deh kita beli tambah pohon Natal lagi, tar kalau Tuhan berkenan kapanpun itu bisa pindah ke Rumah LV, pohon Natal yang ini bisa buat di lantai duanya nanti. Maka oke deh, langsunglah saya berburu via Tokopedia nyari pohon Natal yang cocok buat rumah kami ini. Pohon yang saya cari bukan yang gede dan tinggi, secukupnya aja pokoknya karena ruangannya juga secukupnya…hehehehe….

Trus soal warnanya nih, tadinya saya nyari yang seperti biasalah pohon Natal, warna hijau. Tapi suami kasih masukan buat cari yang sekalian beda aja, karena toh suasana rumahnya juga memang beda dibanding rumah di Palembang. Terpikirlah saya untuk cari yang warna putih aja trus untuk dekorasinya dominan biru.

Kenapa dominan biru?

Pertama, karena anak-anak lagi suka banget sama tokoh yang identik sama warna biru. Si adek lagi suka sama Sonic the Blue Hedgehog, sementara si abang lagi suka nonton serial Hilda the blue-haired girl.

Kedua, karena di ruang nonton di bawah ada sofa biru yang eye-catching banget jadi kayaknya cocok deh kalau pohon Natalnya nanti juga ikut bertema biru.

Gak kangen bu sama pohon Natal yang didominasi warna ungu?

Kangen siiihh…. Tapi karena rumah ini memang berbeda dibanding rumah Palembang, maka yah selera warna saya untuk interior juga jadinya mengikuti ‘selera’ rumah ini 😁. Tapi kan malah bagus ya, jadinya bisa merasakan suasana rumah yang memang bener-bener berbeda. Kalau di Palembang, auranya rumah mama banget, sementara rumah yang ini auranya lebih ke nyaman buat semua anggota keluarga…hehehe…

Puji Tuhan, proses nyari pohon Natal dan hiasannya gak pake lama, tanggal 26 November pohonnya udah sampe di rumah dan hari itu juga kami langsung pasang pohon Natalnya…yeayyy!!!

Si adek baru kelar mandi tuh, saking buru-burunya pengen segera ikutan masang pohon Natal, rambutnya gak dikeringin bener 😅

Seperti yang saya bilang di atas, yang menyenangkan dengan memasang pohon Natal ini adalah memorinya, gak cuma buat orangtua tapi terutama buat anak-anak, makanya gak heran kalau mereka selalu yang lebih bersemangat dalam proses pasang pohon Natal ini 😁.

Sudah jadi! Yeayyy!!! Puji Tuhan 😍
Malam itu sebenarnya hiaannya masih terasa kurang, makanya saya masih perlu beli lagi keesokan harinya, tapi yang segini aja pun udah bikin dua anak ini bahagia bukan main buat berfoto di depan pohon Natal 😍

Tadinya saya sempat berpikir kalau pohon Natal berwarna putih dengan hiasan warna biru gak bakal kelihatan christmassy, but it was proven wrong, karena ternyata tetep aja bikin rumah jadi bersuasana Natal banget (ya namanya juga tetep pohon Natal yak 😄) dan kami semua setuju bahwa meski pohon Natal yang ini terlihat lebih sederhana dibanding pohon Natal yang biasanya kami pasang di rumah Palembang, tapi somehow pohon Natal ini memang cocok buat rumah Tangerang kami ini.

Setelah pohon Natalnya terpasang, biar suasana rumah tambah meriah, saya nambah beli christmas wreath buat digantung di cermin di ruang nonton sama trus saya juga minta si sus di Palembang buat ngirimin beberapa dekorasi Natal dari rumah sana, hingga akhirnya beginilah dekorasi Natal di rumah kami.

Kalo di video di atas sih waktu sarung bantal sama taplak dan table mat Natalnya belum dipasang ya, tapi itupun udah cukup bikin suasana rumah jadi yang Natal banget, apalagi sekarang kami tiap pagi mesti muter lagu Natal di rumah, duh bener-bener bikin hati rasanya ceria sekaligus adem 😍.

Biru dikombinasiin sama merah, mencolok banget jadinya, tapi baguss bikin hati ceria ngeliatnya 😍. Btw, merah campur biru tuh jadinya ungu kan yak, pantes sih ya perpaduan kedua warna itu jadi bagus di mata saya karena saya sendiri suka sama warna ungu 😁
Topi, bando, kacamata, buat seru-seruan ini, semua dikirimin sama si sus dari rumah Palembang 😁

Iseng masang topi dan jenggot santa di standing lamp di ruang tamu, lah kok malah bagus jadinya 😁
Yuk, mariii…kue keringnya udah tersedia lhooo 😁
Gak perlu nunggu tamu, yang di rumah aja pun udah siap ngabisin 😁
Penampakan meja makan kayak begini. Ini meja makannya memang mini, jadi di atasnya gak bisa lagi ditaro segala bunga atau lilin 😆😅
Gara-gara tahun ini pohon Natalnya biru, christmas cup yang saya beli juga warnanya biru. Bagus tapi yah 😍
Kalo cup yang satu ini dibeli karena terpaksa. Suatu hari suami lagi nyari lilin Natal di Ranch Market, trus iseng liat2 christmas cups yang lucu-lucu begini, eh blio gak sengaja dong ngejatuhin tutup satu cup yang mana karena bahannya keramik jadilah langsung pecah berantakan. Alhasil, suami harus beli cup yang tutupnya udah dia pecahin, bikin istrinya bahagia dia pulang-pulang bawa cup cantik kayak begini…wkwkwkwkwk
Sejujurnya, saya paling seneng ngambil foto pohon Natal ini ke arah ruang tamu begini
Sukaaa banget liatnya, puji Tuhan 😍

Itu penampakan kalau pagi hari. Kalau malam harinya gimana?

Ya tetep cantik juga dong yaaa…hehehehe….

Malam-malam waktu lampu masih nyala
Kalau lampu ruangan udah dimatiin. I always love the tree’s reflection on the mirror 😍

Kalau lampu udah dimatiin, jadinya romantis ya, sukaa banget liatnya 😍.

Begitulah pemirsa cerita tentang pohon dan dekorasi Natal tahun ini. Memang beda banget dekorasi tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu di Palembang walau sempat pindah rumah sebanyak dua kali, tapi dekorasi dari rumah satu ke rumah lainnya bukannya yang berbeda banget. Dekorasi tahun ini bener-bener menggambarkan kehidupan kami sekarang yang sudah berbeda jauh. Gak hanya pindah rumah, tapi juga sudah pindah kota, saya yang sudah berhenti bekerja dan anak-anak pun bisa jadi sebentar lagi harus pindah sekolah daannn ini adalah Natal pertama setelah inang simatua saya berpulang. Yah, begitulah hidup. Penuh dinamika. Yang paling penting bagi kami adalah kami tetap berjalan bersama Tuhan Yesus dalam segala kondisi. Amin!

Kalau teman-teman yang merayakan Natal, sudah pasang pohon Natal kah sekarang?

3 respons untuk ‘Christmas 2021 : The Tree and The Home Decoration’

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s