Sweet Memories With Opa and Oma

Tahun ini, seharusnya kami merayakan Natal dan Tahun Baru di Manado, tapi karena satu dan lain hal, tahun ini lagi-lagi kami harus ke Medan. Di satu sisi bersyukur karena masih bisa berkumpul bersama keluarga di momen hari raya yang ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Tapi di sisi lain ada rasa sedih juga, karena bagaimanapun saya juga kangen berkumpul bersama keluarga di Manado. Tapi yah sudahlah, puji Tuhan yang di Manado bisa mengerti kondisinya dan Tuhan pasti akan atur waktu yang lebih baik untuk kami bisa berkumpul bersama lagi. Lagipula puji Tuhan, meski tahun ini kami tidak bisa pulang untuk menemui orangtua di Manado, tapi tahun ini ada dua kali orangtua dari Manado datang ke rumah kami di Palembang πŸ™‚ .

Yang pertama datang adalah mama saya. Waktu itu sebenarnya datang gara-gara saya sakit…hehe… Jadi ceritanya, waktu sebelum ulang tahun ke-35 kemarin, saya sempat sakit. Dan biasalah orangtua ya, meskipun saya udah berumahtangga, tapi denger saya sakit mereka jadi kepikiran. Papa saya malah sampe mimpiin saya masih bayi dalam gendongannya…duh ampun. Besokannya setelah dapat kabar saya sakit, mama saya pun segera datang ke Palembang. Dan puji Tuhan, saya memang jauh lebih cepat sembuh setelah mama saya datang…hehe…

Saya cuma butuh dua hari untuk memulihkan kondisi. Di hari ketiga, periksa darah lagi, semua ternyata udah normal… Puji Tuhan… Jadi udah bisa deh jalan-jalan sama mama saya πŸ˜€

Dan di awal bulan Desember kemarin, mama saya kembali datang. Kali ini bareng papa saya. Ceritanya datang sekalian singgah sehabis perjalanan ke Israel. Daripada singgahnya di Jakarta kan ya, mending singgahnya di Palembang…hehe… Cuma bentar aja sih mereka di sini, tapi puji Tuhan, meski sangat sebentar tapi kami semua sangat bahagia dengan pertemuan kami. Apalagi, ada juga moment di mana anak-anak bisa pasang pohon Natal bareng opa dan omanya. Ini kenangan yang indah banget, yang sampai kapanpun gak akan dilupakan oleh anak-anak.

O ya, tahun ini memang saking karena sibuknya, kami baru sempat pasang pohon Natal di awal bulan Desember. Telat bangeeett dibandingkan tahun-tahun sebelumnya…hehe… Masih syukur tapi masih bisa sempat pasang mengingat kesibukan bertubi-tubi di tahun ini πŸ˜€ .

Malam sebelum opa dan oma pulang ke Manado, si abang nempelin opanya terus…hehe
Justru si abang lhoo yang paling sedih waktu opa dan omanya pergi πŸ˜€

Puji Tuhan, Tuhan itu baik. Meski tahun ini saya lagi-lagi belum bisa pulang menemui orangtua, tapi Tuhan masih kasih kesempatan saya untuk bertemu dengan mereka, meski sejenak, tapi bisa melepas kangen saja rasanya sudah luar biasa πŸ™‚ .

Kalo teman-teman, akhir tahun ini pada mo mudik ke mana nih?

Iklan

9 respons untuk β€˜Sweet Memories With Opa and Oma’

  1. Ya ampun Lis…. sampe mimpi gendong km pas bayi, huaaaaa…. kebayang khawatirnya…. pantesan gak lama lgsg terbang ke Palembang ya. Bener2 kasih orang tua sepanjang jaman.

  2. Duh sudah berapa purnama ya tak berkunjung ke sini. Si Abang tambah ganteng. Si Adek sudah besar yg juga gak kalah gantengnya.

    Bersyukur ya Jeng sekalipun tak bisa pulang ke Manado tahun ini tapi mama dan papa sempat berkunjung ke Palembang

  3. Selamat mudik natalan ke Medan ya Jeng Lis dan keluarga. Perhimpunan keluarga Palembang, Manado dan Medan dilingkupi suka cita pemeliharaanNya. Salam hangat

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s