Bangku Pacaran……..

Jelang anniversary gini, suasana hati rasanya jadi berbunga-bunga dan kupu-kupu semakin terasa sering menggelitik dalam perut, akibatnya jadi pengen nulis yang romantis-romantis deh.

Dan sekarang pengen cerita tentang bangku tempat kami berdua pacaran, di tempat yang paling romantis sedunia, yaitu di rumah……..hehehehe…….

Bangku ini, letaknya di teras belakang yang menghadap ke taman belakang. Kami sering duduk di situ berdua di malam hari, ngobrol dan becanda macam-macam, sambil menikmati sejuknya angin malam dan langit di atas sana yang meski kadang hitam gelap, tapi selalu saja ada satu atau dua bintang yang menghiasi. Kadang jika beruntung kami juga bisa menikmati indahnya purnama dari bangku ini…..

Bangku ini, tempat kami berdua bercerita dan bercanda dengan topik paling favorit adalah tentang kami, tentang anak-anak, tentang masa depan, tentang kenangan masa lalu, tentang apa yang harus kami lakukan jika harus menjalani LDM lagi, tentang ini, tentang itu, tentang banyak…. Sambil minum secangkir kopi, duduk berpelukan, menikmati indahnya suasana. Tak ada siapa-siapa, kecuali Koko dan Kiki yang asik berenang berdua dalam toples akuarium di atas meja. Selebihnya, hanya ada kami berdua….

Koko dan Kiki…..

Romantis? Iya, memang romantis sekali. Ketika kami sudah di situ, itu adalah momen untuk kami berdua. Lupakan sejenak tentang fakta indah menakjubkan bahwa kami adalah orang tua dari dua bocah. Cukup nikmati dulu  keindahan saat ini bahwa kami adalah dua insan yang dipersatukan Tuhan dalam cinta dan yang sejak dulu hingga sekarang dan semoga sampai selamanya, saling jatuh cinta….asiiikkk…. hehehe…maafin yaaa… ini memang berbunga-bunganya lagi maksimal banget…hahahaha…

O ya, di bangku ini pernah terjadi suatu percakapan yang manis banget kalo saya kenang ulang.

Satu kali saya bertanya ke dia apa masih ada teman-teman kuliahnya yang masih single. Dia bilang iya, masih ada beberapa. Sebagian yang single itu masih santai, tapi sebagian lagi keliatan agak galau soal pasangan hidup. Dengar itu, saya kemudian bilang dengan maksud hati bercanda sih…. “Kalo gitu papa beruntung banget dong sayang ya, dulu itu bisa ketemu aku. Coba kalo gak, yakin deh pasti sampe sekarang masih single juga 😛 ” . Itu saya beneran melet, karena emang maksudnya buat becandaan doang.

Eh, gak taunya dia nanggapinnya serius. Dia langsung peluk saya erat-erat, lalu sambil mencium kening saya dia bilang, “Iya bener, aku gak tau jadi kayak apa aku sekarang kalo dulu kita gak ketemu…makasih ya, dulu udah pilih aku……”

Aaakkkk…..dan waktu pun serasa membeku dan dunia pun serasa benar-benar kosong. Hanya ada kami. Cuma kami berdua.

Adegan selanjutnya, tak usah diceritakan di sini……

Hahahahahaha….

Selamat makan siang yaaa semua! :mrgreen:

Iklan