17 Agustus 2020

Selamat Hari Kemerdekaan buat kita semua!

Puji Tuhan ya pemirsa, tepat di hari ini Indonesia sudah genap berusia 75 tahun. Meski tahun ini kondisi perayaannya jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena kondisi pandemi yang masih terjadi, namun tetap harus bersyukur pada Tuhan bahwa meski di tengah situasi dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini, Indonesia masih tetap berdiri hingga bisa merayakan ulangtahunnya yang ke 75 dalam suasana yang kondusif.

Di hari yang istimewa ini, meski terhitung sebagai hari libur namun kami tetap bangun pagi karena suami dan anak-anak harus ikut upacara virtual. Anak-anak wajib ikut upacara yang diadakan oleh sekolah yang ditayangkan langsung via MS Teams, sementara suami wajib ikut upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka via YouTube.

Yang paling pagi bangun seperti biasa adalah pak suami karena jam saat teduhnya adalah pagi (kalau saya malam 😁). Karena meski harus upacara pagi tapi jamnya gak sepagi jam sekolah biasa, maka suami bangun jam 5 untuk saat teduh. Setengah jam setelahnya barulah saya dibangunkan…hehehe…. Saya bangun dilanjut doa sebentar and did other morning routine activities, abis itu baru masak untuk sarapan yang mana menu hari ini cukup nasi goreng dan telur dadar saja 😁. O ya, setiap pagi gini, tugas saya adalah masak sarapan, sementara suami nyapu ngepel…hehehe… Sekitar jam 6 lewat, anak-anak pun bangun, trus kelar mereka doa dan segala macam, kami pun sarapan. Sehabis sarapan, saya cuci piring sementara suami mandiin si adek dilanjut dia yang mandi dilanjut si abang yang mandi. Kelar mereka semua mandi barulah giliran saya mandi.

Jam 07.30 suami udah bersiap di depan laptopnya karena sebelum upacara detik-detik proklamasi dimulai, masih ada acara kantor secara live yang harus dia ikuti. Jam 08.30 barulah giliran anak-anak stand by di depan laptop masing-masing. Puji Tuhan, upacara yang dilangsungkan oleh sekolah berjalan lancar dan anak-anak pun bisa mengikuti dengan khidmat.

Kelar anak-anak upacara, mendekati jam 10, kami berempat pun stand by di sofa depan TV buat sama-sama mengikuti upacara detik-detik proklamasi.

Menyaksikan upacara di Istana Negara ini, sungguh membuat perbedaannya dengan tahun-tahun sebelumnya makin terasa. Yang biasanya peserta serta undangan yang menghadiri upacara ini bisa mencapai ribuan orang, kali ini yang benar-benar hadir secara fisik hanya sekian puluh orang saja hingga terkesan sangat sepi. Jangankan tamu undangan, bahkan pasukan pengibar bendera saja pun hanya berjumlah 3 orang saja, tak ada lagi yang namanya pasukan 17-8-45 dan juga tak ada yang namanya penyerahan bendera pusaka dari Presiden ke pembawa baki. Beda. Bedaaaa banget.

Namun meski ada beberapa hal yang terasa kurang dalam perayaan hari kemerdekaan di tahun ini akibat pandemi, tetap saja ada hal yang menjadi kelebihannya, yaitu baru kali ini, tepat di pukul 10.17, semua warga Indonesia diarahkan untuk melakukan sikap sempurna serta hormat kepada Bendera Merah Putih. Dari lantai 27 gedung apartemen kami ini, sirene yang dikumandangkan tepat di pukul 10.17 terdengar sangat jelas dan suasana tiba-tiba terasa sangat hening. Buat saya ini adalah salah satu hal yang positif ya yang seharusnya bisa dijadikan tradisi dari tahun ke tahun, tidak hanya tahun ini saja.

Selesai menyaksikan upacara detik-detik proklamasi, anak-anak ganti baju trus main-main, suami masih lanjut ngerjain kerjaan kantor, sementara saya mengikuti webinar Bagaimana Menceritakan Tentang Tuhan Yesus Pada Anak-Anak yang diselenggarakan oleh komisi anak tempat kami bergereja. Webinarnya berlangsung selama dua jam dan puji Tuhan bisa saya ikuti dengan sangat baik karena isinya memang sangat berbobot. Terima kasih banyak buat komisi anak GKY Palembang yang sudah menyelenggarakan webinar ini, benar-benar membantu saya sebagai orangtua untuk lebih mengerti lagi bagaimana aplikasi yang tepat untuk mendidik anak-anak dalam kehidupan yang mengenal Tuhan.

Selesai dengan webinar, kami pun makan siang dengan menu Daging Merah Ala Thai, Tumis Pakcoy, Tahu Kukus Tomat, dan Bakwan Sayuran. Keren memang menu makanan dari tempat katering langganan kami…hahahahaha…. Puji Tuhan, dengan keterbatasan untuk memasak di apartemen ini, tetap saja kami dipelihara-Nya melalui layanan katering yang sehat dengan menu yang jauh dari membosankan setiap harinya 😘.

Selesai makan siang dan kelar saya cuci piring, waktunya leyeh-leyeh. Yang pengen main ya silakan main. Yang pengen tidur juga silakan tidur. Yang pengen nonton silakan nonton. Yang pengen nulis bentar di blog juga ya silakan. Santaiiii pokoknya menikmati waktu. Puji Tuhan 😘.

Demikianlah pemirsa, cerita kami di hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun ini. Kalau teman-teman pada ngapain aja di rumah? Meski tanpa perayaan yang gegap gempita, namun semoga kita semua tetap bisa bersyukur untuk tahun demi tahun yang masih Tuhan ijinkan untuk bangsa kita ini jalani dan semoga kita semua terus bersatu hati berdoa bagi negara kita agar kiranya belas kasih Tuhan senantiasa tercurah bagi bangsa kita ini. Amin.

Selamat hari Kemerdekaan dari kami berempat yaaa…. Tuhan kiranya membekati kita semua. Amin!

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan. (Roma 15:13)

5 respons untuk β€˜17 Agustus 2020’

  1. wow materi webinarnya menarik bangeeettt. pingin banget dong di share kalo boleh. ga kepikiran banget ada webinar gini dr gereja

  2. Iya, aku pun sedih banget pas tahu Paskibrakanya cuma 3 orang 😦 Padahal setiap tahun,penampilan tim Paskibraka ini yang aku tunggu tunggu. Pas jam 10.17 pun, aku juga berdiri dengan sikap sempurna dan hormat bendera. Semoga ulang tahun RI tahun depan bisa kembali meriah πŸ™‚

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s