Antara Galau Beautiful Mind dan Gulai Daging Sapi

Selamat hari Selasaaaaaa!!!!

Aaahh… 6 minggu terakhir ini memang rasanya bahagia banget kalo udah hari Selasa (dan Rabu juga sih sebenarnya). Bahagianya sampe yang bikin perasaan gak sabar menanti-nantikan gitu. Rasanya jadi pengen waktu diputer lebih kenceng supaya hari Selasa lebih lekas tiba. Dan begitu hari yang dinanti-nantikan itu tiba, bahkan sebelum matahari bersinar, saya pun akan dengan tidak sabaran stand by di depan laptop…

Buka dramafire.com.

Klik Beautiful Mind episode terakhir yang tayang.

Lalu bolak-balik refresh sampe di caption-nya tertulis with full English subtitles

Iyes… rasa semangat dan bahagia menyambut hari Selasa memang cuma gara-gara Beautiful Mind.

Drama Korea yang lagi tayang tiap hari Senin – Selasa di Korea dan baru bisa saya nikmati di hari Selasa – Rabu di sini.

Drama Korea yang super keren mulai dari storyline, cast, dan teknik pembuatannya tapi yang sayang justru kurang populer di Korea sono.

Sumpah, saya jatuh cinta banget sama itu drama. Bukan cuma karena yang main adalah Jang-hyuk. Tapi karena keseluruhan drama ini benar-benar memukau buat saya. Entah bagaimana mereka bisa bikin drama yang sekeren itu.

Storyline-nya bagus banget. Jauh dari istilah klise yang selama ini melekat di drama-drama Korea. Saya sendiri bingung gimana mo menuliskan apa yang saya rasakan terhadap drama ini. Tapi mungkin bisa saya simpulkan dalam satu kalimat ini:

I have been watching Korean dramas for about 16 years (which means it’s almost half of my life!) longing for non-cliche qualified dramas and this one is truly a work of art in the making!

The Wi-Fi Couple yang meski di 4 episode pertama terlihat tak ada chemistry-nya (ya namanya juga baru ketemu dan ketemunya juga bukan dalam kondisi yang bagus lah yaaa…) tapi yang kemudian terlihat makin cocok dan makin sweet seiring episode demi episode berjalan. Saking sweet-nya, age gap yang tadinya keliatan di episode-episode awal, malah jadi bener-bener gak terlihat lagi seiring mereka makin dekat. Chemistry di antara mereka berdua jadi terasa seperti yang disebut orang, “Ïtu namanya jodoh!”

Sayangnya, sayaanggg…banget. Seperti yang saya bilang di atas, meski drama ini populer sangat di negara lain, justru di Korea kurang populer dan ratingnya rendah. Akibatnya sungguh mengenaskan karena kabar-kabarnya rating yang rendah itu bikin KBS mutusin untuk memperpendek drama ini dari 16 episode jadi 14 episode.

Dan saya pun merasa sedih.

Sedih, karena itu artinya, minggu depan adalah minggu terakhir drama ini tayang.

😦 😦 😦

Itulah mengapa, masuk minggu ini perasaan saya jadi galau. Antara senang dan semangat menanti kelanjutan ceritanya. Tapi sekaligus juga sedih karena bakal segera berpisah sama drama ini…hikksss…. Dr Lee Young-oh,  Wi-Fi Couple, and even the Hyunsung medical team members… I’ll be missing you, so much! 

Dan ternyata yaaa… gak cukup gara-gara Beautiful Mind aja, saya juga lagi galau dengan apa yang mo diceritain di blog ini.

Ada banyak hal yang udah terjadi akhir-akhir ini dan semuanya bikin saya bertambah bahagia, ceria, serta bersemangat, apalagi karena itu adalah tentang anak-anak. Setiap ingat mereka, saya pengen tersenyum. Saya pengen cerita banyak….banyaakk…sekali tentang perkembangan mereka, tentang keseharian mereka, juga tentang begitu banyak kebersamaan yang kami lewati.

Sayangnya, ada banyak cerita yang untuk sekarang ini lebih baik disimpan. Keadaan masih belum memungkinkan dan saya pun harus memilah-milah mana yang bisa dituliskan di sini dan mana yang tidak.

Dan bagian memilah-milah itu yang bikin saya galau.

Susaahh rasanya memilah memori untuk kemudian dipisahkan antara yang bisa didokumentasikan di blog dan yang tidak sementara sebenarnya semua adalah satu kesatuan. Kisah tentang yang satu tentu saja terkait dengan yang lain karena menjalaninya bersama dan dijalani bersama juga. Memilah dan memisahkannya rasanya jadi seperti tak adil. Tapi sayangnya, saya sadar penuh kalau itu yang terbaik untuk sekarang ini.

Nah, karena itulah, sembari menunggu saya memilah-milah cerita tentang anak-anak yang mo saya dokumentasiin di sini (yang meski saya tau tidak adil tapi sadar penuh kalau untuk sekarang ini itu yang terbaik), maka daripada blog ini lama gak ke-update, mending saya tulis tentang resep masakan aja…huehehehe…

Inilah asiknya punya hobi masak, kalo lagi buntu dengan apa yang mo ditulis di blog, tinggal tulis tentang resep masakan aja. Karena toh, di balik cerita tentang resep masakan, sebenarnya termuat juga dokumentasi keseharian kami yang bisa jadi kenangan indah kelak untuk anak-anak. Kenangan tentang masakan mama dan makanan kesukaan di rumah. Memang terlihat sederhana. Hanya tentang urusan perut. Tapi karena perut adalah bagian yang berada di pusat tubuh ini, maka tak ada satupun yang bisa menyangkal kalo memori tentang masakan seorang mama sebagai orang yang mengurusi urusan perut anak, adalah salah satu memori yang sampai kapanpun akan melekat erat di dalam benak seorang anak.

Dan karena memori itu jugalah, maka saya kemudian akhirnya bikin gulai daging sapi di rumah!

Iyes, karena memori.

Memori yang ada di benak pak suami tentang masakan gulai daging sapi mama mertua!

Tepatnya, di hari pertama Lebaran yang lalu, malam-malam waktu saya lagi mikirin menu buat dimasak esok harinya, suami tiba-tiba bilang kalo dia kangen makan gulai daging sapi, katanya dulu mama mertua lumayan sering bikin itu di rumah. Apalagi pas saat itu sedang momen Lebaran, jadinya pengen makan makanan Lebaran sementara tetangga-tetangga pada mudik jadi gak ada satupun yang ngirim makanan Lebaran ke rumah…eaaaa…..hahahaha….

Pas banget saat itu dalam kulkas masih ada stok hampir 1,5 kg daging sapi. Tadinya daging sapi itu saya beli untuk dibikinkan rendang. Tapi karena suami tiba-tiba pengen gulai daging sapi, jadi ya sudahlah, kita alihkan daging rendang ini menjadi daging gulai.

Saat itu adalah pertama kalinya saya masak gulai daging sapi.

Puji Tuhan, rasanya enak dan suami sukaaa sekali. Saking sukanya, sekarang tiap minggu harus ada sekali menu gulai daging sapi ini tersaji di atas meja. Yang suka bukan hanya pak suami, tapi seisi rumah pada suka. Si mbak juga bilang resep gulai yang saya ajarkan ke dia rasanya enak (berhubung si mbak udah ada kan, jadi ilmunya harus segera diturunkan karena dia sekarang yang jadi koki di rumah…hehehe).

Cara bikinnya sendiri cukup mudah. Bahan-bahannya pun gampang. Cuma paling ya waktu mengerjakannya aja yang cukup lama karena untuk merebus daging sapi sampai lembut sendiri bisa membutuhkan waktu 1 – 1.5 jam. Mungkin biar cepat bisa pake panci presto ya, saya sebenarnya punya alat presto elektrik di rumah, tapi entah kenapa saya lebih nyaman pake panci biasa gini. Yah, jangankan bikin gulai ya, bikin sop buntut aja saya lebih suka pake cara manual ketimbang pake presto elektrik…hehehe…

Ini resepnya saya bagikan di sini ya… Sapa tau berguna buat teman-teman yang baca.

Gulai Daging Sapi

Kalo kata wong Plembang ini lemak niaannn! Ya memang lemak (bahasa Palembang untuk enak) sih, tapi juga sekaligus memang masakan ini penuh dengan lemak, daging bercampur santan…uhuuuyyy….lemak, come to mama! Hahahahaha

Bahan-bahan (untuk 1 kg daging sapi)

  • 1kg daging sapi
  • 4cm lengkuas
  • 4bh kapulaga
  • 4btg serai
  • 2lbr daun kunyit
  • 10lbr daun jeruk
  • 8btr cengkeh
  • 5sdm gula merah sisir
  • 600ml santan kental dicairkan dengan 600ml air (untuk dapetin santan cair)
  • 400ml santan kental
  • Gula putih secukupnya (bila perlu)
  • Garam secukupnya

Bumbu Halus

  • 16btr bawang merah
  • 8siung bawang putih
  • 10bh cabai merah
  • 2sdt ketumbar
  • 4cm kunyit (dibakar dahulu buat menghilangkan getah)
  • 8btr kemiri (disangrai terlebih dulu buat menghilangkan racun)
  • 1sdt jintan
  • 4cm jahe (sebaiknya juga dibakar terlebih dulu)

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging, tiriskan, lalu potong kotak kecil
  2. Rebus daging hingga mengeluarkan busa, lalu angkat daging, buang air rebusan tadi.
  3. Rebus kembali daging, kali ini sampai empuk (sekitar 1 – 1.5 jam). Setelah empuk angkat, sisihkan.
  4. Tumis bumbu halus dan bahan lainnya (kecuali santan, gula merah, dan garam) hingga wangi lalu masukkan daging, aduk rata.
  5. Masukkan santan cair, gula merah, dan garam. Masak sampai mendidih sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah.
  6. Masukkan santan kental, selesaikan rasanya, lalu masak hingga mendidih.
Daging yang sudah direbus hingga empuk

Sudah jadi!

Bikinnya gampang! Dan hasilnya enak!

O ya, gulai ini juga bisa ditambahin kentang kalo mau. Cabenya juga bisa dibanyakin supaya warnanya lebih merah. Di rumah kami memang sejak pak suami dulu ngalamin fistula ani, maka masakan tidak boleh yang terlalu banyak cabe. Kalo makan yang pedes-pedes, mulut dia sih sanggup banget karena memang udah terbiasa dari kecil makan pedes kaann…orang Batak gitu lho! Tapi ususnya yang gak sanggup. Kebanyakan cabe bisa bikin bagian perutnya sakit 🙂 .

Demikianlah pemirsa cerita kita di hari Selasa ini. Seneng bisa update blog lagi. Setelah ini sambil makan siang pengen blogwalking dulu aahhhh!

PS:

Saking gak terimanya jumlah episode Beautiful Mind diperpendek, saya sampe ikut tandatangan petisinya di sini lhoooo….hahahaha…ampun dah!

 

Iklan

33 respons untuk ‘Antara Galau Beautiful Mind dan Gulai Daging Sapi

  1. hi mama raja, ini ada drakor baru judulnmya W – two worlds baru jalan 2 eps dan bagus
    lumayan buat pengganti beautiful minds 😀

  2. Lis, jadi penasaran sama beautiful mind karena Jo nulis juga di blognya. Btw, aku dikasih temen paru 1kg, aku bingung mau dimasak apa karena aku sama suami ga makan paru. Pengennya diolah trus dibagi2in ke tetangga. Kemaren sempet ada yg kugoreng biasa trus kasih mama mertua. Nah kalau paru diolah pakai bumbu gulaimu ini bisa kayaknya ya Lis? Mempopulerkan gulai paru ke orang2 londo sini haha *padahal kolesterol tinggi ya.

    1. Itu drama keren bangeeettt!!! Hahahaha..

      Iya tuh, boleh dicoba bikin gulai paru pake resep ini, sbnrnya kan mmg gulai tuh bisa lebih enak kalo ditambahin jeroan, tp berhubung aku gk punya ya sudahlah. Emberrr kolesterol tinggi itu, apalagi kalo pake jeroan..hahahaha

  3. OH MY GODDDDD senengnyaa edaku ini sesama penggemar Beautiful mind…dan jang hyuk..hehehe. sedih banget aku pas minggu lalu baca2 ttg dicut episodenya jd 14…huhuhu…

    My fav : ending eps 7 dan eps 10 waktu wifi wifi itu…hadeuhhh sweet banget sik.

    1. Sementara ending ep 11 ini bikin sakit ya daaaa…hahahahaha…duh ampun gak sabaran besok tibaaa…hahahaha

      Ini drama mmg keren banget ya da, pdhl setiap episodenya bukannya berfokus di mereka berdua, tp setiap cerita dan setiap kasus pasien di setiap episodenya bikin campur aduk perasaan juga. Kebanyakan jadi ikut ngerasa sedih dan jadi serasa belajar dr kasus2 pasien. Udah gitu asiknya ini drama banyak banget kejutannya ya da dan seringnya gak terduga. Contohnya yang pas si direktur didiagnosis tumor otak dan dr lee bilang dia bakal berubah jadi cewek. Asli lah aku sampe terlongo..hahahaha..gak nyangkaaaa…hahahaha

      1. Keren banget2…. banget….banget. Jadi gini ya cara pedekate orang yg punya antisocial disorder…hihihi gemes geli gimana gitu ya da… iya cases pasiennya menarik semua. Kalau aku suka masa lalunya terkuak sedikit demi sediki ditiap episodenya. Jang Hyuk!!! He nailed it

  4. R U Serious kakak ada petisinya?? OMG hahahaha gak nyangka. 😆 Anyway kalo emang kurang nyaman utk menyampaikan sesuatu sebelum waktunya lebih baik di-keep aja kak. Ato tetep ditulis tp di-private hehehe saran aja

  5. hahahahha ya ampuun berarti emang bagus banget ya drakor BM ini…aku blom mulai nonton Lis..
    baru mulai doctors ama W..bagus juga ceritanya… 😀

  6. Kalo film seri yg kita suka banget mau abis emang jd sedih ya… Sama juga kalo baca buku bagus Hehe…

    Moga2 petisi nya berhasil memperpanjang episode nya ya…

  7. Sis…Lisaaa….nanya dooong…
    Itu santan kental 600ml dicairkan dengan air 600ml, berarti 1200ml santan cair kah?

    Tengkyu resepnya ya lis…Selama ini kata Hanif Gulai terenak sedunia adalah bikinan neneknya, jadi aku mau kompetitif hahahah 😉

  8. gulai daging sapinya kelihatan enaaak, kami biasanya pakai tambahan kacang merah…

    nah lho jadi penasaran sama ceritanya Beautiful Mind, soalnya ada yg tanda tangan petisi he..he…

    .

  9. Liiiis, itu drama plotnya emang menarik banget sih…
    Baru ‘ngeh’ tentang penyakit anti social yang gak bisa ‘merasa’ dan gak punya empati sama sekelilingnya..
    Kalo gak nonton drama ini, gak tahu laaah hehehe..
    Sayangnya kalo dari segi rating emang kebanting sama drama Doctors & dramanya si Woo Bin itu sampai jumlah episode-nya dipotong yah..hiks..

    Tapi kenapa ujung-ujungnya jadi masak gitu siiih bhahaha…

    1. Mbaaakkk…apa kabar??? Duh ampun, lamanya aku gak main ke blog mbak juga…hikkss..kangeenn 😀

      Bener mbak, menariknya pake banget, udah gitu banyak pengetahuan juga tentang penyakit di otak dari drama itu ya mbak.

      Saking sedihnya tuh mbak, makanya ngalihin topik ke masak memasak..hahaha

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s