Kulit Wajah Sehat dengan Santan Kelapa

Disclaimer: Contains a lot of self portraits, so just prepare yourself :mrgreen:

Apa???

Santan???

Serius???

Sebagian orang yang baca judul di atas mungkin akan berpikiran demikian, karena saya sendiri juga hampir tidak percaya ketika pertama kali tau bahwa santan bisa membantu menyehatkan kulit wajah. Maklumlah, karena selama ini saya nyetok santan kemasan di rumah cuma untuk bikin gulai, kari, soto, rendang, kolak, sama chiffon doang…hihihihi… Dan saya sama sekali gak pernah menyangka bahwa ternyata santan bisa menjadi salah satu solusi dari kegalauan saya akan banyaknya penggunaan bahan kimia sintetis dalam perawatan kulit yang saya jalani selama ini.

Iya, semuanya memang berawal dari situ. Galau soal paraben. Kemudian berlanjut pada galau soal banyaknya penggunaan bahan kimia sintetis dalam produk-produk yang saya pakai.

Mau produk perawatan apapun itu, saya bisa pastikan bahwa tidak ada yang bisa bebas dari bahan kimia sintetis. Saya sadar saya tidak bisa sepenuhnya terbebas dari bahan-bahan kimia sintetis dalam produk-produk kosmetika serta perawatan kulit itu, namun saya berusaha mencari informasi supaya paling tidak saya bisa mengurangi penggunaannya.

Puji Tuhan, tanpa berlama-lama, informasi yang saya perlukan pun bisa didapatkan. Informasi yang tidak saya sangka dan sempat saya ragukan kebenarannya, sampai akhirnya bisa membuktikan sendiri.

Manfaat Santan dan Minyak Kelapa bagi Kulit

Jadi awalnya, saya menemukan artikel tentang cara-cara perawatan kulit secara alami dan bahan-bahan alami apa yang bisa kita gunakan untuk itu. Artikelnya banyak ya, gak bisa lagi saya sebutkan satu per satu, tapi kalo kita cari dengan Google pake keyword natural skin care, pasti bakal banyak banget tuh yang keluar dan rata-rata menyebutkan coconut alias kelapa (baik dalam bentuk minyak ataupun susu/santan) sebagai bahan alami yang punya banyak manfaat.

Kenapa begitu? Karena baik minyak kelapa maupun santan kelapa kaya akan lauric acid yang secara natural punya sifat anti-bakteri, anti-virus, serta anti-jamur tapi sekaligus juga bisa melawan resistansi terhadap antibiotik. Selain itu, secara alami minyak dan santan kelapa juga mengandung anti-oksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas. Gak cuma itu, minyak dan santan kelapa juga mengandung vitamin (C, E, B1, B3, B5, B6), zat besi, zat tembaga,Β  seng, selenium, kalsium, potasium, magnesium, dan fosfor.

Karena kandungannya yang luar biasa, maka minyak dan santan kelapa pun sangat dianjurkan sebagai salah satu bahan alami dalam perawatan kulit, karena bisa memberikan manfaat sebagai berikut.

  1. Sebagai pembersih wajah (termasuk membersihkan make up yang waterproof sekalipun) yang tidak hanya membersihkan sampai ke pori-pori kulit, tapi juga memberikan nutrisi alami bagi kulit.
  2. Mencegah jerawat, oleh karena sifat anti-bakteri alaminya serta sifat lemaknya yang tidak menutup pori-pori ditambah dengan kemampuannya mengangkat minyak berlebih dari wajah.
  3. Membantu pengelupasan kulit secara lembut (gentle exfoliation) bila dijadikan scrub.
  4. Mencegah penuaan dini. Kandungan Vitamin C-nya menjaga elastisitas dan fleksibilitas kulit, sementara kandungan zat tembaga membantu mencegah kerutan, kulit kendur, serta flek hitam (age spot). Selain itu, sifatnya yang membersihkan wajah hingga ke pori-pori, mengangkat minyak wajah berlebih (excess sebum) dengan tetap meninggalkan sebum alami yang berguna untuk menjaga kelembutan kulit, tentu sangat berguna membuat kulit tetap kencang (FYI, produk pembersih wajah (apalagi yang khusus kulit berminyak / oil control) kabar-kabarnya justru membuat kulit wajah menjadi sangat kering hingga menyebabkan penuaan dini apalagi jika tidak diiringi dengan penggunaan krim anti-aging).
  5. Membantu masalah terbakarnya kulit akibat sinar matahari (sunburns), karena kemampuan anti-radang serta kemampuannya mendinginkan kulit serta mengurangi rasa sakit pada kulit yang terbakar.
  6. Melembabkan kulit karena memang sudah memiliki sifat melembabkan dan menyejukkan kulit.
  7. Kemampuannya melembabkan kulit serta kandungan alami anti-bakteri, anti-virus, dan anti-jamur, membuat santan dan minyak kelapa sangat baik bagi kulit kering serta membantu menyelesaikan masalah kulit seperti eksim dan infeksi kulit.

Kenapa Memilih Santan dibanding Minyak Kelapa?

Setelah mengetahui manfaat dari santan dan minyak kelapa, saya kemudian mantap menjadikan salah satunya sebagai bagian dari perawatan kulit, terutama dalam hal ini perawatan wajah.

Saya memilih santan karena alasan berikut.

  1. Saya lebih suka tekstur santan yang creamy dibanding minyak kelapa yang….oily tentu saja. Membersihkan wajah dengan santan tentu rasanya tak akan jauh beda dengan menggunakan susu pembersih kan?
  2. Santan jauh lebih murah dibanding minyak kelapa apalagi yang pake embel-embel murni (VCO). Wajar, karena pembuatan dan pengemasan santan lebih sederhana dibanding pembuatan minyak, selain itu juga karena faktor marketing bikin minyak kelapa terutama VCO jadi berharga mahal.
  3. Isinya sama-sama lauric acid yang punya manfaat luar biasa seperti yang sudah saya sebutkan di atas namun kandungan mineral dan vitamin pada santan lebih banyak dibanding pada minyak kelapa. Selain itu, kandungan lemak santan (20% fats) juga lebih sedikit dibanding minyak kelapa (100% fats).

Kenapa Santan Kemasan?

Saya pilih santan dalam kemasan dibanding santan pasar apalagi santan bikinan sendiri dengan alasan sebagai berikut.

  1. Lebih praktis baik dalam proses pembuatan maupun dalam proses penyimpanannya (gak kebayang ya, kalo cuma untuk membersihkan wajah saja saya harus meres-meres kelapa…huehehehe….habis waktu ayuk kagek πŸ˜› ).
  2. Lebih tahan lama, karena pada umumnya menggunakan kemasan tetra pak.
  3. Lebih higienis dan steril, karena pemrosesannya dengan sistem UHT.

Kandungan dalam Santan Kemasan dan Mana Yang Terbaik?

Yang mungkin menjadi kekhawatiran adalah kandungan bahan tambahan selain ekstrak daging kelapa dan air pada santan kemasan.

Iya benar memang, santan kemasan memang menggunakan bahan tambahan, pada umumnya bahan penstabil (yang berguna menjaga agar bahan-bahan tetap menyatu) sekaligus juga berfungsi sebagai pengental.

Produk santan dari merk berbeda memiliki kandungan yang juga berbeda. Di sini saya hanya membandingkan dari 3 merk saja ya.

Pertama, Kara. Kandungan di dalamnya untuk bahan penstabil ada Gum Xanthan, Gum Guar, dan Karagenan. Gum Xanthan serta Gum Guar dinyatakan aman tanpa perdebatan (asal tidak alergi terhadap kedua bahan tersebut). Sementara Karagenan dinyatakan aman untuk dikonsumsi meski masih dalam perdebatan (saya lebih condong ke amannya, karena penelitian yang menyatakan bahwa Karagenan bisa menyebabkan kanker baru terbatas pada penelitian hewan dengan kesimpulan yang berbeda-beda juga).

Kandungan dalam Kara

Kedua, Bumas (kemasan 180ml), menuliskan bahwa bahan tambahan yang digunakan adalah hanya Xanthan Gum saja.

Kandungan dalam Bumas

Ketiga, Sun Kara. Hanya menuliskan bahan penstabil saja, tanpa menjabarkan jenis bahan penstabil apa yang digunakan (begitu juga dengan brand Klatu, Rose Brand, juga Bumas kemasan 90ml).

Kandungan dalam Sun Kara

Meski berbeda-beda, tapi menurut saya, jika produk-produk tersebut bahkan untuk makanan saja aman digunakan apalagi jika hanya untuk perawatan kulit saja kan?

Terkhusus untuk Karagenan, bagi orang yang takut mengkonsumsi produk yang mengandung Karagenan, maka seharusnya untuk perawatan kulit tidak harus terlalu khawatir. Kenapa? Karena dari apa yang saya baca, molekul Karagenan itu terlalu besar untuk dapat menembus pori-pori kulit kita πŸ™‚ .

Saya sendiri sudah mencoba ketiga merk di atas dengan perbandingan yang bisa saya jabarkan sebagai berikut.

  1. Dari segi kekentalan, Bumas lebih kurang kental dibanding Kara dan Sun Kara (mungkin karena bahan pengental yang digunakan pada Kara lebih banyak).
  2. Dari segi wangi, ketiganya hampir sama.
  3. Dari segi rasa, Kara dan Sun Kara lebih manis dibanding Bumas (tapi berhubung Bumas lebih sedikit menggunakan bahan penstabil, maka sebagai bahan makanan saya lebih menyarankan Bumas).
  4. Dari segi hasil terhadap kulit wajah? Sama…gak ada bedanya.

Kalau begitu, di antara ketiganya saya pilih yang mana?

Untuk saat ini saya pakainya berganti-gantian sih.

Kara yang kekentalannya pas sekali, saya gunakan untuk membersihkan wajah. Sementara Bumas yang paling sedikit mengandung bahan penstabil saya gunakan untuk krim malam πŸ™‚ .

Bagaimana Penggunaannya?

Sejauh ini saya baru menggunakan santan kelapa untuk tiga tujuan saja, yaitu membersihkan wajah, scrubbing, dan sebagai krim malam. Iyaaa….santan kelapa bisaaaa dipake untuk semua itu.

Gak lengket, sis???

Gak bau, sis???

Gak dikerubungin semut, sis???

Jawabannya, GAK semua!

Pertama, soal lengket gak lengketnya. Saya bisa pastikan kalo santan kelapa itu tidak lengket di kulit. Coba saja pijit-pijit wajah pake santan kelapa, sebentar aja udah menyerap kok tanpa kulit jadi berasa kering, sebaliknya, kulit tetap terasa lembut.

Kedua, soal bau. Kalo yang satu ini relatif ya. Berhubung saya suka sama bau santan, jadi ya asik-asik aja. Buat saya malah wangi, bikin keinget sama kari, rendang, dan chiffon….wkwkwkwk…

Ketiga, soal semut. Sejauh ini sih saya gak pernah liat ya santan dikerubungin semut. Saya juga tiap malam tidur dengan wajah beroleskan santan tapi gak pernah tuh jadi digigitin semut gara-gara itu πŸ˜€ .

Membersihkan Wajah dengan santan + olive Oil

Santan dicampur dengan Olive Oil (saya pakai yang buat masak..hehe) akan menciptakan pembersih wajah yang amat sangat efektif.

Caranya gampang, yaitu sebagai berikut.

  1. Campurkan santan dengan minyak zaitun dengan perbandingan 1:2 (saya biasanya pakai 1 sendok makan santan dicampur dengan 2 sendok makan minyak zaitun)
  2. Aduk rata
  3. Ambil kapas muka, tuang sedikit ke atas kapas, lalu usapkan ke wajah dan leher. Lakukan (kapasnya diganti-ganti) hingga wajah dan leher bersih sepenuhnya.
Campuran santan dan olive oil
Deretan kapas yang saya gunakan untuk membersihkan wajah menggunakan campuran santan dan olive oil

Pertama kali mencoba membersihkan wajah dengan cara ini, iseng-iseng saya coba bersihkan wajah lagi menggunakan Micellar Water dari L’oreal.

Hasilnya?

Kapasnya bersih!!! Huahahahaha….

Ini membuktikan ya, kalo memang santan + minyak zaitun mampu membersihkan kulit secara tuntas, termasuk membersihkan matte lipstick serta waterproof mascara. Gak usah takut dengan bahan ini untuk membersihkan bibir dan mata, karena kan alami jadi tak ada area yang perlu dihindari…hehe…

Sebelum dan sesudah wajah dibersihkan dengan santan dan olive oil

Cara ini tidak saya gunakan setiap hari, kayaknya sih paling seminggu sekali doang. Sebabnya karena setiap habis membersihkan wajah memakai santan dicampur minyak zaitun, saya selalu merasa perlu menggunakan sedikit facial foam ketika mandi supaya kulit tidak terlalu terasa ada minyak-minyaknya.

Membersihkan Wajah dengan santan saja

Yang satu ini caranya lebih mudah lagi.

  1. Ambil 3 sendok makan santan
  2. Basahi wajah dengan air
  3. Tuangkan santan sedikit-sedikit ke telapak tangan, lalu usapkan ke wajah
  4. Pijit-pijit wajah sebelum dibersihkan dengan kapas
  5. Lakukan hingga wajah bersih seluruhnya
  6. Bilas dengan air
Santan yang siap dipakai untuk membersihkan wajah
Deretan kapas yang digunakan hingga wajah bersih seluruhnya

Sama seperti ketika menggunakan santan + olive oil di atas, sewaktu pertama kali membersihkan wajah hanya dengan santan ini, saya pun kembali iseng mencoba membersihkan ulang wajah dengan Micellar Water by L’oreal.

Hasilnya lagi-lagi, kapas yang putih bersih tanpa noda sedikitpun πŸ˜€ .

 

Bersih…tuntas!

Saya selalu membersihkan wajah dengan santan ini pada sore hari sebelum mandi dan sewaktu mandi saya tidak membersihkan wajah lagi dengan facial foam, karena saya suka dengan kelembutan dan kelembaban alami kulit yang saya rasakan sehabis wajah dibersihkan dengan santan, gak rela aja kalau harus ‘dikeringkan’ lagi dengan facial foam, lagipula saya memang benar-benar berniat mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis untuk perawatan kulit πŸ™‚ .

SCRUBBING DENGAN SANTAN

Caranya amat sangat mudah. Cukup dengan mengoleskan santan tebal-tebal pada wajah yang sudah dibersihkan, biarkan hingga kering sepenuhnya, lalu usap-usap dengan gerakan memutar. Kalo mukanya ada daki atau sel kulit mati, bakal ikut terangkat juga bareng santan keringnya.

Ini waktu santan masih basah. Kalau sudah kering, santannya bisa gak terlihat lagi dan hanya terlihat kulit kita saja.

SANTAN sebagai krim malam

Sejak mengetahui mengenai manfaat santan, saya resmi mengganti krim malam dengan santan.

Caranya mudah banget, cukup dengan mengoleskan santan tipis-tipis saja ke wajah lalu biarkan sampai pagi. Karena hanya tipis-tipis, maka santannya gak akan keliatan di wajah kita, jadi amanlah untuk dilanjut tidur sama suami…gak bakal lari kok suaminya…hehehe…

Memakai santan sebagai krim malam, yang saya rasakan memang berbeda ya dibanding menggunakan produk khusus krim malam.

Setau saya, krim malam itu pada umumnya berisi minyak karena memang tujuannya melembabkan kulit (kulit yang lembab = tidak gampang keriput), jadi gak heran kalo biasanya krim malam bikin kulit berminyak di pagi hari. Hal ini berbeda sekali dengan santan yang meski memang punya sifat melembabkan tapi tidak menambahkan minyak yang tak perlu di wajah, jadi ya pas bangun di pagi hari kulit wajah tidak seberminyak kalau pakai produk khusus krim malam. Selain itu yang dirasakan adalah rasa nyaman karena gak mencium adanya bau bahan kimia seperti kalau memakai krim malam πŸ™‚ .

Setelah semalaman pakai santan, ini adalah kulit muka saya di pagi hari, sebelum cuci muka apalagi mandi πŸ˜€

Lalu, cara menyimpan santan kemasannya bagaimana?

Seperti yang kita ketahui, rata-rata santan kemasan tidak menggunakan bahan pengawet, karena itu setelah dibuka, maka kita harus menyimpannya kembali ke dalam kulkas.

Supaya lebih aman dan tidak terkontaminasi dengan bahan lainnya dalam kulkas, maka saya terlebih dahulu memasukkan santan kemasan ke dalam plastik lalu saya ikat rapat.

Contoh penyimpanan kemasan kotak
Contoh penyimpanan kemasan bantal

Jika dibandingkan antara keduanya, maka lebih mudah menyimpan yang kemasan kotak dibanding yang kemasan bantal. Isi dalam kemasan kotak lebih tidak mudah tumpah dan juga lebih mudah dikocok tanpa kuatir tumpah sebelum digunakan. Kalau untuk kemasan, sepertinya santan merk Klatu yang kemasan kotak itu adalah yang paling oke, karena sudah menggunakan tutup ulir.

Kesimpulan

Yang bisa disimpulkan ya gitu deh, saya mantap menjadikan santan sebagai bagian dari perawatan kulit wajah saya dan resmi menyingkirkan produk krim malam serta produk makeup remover (saya hanya menggunakan facial foam ketika mandi di pagi hari saja). Sebenarnya ada banyak sekali aplikasi santan untuk kulit wajah dan perawatan tubuh lainnya (teramasuk kulit badan dan rambut), tapi untuk sekarang ini baru tiga cara di atas saja yang saya coba. Kapan-kapan kalau saya sudah mencoba cara lain, semoga saja saya punya kesempatan untuk update di blog ini.

Untuk merk santan dalam perawatan wajah, lagi-lagi itu terserah pemirsa untuk memilih. Seriously, gak usah terlalu kuatir karena lagi-lagi, selama itu aman untuk dikonsumsi, maka pasti itu sangat aman untuk perawatan kulit. Pilih saja mana yang ada dan yang nyaman digunakan.

Setelah beberapa minggu merawat wajah dengan santan, puji Tuhan saya merasa puas ya apalagi ditambah dengan perasaan tenang bahwa sedikit demi sedikit saya sudah semakin mengurangi penggunaan bahan kimia untuk perawatan kulit. Semoga dengan cara ini, memang benar saya bisa hidup dengan lebih sehat. Amin.

Foto sepulang kantor di sore hari yang kelabu ketika listrik lagi padam, jadi harap maklum jika pencahayaan yang rendah bikin kualitas foto juga rendah. Tapi tidak mengurangi makna dari foto ini kok. Yaitu saya hanya ingin narsis dengan produk perawatan kulit kebanggaan saya saja…hehehe

======================

PS:

Beberapa referensi yang saya gunakan adalah sebagai berikut.

Iklan

26 thoughts on “Kulit Wajah Sehat dengan Santan Kelapa

  1. Waaahh.. Makasih postingannyaa… πŸ˜„ baru tau ternyata santan khasiatnya bagus banget buat muka yaa…
    Sepertinya aku juga bakal coba santan buat perawatan mukaa..

    1. Betul, dan cara orang2 tua itu biasanya jarang gagal. Dulu saya waktu remaja disuruh orangtua perawatan wajah pakai air pertama bekas cucian beras dan daun jambu muda, terbukti sampai sekarang kulit muka hampir gak pernah jerawatan

  2. Wuaaah mba.. thanks buat postingannya. Nanti mau nyoba ah sesekali buat hapus make up (selama ini pake garnier micellar water). Kalo aku biasanya pake oatmeal buat cuci muka/ scrubbing dan maskeran.. pas muka lg sensi2nya (aku oily+ acne prone) itu jg lumayan bikin muka jd rada kalem, ngurangin redness, dan melembabkan pake oatmeal.

  3. mbakk,,,skrg aq mrasa bruntung krn kenal dirimu,banyak info menarik,hehehe scara aq kadang malas nyari info,klo gini enak tinggal baca πŸ˜€
    makasih ya infonya,pasti aq coba,krn kulitku ini tipe berminyak,tp krn keseharian di kntor ACnya sadis bgt (maklum di dlm ruanganq ada server nya jg) dan cuaca blakangan yg kering,kulitku kehilangan kelembapan rasanya,brasa kering bgt, mungkin aq bakal coba di bdn jg ya,buat luluran hehehe btw klo nenekq dl dipke di rambut jg,ktnya bikin bagus πŸ˜€

  4. Kak Lisa, aku lagi hamil dan bawaannya males banget pake lotion dan cream muka, emang jadi kusem kumel sih muka aku hehehe… aku mo ikut perawatan dengan santan aaaah.. thanks kak infonya

  5. Makasih Jeng Lis…selain untuk rambut ternyata cocok untuk perawatan wajah ya. Wah di Manado Bumi Nyiur Melambai santan kelapa melimpah ya.

  6. Terimakasih banyak sharingnya mb Lisa. Selama ini jadi silent reader aja. Tapi begitu baca postingan ini, rasanya wajib dan harus komen deh, karena bermanfaat sekali. Langsung dicoba perawatan pakai santannya. Meskipun baru dua hari dijalanin, rasanya ini akan jadi metode baruku dalam perawatan wajah. Sekali lagi terimakasih mb Lisa. GBU…

    1. Sama2 yaaa…saya sampai sekarang tetap pakai santan untuk bersihkan wajah karena nyaman rasanya bisa bersihkan semua make up termasuk yang waterproof tanpa rasa perih di mata seperti kalo pake pembersih lain yang rata2 ada kandungan alkoholnya. Tuhan memberkati juga yaa

  7. waaaah menarik banget ini infonya, kebetulan aku juga lagi cari2 krim malam yang tidak terlalu berminyak, mudah2an cocok juga di aku yaa jeng.
    btw kl disimpan di kulkas kan biasanya si santan jadi beku jeng, terus gpp beku begitu diolesin ke wajah ?

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s