Kopi niceO drip

Di antara pembaca blog ini, ada yang udah pernah dengar atau bahkan pernah merasakan kopi niceO drip?

Kalo yang angkat tangannya banyak, maka saya sebagai penikmat kopi bener-bener malu rasanya karena saya sendiri baru mendengar tentang kopi ini sejak seminggu yang lalu. Itupun tau karena dikasih tau pak suami.

Sebagai suami, tentulah pak suami tau betul kegemaran dan kebutuhan saya akan kopi. Dan meski sering cerewet ngingetin saya untuk tetap membatasi konsumsi kopi di maksimal 3 cangkir per hari serta banyak minum air putih supaya membantu ginjal tetap bersih, tapi dia gak pernah larang-larang saya untuk minum kopi apalagi sampe nyuruh saya total berhent minum kopi. Sebaliknya, suami malah suka ngasih-ngasih info soal perkopian, misalnya kalo ada cafe yang baru dibuka atau ada merk/varian kopi kemasan baru.

Beberapa waktu lalu suami minum kopi di tempat koleganya dan di situ dia disajikan kopi niceO drip. Dari awal suami udah tertarik sama kopi ini karena mendengar dan melihat langsung bagaimana isi, kemasan, dan cara pembuatannya. Selanjutnya, suami semakin tertarik setelah merasakan kenikmatan kopi ini yang kalo kata suami nikmatnya nikmat banget…hehe…

Langsunglah dari tempat koleganya itu suami ngasih info ke saya soal kopi niceO drip dan bahkan langsung nyuruh saya untuk pesan (via online store).

Sedikit cerita, pada dasarnya filosofi kopi niceO drip ini sama dengan Vietnam drip yaitu penyajian kopi dengan cara bubuk kopi diseduh dan disaring terlebih dahulu menggunakan media semacam gelas atau mangkuk yang diletakkan di atas cangkir yang hendak dijadikan media penyajian kopi. Katanya sih, cara ini efektif untuk mempertahankan rasa dan aroma terbaik kopi yang didapat pada 5 – 6 menit pertama proses ekstraksi.

Cara penyajiannya inilah yang membuat saya benar-benar tertarik untuk segera memesan kopi ini. Selama ini saya suka dengan kopi hitam bikinan sendiri, namun harus diakui, ampas kopi itu lumayan mengganggu. Selain itu juga sering kejadian, entahkah karena suhu air yang tidak pas ataukah waktu seduh yang kurang tepat, menjadikan rasa atau aroma kopi menjadi tidak begitu nikmat lagi. Kalau sudah begitu, biasanya saya kemudian beralih ke kopi instan kemasan dan akhirnya suka dicerewetin lagi oleh pak suami karena dia masih ragu dengan keaslian kandungan kopi dalam kopi-kopi instan kemasan itu πŸ˜€ . Nah, dengan adanya kopi niceO drip ini, suami berharap saya bisa merasakan kenikmatan kopi yang sebenarnya dengan kandungan yang lebih sehat karena isinya sudah jelas kopi asli.

Tadi siang, pesanan saya dari Shopee (nama tokonya dinnanoor) akhirnya tiba.

Saya memesan paket Horeca niceO drip yang isinya terdiri dari 12 paket kopi (kopi bubuk + creamer dan gula), 12 cup, 12 filter cup (dripper), 12 tutup gelas, dan 12 sedotan.

Horeca Pack niceO drip
Isinya ada semua ini

Untuk cara penyajian kopinya sendiri tuh mudah banget dan dalam waktu kurang dari 10 menit saja kita udah bisa menikmati kopi dengan rasa dan aroma yang mantap! .

Pertama, yang perlu dilakukan adalah memanaskan air (pake air yang dipanaskan sampai hampir mendidih selalu menjadi pilihan yang lebih baik dalam membuat kopi ketimbang menggunakan air panas dari dispenser).

Kedua, susun filter cup di atas cup, lalu tuangkan seluruh isi kopi bubuk ke dalam filter cup.

Keliatan kan, bubuk kopinya masih kasar?

Ketiga, basahi seluruh bubuk kopi dengan air panas lalu biarkan selama kurang lebih setengah menit. Setelah itu secara perlahan tuangkan air panas lagi ke dalam filter cup yang telah berisi kopi sampai kopi yang terekstrasi ke dalam cup saji mencapai ketinggian yang diinginkan.

Keempat, tunggu selama 5 menit, lalu angkat filter cup. Selama proses menunggu ini, aroma kopi akan semerbak kemana-mana lho, wangiiii! O ya, ampas kopi pada filter cup jangan dibuang yaaa karena bisa dipake sebagai media penanaman tumbuhan atau juga bisa sebagai penyubur tanaman.

Kelima, bila mau tuangkan campuran creamer dan gula. Aduk rata.

Keenam, tutup cup saji dengan penutup yang sudah tersedia, masukkan sedotan pada lubangnya, dan kopi mantap pun siap untuk dinikmati πŸ™‚ .

Serasa berada di cafe bukan di office kan kalo kayak gini…hehehe

Harus saya akui, rasa kopi ini memang nikmat sekali dan menulis ini di sini bikin saya pengen cepet-cepet pagi datang kembali supaya saya bisa segera menikmati kopi ini lagi…hehehe…

Oh iya, dari berbagai macam sumber yang saya baca, kopi ini ternyata udah ada dari sejak kurang lebih tahun 2011. Kenapa bisa saya baru tahu sekarang ya?? Sungguh terlalu!

Iklan

19 thoughts on “Kopi niceO drip

  1. Saya juga suka kopi mbak. Cuma saya membatasi pada 2 kopi saja sehari. Itu pun klo malam harus bukan kopi hitam biar bisa tidur. Kopi hitam buat klo bangun tidur. Di tempat saya masih desa, kayaknya sulit dapat kopi niceO drip. Klau pun bisa berat di ongkos kirim kayaknya. Jadi klo mo pesen mesti pesen buanyak sekalian.

  2. hihihi aku malah baru denger dari kamu nih tentang si kopi πŸ˜›
    dan jadi penasaran pengen nyobain, beneran kayak di cafe. tapi sayangnya sepertinya dia pake styrofoam ya lis ? bukannya styrofoam itu ga bagus kl buat yang panas ? *cmiiw. eh tapi di cafe juga gelasnya pake styrofoam yaa πŸ˜›

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s