Yang Bikin Ngilu

Sekitar dua atau mungkin tiga minggu yang lalu, saya janji ke Maria buat cerita tentang beberapa film yang bikin saya ngilu. Kalo udah sampe bikin hati ngilu gitu, berarti udah pasti itu film bukan film romantis lah ya. Ya paling gak jauh-jauh dari crimethriller dan horor.

O ya, adakah yang tau apa bedanya film thriller (thriller nih bahasa Indonesia-nya apa sih?) dan film horor?

Saya sendiri gak tau pasti di mana letak perbedaan kedua genre film itu. Karena yang disebut bergenre horor bisa jadi thrilling, sementara yang disebut bergenre thriller bisa jadi horor juga, hehe…

Cuma mungkin kalo saya perhatiin, rata-rata (gak berani bilang semua) kalo yang disebut horor itu fokusnya ada di korban alias filmnya dari perspektif si korban. Yang dieskpos adalah ketakutan dan kengerian si korban sehingga yang nonton pun jadi terbawa oleh rasa takut dan ngeri yang dirasakan si korban. Si pelaku alias si jahat sendiri (entahkah dalam bentuk manusia atau hantu atau setengah manusia setengah hantu…hehehe), biasanya jarang diekspos perspektifnya. Pokoknya jahat ya jahat aja. Menyeramkan ya menyeramkan aja.

Sementara kalo film thriller biasanya perspektif pelaku juga diekspos, sehingga ketahuan apa motif dan latar belakangnya. Kengerian yang mo disalurkan ke penonton bukan hanya berdasarkan dari rasa takut dan ngeri yang dirasakan korban, tapi karena penonton juga diperhadapkan pada kengerian karena tau (atau paling tidak menduga-duga) kengerian macam apa yang bisa dibuat oleh si pelaku.

Kalo disimpulkan, rata-rata dalam film horor, si jahatnya adalah hantu dan sejenisnya. Sementara dalam film thriller, biasanya manusia.

Dari yang saya amati sih begitu ya bedanya. Tapi gak tau itu bener ato gak. Untuk cari tau dengan benar juga saya malas. Mungkin kalo dicari di google, ada yang bisa menjelaskan dengan baik dan benar apa perbedaan kedua genre film itu.

Nah, seperti yang pernah saya bilang sebelum-sebelumnya, meski sangat menyukai film romantis tapi berhubung saya dasarnya demen nonton jadi saya bisa nonton film dengan genre apa aja (kecuali b*k*p), dan dengan pengecualian kalo nonton film horor saya suka tutup-tutup mata…hihihihi… Karena kesukaan saya akan nonton, maka tentu aja saya sudah banyak sekali nonton film bergenre thriller, horor, dan crimeRata-rata ya emang nyeremin, bikin penasaran, dan menegangkan. Tapi beberapa di antaranya bener-bener bisa bikin hati saya terasa ngilu. Nah ini saya ceritain satu per satu ya film apa aja yang bikin saya ngilu itu. Gak semua film Hollywood dan aslinya kayaknya gak semua yang bikin saya ngilu saya cerita di sini karena kalo mo diceritain semua gak sanggup rasanya waktunya…hehehe….

Dan oh ya, yang saya ceritain di sini cuma yang genre-nya thriller, horror, dan crime aja. Karena sebenarnya di atas semuanya, ada satu film yang tidak termasuk dalam ketiga genre itu tapi paling bikin saya ngilu (gak cuma ngilu sebenarnya, tapi hati terasa hancur sedih lihatnya sampe air mata netes gak ketulungan banyaknya), adalah film The Passion of Christ.

Nonton film itu, benar-benar menguras emosi dari kepala sampe hati, apalagi karena tau bahwa bahkan apa yang ditunjukkan dalam film itu sebenarnya belum mendekati apa yang Tuhan Yesus alami saat penyaliban-Nya. Dan bahkan apapun yang dialami oleh Jim Caviezel saat syuting: terkena sengatan petir, bahu bergeser karena bawa kayu salib yang berat, kena cambuk yang meleset, dan segala penderitaannya, juga belum mendekati dari apa yang Tuhan Yesus alami saat itu.

Sedih….

Hancur hati……….

Apalagi karena tau, demi supaya dosa-dosa saya bisa terampuni maka semua itu Dia jalani. Tanpa darah-Nya, dosa saya masih terus dan terus terhitung. Tanpa penderitaan-Nya, maka saya tak akan pernah….tak akan pernah……bisa memanggil Allah Pencipta langit dan bumi dengan sebutan Bapa dan jadi bagian kerajaan sorga.

Karena itu, tak ada film lain yang lebih mampu menguras emosi saya dalam segala bentuk: tegang, takut, seram, ngeri, sampai sedih penuh kehancuran, dan bahagia penuh sukacita ucapan syukur tak terkira. Hanya The Passion of Christ yang bisa.

Film-film yang akan saya ceritain di sini membuat saya ngilu. Tapi hanya dari satu aspek emosi saya saja, yaitu bagian dari rasa kemanusiaan saya yang tidak pernah ingin mengalami atau hanya sekedar menyaksikan peristiwa yang sama terjadi di sekitar saya.

Frozen (2010)

Sumber gambar dari sini

Ini bukan film Frozen Elsa dan Anna lho ya, hehe…

Film ini keluaran tahun 2010. Berkisah tentang dua sekawan, Dan dan Joe bersama dengan pacar si Dan, Parker. Ceritanya mereka bertiga menghabiskan minggu petang di sebuah ski resort. Setelah beberapa kali main, mereka bermaksud mo turun main lagi untuk terakhir kalinya, tapi ternyata pengelola ski resort itu memutuskan untuk tutup cepat hari itu karena badai akan datang.

Darah muda membuat ketiga remaja itu berkeras untuk main sekali lagi dengan cara menyuap salah seorang penjaga untuk mengijinkan mereka naik ke ski lift untuk menuju ke tempat main ski. Tak berapa lama setelah mereka naik ke ski lift, si penjaga dapat telepon dari bossnya dan disuruh ngadep, penjaga itu kemudian sebelum meninggalkan posnya, menitipkan pesan ke co-worker-nya bahwa tinggal tiga pengunjung lagi yang sedang main.

Tak lama berselang, datanglah sekelompok pengunjung yang juga terdiri dari tiga orang sahabat yang baru menyelesaikan permainan mereka.

Si co-worker kemudian berpikir bahwa tiga orang itulah yang dimaksudkan oleh temannya.

Dia pun menjalankan prosedur penutupan ski resort.

Termasuk mematikan ski lift, tanpa tau bahwa masih ada tiga orang di atas ski lift itu yang masih setengah perjalanan menuju lokasi ski.

Tertinggallah Joe, Dan, serta Parker, di atas ski lift pada ketinggian 50 kaki di tengah cuaca yang amat sangat dingin dengan pertolongan paling cepat akan datang pada hari Jumat berikutnya karena ski resort itu akan tutup sepanjang weekday.

Di sinilah inti cerita film ini, yaitu bagaimana ketiga anak muda itu bertahan mempertahankan hidup dalam kondisi alam yang mengerikan. Berada di ketinggian, di tengah cuaca dingin membeku, dan ditambah dengan ancaman serigala hutan di bawah sana.

Bagian paling bikin ngilu pada film ini adalah ketika Dan nekad loncat ke bawah dari atas ski lift yang posisinya begitu tinggi.

Dia memang berhasil mencapai tanah bersalju, namun dalam kondisi kaki patah sampe tulangnya mencuat ke luar (ditunjukin lho ini….mamaaa…seramnya liat tulang sampe keluar gitu…aaahhh…ngebayangin tulang kering kejedut aja udah sakit, lah ini itu tulang sampe keluar gitu). Darah banyak mengalir dan tak berapa lama, datanglah sekawanan serigala menyambut bahagia mangsanya. Tau bahwa dia bakal segera dimangsa, dia pun berteriak ke Joe supaya jangan membiarkan Parker melihat apa yang sedang terjadi di bawah. Selanjutnya yang terdengar adalah jerit tangis ketakutan Dan selagi para serigala memangsa habis tubuhnya.

Percaya ato gak, adegan di atas itu sampe bikin penonton, satunya saat premiere di Austin, dan satunya lagi saat ditayangkan di Sundance Festival, pingsan.

Saya sendiri memang mengakui adegan itu bener-bener bikin ngilu dan apalagi ditambah dengan suasana yang terasa dingin banget sampe saya nonton sambil gemeteran sendiri. Sumpah, bener-bener gemeteran saya nonton ini sampe terasa AC kamar kok dingin banget, padahal suhunya 28 derajat celcius 😀

Akhir ceritanya sendiri…….yah, buat yang penasaran, silakan nonton sendiri aja lah yaaa…hehehe…ini saya kasih trailernya aja…

The Silence of The Lambs (1991), Red Dragon (2002), Hannibal (2001)

Tiga film yang dibintangi oleh Anthony Hopkins yang bercerita tentang Dr. Hannibal Lecter, si manusia pemakan manusia. Ok, saya gak usah cerita banyak-banyak. Karena dari situ aja udah bikin ngilu dan bikin mual (tapi tetep aja ditonton…kekekekek…ya penasaran soalnya). Bagian yang paling bikin saya pengen muntah adalah bagian terakhir dari film Hannibal ketika Lecter…. Aaahhh…saya gak mau cerita, gak sanggup rasanya cerita yang begituan di sini. Pokoknya intinya tiga film tentang Dr. Hannibal Lecter ini bikin saya ngilu. Titik.

Gambarnya dan traillernya juga gak usah saya tampilin yaaa…gak tega rasanya naro yang kayak gituan di blog ini…hahahaha…

SEVEN (1995)

Sumber gambar dari sini

Dibintangi oleh Brad Pitt, Morgan Freeman, Gwyneth Paltrow, dan Kevin Spacey, film ini sepertinya adalah salah satu film psycho thriller terbaik sepanjang masa.

Bercerita tentang Somerset (Morgan Freeman) dan David Mills (Brad Pitt), dua detektif yang sedang menyelidiki serangkaian pembunuhan yang dilakukan oleh pembunuh berantai yang sepertinya menargetkan para korban yang menurut si pembunuh mewakili 7 macam dosa. Dalam film ini, 7 macam dosa itu disebutkan dengan kerakusan, keserakahan, kemalasan, nafsu, keangkuhan, iri hati, dan kemurkaan.

5 korban pertama berjatuhan secara mengerikan tanpa sempat dicegah oleh Somerset dan David Mills, membuat mereka berdua tambah ekstra kerja keras untuk memburu si pelaku yang diketahui bernama John Doe (Kevin Spacey). Singkat cerita, satu kali si Jon Doe sendiri yang datang menyerahkan diri ke kantor polisi dan menjanjikan akan mengantarkan kedua detektif itu ke dua korban terakhir. John Doe membawa mereka ke sebuah lahan kosong.

Tak lama setelah mereka tiba, sebuah van pengantar barang datang. Somerset, dengan meninggalkan John Doe di bawah pengawasan David, menghampiri van itu untuk menerima sebuah paket.

Paket yang kemudian diketahui berisi kepala Tracy (Gwyneth Paltrow) yang adalah istri David Mills.

Somerset tidak sanggup memberitahukan isi paket itu ke David, tapi John Doe dengan senang hati memberikan info itu ke David. Menurutnya, Tracy dibunuh untuk mewakili dosa ke-6, yaitu iri hati karena kehidupan David dan Tracy yang sederhana dan indah sungguh amat membuat John Doe iri. Tak sampai di situ, John Doe juga membongkar tentang kehamilan Tracy yang belum diketahui David dan kemudian dia bilang, jika David membunuh dia maka mereka akan mendapatkan korban ke-7 yang mewakili kemurkaan. David kemudian menembak John Doe berkali-kali hingga tewas.

Tertinggallah David, dalam kondisi shock tak terkira………

A Tale of Two Sisters (2003)

Ini juga gambarnya ogah saya tampilin di sini…berdarah-darah soalnya. Ceritanya juga malas saya ceritain, saking gak masuk akalnya sebenarnya dan saya sendiri juga bingung gimana ceritainnya. Tapi meski terasa tak masuk akal sehat (ya karena namanya juga orang sakit jiwa ya), film ini bener-bener nyeremin dan ngagetin. Ending ceritanya pun bikin ternganga 😀

Oya, film ini adalah film Korea. Sempat dibuat remake-nya oleh Hollywood dengan judul The Uninvited (2009) dan saya nonton juga itu film.  Serem juga sih, tapi masih lebih serem versi Korea-nya. Kalo film horror kayaknya memang lebih jago Asia ya ketimbang Hollywood 😀

Blue-Eyed Butcher (2012)

Ini TV movie gitu, bukan film Hollywood. Film yang bercerita tentang perempuan asal Texas yang berambut pirang dan bermata biru, Susan Wright, yang tampak memiliki kehidupan yang sangat indah. Punya suami tampan dan baik-baik bernama Jeff, dua anak yang mengagumkan, serta memiliki keluarga dan teman-teman.

Namun, pada suatu hari di tahun 2003, Jeff ditemukan tewas mengenaskan dan dikubur di halaman belakang rumah mereka yang indah. Fakta mengejutkan terkuak bahwa Susan sendiri yang membunuh suaminya dengan cara mengikat kedua kaki dan tangan suaminya di tempat tidur lalu menghujamkan tikaman ke seluruh tubuh suaminya dengan jumlah tikaman sebanyak 193 kali. Sehabis membunuh suaminya, Susan tampak baik-baik saja ketika menenangkan anaknya yang tiba-tiba terbangun oleh kegaduhan di kamar orang tuanya. Dan dia pun tampak relatif tenang ketika menyeret tubuh suaminya ke halaman belakang dan menguburkannya di situ lalu dengan segala macam usaha dia berusaha membersihkan TKP.

Meski diketahui bahwa Susan melakukan itu semua karena perlakuan kejam suaminya sendiri kepadanya, tapi Susan tetap mendapat ganjaran hukuman 25 tahun penjara akibat perbuatannya.

Bagian yang bikin ngilu dari film ini adalah ketenangan Susan menghadapi apa yang sudah dia buat. Bener-bener bikin ngilu karena rasanya tak percaya ada orang yang bisa dengan demikian tenang setelah melakukan sesuatu yang sangat menyeramkan seperti itu. Sungguh di luar akal sehat dan gak kebayang aja gitu kok bisa ya setenang itu dianya……

Dan bagian yang bikin ngilu berikutnya adalah karena kisah ini diangkat dari kisah nyata…..dengan kejadian yang sama persis dengan aslinya…… 😦

Walo bukan film Hollywood, tapi film bergenre crime ini layak ditonton, karena ada pelajaran juga kok yang bisa diambil di dalamnya 🙂

Side Effects (2013)

Sumber gambar dari sini

Film ini bertabur pemain-pemain keren. Ada Jude Law, Rooney Mara, Catherine Zeta-Jones, dan Channing Tatum.

Bercerita tentang pasangan suami istri Martin (Channing Tatum) dan Emily (Rooney Mara) yang baru aja ngalamin masa-masa sulit setelah Martin ditangkap dan dimasukkan ke penjara karena kejahatan bisnis. Meski suaminya akhirnya dilepaskan dari penjara, namun Emily sepertinya masih depresi hingga melakukan percobaan pembunuhan dengan menggunakan mobil yang kemudian membuatnya berkonsultasi dengan seorang psikiater bernama Jonathan Banks (Jude Law).

Berbagai pengobatan dilakukan namun Emily tak kunjung membaik. Jonathan kemudian menghubungi psikiater Emily sebelumnya, yaitu Victoria Siebert (Catherine Zeta-Jones) yang memberikan saran supaya Emily diberikan obat baru yang masih dalam masa percobaan bernama Ablixa. Tadinya Jonathan menolak untuk menggunakan obat baru itu, namun setelah Emily melakukan percobaan bunuh diri yang kedua kalinya di rel kereta, Jonathan akhirnya meresepkan obat itu untuk Emily.

Emily kemudian membaik. Dia mulai bisa bergaul dengan teman-temannya dan Martin. Hubungannya dengan Martin pun mulai membaik dan mesra lagi.

Yang jadi masalah adalah sejak mengkonsumsi obat itu, Emily jadi suka berjalan dalam tidur. Beberapa kali ketika pulang, Martin menemukan istrinya sedang mengiris makanan dan mengatur meja termasuk menuangkan air ke atas cangkir. Semua dilakukan dalam kondisi dia tertidur.

Satu kali, ketika Martin pulang, lagi-lagi dia menemukan Emily di dapur sedang mengiris makanan. Miris melihat kondisi Emily, Martin berusaha membangunkannya, hanya untuk mendapati Emily menikamnya di perut. Sekali. Dua kali. Martin terjatuh, berusaha mencari pertolongan dan menyuruh Emily bangun. Tapi Emily gak bangun, dia malah kembali menikam Martin di punggungnya. Setelah itu, Emily yang dalam kondisi tidak sadar, dengan tenang meninggalkan dapur menuju kamar untuk merebahkan diri……..

Itulah bagian yang bikin saya ngilu dari film ini.

Pisau yang dipakai oleh Emily untuk menikam suaminya seperti masuk dengan mudah dan empuknya ke perut Martin. Namun itu belum apa-apa. Fakta-fakta selanjutnya yang terungkap sungguh bikin tambah ngilu.

Bahwa Emily sebenarnya tidak pernah mengalami efek samping dari obat Ablixa itu.

Bahwa dia sebenarnya menikam suaminya dengan kesadaran penuh.

Bahwa dia sudah merancangkan pembunuhan itu begitu lama hingga dia bisa begitu tenangnya meninggalkan suaminya yang sekarat untuk berbaring santai di tempat tidurnya.

Bahwa dia melakukan itu demi uang dan demi bisa bersama dengan Victoria Siebert, yang ternyata tak hanya jadi psikiaternya tapi juga udah jadi pasangan sesama jenisnya.

Haduh…langsung pusing kepala barbie…

Kok bisa sih, ada perempuan bisa-bisanya membunuh Channing Tatum demi bersama perempuan lainnya? Gemessss rasanya….

Untunglah, akhir film ini menyenangkan karena semua yang jahat akhirnya kena batunya…syukurin deh tuh perempuan-perempuan gila 😀

The Black Swan (2010)

Sumber gambar dari sini

Dibintangi oleh Natalie Portman, film ini berkisah tentang seorang balerina bernama Nina Sayers, balerina muda yang tergabung dalam New York City ballet company yang sedang berupaya keras supaya bisa mendapatkan peran utama dalam pertunjukan balet Danau Angsa (Swan Lake). Nina, yang hidup bersama mamanya yang over protektif, memiliki kepribadian yang agak tertutup dan pemalu, karenanya oleh pelatihnya dia dinyatakan cocok sebagai White Swan tapi sama sekali tidak cocok sebagai Black Swan. The Swan Queen dalam pertunjukan Swan Lake, bagaimanapun harus diperankan oleh balerina yang sama. Serangkaian kejadian kemudian menunjukkan bagaimana alter ego dari Nina muncul. Di hari besar pertunjukan, dia pun berhasil membawakan the Black Swan dengan sangat sempurna.

Di akhir film baru diketahui, bahwa alter egonya tidak hanya telah berhasil membuatnya memerankan Black Swan dengan amat sangat sempurna, namun juga telah membuatnya melukai diri sendiri dengan sangat parah…… Film ini bikin saya ternganga di akhir filmnya sampe gak sadar saya terus diam di depan TV sampai bagian credit-nya hampir selesai.

Ada satu adegan di kamar rias, di mana Nina berusaha mencabut bulu angsa berwarna hitam yang keluar dari dalam kulit punggungnya. Adegan itu……….benar-benar bikin saya ngilu…………

Film ini bagus. Efeknya keren. Natalie Portman juga aktingnya mengagumkan. Dan semua tarian yang dibawakan di film ini….luar biasa! Film ini gak punya pesan moral yang dalam sepertinya selain bahwa ada orang-orang yang tak disangka, bisa memiliki alter ego yang tersimpan jauh yang bisa saja timbul lewat serangkaian peristiwa.

==============================

Sampai di Black Swan, sepertinya saya udah harus mengakhiri daftar ini. Kalo diterusin, bisa-bisa saya telat sekali pulang ke rumah, hehehe…

Kalo temen-temen, film thriller/crime/horror apa yang paling bikin kalian ngilu?

Iklan

40 thoughts on “Yang Bikin Ngilu

  1. gileee mbakk.. tontonannya! wowww.. jadi pengen nonton si seven itu.. huahuaa.. aku lumayand suka pelem horror dulu (setan).. tapi semenjak pindah singapore dan tinggal sendiri jadi ga brani.. haha.. tp skrng msh suka nonton thriller2 (pembunuhan).. paling dasyat sih si SAW yahh.. sama yg terakir sih GONE GIRL.. Omg bngt.. ~.~`itu bisa buat stress beneran loh.. haha.. *bikin stress tapi ttep di tonton gara2 penasarann.. haha

      1. Giliran udah mulai nonton, malah jadi gak mau berhenti sampe selesai ya 😀

        Itulah yang bikin aku heran, padahal pas nonton juga udah pake tutup2 mata, tapi tetep aja betah krn penasaran sama akhirnya 😀

  2. yang pernah di tonton frozen sama black swan doang itu juga nontonnya sambil megang bantal, siap2 kalo ada adegan yang agak2 menakutkan langsung tutup mata pake bantal :))

  3. sundel bolong !! duh tuh film ya, bikin takut ngapa2xin. dulu habis nonton film itu, mau ke toilet aja takut. alhasil minta ditemenin. setan paling jelek kayaknya itu deh. dibandingin film setan buatan Korea, sundel bolong setan yg paling menjijikan menurut aku. herannya, nonton film setan buatan luar gak takut. giliran sundel bolong takut. hahahaha … pas udh besar sih lebih ke geli ya ketimbang takut kl ngebayangin bolongnya yg ususnya sampai keluar-luar (* hueks *)

  4. Cumn pernah nonton black swan sm side efek… ituoun krn ada jude lawnya xixxixi
    saya g suka ntn horor krn suka biking merinding disko ntnya ya sambil tutup mata…. cemen hahhahaha
    film yg lumayan seram pas di ntn itu the ring klu g salah yg ada sadako2nya sampe trbawa mimpi hahahah

  5. Mbaaak, kita kayaknya sama2 demen film beginian deh.. diatas cuma frozen yg belum aku tonton. Btw, coba cari film korea dgn judul OLD BOY mbak, dia di remake juga sama hollywood dgn judul yg sama.. tp lebih dapet versi koreanya.. ngiluuuuu sengilu2 nyaaaaaaaa! :))

  6. Gw udah ntn smuanya kecuali yg pertama itu.

    Frozen itu bikin deg2an yah, tegang sih ga gt, tp gemes jg sm anak2 muda itu hahaha

  7. Aku jd penasaran sm black swan, ta kira dulu itu cuma film nari2 doang wkwkwkwk. Btw makasih reviewnya lis, baru baca aja ngilu aplg nonton brrrrr….

    1. SAW mah ngilu banget man…hahahaha…cuma kok ketinggalan ya aku tulis di daftar sini? Buru-buru sih soalnya jumat itu 😀

      Kok jadi serem Man? Krn liat yang kaki sampe luka parah gara2 latian ya Man? 😀

  8. Mbak pernah nonton film Wrong Turn nggak? Ada yang 1-6 kayaknya, lupa. Dulu waktu temen SMK nonton bareng dikelas nonton itu, aku cuma suka sama adegan awalnya doang loh. Pas pertengahannya, ngeri banget. nggak berani nonton. aku cemen banget -_-

  9. Aaaak.. Yang Frozen itu aku ngga berani nontoh deh, Mbak.. Rasanya lebih ke ngga tega.. 😦

    Kalok yang Black Swan, Mbak inget ngga yang waktu Natalienya belajar muter-muter di dalam kamar trus kuku jari jempol yang retak? Huaaaaa.. Kalok inget itu aku masih ngiluuuuu banget ampek sekarang :’

  10. aku jg gtu, suka ngilu nonton horror atau thriller tp jg penasaran hahahaha.. yg frozen itu prnah nonton berdua sm suami, tp cuma nonton sampe si cowoknya jatuh dari kereta gantung trus kliatan tulang kakinya patah, trus kita ganti channel krn ga tega hahahahaha.. tp sbnr nya aku penasaran selanjutnya gmn ya hehe… black swan udh nonton, agak aneh film nya mnrt aku. ada yg paling ngilu dan jijik aku tonton, sampe mual dan pusing, yaitu saw. sejak nonton saw pertama udh pusing dan mual, saw selanjutnya aku ga mau nonton haahahha…

  11. semua yang di tulis diatas..blom pernah aku tonton Lis 😀
    Dan kayaknya ngga akan pernah aku tonton deh..secara aku kan penakut…hiyyyyy…
    tapi jadi penasaran juga sih ama cerita blue eye butcher…

  12. Blue eyed butcher sudah kutonton, pembunuhan itu terjadi karena menurutku suaminya memang nyebelin banget yaa, jadi aku ga begitu kasihan deh sama korbannya.
    nah kalo the lovely bones kamu udah nonton belum lis, film pshyco yg bener2 bikin sedih nontonnya, apalagi karena kita juga punya anak kan, rasanya pengen ta tujes2 pelakunya.

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s