Soal Blog Ini dan Soal Password Protected Post

Sampai hari ini, masih ada beberapa pembaca blog ini yang bertanya, kenapa blog saya jadi begini? Dari yang tadinya begitu open, tiba-tiba di-private, dan kemudian ketika di-open lagi semua post yang isinya bercerita secara spesifik tentang anak saya proteksi pake password?

Sebenarnya alasan kenapa sampai akhirnya begini, sudah pernah saya tulis di sini. Cuma emang pas nulis itu, kondisi blog sudah dalam keadaan private (karena tiba-tiba banget emang), dan begitu sudah open to public pun tulisan soal penyebab itu saya proteksi karena memang detail yang saya tulis di situ somehow saya rasakan bisa membahayakan untuk keluarga saya (terutama anak-anak)  🙂

Nah, tulisan ini saya buat untuk menjelaskan lagi pada para pembaca sekalian tentang penyebab blog ini sekarang jadi lebih ‘tertutup’. Ya itung-itung buat ngobatin penasaran dan sekalian juga biar saya gak capek jelasin satu per satu tiap ada yang nanya.

Jadi begini pemirsa, alkisah di suatu siang yang ‘harusnya’ indah, tiba-tiba ada seorang pembaca yang sangat manis (pengen sebutin namanya di sini tapi belom ijin, jadi gak jadi..hehe) yang ngirim pesan ke saya lewat FB.

Dan isi pesannya itu, langsung mengguncang dunia saya *terbaca lebay, tapi emang bener kok…saya shock sampe pucet pas baca pesannya itu*.

Inti dari pesannya itu mo ngasih tau kalo ada orang, pake foto-foto kami sekeluarga buat tipu-tipu orang di FB. Foto-foto itu diambil dari blog ini. Saya tau persis, karena itu foto-foto gak pernah saya upload di FB (social media account saya yang aktif hanya FB dan lagian foto-foto di FB saya sifatnya private, cuma temen yang bisa liat).

Tambah shock lagi pas saya liat account orang itu…..

My God, dia pake foto kedua buah hati saya yang sedang tersenyum cerah penuh kepolosan dan kebahagiaan sebagai cover photo-nya!

Oke, selama 8 tahun ngeblog, ada beberapa kali ketahuan kalo foto-foto di blog ini dipake tanpa permisi buat artikel orang lain. Pernah juga ketahuan ada yang nyaplok cerita di blog ini seolah-olah adalah cerita kehidupannya. Setiap tau soal itu, saya akui memang ada rasa kaget. Tapi saya sadari bahwa itu adalah resiko saya naro foto-foto di area publik seperti ini dan tanpa pake watermark pula, jadi orang dengan leluasa bisa ngambil tanpa rasa bersalah. Kenyataannya kan banyak yang masih berpikir bahwa foto, gambar, atau artikel di dunia maya kalo gak pake watermark berarti gak ber-copyright. Jelas salah, tapi kenyataannya memang seperti itu. Karenanya, jika kasusnya seperti sebelum-sebelum ini foto-foto di blog saya dipake dalam forum atau artikel tanpa permisi, meski gak rela sebenarnya, tapi saya masih bisa ‘mentolerir’.

Tapi untuk kasus yang satu ini, saya bukan hanya sekedar kaget. Saya shock, marah, dan sampe nangis.

Nangis karena merasa bersalah pada kedua anak saya yang berhargaaa sekali di hati ini.

Maksud hati saya memang hanya ingin mendokumentasikan cerita perkembangan mereka agar kelak jadi kenangan manis buat mereka. Tapi kenyataannya apa yang saya lakukan justru menempatkan mereka pada posisi yang…aahhh….gak tega saya menuliskannya di sini.

Apalagi waktu saya baca salah satu sumpah serapah orang yang kena tipu yang bilang, “Itu anak-anaknya dikasih makan dari duit haram!”.

Bener….saya sediihhh sampe nangis pas baca itu.

Memang mereka tidak secara langsung menujukan kata ‘anak-anak’ itu ke anak-anak saya, tapi yang mereka tau bahwa kedua bocah polos dengan senyum cerah penuh bahagia itu adalah anak-anak dari orang yang menipu mereka.

Saya pun langsung terbayang hal-hal mengerikan yang bisa saja terjadi.

Ada korban yang tak sengaja ketemu atau ngeliat anak-anak saya, trus langsung datang ngelabrak atau melakukan hal-hal yang membahayakan lainnya.

Dan saya juga jadi berpikir sangat jauh……..

Melihat dari statistik blog ini, memang rasanya ‘terlalu banyak’ orang yang membaca tentang anak-anak saya. Dari yang sekian banyak itu hanya sedikit yang mau memunculkan diri untuk berkomentar. Dari yang sedikit berkomentar itu hanya beberapa yang saya kenal. Dari beberapa yang saya kenal, tak semua adalah teman.

Terbayang, di antara begitu banyak pembaca itu ada saja orang yang mampu berniat jahat.

Sejauh ini sudah dua kali terbukti saya berurusan dengan penipuan.

Dan saya pun merasa ngeri sendiri…membayangkan orang-orang seperti itu tau banyak tentang anak-anak saya.

Oke, ini sangat menyeramkan.

Karena itu saya langsung membuat blog ini jadi private.

Seminggu kemudian saya buka lagi, tapi dengan bentuk yang sudah berbeda.

Dengan begini saya merasa lebih aman. Setidaknya yang baca cerita tentang anak-anak hanya orang-orang yang saya kenal.

Nah, sekarang, yang sering sekali ditanyakan kemudian ke saya adalah soal pemberian password.

Yang bisa saya bilang adalah mohon maaf, tak semua yang minta bisa saya berikan.

Apalagi setelah kejadian di hari kemarin yang saya tau seharusnya tidak mungkin bisa tapi demi memastikan saya kemudian bertanya ke blogger beken, Dani. Bahkan untuk lebih menguatkan saya sampe bertanya ke mas bro dan mbak sis di forum WordPress support hanya untuk mendapatkan jawaban yang sama dengan yang saya tau: Tidak Bisa! *gak usah tanya ini masalahnya apa ya, kalo mo dibahas jadi panjang lagi ini. Oh ya, semalam mungkin yang follow blog ini via email ada dua kali nerima notifikasi new post yang judulnya cuma test..test doang. Itu karena lagi ngetes sama mas bro dan mbak sis di forum WP..hehe… *.

Kejadian kemarin membuat saya bertambah selektif.

Mohon maaf jika akhirnya harus pilih-pilih banget seperti ini.

Tapi saya mohon agar pembaca yang budiman dapat memahami dan menghargai pilihan saya ini.

Mohon dapat mengerti ketika saya hanya mau membagi password pada orang-orang tertentu yang selama ini memang sudah terbukti mau berinteraksi dengan saya dan tulisan yang saya buat tentang anak-anak *jujur, kadang saya merasa membaca sebuah post apalagi yang diproteksi (yang mana sampe bolak-balik nanya password) lalu tidak meninggalkan apapun dalam post itu, terkesan hanya kepo doang…mohon maaf ini pikirannya jadi macem-macem karena memang macem-macem juga sih yang terjadi…hehehehe…semoga saya salah yaaa….*.

Juga mohon dapat mengerti ketika saya (dan suami) membuat batasan jumlah pembaca untuk post yang diproteksi. Untuk keamanan dan kenyamanan, hanya sedikit sekali orang yang kami ijinkan untuk membaca tulisan tentang anak-anak (nama-nama penerima password bahkan saya catetin satu per satu lhooo….hahahahaha…untung cuma dikit orangnya). Sekali lagi mohon pengertiannya.

Demikianlah penjelasan ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimanamestinya.

Palembang, 06 Februari 2015.

Tertanda,

Saya.

Hehehehehe..maaf kalo penutupannya garing kayak gini :mrgreen:

Iklan

101 thoughts on “Soal Blog Ini dan Soal Password Protected Post

  1. Aku adalah pembaca yang budiman lis…eh budiwati eaaa…, jadi aku mengerti betul dan menghargai apa yang kamu lakukan terhadap blogmu lis.
    Moga2 pembaca blogmu yang lain juga mengerti dan menghargai ya…

  2. Semoga gak terulang kejadian seperti itu ya lisa, jauh-jauh deh orang yang jahat dari kehidupan kita yang damai sejahtera, ayem tentrem jiahhhh…bahasanya 😛

  3. Palembang, 06 Februari 2015

    *langsung terjengkang bacanya….

    jadi gini ya dek Lisa…. kalau Anda membicarakan saya… yang mana saya pantas untuk dibicarakan… saya merasa…. ya…. pernahkah kau merasa…. hatimu hampa? pernahkah kau merasa…. hatimu kosong!
    tapi sekali lagi… ya dek Lisa ya….. terima kasih lho atas perhatiannya.

    Surabaya, 06 Februari 2015
    atas nama Saya
    memakai kompi perusahaan untuk nulis komen
    *panaasss mataku editing buku klien

      1. langsungggg cus ke rumah Yeye
        *nyulik Millie
        *nyulik Le
        *nyulik pak Lom… *ehhhh

        kaya tau rumah Yeye aja…
        gara2 Yeye nih… jadi rusuhhhh

  4. aku pun merinding ngebayanginnya mbak lissa. makanya sedari awal aku posting jarang banget tampilin foto anak dan suami. ada tapi dikit. yang di fb malah ku delete dan protect semua. tetap semangat ya mbak. walaupun aku ga bisa update lagi cerita raja dan ralph, aku berdoa semoga mereka sehat dan aman terus. aamiin

  5. iya Lis, seharusnya begitu memang kita nggak usah terlalu buka diri ke umum
    sejak awal kk juga pilih hanya cerita yg biasa2 aja, bahkan sekarang udah mulai nggak mau upload foto2 di rumah atau sekitarnya
    dari foto bisa dapat lokasi rumah kan

    lebih baik hati2 memang

  6. This is your blog. Blog aing kumaha aing (blog kita ya terserah kita dong ya?). They are your family. You have the full right to protect them dgn cara apapun yg km anggap perlu (dan terbukti udah bbrp kali kejadian gak enak yatoh?). Klo ada yg gak terima dengan the way you manage this blog, just leave in peace. We dont run our blog to please our readers lho 🙂

  7. woi Saya , postinganmu yg private gak masuk readerku jadi harus ngunjungin ke blogmu langsung ketik buat liat mana yang dah dibaca dan yg belum. Daaan biasanya setiap baca kalo di depan kompi aku pastiii komen *miss komen gitu loh* tapiiiii kalo dari henpon emang aneh, untuk beberapa orang setiap pertama komen bisa tapi seterusnya gak bisa, dan sebagian lagi nggak bisa dari awal. Dan nggak ada yang bisa dikomen terus terusan. Jadiiii kalau kau berkenan kirimkaaan passwordmu ke sms ya kalo nggak YA SUDAHLAAAAAH aku akan kira kira dan trial dan error terus passwordmu apa sepanjang perjalanan bandung jakarta hahahahaha
    -tertanda, Pembaca yang Watiman- *lebih garing darimu, kan ini kompetitif*

    1. Kak Sondang.. Sejak blognya diprivate, juga ga masuk di feedly. Jadi buka harus via wordpress reader. Itupun ga bisa komen kakaaa.. Jadi maafkeun kalo cuman ngelike dan ngelike saja. Dan itu juga terjadi saat aku mau komen di blognya si memy juga.. Emang gitu ya kak? Kalo pas bisa komen berarti bukanya di chrome. Hehehe..
      Mba Allisa.. Ternyata gitu ya ceritanya. Serem juga yak kejahatan sekarang ini. Ya wajar pake banget kalo mba Allisa memutuskan untuk protect post tentang Raja sama Ralph. Semoga kita semua terhindar dari segala macam kejahatan dan niat buruk orang2 di luar sana ya Tuhan.. Aamiin..

      1. Itu pasti komennya dari hp ya? Biasanya mmg kalo komen dr hp ke blog yang private jadi terkendala, kecuali kalo kamu pake bb, baru deh lancar. Kalo android dan iphone suka terkendala di komen utk blog yang private 😀

        Iya banget, serem banget. Amiin..thanks yaa

  8. kadang yg minta pasw kita kenal juga nggak, komen juga gak pernah itu emang ngeselin yah Lis…aku juga lagi maju mundur mau nulis topik ginian huahahaha…

    semoga ke depannya nggak ada kejadian macem2 lagi yah…ttg anak2 juga aku protect semua kegiatan sekolah sama les2an, pasti tertipu pertama kita sama deh 2 tahun silam kan wkwkwkwk, malah aku naro deposito tanpa jangka tak bisa ditarik hihihih entah berbunga atau alih2 susut 😀

    1. Iya memang, gak enak nerima permintaan password dr org yang sebelumnya gak pernah berinteraksi. Rasanya gimanaaa gitu…

      Amiinn…iya nih, semoga dgn begini, niat baik kita untuk anak-anak gak disalahgunakan sama orang lain lagi.

  9. Mengerikan sekali Mba..baca ceritanya..
    That’s why sampai skrg sy juga masih ragu-ragu untuk bikin blog. Belum siap untuk open to public seperti itu.. Salut utk para blogger yg berani mengambil resiko yg cukup besar, mnrt saya, dgn posting cerita kesehariannya.. Banyak bgt sharing dan ilmu yg bisa didapat oleh pembaca2 seperti kami ini.. Thanks for all n wish the best for u and family.. Mudah2an ga kejadian lg yaa…

  10. Ini salah satu hal yang membuat saya setengah tahun kemarin vakum ngeblog mbak.
    jadi ceritanya,suatu hari, saat saya nggak dirumah, ada seorang wanita datang ke rumah. Cantik, berkerudung. Dia bilang ke suami saya kalau anak-anak menang lomba foto, dia juga membawa beberapa foto anak saya, yang katanya diikutsertakan dalam lomba. Dia bilang ke suami saya, mau ajak anak-anak ke studio untuk sesi pemotretan. Dia juga bilang kalau saya saat itu sudah ada di studio dan sedang wawancara.
    Alhamdulillah, suami nggak mudah percaya. Lagian saya pas lagi ada tugas keluar kota. Langsung deh suami ngancam mau telpon polisi buat nangkap si wanita itu. Begitu diancam, dia buru-buru pergi meninggalkan rumah.

  11. Memang baiknya hal” yang dirasakan membahayakan gak kita share kebanyak orang ya mba lisa hihihi..aku sukaaaa banget baca” tentang raja dan ralph karena mengobati kerinduan hati yang blm diberikan keturunan dan sambil jg ngebayangin kalau bisa punya anak kayak raja yang talented bangett hihihi..tapi kadang mau comment suka bingung comment apa hahahahah #maaf ya jdi SR tapi untung alhamdulilah mba lisa mau berbaik hati kasi password kmren via mssg di fb 😀

      1. Eh sepertinya passnya udh diganti ya mba bukan yang kmren lagi hihihi..masi boleh ga mba ngintip baca cerita dengan duo R hehehhehe kalau boleh aku mssg via FB 😀

        Comment aku yg sebelumnya apus aja ya mba salah login pake email lama hihihi

  12. hahahaha akhirnya mba Luluk ama mba Fitri mengakui juga ya Liss…… 😀
    setujesss bangeeeedd deh, apapun akan kita lakuin buat ngelindungin keluarga apalagi anak2… huhuhu jadi kangen anak2 di rumah..pulang yu Lis.. #laaah…

  13. Aku yang selalu baca2 cerita disini, tapi kayaknya jarang (atau bahkan belom) berkomentar. Jadi pembaca setia ceritanya hehehe. Tapi ga kepo kok 😀 Salam kenal

  14. aku juga yang sering baca blog ini, sngt senang dengan crt kehidupan dan crt anak”nya mbak allisa, tiap pagi pasti absen tapi gak pernah koment juga…, jd pelajaran juga buat saya, lebih hati”…, takut juga dengan crt mbak lis yang ini…, salam kenal mama raja….

  15. halo eda,,

    ternyata krn kejadian mengerikan itu ya makanya blog ini jd diproteksi dan karena blog ini diproteksi saya lsg email eda ya & baru berani muncul. maaf kan pembaca yg egois ini ya. Saya maklum sekali & mudah-mudahan satu waktu nanti kita bisa kenalan langsung ya (siapa tau ketemu dijalan/dimana gtu) & bisa berteman.Oia klo saya ketemu dgn para blogger yg lain di jalan/tempat pasti saya sapa tanpa ragu (siap-siap terima tatapan aneh dari kalian,,hehehe) Terima kasih selama ini sudah banyak memberikan berkat lewat blog ini. salam untuk keluarga & God bless u all. Salam dari pembaca setia yg ga punya blog 🙂

  16. hi mbak aliisa, kayaknya saya baru dua kali komen di blog ini
    Baru baca kronologis kenapa di protect, iya sih sedih juga ga bisa baca duo r, tapi gpp sih drpada kejadian kayak gitu terjadi lagi…
    tetap semangat untuk ngeblog yah mbak, terutama share ilmu ttg make up dll, saya paling suka yang edisi menata di kulkas, sangat bermanfaat..Gb

  17. Yes yes yes aku mengerti 😀 pdhl tdnya pengen mnta password juga tp aku tau diri hihihihi siapalah diri ini #kemudian nyanyik

    Semoga gk terulang lg ya mbak…aku msh bs liat kegantengan duo R di fb mu huahahahaha

  18. Sangat mengerti banget kok Mama Raja, dan itu memang kewajiban Mama Raja untuk melindungi anak2.
    Saya termasuk yang jarang komen ya walau sering baca2 postingannya, hehe …
    Tentang kasus ini juga udah baca di statusnya di FB, jadi ngga keget sih pas buka blog ternyata di protect.

  19. Hi mak rajiman, hehehe klo orang batak bilangnya begitu yah…aku mamanya louis anakku yg sangat aku kasihi, suamiku marga manalu. Kemaren aku obrak abrik google buat utak atik reseo mpasi tuk anakku eh ketemu blog ini…terus baca baca yg libur ke samosir waktu tardidi rajiman…senang lihatnya. Aku boru batak juga tapi yah msh belajar untuk adat jg. Pengen buat blog tapi waktu terbatas jd klo aku nulis aku tulis di diary elektronik ku..hehehe. Tetap kasih tulisan yg semangat semangat yah dan klo bs jgn yang sukanya saja dlm duka ada pengalaman jg yg bs dibagi bukan? Semoga tulisan mama rajiman ini dpt menjadi berkat buat banyak orang yah…Gb

  20. Sediihh ya klo ada org yg menyalahgunakan. Aku jg pernah lg googling sesuatu eh yg muncul foto azka tp di pajang di blog org.

    Pdhl tujuan bikin blog ini kan buat kenang2an ya apalagi yg pelupa kyk aku, sangat terbantu sekali tinggal liat arsip blog.

    Aku jg suka ama blog yg nyeritain keluarga, cara ngedidik anak. Aku ngefans bgt ama blog ini soalnya inspiring. Misal soal cara pengaturan barang2 di kulkas, cara ngbagi waktu ngurus rumah dan anak selagi ga ada art. Suka terkagum2 sama org yg berhasil ngurus anak oke, rumah bersih, ngerawat diri juga jago.

    Btw, raja br ultah ya, met ultah yaaa semoga sehat selalu dan tetep jd kebanggaan semua org

  21. Liiiiis…
    aku tentu saja sangaaaaat mengerti dan sangat menghargai keputusanmu Liiis..
    Family always comes first laaah 🙂 harus itu 🙂

    Dulu fotoku juga pernah tiba2 nongol di bagian testimony website yang jualan hape gitu…
    Dibilangnya beli hape disitu bagus, aman dan sebagainya…cih, ngeselin emang…tapi ya sudahlah…

    Mudah2an ke depannya gak akan ada lagi kejadian gak ngenakin seperti ini yah Liis 😦

  22. Gw sangat memahami apa yang kejadian sama lu Lis. Serem emang ya banyak orang gak bertanggung jawab gitu. Semoga kita aman slelalu ya ngeblognya…

  23. Jeng Lis, sangat menghargai keputusan memprotect postingan buah hati. Karunia akal budi yang diterapkan bagi keamanan duo R. Sharing yang pastinya sangat bermanfaat bagi pembaca mengingat beragamnya modus kejahatan.
    Selamat berhari Minggu.

  24. Aku juga postingan yang ada foto2 udah dipwd soalnya ga tau siapa aja yang baca blog kita. Kalo liat stats banyak yang datang tapi yang komen orangnya itu2 aja. Semoga ke depannya gada kejadian yang aneh2 lagi yah…

  25. Salam kenal mba Allisa…awalnya saya (dan sekarang keterusan) membaca blog-nya mba pas mau nyari referensi kitchen set dapur. kalau soal anak-anak mungkin saya jadikan pembelajaran saja karena sampai saat ini kami belum dikarunia-i momongan. Blog-nya mba informatif sekali. Oh ya, ada stu artikel di blog-nya mba, ehm…tentang isi kulkas…setelah membacanya, saya menerapkan di rumah, dan hasilnya sangat membantu sekali. Terimakasih mb allisa dan salam kenal (Mira – Semarang)

  26. Hi mba Lis! Wow, ternyata gitu ceritanya. Serem juga ya. Salam buat si unyu2 Raja dan Ralph ya, semoga semua sehat selalu.. Aku masih bakal setia baca post yang ga diprotect kok, meski (mungkin) bakal tetep jarang komen hehe..

  27. Aku jarang mampir nih Mama duo-R,, bahkan ga tau kalo blog ini sempat diprotect total.
    Tadinya kepengen dapet saweran pasword juga, tapii,, yaaa kan aku mampir sembari komen juga jarang. Lebih suka baca aja yg sekaligus buanyak.
    semoga gak kejadian lagi yaaa kejadian jelek begitu 🙂

  28. Semangatt kakakk..your blog are truly inspiring..semoga ga ada kejadian kayak gitu lagi neh kak..si penipu di banned permanen dan ga ada penipu lain yg pake foto2 kak allisa..salam sayang buat abang Raja n adek Ralph..Jesus bless 🙂
    Btw,pasword so ganti ternyata ya kak heheee

  29. aku jga tadinya berharap dikasih password mbak, tapi skrg udah gak lagi krn baru baca post yg ini
    oiya mbak, sempet kepikiran klo suatu saat ketemu di mol mau ngajakin foto bareng hahaa…

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s