Tentang Funika Rak Kain dan Tentang Kaca….

Selamat pagi menjelang siang! 😀

Hari ini jalanan lebih lengang dari biasanya. Sebelum-sebelumnya memang udah lengang sih karena anak-anak sekolah pada libur, tapi hari ini jalanan jauh lebih lancar ketimbang hari kemarin. Mungkin karena banyak instansi/kantor yang di bulan puasa ini pada masuk agak lebih siang kali ya, kalo kantor kami sih jam masuknya tetep aja sama, jam 7.30. Pulangnya aja yang jadi 30 menit lebih cepat 😀

Sebenarnya sekarang pengen cerita tentang si abang yang kemarin udah lancar naek sepeda roda dua. Seneng banget rasanya dan pengen segera cerita di sini, tapi karena sesuatu dan lain hal, akhirnya saya tunda dulu lah…demi keamanan, hehe….

Sekarang jadinya pengen cerita tentang yang berkaitan dengan rumah, yang pertama tentang rak kain dari Funika.

Saya gak sengaja nemu sama produk ini sebenarnya. Pas aja saat lagi iseng liat-liat perlengkapan rumah di beberapa situs jual-beli online, saya ngeliat produk ini dan tentu aja lah ya sebagai penggila basket, tray, box and all other things related to storage and organization, benda ini langsung membuat saya tertarik.

Tertarik pertama karena saya langsung terpikir di bagian mana di rumah yang masih membutuhkan benda seperti ini, yaitu di dalam lemari kami dan lemari anak-anak.

Tertarik kedua karena penampakannya cantik dan muraaahh. Dengan harga Rp 90.000 saja, dapat 5 biji sekaligus! Keren banget kan?

Saat itu juga saya langsung pesan barangnya, dua hari kemudian nyampe dengan selamat di atas meja kerja saya di kantor, dan sorenya udah langsung terpakai di rumah 🙂

Begini nih penampakan si Funika Rak Kain Serbaguna…

Satu paket isinya 5 buah seperti yang terlihat di atas. Aslinya ada 5 pilihan warna: kuning, merah, biru, hijau, dan ivory seperti yang saya beli. Produknya sih memang diberi nama ‘rak kain’ tapi kalo saya bilang sih ini lebih ke bin ya daripada rak. Asiknya dengan produk ini, adalah karena saat lagi tidak dibutuhkan, dapat disimpan secara praktis dan tidak makan tempat. Tinggal dengan mengeluarkan bagian alas yang berbentuk persegi lalu melipat bagian pinggirnya, selesai deh.

Bersyukur rasanya bisa nemu benda ini. Berguna banget, murah, dan penampakannya pun cantik.

Lemari jadi terlihat lebih rapi pake rak kain ini…

Gara-gara saya beli ini, beberapa teman di kantor jadi naksir juga pengen beli. Ya secara memang namanya kalo di rumah ya, benda-benda seperti ini pastilah berguna sekali. Bisa untuk tempat majalah/koran di ruang keluarga, tempat handuk, tempat mainan anak, kabel-kabel, segala macam deh tapi asal untuk benda yang bersih karena bahannya dari kain jadi kalo kotor agak repot bersihinnya. Karena penampakannya cukup cantik jadi bisa diletakkan di mana saja, termasuk di ruang tamu. Duh, nulis ini, bikin kepengen pesen lagi buat ditaro di ruang keluarga..hehe… Yuk mariii..kita pesen lagi 😀

By the way, tulisan ini bukan disponsori lho yaaa 🙂

Nah itu tadi tentang rak kain serbaguna dari Funika, sekarang pengen cerita tentang kaca di rumah, tepatnya soal ngebersihinnya.

Beberapa orang yang datang ke rumah dan ngeliat kaca besar yang letaknya sangat tinggi di dinding belakang, memang sempat nanya, itu gimana cara bersihinnya???

Sejak awal naksir sama rumah ini, memang kami udah tau tantangan paling besar perihal bersih-bersih rumah ini adalah kaca besar itu yang letaknya sangat tinggi. Pas liat itu kami juga langsung kebayang, duh gimana yak caranya bersihin itu kaca? Letaknya tinggi sekali. Tangga teleskopik yang bisa nyampe 3.2 m pun gak cukup tinggi untuk mencapai kaca itu.

Tapi karena kaca itu sendiri fungsinya besar sekali, terutama untuk memungkinkan cahaya matahari masuk dengan leluasa baik ke lantai 1 maupun ke lantai 2, maka kami pun mengesampingkan kesulitan membersihkan kaca itu. Ya kalo saya sih memang gak terlalu mikirin ya, karena untuk kerjaan kayak gitu kan bagiannya pak suami. Jadi biar dia saja yang mikirin gimana-gimananya, saya mah tinggal terima bersih aja nanti…hehehe…

Dan trus akhirnya setelah kami tinggal di sini, bagaimana dengan nasib kaca itu? Bisa kami bersihkan sendiri kah? Atau kami pake jasa orang buat ngebersihinnya? Atau…jangan-jangan dibiarkan kotor, buram, berdebu begitu aja?

Jawabannya, pertama jelas gak mungkin kalo kami biarin itu kaca begitu aja hingga debu menumpuk di situ. Kedua, berhubung suami saya orangnya demen bersih-bersih, jadi jelas dia yang turun tangan sendiri buat ngebersihin kaca-kaca itu tanpa perlu kami panggil jasa tukang bersihin kaca 😀

Cara bersihinnya gimana?

Di rumah kami punya tiga macam tangga. Ada tangga lipat kecil, ada tangga lipat gede, dan ada tangga teleskopik jenis straight ladder yang bisa nyampe ke ketinggian 3.2 m. Di antara ketiga tangga yang kami punya itu, yang paling memungkinkan membantu suami adalah tangga teleskopik itu. Udah pada tau belum dengan jenis tangga ini? Kalo belum tau, ini saya tampilkan gambarnya yang saya ambil dari sini (lupa fotoin tangga yang di rumah)

Punya kami tuh yang sebelah kanan itu, yang bentuknya lurus bukan yang segitiga.

Seperti yang saya bilang, sebenarnya dengan tangga ini pun tetep aja ketinggiannya kurang untuk mencapai kaca besar itu. Nah buat ngakalinnya, suami memanfaatkan floor wiper yang dibungkus kain basah. Jadinya kayak gini nih….

Terlihat berbahaya ya? Hihihihihi…iya memang, saya juga tiap liat suami bersihin kaca-kaca ini rasanya serem. Tapi kata suami terlihatnya aja serem, aslinya gak kok asal posisi tangga solid. Yang berasa tuh capek dan pegelnya aja katanya…hehehe… Ya, asalkan pas lagi bersihin kaca kondisi lagi prima dan selalu hati-hati aja ya pak suami, karena terus terang aja biar kata aslinya gak serem, tetep aja istrimu sereeemm liatnya 😀

Dengan cara yang dipake suami, maka kaca besar itu selalu terlihat bersih. Ya memang sih gak sekinclong kaca lainnya di rumah ya, tapi lumayan banget lah kaca-kaca itu gak pernah terlihat buram apalagi kotor berdebu 🙂

Yah gitu deh cerita-cerita sederhana kita hari ini, setelah ini mo balik ke coding lagi, ngerjain change request salah satu aplikasi. Semangat! 😀 😀

Iklan

24 respons untuk ‘Tentang Funika Rak Kain dan Tentang Kaca….

  1. rak kain….langsung terpikat…googling ah. Benar Jeng semakin rapi yah almarinya.
    Untuk kaca sepadan ya tiap kesulitan dan terangnya rumah bermandi cahaya. Salam

  2. Rak nya bikin jatuh cinta dehh. Hihihi. Ngeri2 sedap lihat papa Raja bersihin kaca. Kalo saya untuk bagian kusen kaca yg tinggi pake easy hoover *cmiiw. Ada tangkai yg bisa dipanjangin gitu.

    1. Hahahaha..iyaaa ngeri2 sedep yaa… 😀

      Easy hoover tuh yang kayak gimana Fran? *trus Franny jawab, silakan googling sendiri kali mbak…hahahaha*

      Yang punyamu tangkainya bisa dipanjangin smpe berapa meter Fran?

  3. kak klo aku ganti bohlam putus doank naik kursi udah gemetaran lututku hahaha… liat foto pak suami bersiin kaca setinggi gitu hiiiii langsung gemeteran kakiku linu. Hati-hatilah pak

  4. funika rak kain dari tadi pagi gw bacanya funika kak rain. Apa hubungannya sama artis korea ya. Hahahaha. Ternyata setelah baca dan lihat bentuknya. :)))

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s