7 + 3 Makes 10

Minggu lalu, saya dapat notifikasi ini via WordPress Mobile.

Notifikasi di atas itu bikin saya sadar. Wah, sudah 7 tahun ya rupanya saya daftar di WordPress, itu berarti seumuran si abang…hehe… Dulu saya memang pertama kali daftar ke WordPress di bulan Maret tahun 2009, sebulan setelah si abang lahir, meski baru bener-bener nulis di sini beberapa bulan setelahnya yaitu di bulan Mei 2009.

Sudah cukup lama juga ya ternyata saya ngeblog. 7 tahun di WordPress dan 3 tahun sebelumnya di Friendster. Itu artinya ini adalah tahun ke-10 saya ngeblog.

Bersyukur karena sampe sekarang masih lumayan rajin nulis dan tentu semakin hari semakin banyak kenangan yang saya kunci di blog ini.

Notifikasi yang saya terima minggu lalu itu, bikin saya jadi mengingat-ingat lagi perjalanan saya ngeblog dan jadi pengen ditulis di sini, sebagai bagian dari kenangan keluarga kami, karena sungguhlah blog ini punya relasi yang dekat dan erat sekali dengan kenangan keluarga kami 🙂

krones-allisa.blog.friendster.com ~ 2006 – 2009

Blog pertama yang saya kenal dan miliki adalah Friendster Blog.

Mungkin heran ya kok pilihnya Friendster, padahal jaman itu Blogspot, Multiply, dan WordPress juga udah ada.

Alasannya sih sederhana.

Waktu itu saya masih belum kenal sama yang namanya blog. Itu pun bikin blog di Friendster karena kebetulan aja tau kalo Friendster nyediain semacam online journal yang tentu cocok banget dengan saya yang memang hobi nulis diary. Jadilah sejak punya blog di Friendster, hobi nulis diary itu saya salurkan di situ, walopun memang gak semua jurnal harian saya tulis di situ karena banyak yang sifatnya rahasia dan saya juga gak pengen semua teman saya di Friendster membaca hal-hal yang terlalu pribadi tentang saya. Jurnal harian yang sifatnya pribadi banget saya tulis secara terpisah di aplikasi digital diary yang saya bikin sendiri.

Meski begitu, tetap saja ada banyak kenangan di blog Friendster itu. Tentang pertunangan kami, tentang pernikahan kami, hingga kemudian tentang kelahiran si abang.

Setelah si abang lahir itu, saya semakin rajin nulis di blog. Minimal seminggu sekali saya nulis buat mencatat perkembangan si abang.

O ya, saat itu saya belum kenal yang namanya blog walking. Saya nulis bener-bener hanya karena saya pengen nulis dan bukan karena terinspirasi oleh siapapun. Saya gak pernah liat-liat blog lain, kecuali blog si Puti, yang adalah teman saya dan suka berbalas komen dengan saya di blog dan yang juga ngeblog di Friendster. Saat itu saya bener-bener masih tidak tau apa-apa tentang dunia blog.

Pada satu ketika, Puti ngasih tau saya kalo dia mo pindah ngeblog ke WordPress, di situlah saya baru cari tau apa itu WordPress dan baru tau juga kalo ternyata blog di Friendster platformnya juga WordPress…o yeee….emang gaptek banget saya ini ya 😀

Saat itu, karena penasaran seperti apa sih WordPress, saya pun mendaftar, meski masih tetap ngeblognya di Friendster.  Jadi bisa dibilang, Puti ini berjasa banget dalam kegiatan ngeblog saya. Sayang banget Puti sekarang gak aktif ngeblog lagi 😦 .

Sampai pada satu saat saya ngeliat jatah storage di blog Friendster saya makin menipis karena memang sejak kelahiran si abang, saya jadi rajiinn banget upload foto di blog itu. Saat itulah saya mulai berpikir untuk memanfaatkan blog yang sudah saya daftarkan di WordPress tapi yang masih saya anggurin itu. Tepatnya bulan Mei 2009, saya pun mulai menulis di blog WordPress.

O ya, tak lama setelah saya pindah ke WordPress, ternyata Friendster bangkrut lalu tutup. Blog saya di situ juga ikutan ditutup. Sedih sih, tapi untunglah sebelum blog ditutup saya sempat mem-backup semua cerita kami di blog itu, sehingga sampai sekarang pun cerita-cerita kami masih bisa dibaca dan tersimpan dalam hard disk saya.

plovea.wordpress.com ~ 2009

Sejak pertama mendaftar sebagai user di WordPress, saya sudah memilih nama domain plovea, akronim dari Poltak LOVE Allisa. Pilih nama itu karena memang setelah cukup lama ngeblog di Friendster, saya bisa liat kalo isi blog saya kebanyakan bercerita tentang kami, karena itu rasanya kurang pas kalo misalnya hanya pake nama saya atau malah pake nama anak. Lagipula semua cerita kami kan memang berawal dari PLoveA. Kalau Tuhan gak pernah buat dia jatuh cinta dengan saya, maka tak akan pernah ada cerita tentang kami 🙂 .

Untuk site title-nya sejak pertama bikin udah langsung jadi When Samosir Meets Krones, karena lagi-lagi ya itu dia, blog ini akan berisi cerita tentang kami, dua manusia yang masing-masing dibesarkan di bagian Utara sebelah Barat dan Timur Indonesia, tapi kemudian karena kehendak Tuhan bertemu, jatuh cinta, dan membangun kehidupan di suatu tempat di bagian Selatan 🙂 .

Tagline blog ini dari sejak awal bikin sampai sekarang juga gak pernah saya ganti dari There’s Laugh, There’s Joy, There’s Love, There’s Life. Pilih tagline itu karena memang sejak awal bikin konsepnya adalah cerita tentang kehidupan kami yang mana di dalamnya ada tawa, sukacita, dan tentu saja cinta.

Nama domain, site title, serta tagline itu bisa dibilang muncul begitu saja dalam benak saya dan sampai hari ini masih bersyukur untuk ide yang Tuhan kasih itu, karena sungguhlah, mau sampai kapanpun kayaknya akan tetap sesuai dengan isi serta konsep dalam blog ini.

Untuk themes, kayaknya dari sejak pertama bikin hingga sekarang, saya udah berkali-kali ya ganti themes. Tapi biasanya sih tetep pilihannya adalah yang warna utamanya putih dan punya aksen ungu. Warna putih supaya terlihat bersih dan lebih enak dibaca. Ungu, tentu saja karena saya penyuka warna ungu 😀 .

Setelah memutuskan pindah ke WordPress, maka sejak bulan Mei 2009 saya pun benar-benar mengalihkan kegiatan menulis di blog Friendster ke WordPress ini. Tulisan pertama saya di sini adalah ini.

Dan sejak saat itu, saya terus menulis di sini. Bisa dibilang saya cukup rajin menulis. Rajinnya memang bukan yang bisa tiap hari nulis ya, tapi seenggaknya hampir tiap minggu ada cerita yang bisa saya bagikan di sini, walopun tetep sih beberapa kali juga kejadian dalam sekian minggu saya gak bisa nulis, biasanya karena sibuk dengan kerjaan di kantor dan di rumah. Tapi kalo melihat dari perjalanan saya menulis sejak bulan Mei 2009 itu, maka tak pernah ada satu bulan pun yang lewat tanpa ada tulisan di blog ini. Yah, buat saya yang ngeblog atas dasar suka-suka aja dan tidak ada target-target tertentu, maka hal itu udah jadi prestasi tersendiri buat saya 🙂 .

Bulan-bulan pertama ngeblog di sini, saya masih belum ada blog walking ke mana-mana, kecuali ke blog temen sendiri, kayak blognya Puti atau Sonelia.

Sampai kemudian selang beberapa bulan kemudian, seiring pengunjung blog ini bertambah, saya pun mulai kenal dengan penulis blog-blog lain yang nyasar ke blog ini atau sebaliknya saya yang nyasar duluan ke blog mereka karena lagi nyari sesuatu, kemudian berkenalan lewat komentar. Di situlah saya mulai rajin blog walking ketika ada waktu, rasanya seneng aja bisa baca cerita teman-teman sekalipun hanya mengenal mereka lewat blog.

Untuk isi blog ini sendiri, sesuai dengan tujuan saya bikin, yaitu tentang kami. Dan sekali lagi saya sangat bersyukur karena semakin hari semakin banyak kenangan tentang kami yang terdokumentasi di sini. Bener lho, ada kesenengan tersendiri untuk saya ketika membaca kisah-kisah lama kami. Rasanya bahagia karena kenangan tentang kami tidak hanya berupa foto, video, dan memori dalam kepala, tapi juga tergores dalam bentuk tulisan yang mana saya kalo nulis kan lumayan detil ya jadi cocok banget sebagai kenangan. Sementara untuk gaya menulis dari dulu sampe sekarang kayaknya sama deh, hampir gak ada perubahannya. Ya abis mo berubah gimana lagi coba? Yang nulis dari dulu sampe sekarang ya saya sendiri, ide menulis pun orisinil karena berasal dari kejadian sehari-hari, makanya gaya menulis gak mungkin berubah.

Protected Blog dan Protected Post ~ 2015

Salah satu tantangan dalam memiliki blog, adalah orang-orang yang tak dikenal jadi sedikit banyak tau tentang keluarga kita. Jujur ya, waktu awal-awal hal ini tak terlalu jadi pertimbangan saya karena waktu itu saya mikirnya, ya memang siapa yang mau baca blog saya yang isinya hanya cerita sehari-hari kami?

Tapi ternyata saya salah.

Semakin hari pembaca blog ini semakin bertambah. Sebagian mau memunculkan diri, tapi lebih banyak lagi yang memilih membaca dengan diam-diam saja. Sebagian pembaca, membaca dengan itikad yang baik. Tapi ada beberapa yang tidak.

Beberapa masalah kemudian muncul.

Yang paling sering terjadi adalah foto-foto di dalam blog ini diambil dan dipergunakan tanpa ijin.

Lalu pernah juga terjadi, cerita dalam blog ini dipakai oleh penulis blog lain. Yang ini yang saya tau sempat terjadi 2 kali. Saya ngeblog bukan untuk cari masalah, bukan gaya saya juga ngelabrak orang yang gak saya kenal. Karena itu saya mengalah saja. Tulisan saya yang dipakai oleh mereka akhirnya saya ubah menjadi private, hanya yang bisa login ke dalam blog ini saja yang bisa baca, itu artinya hanya saya atau suami. Dengan begitu saya gak rugi apa-apa, toh kenangan itu masih tetap bisa saya baca kan. Lagipula blog-blog yang seperti itu juga tak akan bertahan lama kok, sebentar saja mati sendiri juga.

Pernah juga saya (dan beberapa teman pemilik blog lain) mengalami ‘pertemanan palsu’ dengan seseorang. Bisa kenal dengan orang itu ya gara-gara blog ini juga.

Terakhir, pengalaman paling tidak mengenakkan yang saya alami adalah foto saya dan anak-anak digunakan sebagai foto pribadi pelaku penipuan di Facebook.

Untuk yang terakhir itu, bener-bener bikin saya shock.

Keputusan pertama yang saya ambil saat itu adalah segera memproteksi blog saya. Saya butuh waktu untuk berpikir apa yang harus saya lakukan dengan blog ini.

Dan akhirnya setelah kurang lebih selama 7 hari saya berpikir dengan kondisi blog yang masih terproteksi, saya kemudian mengambil keputusan untuk membuka lagi blog ini tapi dengan beberapa perubahan penting.

Pertama, penyebutan untuk anak-anak saya ganti menjadi si abang dan si adek. Tak ada lagi nama lengkap mereka di blog ini, kalo pun ada paling hanya inisial saja.

Kedua, post tentang anak-anak yang sifatnya detil banget tentang perkembangan (termasuk sekolah) mereka, saya kunci dengan menggunakan password. Yang bisa baca pun saya pilih-pilih dan password-nya suka saya ganti-ganti.

Ketiga, foto-foto yang saya upload saya beri watermark yang ukurannya gede dan berada tepat di tengah-tengah, jadi orang yang niat ambil jadinya mikir. Untuk tulisan-tulisan lama yang memuat banyak foto-foto kami, sebagian besar sudah saya kunci dengan password untuk mengecilkan kemungkinan foto-foto itu diambil.

Sejauh ini, perubahan-perubahan yang saya lakukan di atas cukup membuat saya lebih tenang untuk terus menulis di blog ini. Kalo pun ada masalah, paling ya gara-gara password itu, tapi itu persoalan kecil, bisa tidak saya hiraukan. Bisa saya bilang, dengan begini saya jadi bertambah nyaman menulis di blog ini. Pun ketika saya sesekali membuka juga cerita tentang perkembangan anak-anak, yang mana biasanya karena saya berpikir isinya bisa berguna untuk orang tua lain yang mengalami masalah serupa dan biasanya isinya saya usahakan tidak terlalu detil. Lebih tenang rasanya dibanding sebelumnya karena saya gak pake nama anak lagi dan foto-foto mereka saya beri watermark hingga gak sembarangan bisa diambil orang lagi.

plovea.com ~ 2015

Bulan November tahun 2015, saya tiba-tiba ngambil keputusan untuk mengubah domain blog ini menjadi dot com. Tak ada alasan tertentu, selain saya hanya kepengen aja menyebut blog ini dengan nama “plovea dot com”, terdengarnya lebih keren ketimbang “plovea dot wordpress dot com”, hehehehe….

Statistik, Follower, dan  Komentar

Membahas blog, tak lengkap rasanya kalau tidak membahas tentang statistik. Meski blog ini ada sebagai bagian dari hobi dan kesenangan saya semata dan tak pernah terpikir tentang mendapatkan penghasilan dari blog ini, tetap saja saya masih melihat-lihat statistik blog ini.

Jika dirangkum, maka kunjungan ke blog ini dari sejak ada di tahun 2009 hingga sekarang, adalah seperti berikut.

Bisa keliatan kan ya, saya pertama kali daftar di bulan Maret 2009, yang mana waktu itu isinya hanya Hello, World doang. Trus di bulan Mei 2009 saya mulai bener-bener nulis, dan pengunjung pun mulai datang.

Bulan pertama total kunjungan hanya 85. Bulan kedua sampai kelima, masih ratusan. Bulan keenam meningkat jadi seribuan, dan hingga sekarang puluhan ribu kunjungan per bulannya.

Apakah jumlah kunjungan itu banyak atau sedikit, tentu saja relatif dari siapa yang menilai.

Kalau bagi saya, itu sudah cukup banyak.

Kadang ngeri malahan melihat begitu banyak orang yang tak saya kenal yang membaca blog ini. Tapi sekali lagi, keputusan untuk mengunci tulisan-tulisan yang detil membahas tentang anak serta memberi watermark pada foto membuat saya lebih tenang menulis di sini.

O ya, dari statistik di atas itu, bisa keliatan juga kan kalo jumlah kunjungan di tahun 2015 agak sedikit berkurang dibanding di tahun 2014. Penyebabnya ya apa lagi kalo bukan dikuncinya tulisan-tulisan tentang anak. Rupanya memang banyak sekali orang yang tertarik dengan cerita-cerita tentang para jagoan saya. Salah satu buktinya adalah ini.

Statistik di atas itu terjadi di bulan September 2015. Waktu itu si mbak dan si sus lagi ‘cuti’ selama 4 bulan, hingga membuat kesibukan saya bertambah amat sangat banyak. Ngantor pun dengan harus membawa si adek. Nah, saat itu saya ngeblognya banyak bolong-bolong. Dan seperti biasanya kalo dalam sekian waktu tak ada post baru di blog ini, maka jumlah kunjungan per hari akan turun dari seribuan menjadi 600 – 900 kunjungan. Nah, satu kali saya tiba-tiba nulis lagi tentang si abang, yang mana waktu itu post-nya gak saya kunci, statistik pun langsung naik ke angka 1900-an. Tuh kan, banyak banget yang pengen baca tentang anak-anak saya. Waktu itu saya gak langsung sadar karena belum liat statistik. Tapi selang beberapa hari kemudian saya cek dan lihat angka itu, saya langsung sadar begitu banyaknya orang asing yang ingin membaca tentang anak-anak saya. Post itu pun langsung saya kunci.

Kalo normalnya sih, sehari-hari kunjungan ke blog ini tuh kira-kira kayak gini.

Statistiknya naik-turun, tergantung hari dan tergantung ada post baru atau gak.

Sekali lagi, liat angka-angka itu mengingatkan saya kembali, untuk terus berhati-hati terutama ketika bercerita tentang anak-anak di blog ini. Karena ya, mungkin untuk blogger lain, angka segitu masih sangat kecil, tapi buat saya, angka segitu aja udah banyak kakaaakkk….serem bayanginnya saya!

Jumlah follower via blog dan email, sejauh ini ada 549 dan sebagian besar tidak saya kenal dan tidak pernah berkomentar di blog ini.

Sementara untuk komentar, blog saya ini secara rata-rata termasuk tidak ramai komentarnya. Mau kunjungan banyak atau sedikit, komentar ya segitu-segitu juga, hehehe…. Yah, memang pada dasarnya jumlah komentar itu tak berkaitan dengan jumlah kunjungan.

Tuh liat deh, udah yang most commented aja jumlahnya hanya seratusan lebih 😀 .

Sebenarnya mau yang komentar banyak atau sedikit, itu sama sekali gak berpengaruh di saya ya. Keasikan saya ngeblog mah tak akan pernah terganggu oleh jumlah kunjungan, jumlah komentar, atau apapun itu yang suka dijadikan acuan ukuran ketenaran sebuah blog. Cuma ya itu dia, lagi-lagi hal itu mengingatkan saya betapa saya harus selalu menjaga kehati-hatian dalam menulis cerita di sini (terutama tentang anak-anak), karena begitu banyak orang asing yang datang ke blog ini yang memilih untuk tidak memunculkan dirinya.

Hobi, Kenangan, dan Pertemanan

Namun apapun itu, semua pengalaman yang saya alami seiring perjalanan blog ini, tetap saja buat saya ngeblog itu adalah hobi yang sukar untuk saya tinggalkan. Saya ngerasa rileks setiap kali bisa menulis di sini dan membaca cerita-cerita tentang kami di sini sering sekali membuat saya bahagia dan menambah rasa syukur.

Cerita dalam blog ini ada banyak, mulai dari yang bahagia sampai yang sedih-sedih juga ada, tapi apapun itu, semua cerita itu menyaksikan betapa penyertaan Tuhan memang besar sekali untuk keluarga kami. Terbayang, sekian puluh tahun ke depan dan semoga blog ini masih tetap ada, maka saya dan keluarga akan bisa menikmati cerita-cerita lama kami di blog ini.

Kalo tentang anak-anak, sejauh ini sih si abang masih asik-asik aja ya baca-baca cerita tentang dia di blog ini. Dan buat saya itu menyenangkan sekali ketika dia membaca sendiri betapa lucunya dia waktu masih bayi dulu. Si abang kan sering tuh kalo nontonin video dia waktu masih balita suka bilang rasanya pengen deh ngalamin lagi yang seperti dulu itu, nah dengan dia membaca kenangan masa balitanya di blog ini, sedikit banyak mengobati kerinduan dia itu akan masa balitanya.

Dan meski saya lumayan mendetail kalo sudah menulis tentang anak-anak, tapi sejauh ini saya berusaha menjaga agar cerita dan foto tentang mereka tidak mengandung hal-hal yang nantinya ketika mereka semakin besar akan membuat mereka malu. Gak hanya di blog, tapi juga di media sosial lain seperti di Facebook, saya berusaha agar foto-foto mereka tetap terlihat baik, wajar, dan tidak konyol, supaya mereka tidak malu sendiri ketika besar nanti. Untuk si abang malahan udah sejak lama setiap kali saya mo taro foto dia di Facebook atau di blog, saya tanya dulu ke dia boleh gak foto itu saya upload. Begitu juga video dia di YouTube dan di Facebook, hanya bisa tayang kalo dia ijinkan.

Tujuan saya menulis tentang anak-anak di blog ini sendiri adalah supaya sampai kapan pun, bahkan ketika saya tak lagi ada di dunia ini, mereka bisa melihat dan mengingat betapa saya sangat memperhatikan mereka serta supaya mereka sendiri bisa mengenang hal-hal dalam masa kecil mereka yang tak mampu lagi diingat oleh memori mereka sendiri. Semoga, apa yang menjadi tujuan saya itu memang berdampak baik untuk mereka berdua.

10 tahun menulis di blog, tentu kenangan yang tertuang udah lumayan banyak dan bayangkanlah, kegiatan ngeblog sudah bersama saya sejak usia saya 23 tahun dan sekarang saya sudah 33 tahun. Kalo dibayangin, rasanya jadi lamaaaa sekali ya, padahal ngejalaninnya rasanya cuma sebentar doang 😀 .

Selain sebagai hobi dengan tujuan menyimpan kenangan, manfaat lain dari blog tentu saja adalah menambah pertemanan. Sejauh ini sudah lumayan banyak teman yang saya dapat lewat kegiatan ngeblog ini. Ada yang bertahan sampai sekarang, ada juga yang tidak. Ada yang benar-benar jadi sahabat, dan ada juga yang hanya sekedar kenal dan berteman saja. Seiring waktu memang, ada yang pergi, ada juga yang tetap tinggal.

O ya, sampai saat ini saya gak pernah ikutan dalam forum atau grup yang berkaitan dengan blogger atau kegiatan ngeblog.  Bukan apa-apa sih, saya hanya merasa lebih nyaman seperti ini saja. Saya gabung dalam grup blogger hanya dengan The Mahmud saja, itu karena tujuan grup itu bukan untuk ngebahas segala hal tentang blog, tapi sebagai sarana komunikasi untuk pertemanan kami saja. Selain itu, jumlah membernya juga hanya 10 orang, jadi nyaman kan, isi grup gak terlalu rame dan tentu aja hampir tak ada konflik. Bisa berteman dengan para anggota The Mahmud dan juga pemilik blog lain yang masih terus saling komunikasi dengan saya sampai saat ini adalah salah satu hal tentang kegiatan ngeblog yang sangat saya syukuri 🙂 .

=======================

Itulah sedikit cerita tentang perjalanan saya ngeblog di tahun ke-10 ini. Semoga ke depannya masih terus ada kesempatan untuk nulis di sini. Semoga gak ada lagi kejadian-kejadian tak menyenangkan gara-gara blog ini. Dan semoga, WordPress usianya panjang dan lama, supaya blog ini juga bisa panjang umurnya 😀 .

Iklan

36 thoughts on “7 + 3 Makes 10

  1. Wahhh eda selamatnya udah 7 thn ngeblog di wp dan 3 thn di FS (sayang ya FS itu kok ilang gt aja). Sama aku pun enjoy banget baca2 ulang postingan lama. Sayangnya aku ga serajin kamu da…ga konsisten catat perkembangan anak. Ini aja dah lama banget ga certa ttg duo G di blog. Ahhh jd pengen nulis deh mumpung libur seminggu. Wah abang dah baca2 blog mamanya ya…. semoga kita ttp konsisten ngeblog, aku kuncinya mesti nulis apa pin itu yang singkat sekalipun setidaknya seminggu sekali..soalnya kalau kelamaan ga nulis makin malas mau mulainya lagi. Aku masih 3 tahunan deh ngeblognya…itu pun aktifnya baru 2,5 tahun ini… keep writing da!

    1. Sayang bangeeett da… Walo masih bisa dibaca dokumennya, tapi tetep kan ya lebih asik kalo blognya masih aktif dan bisa dibuka.

      Betul da, kalo seminggu aja stop ngeblog biasanya jadi agak males gitu ya 😀

      Keep writing for you too ya daaa…

  2. Wow stats bikin mupeng Jeng Lis. Artinya seluruhnya sudah 10 tahun menulis. Pasti banyak sudah pengelaman yg tertumpah di sini. Aku pikir blog ini menebar kebahagiaan makanya orang betah berkunjung sekalipun lebih banyak jadi silent reader ketimbang meninggalkan jejak dengan berkomentar 🙂

  3. selamat ya dek udah 10 tahun masih tetap setia mengisi blog ini, iya .. kehati2an tetap harus dijaga..
    btw kk ingat pertama lihat namamu pas menang lomba foto prnganten itu.., tahun berapa itu ya..

  4. Halo kak Lis, aku termasuk yang silent reader sih *ngaku*, bisa diitung berapa kali ninggalin komentar. Jujur kalo datanag ke blog ini suka cari tau ttg abang dan kegiatan pianonya, simply karena anakku yang paling besar lagi kursus musik di sekolah musik yang sama, jadi suka termotivasi liat si abang pinter gitu dan berdoa semoga anakku bisa mahir pianonya. Trussss setelah itu, suka liat koleksi buku-buku anak-anaknya juga karena aku emang doyan buku hehehe, satu-satu mau beliin buku buat anak-anak mau bikin mini library gitu lah rencananya, Setelah itu sih aku suka kalo posting soal kulkas hehehe, rapiiiiii dan aku terapin tuh di rumah, lumayan lah kulkas jadi ikutan rapi.. Maaf jarang ninggalin komen, abis mikirnya aku ini siapalah hehehehehe, tapi senang bisa dapat banyak informasi soal anak dr blognya kakak. Makasih ya kak. Tuhan memberkati.

    1. Aku bersyukur banget kalo orang yang baca meski gak komentar tapi tetep punya itikad baik dan aku makasiiihh banget buat pembaca yang seperti itu. Walo tetep, kalo ninggalin komentar rasanya lebih baik krn bikin aku jadi tau kan sapa2 aja yang baca blog ini, lebih tenang rasanya…hehehe..

      Tuhan memberkati juga yaaa dan sekali lagi makasih yaa

  5. Selamat ultah buat blog lu ya lis…
    Emang amazing ya blog kita yg emang cuma cerita sehari hari ternyata banyak juga yg baca Hahaha. Walaupun mau banyak atau dikit yg baca tetep aja bakal kita tetep ngeblog tp kalo banyak yg baca ya seneng juga kan ya… Walaupun ya tetep ada was was nya kalo disalahgunakan. 🙂

    Keep blogging ya…

    1. Thank you, Man!

      Hahahaha..iya banget Man, rasanya amazing ya karena blog yang isinya cuma kejadian hari2 bisa banyak juga yang baca. Semoga hidup kita aman2 aja ya Man walo banyak yang baca2 blog kita 🙂

      Keep blogging for you too, Man!

  6. Mataku langsung seger lihat angka2nya Lis hehe, maklum suka banget sama statistika (ya iya, lulusan itu haha). Iya bener Lis, kalau nulis ga ada beban apa2, maksudnya kalau nulis yang keluar dari hati rasanya enteng ya. Ga musti mikir ntar ada yang baca apa ga. Nulis buat diri sendiri soalnya buat dokumentasi. Bersyukur kalo malah berguna buat yang baca. Semoga langgeng selalu Lis dengan blogmu ini. Aku baru tahu singkatan plovea. Selama ini bertanya2 apa artinya haha. Aku beberapa kali pindah blog. Friendster, multiply. Yang awet sebenarnya yang diblogspot, nulis puisi sama cerpen disana. Sampai ada beberapa yang diikut sertakan untuk dibukukan. Nah yg blog sama suami ini memang baru dibikin pas kami menjelang kawin. Kata suami biar aku ga nulis puisi mulu dan ga ngayal nyiptain cerpen. Akhirnya malah keterusan senang nulis disini.

    1. Anak statistika, pasti pinter yaaa…hahahaha…

      Betul, rasanya bersyukur banget kalo ternyata kejadian hari2 yang ditulis di sini bisa berguna buat yang baca. Dan jadinya sedih banget kalo kemudian disalahgunakan, tapi semoga kejadian2 gitu gak terulang lagi.

      Keren euyyy..karanya udah bisa dibukukan. Alamat blog yang di blogspot apa? Sapa tau ada waktu bisa main2 ke sana juga..hehe

      1. Yang penting sudah lulus Lis haha. Ingat masa2 kuliah di statistika perjuangan banget soalnya. Blogku yang blogspot sedang mati suri Lis. Sejak aku balik kuliah lagi tahun 2012 ga kepegang lagi karena ribet ngurusin tugas2 kuliah. Akhirnya dibikinin blog ini sama suami. Kalau cerita tentang beberapa tulisan yang dibukukan pernah aku tulis disini http://www.conedm.nl/denald/2014/11/01/secangkir-kopi/

  7. Met ultah buat blog nya ya lis, iya nih semoga wordpress umur nya panjang yah hahaha tapi jangan lupa rajin di backup isi blog nya buat jaga2 lis. Just in case (amit2) wp mendadak mati suri 😀

    Btw akhirnya tau juga arti nama blog plovea 😀 aku selama ini nebak2 plovea apaan yah, nama bunga kah? Atau bahasa lain dari warna ungu kah? 😂😂

  8. Buat saya pribadi, baca blog yg isinya ttg keseharian itu lebih asik. Makanya sering baca postingan di sini walau kadang komen kadang ngga.

    Selamat untuk 10 tahunnya ya.

  9. Selamat ulang tahun buat blognya, ternyata udah lama banget ngeblognya.

    Eh iya, klo ada gambar atau tulisan diambil begitu saja lebih baik laporin aja ke DMCA. Ntar orang yang kopas dapet notifikasi dari Google kalau ia melanggar kebijakan Google.

    Saya juga ngeblog dari 2009, cuma waktu itu murni bisnis. Sekarang seiring bertambahnya pengalaman lebih suka menulis tentang tips ngeblog, SEO, sama cerita sehari-hari di pasar.

  10. selamat ultah buat blognya m2R, banyak belajar dari blog ini dan suka dengan cerita sehari – harinya…, harus hati-hati juga sama orang yang gak bertanggung jawab, yang kadang bikin bete… dulu sempet sedih lihat banyak yang di proteks karena gak bisa lihat ceritanya si abang…., tapi memang itu harus ya mbak biar lebih tenang ngeblognya….

  11. Memang kalau dipikir-pikir … kadang adaaaaaa aja orang yang tidak bermaksud baik …
    semoga saja kita semua terhindar dari orang-orang seperti itu

    (Si Abang udah gede sekarang .. makin ganteng)

    Salam saya

  12. Selamat ulang tahun blognya Mbak Lisa!
    Mantap 7 tahun!
    Akun blogspot ku juga tahun ini 7 tahun hehehe
    Serem ya sekarang Mbak,
    banyak yang aneh-aneh… T.T

  13. klo aku dulu awal bgt ngeblog di multiply, di fc ga aku anggap blog hahaha
    pas MP bangkrut mo nangis rasanya inget tulisan 2, bisa di pindahin sih tp ga lengkap
    ga kerasa ya, time flies so fast ngebut aja gitu kayanya
    Met ultah blog plovea 😀 semoga terus memberi manfaat bg semua pembacanya, kayak aku yg tau2 nemu menu mpasi eeh ternyata di blognya mama duo R juga ketemunya, tips ngebersihin rumah, wiih penting tuh, yaah seperti yang selalu aku bilang, abis bacanya pasti aku terintimidasi hihihi

    1. Iya, meski bisa dipindahin tapi tetep aja, rasanya ada yang hilang ya. Semogalah ini WP gak ngalamin kayak gitu yaa…

      Puji Tuhan, aku juga seneng kalo ternyata ada manfaat yang bisa diambil sama yang baca blog ini. Makasih yaaa dan keep blogging juga utkmu ya Fey 🙂

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s