Love To See You Laugh….

Beberapa hari yang lalu, saat di jalan pulang dari kantor menuju rumah.

Waktu itu karena bertepatan dengan hari les piano si abang, yang mana les pianonya selesai sore, jadi si abang juga pulang bersama kami.

Seperti biasa, kami ngobrol-ngobrol santai, dan seperti biasa juga sambil ketawa-ketawa, karena kebiasaan suami tuh suka konyol, hal sederhana di sekeliling aja bisa dibikinnya jadi lucu dan buat saya ketawa. Trus tiba-tiba si abang yang duduk di belakang ngomong begini, “Ma, you know, sometimes I really want to be like papa.

Waktu itu saya pikirnya dia bilang pengen kayak papa, maksudnya tar jadi laki-laki dewasa seperti papanya. Kalo kayak gitu ya wajar lah ya. Namanya anak laki-laki memang biasanya menjadikan sosok bapak sebagai role model-nya terutama untuk kelak ketika dewasa. Karena saya menduga begitu, maka sejujurnya ketika mengkonfirmasi ke si abang tentang maksud perkataannya tadi, saya sama sekali tidak mengharapkan jawaban yang akan keluar dari mulutnya kemudian akan membuat saya terharu.

Ternyata maksud si abang jauh dari apa yang saya duga sebelumnya. Dia tidak memikirkan hal yang jauh di depan. Dia juga bukannya sedang membicarakan tentang dirinya.

Sebaliknya yang dia pikirkan, adalah tentang saya….

“I want to be like papa, because he can always make you laugh even with only simple stories like about someone at your office or even about something silly on the street. I want to be like that, I want to make you laugh so easily, because I love to see you laugh….”

Saya dan suami pun sempat terdiam. Sebelum kemudian kami berdua sama-sama tersenyum cerah. Aih abang, how sweet you are, darling. Makasih, makasih banget udah mikirin dan nyayangin mama sampe segitunya. But actually you don’t have to try too hard, darling, because you, yourself, are a joy for me… Abang adalah salah satu sumber sukacita di hidup mama, karena itu jangankan abang cerita, liat abang aja bisa bikin mama senyum lebar ear to ear, dan kita kan sering banget tuh ngetawain hal yang entah apa-apa tapi pas kita berdua liat kok jadi lucu 😀 . Trus kalo soal papa yang abang liat hampir selalu bisa bikin mama ketawa, nah itu karena memang ada hal spesial lainnya di antara papa dan mama yang tidak sama dengan di antara mama dan abang atau papa dan abang. Meski tidak terikat oleh darah, tapi kami berdua adalah belahan jiwa yang dipersatukan Tuhan lewat serangkaian peristiwa dalam hidup. Karena itu kami bisa berbagi apapun, termasuk hal yang mungkin sederhana dan tidak lucu bagi orang lain, tapi kami berdua bisa paham bahwa itu bisa jadi lelucon untuk kami. Someday, abang juga akan ketemu dengan orang yang jadi belahan jiwa abang, pemilik satu tulang rusuk abang, dan pada saat itu baru kemudian abang akan mengerti bahwa masing-masing hubungan yang Tuhan ciptakan memiliki keistimewaannya sendiri-sendiri. Hubungan antara suami dan istri, orangtua dan anak, kakek-nenek dengan cucu, antar saudara kandung, semua adalah hubungan yang sangat erat dan masing-masing istimewa dengan caranya sendiri 🙂 . Hubungan mama dengan abang juga sangat istimewa, kan, karena itu abang sampe segitunya seneng liat mama ketawa, makasih ya sayang, semoga sampe besar kayak gitu yaaaa…. Love you so much, abang!

Iklan

20 thoughts on “Love To See You Laugh….

  1. Awh abang…sweet banget ya Mbak. Sepertinya si abang kalo udah besar nanti bakalan jadi pria yang gampang membuat wanita jatuh cinta, kata-katanya meneduhkan. 😊

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s