D’Fab Social and Food

Kemarin, kami sekeluarga makan malam di D’Fab Social and Food. Ini sebenarnya bukan tempat makan yang baru di Palembang, kami aja yang baru kali ini ke sini. Tempat ini udah sering saya dengar, dan rata-rata orang yang udah pernah ke situ bilang kalo tempatnya bagus dan makanannya juga enak. Karena orang-orang pada bilang begitu, jadi ekspektasi saya untuk tempat ini terbilang cukup tinggi.

Kemarin kami tiba di situ sebelum jam 6 sore. Suasana di dalam restonya memang cukup cozy, terlihat cocoklah untuk nongkrong.

Harap maklum lah ya kalo si adek di foto gak liat kamera. Dia memang begitu orangnya… Harap maklum juga kalo liat dia menjelang malam gaya pake sun glasses, karena lagi-lagi, dia memang begitu orangnya..hihihihi

Daftar menunya juga lumayan bervariasi from east to west.

Setelah bolak-balik buku menu dan setelah beberapa kali menu yang pengen kami pesan dinyatakan tidak tersedia (males banget kalo kayak gini, jadinya bikin saya agak kecewa setelah tadinya sudah punya ekspektasi yang tinggi sama tempat ini), maka beginilah jadinya daftar menu pesanan kami: 2 Spaghetti Tuna Pedas, 1 Spaghetti Marinara, 1 Tom Yum Goong, 1 Chicken Cordon Bleu, 1 Nasi Goreng Buntut, 1 Passion Fruit Tea, 2 Ice Latte, 1 Espresso Macchiato, 1 Strawberry Milkshake, 1 Ice Lemon Tea, 1 Pumpkin Cheese Roll, plus dessert Pancake with Ice Cream.

Waktu pesen dessert, waiter-nya gak ada nanya kapan dessert-nya mo disajikan. Jadi saya berasumsi, berhubung itu dessert kan, jadi harusnya memang disajikan di akhir kecuali kalo kami yang minta supaya dessert-nya dihidangkan sekarang atau bareng menu yang lain.

Tapi ternyata asumsi saya tak berlaku di tempat ini.

Di antara semua menu yang kami pesan, yang keluar pertama justru si pancake.

Waktu saya bilang, “Lho kok dessert-nya duluan yang keluar?”

Si waiter malah jawab, “Soalnya mbak tadi gak minta kalo dessert-nya keluar belakangan.”

Denger jawabannya, saya bilang, “Mas, ini namanya dessert. Makanan penutup. Jadi harusnya disajikan belakangan dong, kalo customer pengen ini disajikan duluan atau bareng menu yang lain, itu baru namanya customer perlu minta secara khusus.”

Setelah saya bilang gitu, si waiter sempat nawarin untuk bawa ke belakang lagi pancake-nya. Tapi karena si abang udah kelaperan dan menu-menu yang lain cukup lama keluar, maka akhirnya saya bilang biarin aja pancake-nya di sini. Ini dessert dijadikan entree aja lah kalo gitu 😀 .

Kirain ya, kejadian gak enak di sini tuh hanya sampe di persoalan ketersediaan menu dan timing (dessert yang keluar di awal dan menu lain yang cukup lama keluar), tapi ternyata gak.

Beberapa waktu setelah kejadian sama dessert itu, the same waiter kembali menghampiri meja kami buat ngabarin kalo Spaghetti Marinara tidak tersedia. Kalo mau, bisa diganti dengan Fettuccine Marinara. Alasannya saat itu, spaghettinya masih dalam proses pembuatan alias masih lama, sementara fettuccine lagi ready.

FYI, Spaghetti Marinara adalah pesanan saya yang mana itu juga sudah saya ganti dari yang sebelumnya Fettuccine Carbonara karena kata waiter saat pemesanan, fettuccine-nya sedang tidak tersedia. Maka jadilah dua pesanan fettuccine kami (Fettuccine Carbonara dan Fettuccine with Salmon) diganti dengan menu yang lain.

Waktu saya tanya, “Lho kok tadi bilangnya malah fettuccine yang habis?”

Si waiter jawab, “Maaf mbak, yang habis tadi ternyata cream-nya bukan fettuccine-nya.”

-___-“

Akhirnya saya ngalah, apalagi karena udah lapar juga kan, yang lain udah pada makan lho saya doang yang belum. Udahlah, saya bilang ganti ajalah dengan fettuccine, yang penting bisa cepat keluar.

Yang mana tetep aja lama keluarnya….hikkss…. Laper ini..lapeerrrr T__T

Dan ternyata ya pemirsa, begitu akhirnya pesanan saya keluar, ternyata dong yang tersaji di depan saya adalah….

Spaghetti Marinara!

Mari kita garuk-garuk kepala kalo kayak gini mah 😆 .

Tapi yah sudahlah, berhubung udah lapar, mari nikmati saja apa yang sudah terhidang di atas meja 😀 .

Ice passion fruit tea
Strawberry Milkshake
Espresso Macchiato
Ice Latte
Pancake with ice cream yang disajikan bareng minuman 😀
Tom Yum Goong yang dari penampakan kurang menarik, tapi kata si sus yang makan rasanya lumayan bisa dinikmati
Spaghetti Tuna Pedas. Rasanya lumayan dengan pedas yang amat sangat. Kayaknya pake rawit semua makanya pedesnya sampe segitunya 😀
Chicken Cordon Bleu yang menurut si abang rasanya enak banget
Nasi Goreng Buntut yang rasanya juga lumayan, sayang buntutnya yang harusnya jadi bintang dalam menu ini justru gak kelihatan
Pumpkin Cheese Roll
Spaghetti Marinara

O ya, waktu Spaghetti Marinara untuk saya disajikan, waiter yang menyajikan saat itu (bukan waiter yang sebelumnya yang penjelasannya soal menu yang mana yang tersedia dan gak itu membingungkan) nanya ke kami apa sebelumnya rekannya udah ngasih info kalo di hari itu mereka ngasih diskon 40% untuk minuman. Kami langsung jawab, boro-boro mo ngasih info soal diskon, soal menunya aja kayaknya dia gak nguasain. Tapi udahlah gak apa, setidaknya kabar soal diskon itu adalah kabar baik yang menambah selera makan 😀 .

Secara keseluruhan, dari yang kemarin kami lihat dan alami, D’Fab Social and Food tempatnya memang cukup asik dan makanannya meski bukan yang kategori enak-enak banget, tapi bisalah dinikmati dengan harga yang menurut kami masih standar.

Hanya saja kekurangannya ada pada pelayanan dan mungkin waiter yang pertama melayani kami itu adalah waiter baru yang belum di-training dengan benar, jadinya ya begitulah, dia melakukan kesalahan yang cukup fatal sebenarnya karena bikin kami jadinya mikir-mikir lagi kalo mo ke sini ulang. Selain itu, ketidaktersediaan beberapa menu juga jadi kekurangan di tempat ini.

Meski begitu, karena kami menikmati makan malam kemarin bersama-sama, jadi tetap apapun yang terjadi kami menikmati momen kemarin dengan tawa dan sukacita 🙂 .

Dek, kenapa kalo difoto bareng2 tuh susah banget liat kamera dan senyum???

Selamat hari Senin dan selamat menikmati waktu makan siang untuk semuanya yaaa 🙂 .

Iklan

31 thoughts on “D’Fab Social and Food

  1. Aku juga suka jadi ga minat makan deh kalo di restonya waiter-nya ngasi info ga jelas gitu…bisa ilfeel… 😉

    btw jadi dessert-nya kalo ga minta disajikan dibelakang, bakalan disajikan didepan ya… hihihi

  2. Aku kalo udah kelaperan terus makanan lama keluar nya itu bisa bikin taring keluar hahaha. Kayaknya waiter nya masih baru kali lis makanya salah info terus. Itu si adek sama banget deh kayak marco kl foto susah bener disuruh liat kamera. Sampe gemes kalo foto rame2 udah bagus tinggal marco nya muka dan mata nya kemana2 hahaha

    1. Hahahaha…untung kemaren si taring masih bisa ditahan Pi, jadi msh bs gak marah2 😀

      Kayaknya memang lagi usianya ya kayak gitu. Ato gara2 anak2 kita memang udah dari lahir gak bakat jadi model ya jadi gak mau sadar kamera gitu? hahahaha

  3. Ini sebenarnya niat jualan apa nggak kok segala yang mau dipesan habis haha ngeselin. Dan baca ceritamu antara geregetan sama ketawa2 pas yang keluar akhirnya Spaghetti 😅

  4. hahahaha … pesen apa yg dateng apa. ini dl pernah aku kejadian di rumah kongkow. model makanannya sama east ke west. pesen apa itu aku lupa, pelayan bilang gak ada. trus dtg customer duduk persis sebelah aku. pesen yg aku pesen sm waiter lain, eh ada. rasanya mo jungkir balikin mejanya waktu itu …. wkwkwkwk …. yah syukurlah ya ‘da, makanannya msh bs dinikmati. kan ada tuh udh nunggu lama, ” dikerjain ” pelayan, makanan jauh dr STD 🙂

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s