Another Bangka Getaway: Day 1

Long weekend yang lalu, kami sekeluarga liburan ke Bangka lagi. Yang udah lama ngikutin blog saya, mungkin tau kalo ini bukan yang pertama kalinya kami berlibur ke Bangka, sebelumnya di tahun 2012 kami juga sudah pernah berlibur ke sini, kalo pengen baca ceritanya bisa klik link di sini, di sana, dan di situ….hehe….

Rencana berlibur ini muncul kurang lebih dua minggu sebelumnya. Waktu itu suami nanya ke saya apa pengen pergi berlibur pas long weekend? Saya langsung bilang iya dan waktu suami nanya saya ingin berlibur ke mana, saya langsung bilang pengen ke Bangka.

Kenapa Bangka?

Pertama, karena saya sedang kangen sekali dengan suasana pantai. Kondisi saya sekarang yang bahkan bisa sakit kepala hanya dengan melihat sinar matahari saja justru membuat saya bertambah kangen dengan cerahnya sinar matahari di pantai dan salah satu pantai terindah yang pernah saya lihat adalah pantai Parai di pulau Bangka. Pantai Parai indah sekali, sampai-sampai saya yang sudah tiga kali ke sana masih selalu kangen dengan udara pantainya yang segar, langit birunya yang jernih, batu-batu koralnya, pasir putihnya yang halus, serta air laut biru kehijauannya.

Kedua, karena jarak antara Palembang dan Bangka yang begitu dekat (dengan pesawat hanya sekitar 25 – 30 menit saja). Di rumah kami sedang ada kondisi yang tidak bisa saya ceritakan di sini, di mana kondisi itu membuat kami lebih baik memilih berlibur di tempat yang bisa ditempuh oleh pesawat dalam jangka waktu yang singkat.

Jadilah kami pun memesan tiket berangkat ke Bangka untuk hari Jumat minggu lalu. Kami rencana berangkat sore karena si abang masih harus sekolah sampai siang dan kami pun rencananya masih mo ngantor dulu.

Tapi ternyata, hari Minggu sepulang Gereja, saya dapat pemberitahuan dari maskapai bahwa jadwal penerbangan kami dipercepat dari sore menjadi siang. Langsunglah rencana pada berubah. Yang tadinya si abang akan sekolah seperti biasa di hari Jumat, jadinya minta ijin sama gurunya untuk dibolehkan pulang lebih awal (gak boleh ijin sama sekali gak masuk karena di hari itu ada jadwal tes), untunglah setelah gurunya koordinasi dengan ketua tim guru ternyata si abang bisa diijinkan pulang cepat setelah sebelumnya ikut tes dulu. Kami juga yang tadinya masih mo ngantor, jadinya minta ijin untuk gak masuk sekalian.

Rencana keberangkatan juga bahkan hampir batal sepenuhnya karena sejak Rabu siang si adek sakit.

Puji Tuhan, hari Jumat pagi dia sudah kembali sehat hingga rencana liburan kami bisa terlaksana.

Siap-siap berangkat dengan bawaan segambreng :D
Siap-siap berangkat dengan bawaan segambreng 😀 . Orang kalo liat pasti mikirnya banyak amat yak bawaan kami. Tapi yang tau situasinya pasti langsung berasa maklum 🙂 .

Jam setengah sepuluh kami jalan dari rumah, jemput abang dulu dari sekolah baru ke bandara.

Senangnyaaa liat anak ini yang semalaman demam di atas 39 derajat celcius tapi sekarang udah sangat ceria seperti yang gak ada sakit sebelumnya.
Senangnyaaa liat anak ini yang semalaman demam di atas 39 derajat celcius tapi sekarang udah sangat ceria seperti yang gak ada sakit sebelumnya.

Nyampe di bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, orang yang mo menjemput kami udah stand by di depan terminal. Kami pun langsung menuju ke Parai Beach Resort di Sungai Liat yang berjarak sejam lebih dari Pangkal Pinang.

Tiga kali ke Bangka dan selalu nginap di Parai Beach Resort karena tempat ini punya private beach dan kami bisa menginap di kamarnya yang tepat berada di depan pantai, jadi bisa bener-bener puas-puasin diri bermain di pantai.

Kondisi Parai Beach Resort-nya kami dapati masih cukup baik dan lumayan terawat meski sepertinya properti di dalam kamar sudah perlu dilakukan pembaruan karena usianya yang sudah semakin menua. Kami ambil dua kamar dengan connecting door dan dapatnya di kamar nomor 109 dan 110.

Waktu jalan dari lobi hotel menuju kamar, pemandangan pantai yang indah langsung terhampar di hadapan kami dan hidung saya bisa langsung mencium segar dan wanginya udara pantai. Anehnya, mungkin karena saking kangennya saya sama suasana pantai, kepala saya tidak terganggu sama sekali meski terpapar matahari dan dengan mata telanjang menikmati birunya langit. Puji Tuhan. Anak-anak juga keliatannya seneng banget, si adek langsung berkali-kali bilang, “Hello ocean…hello ocean!” 😀 😀 .

Nyampe kamar, kami beres-beres dulu trus gak berapa lama, langsung turun main ke pantai. Ini dia nih yang ditunggu-tunggu. Jangankan anak-anak, saya aja udah gak sabar 😀 .

Pemandangan pantai dari depan kamar. Indah pake banget, kaaannn.....
Pemandangan pantai dari depan kamar. Indah pake banget, kaaannn….. Ah, mata saya benar-benar termanjakan rasanya
Dari kamar, tinggal jalan dikit ke depan udah bisa main pasir pantai yang putih dan lembut
Dari kamar, tinggal jalan dikit ke depan udah bisa main pasir pantai yang putih dan lembut

Liat kayak gini gak kebayang kan kalo paginya dia masih demam tinggi? :D
Liat kayak gini gak kebayang kan kalo paginya dia masih demam tinggi? 😀

Asik banget pokoknya bisa puas-puasin main di sini :)
Asik banget pokoknya bisa puas-puasin main di sini 🙂

Suasana pantai sore itu indah sekali memang. Langit biru dengan angin pantai yang membawa udara hangat. Sempurna sekali. Apalagi karena pantai ini tergolong sepi, berasa private beach banget pokoknya, jadi suasananya yang indah lebih bisa dinikmati.

Bahagianyaaaa anak ini
Bahagianyaaaa anak ini

Selain main dengan pasir, kami juga jelas main air lah. Cuma sayang, karena waktu itu sudah jam setengah 6 sore, si adek disudahi dulu mainnya biar gak kemalaman mandi. Segimanapun cerianya dia sekarang, tapi tetap aja kondisi badannya masih harus dijaga. Jadilah yang kemudian main-main air hanya saya, abang, dan pak suami aja…hehe…

Asik banget rasanya sore itu bermain di pantai. Bener-bener yang rasanya puas, saya pribadi berasa kembali menjadi seperti anak kecil….

Yang ngerasa bebas bermain di sini gak hanya abang, tapi saya jugaaa!!
Yang ngerasa bebas bermain di sini gak hanya abang, tapi saya jugaaa!!

 

Puas main-main, kami balik ke kamar buat bersih-bersih dan mandi lalu siap-siap untuk makan malam.

Untuk makan malamnya sendiri kami memilih gak keluar hotel karena memang agak susah nyari tempat makan di daerah Sungai Liat ini.

Get ready for dinner
Get ready for dinner
Sampe malam pun anak ini tetap ceria tanpa ada tanda-tanda baru habis sakit. Puji Tuhan....
Sampe malam pun anak ini tetap ceria tanpa ada tanda-tanda baru habis sakit. Puji Tuhan….

Pelangi Restaurant Parai Beach Resort
Pelangi Restaurant Parai Beach Resort

Malam itu kami pesan Ekor Tenggiri Bakar, Kangkung Belacan, Nasi Goreng Seafood, Nasi Goreng Pelangi, serta Tongseng Daging Sapi.

Ekor Tenggiri Bakar
Ekor Tenggiri Bakar
Aneka sambal untuk Ekor Tenggiri Bakar
Aneka sambal untuk Ekor Tenggiri Bakar
Kangkung Belacan
Kangkung Belacan
Nasi Goreng Pelangi
Nasi Goreng Pelangi
Nasi Goreng Seafood
Nasi Goreng Seafood

Makan malamnya lumayan. Bukan yang lezat banget, tapi masih bisalah dinikmati dengan hati senang, mungkin karena makanannya dinikmati di tengah tiupan sepoi-sepoi angin malam di tepi pantai 🙂 .

Puji Tuhan, hari pertama di sini dan semua terasa sangat menyenangkan. Jadi gak sabar rasanya nungguin kesenangan selanjutnya di hari kedua 🙂 .

PS:

Lanjutan keseruan di hari kedua, ketiga, dan keempat bisa dibaca di sinidi sana, dan di situ yaaa…

Iklan

29 thoughts on “Another Bangka Getaway: Day 1

  1. Aihhh…. Jadi kangennn maen ke pantai jugaaa *latah banget. Hahahaha..
    Itu anak-anak emang bahagia banget ya Lis dan si adek gak kelihatan kayak habis sakit. Seruuu…

  2. Ah jadi pingin ke pantai juga nih Mbak. Udah lama ga pulang ke Bangka, mudah-mudahan tahun depan bisa pulang. Di dekat Parai banyak pantai-pantai lain juga lho, Mbak. Dan kalau mau cari makan bisa ke sekitaran pasar yang di Sungailiat, banyak yang jual makan disana. Kalau aku sih paling demen bakmi sama es kacang merahnya.:D
    Si adek ga kelihatan habis sakit ya, Mbak. Senang banget pasti main di pantai.:)

  3. Liburannya seruuu bener ini…. btw, saya jg kalau liat matahari lsng mata suka berair dan kepala jadi pusing padahal di bombana matahari jg panaaaas betul…
    Btw, semoga abis liburan body and soul jadi lebih fresh dan lbh happy…..

  4. Kayaknya baru minggu kmrn baca postingan kalian waktu liburan ke Bangka 2012, eh gak taunya itu udh 4 thn yg lalu…
    Aku juga suka pantai..
    Syukurlah adek akhirnya sembuh dr panas ya, jd liburannya akhirnya twujud 😊

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s