Good Things about Thomas and Friends

Yang udah lama ngikutin cerita kami di blog ini, pasti sedikit banyak udah tau kalo anak-anak saya tuh suka pake banget sama yang namanya Thomas and Friends.

Awalnya memang dari si abang. Sejak usianya 1 tahun 7 bulan tuh dia udah suka banget sama Thomas and Friends. Waktu itu dia memang masih kecil sekali, tapi sejak pertama dia nonton salah satu seri  yang judulnya Splish, Splash, Splosh, dia seperti langsung ngerasa ada keterikatan dengan Sodor’s Tank Engine itu, makanya ketika ke Kidz Station pun dia langsung nunjuk mainan-mainan kereta Thomas dan temen-temennya. Dan sejak saat itulah kami mengoleksi Sodor’s Tank Engine dan segala asesorisnya.

Biasanya ya, anak-anak di atas usia 5 tahun yang dulunya seneng sama Thomas and Friends kemudian akan meninggalkan kesukaan itu. Banyak teman yang ngomong begitu. Anak mereka yang dulu suka banget sama Thomas, akhirnya beralih kesukaan ke superhero setelah usianya lewat 5 tahun.

Tapi itu sama sekali gak kejadian di si abang.

Sekarang usianya sudah 7 tahun dan ketertarikannya pada Thomas and Friends gak pernah luntur. Jangan salah, si abang juga udah lama kok kenal sama yang namanya superhero dan di rumah juga dia suka main ‘berantem-beranteman’ ala superhero. Tapi tetap, Thomas and Friends selalu ada di hatinya dan masih jadi tontonan serta mainan terfavorit buat dia. Dan sekarang, ternyata buat si adek juga…

Mungkin awalnya si adek hanya ikut-ikutan abangnya aja.

Waktu si adek masih bayi. Cuma bisa ngeliatin abangnya main aja…
Masih, hanya bisa memperhatikan
Cuma bisa mupeng liat abang bikin rel

Tapi makin ke sini makin terlihat kalo dia emang beneran amat sangat suka sama Thomas and Friends.

Kalo udah main serius banget dia

Kesukaannya itu terlihat dari betapa cepatnya dia menghapal nama-nama tokoh dalam serial Thomas and Friends. Kalo dulu yang dia hapal hanya yang sering muncul, tapi kalo sekarang, udah gak ada lagi yang dia gak hapal. Dia tau semua nama, warna, serta nomor engine-nya.

Di video di atas itu dia hanya saya suruh menunjukkan beberapa engines. Aslinya sih udah semua engines dia hapal namanya.

Dan dengan kecerdasannya yang puji Tuhan gak kalah lah ya dengan abangnya, dia tau secara detil spesifikasi dari setiap engine. Karena itu dia tau, kalo yang ada di gambar di salah satu buku Thomas di rumah ini adalah bukan Thomas.

Tau gak kenapa dedek bilang Thomas yang di atas itu bukan Thomas? 😀

Lagu-lagunya pun udah bisa dinyanyiin oleh dia. Trus kalo di rumah yang dia mainin ya kereta-kereta Sodor itu dan kemana-mana pasti ada satu kereta yang dia bawa. Mo tidur bawa kereta. Mo makan bawa kereta. Mo keluar rumah juga bawa kereta.

Ini ceritanya mo ke sekolah musik abang, liat dong itu yang di tangan si adek apaan 😀
Udah mo bobo pun, masiihh aja mainan kereta dulu. Dan itu ya, kalo bangun, kereta yang dibawa sebelum tidur akan langsung dicari sama dia 😀

Anak-anak, ini udah jam tidur lhooooo!

Kalo baca buku juga yang jadi favorit adalah buku-bukunya Thomas and Friends.

Bahkan ketika dia bermain dengan magic car pun, dia berandai-andai sedang mengemudikan kereta 😀

Berkhayal, kalo yang lagi dikemudikannya adalah si Thomas 😀

Sebagai orangtua mereka, kami sih senang-senang aja liatnya. Dari dulu juga kami memang udah mendukung kesukaan si abang sama Thomas and Friends, makanya kami gak pernah ragu untuk terus beliin dia mainan berbau Sodor’s Tank Engine itu hingga sekarang koleksi keretanya lumayan banyak dan asesorisnya pun sampe dua kontainer. Gak apa. Dan sama sekali gak nyesel belinya. Malah sekarang agak nyesel karena dulu ada beberapa kereta yang gak sempat kami beli karena sekarang mainan Thomas and Friends dari Takara Tomica yang kompatibel dengan Tomy Plarail udah gak diproduksi lagi. Makanya saya selalu bilang ke si abang supaya semua kereta dan asesorisnya dipelihara dengan baik karena suatu saat nanti, mainan itu akan jadi barang langka dan sangat berharga. Saya sendiri juga udah bertekad untuk gak akan pernah membuang kereta-kereta beserta segala asesorisnya itu.

Kalo didaftarin, kereta Thomas and Friends dari Takara Tomica yang dimiliki anak-anak di rumah adalah sebagai berikut.

  1. T-01 Thomas with Annie and Clarabel
  2. T-02 Edward with Troublesome Truck and Troublesome van
  3. T-03 Henry with Troublesome Truck and Troublesome van
  4. T-04 Gordon with green express coach
  5. T-05 James with Troublesome Van and tar tanker
  6. T-06 Percy with Fuel tanker and Troublesome Truck
  7. T-07 Toby with Henrietta and Troublesome Truck
  8. T-08 Duck with S.C.Ruffey and Toad
  9. T-11 Diesel with milk tanker and fuel tanker
  10. T-15 Mavis with the breakdown train
  11. T-33 Sir Handel with red narrow gauge coaches
  12. T-19 Lady with lavender Troublesome Trucks
  13. T-18 Diesel 10 with gold Troublesome Trucks
  14. T-36 Emily with Brakevan
  15. T-21 Spencer with Duke and Duchess’ private coach
  16. T-28 Neville with red Troublesome van
  17. T-31 Rosie with trucks (with balloons)
  18. T-37 Rocky
  19. T-14 Hiro with white slate truck with blue churns
  20. Stanley

Belum lengkap sebenarnya, karena sebenarnya yang diproduksi tuh ada 40 engines. Cuma memang yang bisa kami temukan di toko ya hanya yang 20 itu. Pengen banget deh kalo bisa semuanya lengkap. Tapi saya cari di online stores juga gak ada yang jual.

Selain yang di daftar itu, anak-anak juga punya si kren Cranky serta 8 engine lain dalam model die cast, yaitu Edward, Douglas, Victor, sir Tophamhatt with the car, Kevin, Timothy, Flynn, dan Bertie.

Mereka juga punya si Harold.

Harold si helikopter lagi nangkring di atas helipad. Halte, stasiun, serta pohon-pohon yang dipajang di sini juga adalah bagian dari asesoris Sodor’s Railway.

Dan tentu, mereka juga punya berbagai macam asesorisnya.

Toy box bergambar Thomas itu isinya adalah gerbong-gerbong kereta, sementara kontainer-kontainer di bawahnya berisi rel serta segala asesorisnya.

Serta yes, sebagaimana yang saya cerita di sini, mereka juga punya beberapa engine dalam versi mini.

Untuk tontonannya sendiri, jelas anak-anak suka banget ya. Di rumah ada banyak sekali DVD Thomas and Friends. Dan itu, jangankan si abang, si adek aja hapaaall sama ceritanya meski hanya liat covernya doang. Jadi jangan sampe dia minta puterin DVD A trus kita malah puternya DVD B. Dia tau. Dan dia bakal protes 😀

Gak hanya DVD, saya juga jadinya ngoleksi video-video Thomas and Friends di hard disk saya 😀

Tuh, ada 155 video Thomas and Friends di hard disk saya 😀

Mereka suka, amat sangat suka dengan Thomas and Friends.

Dan sekali lagi, kami mendukung.

Tentu, dukungan kami itu bukan hanya sekedar karena anak-anak suka, tapi karena memang ada hal-hal positif yang kami lihat dalam serial Thomas and Friends ini.

Pertama, serial ini meskipun memang ‘ngayal’ banget, tapi sebenarnya merupakan penggambaran sejati mengenai dunia anak-anak di mana poin pentingnya adalah setiap anak pada dasarnya adalah polos.

Semua baik, gak ada yang jahat.

Tapi juga gak ada yang gak pernah melakukan kenakalan atau kesalahan.

Dalam serial ini, gak ada yang namanya tokoh antagonis atau tokoh yang terus terusan bandel, meskipun ada beberapa engine yang punya sifat dasar angkuh seperti Gordon, James, dan Spencer atau suka ngeledekin serta cuek sama teman lain seperti Diesel. Tapi bukan berarti mereka tak pernah melakukan kebaikan. Mereka bahkan bisa kok jadi pahlawan dalam satu cerita. Dan siapapun yang melakukan kesalahan pasti bakal sadar dan biasanya kesalahan yang mereka buat itu karena tidak disengaja, saking polosnya. Thomas juga yang meski adalah tokoh utama tapi sering melakukan kesalahan.

Buat saya, ide yang seperti itu bagus sekali, jadi anak bisa belajar bahwa siapa aja bisa melakukan kesalahan. Tapi yang terpenting adalah mau mengakui, mau menanggung resikonya, dan mau memperbaiki kesalahan yang udah dibuat itu. Anak-anak juga bisa belajar untuk mengerti temannya yang melakukan kesalahan, karena sering sekali terjadi pada anak-anak, kesalahan yang dibuat bukan karena disengaja tapi karena hanya gak tau aja kalo itu salah.

Kedua, dalam setiap ceritanya, selalu ada pesan moral yang bisa didapat oleh anak. Tentang musti dengar-dengaran, gak boleh sombong, gak boleh gegabah, gak boleh malas, kudu fokus sama kerjaan, peduli sama teman, bekerja sama, dan sebagainya. Anak-anak juga bisa belajar bahwa menjadi pribadi yang berguna itu menyenangkan sekali.

Ketiga, anak-anak bisa belajar dari karakter Thomas yang polos, suka bercanda, dan kadang bandel. Tapi meski begitu, dia selalu bisa tegas dengan apa yang menurut dia benar.  Thomas tipe yang gak mudah terpengaruh. Dan meski itu adalah teman, tapi dia bisa dengan tegas kasih teguran kalo dia rasa temannya salah. Salah ya salah. Benar ya benar. Ini bagus banget sebagai pelajaran buat si abang dan si adek supaya punya jiwa pemimpin yang tegas di mana pun mereka berada.

Keempat, serial ini memang cocok banget untuk anak-anak. Tak ada kekerasan, tak ada kata-kata yang tak pantas didengar, serta tak ada perilaku yang tak baik yang bisa dicontoh oleh anak, namun tetap penuh dengan kelucuan khas anak-anak. Ini jenis tontonan yang bisa membuat orangtua tenang, benar-benar tenang.

Kelima, serial ini memperkenalkan pada anak tentang berbagai pengetahuan umum.

Yang utama tentu dunia perkeretaapian, mulai dari bahan bakarnya serta bagaimana kereta api bekerja. Menurut kami bagus, karena secara tak langsung memperkenalkan dunia engineer pada anak.

Selain itu, serial ini juga memperkenalkan tata daerah pada anak. Bahwa dalam sebuah daerah ada beberapa komponen seperti jalan, jembatan, bandara, rel kereta api, stasiun, pelabuhan, pertambangan, hutan lindung, logging area, pantai, peternakan, kantor pos, taman bermain, museum, dan sebagainya.

Keenam, penggambaran tentang pulau Sodor tempat Thomas dan teman-temannya bekerja serta aktivitas yang mereka lakukan di pulau itu bisa mengajak anak berimajinasi sangat jauh. Gak heran kalo kemudian anak-anak saya di rumah begitu menikmati kegiatan membuat pulau Sodor versi mereka sendiri, di mana mereka tidak hanya belajar tentang bagaimana membangun sebuat tempat, tapi juga sistem pengaturan tempat tersebut.

Bekerja sama supaya lebih cepat selesai
Asik kan kalo udah jadi…
Bisa main bareng deh, masing-masing dengan imajinasi sendiri tentang jalan ceritanya
Kerjasama lagi kaaann buat bikin railway-nya

Pagi-pagi baru bangun lho yaaa udah langsung bikin ‘pulau Sodor’ lagi 😀

Ngeliat mereka bermain seperti di atas, kami rasanya bahagia sekali. Apalagi kalo udah denger mereka bercerita-cerita sendiri sesuai khayalan mereka. Bahagia sekali lihatnya. Mereka berimajinasi, mereka membangun, mereka berkreasi, mereka mengatur, dan hal-hal itu tentu sangat berguna sampai ke masa depan mereka nanti.

Karena itu, untuk anak-anak mama, abang dan adek, teruslah bermain seperti itu karena ada banyak hal yang bisa kalian pelajari yang berguna untuk masa depan kalian. Dan sekali lagi ingat yaaa…itu semua mainannya dijagain baik-baik karena duit mama udah keluar banyak di situ kelak bakal jadi barang langka yang bernilai tinggi lhooo 😀

Iklan

23 respons untuk ‘Good Things about Thomas and Friends

  1. ya ampun ka Lis, si dede udh gede bgt skrg ya..
    makin ganteng 🙂
    mainannya lengkap banget, kayaknya si abang apik ya sm mainannya kalau Jevan misal baru beli setengah jam lalu eh skrg mah udh rusak pasti haha..

  2. Sama Lis…Hanif juga sampai sekarang mainan favoritnya masih Thomas and Friends ini. Dan mainan ini paling awet di rumah. Dan bukan cuma Hanif sih, aku ama papap juga ikutan maen. Jadi kamipun sama2 merawatnya. Dan yes duit kita udah banyak yang lari kesitu hahahahah 😉 dan kayaknya masih terus lari kesitu selain lego #naseeep

  3. Waktu hamil anak kedua istri saya waktu itu sampai eneg liat video si thomas and friends karena anak pertama super addict sama sepur yang bisa bicara ini. Hampir tiap saat putar videonya.

  4. Wawaww lis banyakk bener kolekso kereta thomas nya anak2. Itu yg berjejer aku liat sama semua perasaan muka nya thomas tapi ternyata nama nya beda2 ya? Hahah. Trus abang bikin rel kereta nya tiap di foto yg berbeda, pola rel nya jg beda2 😀 saluttt dah. Marco kurang suka sama thomas, waktu itu aku beliin yg kw nya alias sekali banting jebol 😂😂 malah beneran di rusakkin sama dia

    1. Sbnrnya buat anak2 seumuran marco dan si adek, cocoknya yang versi diecast itu, silakan deh dibanting2, resiko rusak kecil..hihihihi….cuma aku agak males beli yang diecast karena ukurannya kecil dan gak bisa dipake di plarail-nya tomica 😀

      Abang mmg lumayan kreatif dan rajin kalo bikin railway gitu, makanya hasilnya beda2 dan biasanya sampe kemana-mana jalurnya bikin kita mo jalan di situ aja susah 😀

  5. wah raja bener2 fans berat nya thomas ya… sampe udah gede juga tetep seneng terus ya… 🙂
    andrew dulu juga suka tapi pas masih umur 1-2 tahun. abis itu gak suka lagi. sukanya ama mobil. hehe.

    1. Iya, kami yang liat juga seneng lho, kalo dulu suka ngerasa capek duluan krn musti diberesin kan, tapi kalo sekarang sih abang sendiri yang beresin jadi silakan lah mo dibikin segede apa dan sepanjang apa railwaynya 😀

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s