Let’s Learn How To Swim!

I love swimming, indeed!

Siapa yang bisa meragukan kalo berenang itu penting untuk kita?

Penting pertama, karena berenang adalah olahraga yang membawa manfaat banyak untuk kesehatan. Orang bahkan bilang kalo berenang adalah lifetime sport, dan emang bener, olahraga ini bisa dilakukan sejak kita kecil sampe tua.  Buat yang punya masalah dengan otot kejepit, bisa juga lho disembuhkan dengan berenang. O ya, tau gak, berenang biasa dalam sejam bisa membakar sampai 500 kalori. Dan tau juga gak kalo karena kepadatan air itu hampir 800 kali kepadatan udara, maka setiap gerakan, setiap tarikan, dan setiap tendangan yang kita lakukan di dalam air akan menghasilkan efek kekencangan untuk setiap anggota tubuh kita, makanya berenang itu bisa membantu membentuk tubuh yang ideal. Buat para mamak yang pengen perutnya agak rataan dikit habis melahirkan, boleh dicoba berenang terutama pake gaya dada karena ngebantu ngencengin otot perut -> percayalah, saya juga karena semangat pengen ngencengin perut, makanya sekarang semangat banget tiap minggu renang 😀

Penting kedua, karena dengan tau berenang minimal kita bisa mempertahankan keselamatan diri saat kondisi darurat di perairan. Sejak kecil kami sudah diajarin berenang sama orangtua, tujuan utamanya ya itu supaya kalo ada apa-apa (yang moga jauh-jauh deh kejadian apa-apa itu) di perairan, kami bisa untuk survive.

Penting ketiga, karena berenang itu ngasih manfaat rekreasi dan relaksasi. Kebayang kan rekreasi dengan berenang bersama keluarga di kolam renang atau di pantai. Atau pas lagi gerah dan penat, trus kita turun ke kolam, lalu kita berbaring dan membiarkan tubuh kita melayang di atas air, segernya air kolam dan pemandangan langit di atas sana bener-bener deh ngasih sensasi yang luar biasa yang bikin hati tenang dan pikiran terbuka.

Penting keempat, karena berenang itu punya social effect juga! Kebayang gak kalo kita musti nolak ajakan ngumpul-ngumpul sambil berenang sama temen cuma gara-gara kita gak bisa berenang? Aih, gengsi dooong!! Atau kalo kita ikutan pun kita terpaksa cuma bisa pegangan di pinggir kolam doang…kasian banget kaaann, ngerasa terpinggirkan gak siiihhh?? 😛

Makanya, whoever you are, you should know how to swim! Gak perlu jadi jago, tapi at least bisa pe-de lah saat berada di air dan gak perlu takut-takut tenggelam. Tapi bok, kalo mesti bayar guru les, kan lumayan duitnya, mending dipake buat ngelesin anaknya deh daripada buat emaknya, ya gak?

Nah, daripada bingung-bingung, sekarang saya pengen pe-de nih ngasih tutorial berenang di sini buat temen-temen. Saya ngasih tutorial untuk gaya renang yang paling gampang aja: gaya dada. Kalo kata Lulu, yang penting tau tekniknya dulu, soal prakteknya bisa nanti-nanti kalo turun ke kolam, hehe…..

Sebelum mulai, saya pengen ngasih tips yang gak boleh diabaikan.

Pertama, sebelum turun ke kolam, jangan lupa pake sunblock dulu yaaa…apalagi kalo berenangnya pagi-sore, air kolam yang berkaporit akan bekerjasama dengan sangat baik bersama sinar matahari untuk membakar kulit kita. Kalo berenangnya malam sih, bolehlah penggunaan sunblock ini diabaikan 😀

Kedua, jangan lupa siapin baju renangnya yaaa…. Gak seru lhooo turun ke kolam pake kaos sama celana pendek atau malah pake kolor (buat yang cowok nih), bukannya apa-apa, sensasi berenang kerennya bakal ilang tuh :P. Kalo kacamata dan tutup kepala sih opsional ya. Saya sendiri kalo berenang biasa gak pernah pake kacamata, tapi dulu kalo untuk latihan kompetisi apalagi pas lomba, kacamata dan tutup kepala adalah asesoris yang mesti dan harus digunakan 🙂

Ketiga, kalo masih baru belajar, jangan turun ke kolam yang dalam tanpa pake pelampung!!! Ya kalo gak mau mati tenggelam sih! Saran saya, ketinggian air yang baik untuk kita belajar berenang adalah air yang paling tinggi sedada kita.

Keempat, kalo masih baru belajar, usahakan perbiasakan dulu diri kita dengan air sebelum memulai sesi latihan. Berdirilah dengan tenang di pinggir kolam, bermain-main dulu dengan air, sampai kita ngerasa kalo kita ‘berteman’ dengan air 🙂

Nah, cukup sekian tips-nya, sekarang kita lanjut ke how to swim in step-by-step 🙂

Pertama, latihan bernapas.

Ada dua cara bernapas saat kita berenang.

Cara pertama, udara dihirup dan dilepaskan saat kepala berada di luar air, sementara ketika kepala berada di dalam air kita menahan napas.

Cara kedua, udara dihirup lewat mulut saat kepala berada di luar air, lalu dilepaskan lewat hidung saat berada di dalam air.

Yang mana yang terbaik? Ya cara kedualah. Cara pertama gak salah juga sih, apalagi jika hanya ingin berenang bebas. Cuma cara ini gak saya sarankan untuk orang yang suka panik ketika berada di dalam air, karena cara pertama gak membuat kita nyaman berada di dalam air. Karena itu saya anjurkan untuk belajar bernapas dengan cara kedua. Buat yang latihan untuk kompetisi, jelas yang dipake adalah cara kedua ya, karena kalo cara pertama bakal ngabisin waktu.

Untuk melakukan cara kedua, cukup gampang kok.

  1. Berdirilah dengan relaks di pinggir kolam.
  2. Hirup napas dalam-dalam menggunakan mulut, lalu secara perlahan masukkan kepala kita dalam air, usahakan mata kita terbuka (biar gak perih, pakelah kacamata renang), ini maksudnya biar kita familiar dengan kondisi di dalam air.
  3. Secara perlahan, lepaskan udara yang kita tangkap tadi melalui hidung sampai muncul gelembung-gelembung dalam air. Gak usah takut, gak bakal tersedak atau tiba-tiba sesak napas kok 😉

Ulangi terus langkah 1 – 3 terus di atas sampe kita terbiasa 🙂

Kedua, latihan meluncur dan mengapung.

Bernapasnya udah ok kaann? Sekarang kita lanjut ke latihan berikutnya.

Untuk bisa meluncur, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Berdirilah tepat di pinggir kolam.
  2. Angkat kedua tangan ke atas, posisi kedua tangan menempel, dengan ibu jari ditautkan.
  3. Membungkuklah secara perlahan hingga tubuh masuk ke dalam air, lalu lakukan gerakan mendorong dengan salah satu kaki.
  4. Jangan lakukan gerakan apapun, jangan juga langsung cepat berdiri. Relaks dan tetap jaga posisi kaki dan tangan tetap lurus namun tidak kaku sampai kita ngerasa tubuh kita mengapung, lalu kemudian berdirilah lagi dengan perlahan.

Ketiga, latihan gerakan kaki.

Untuk mengawali latihan gerakan kaki ini, bisa minta tolong partner berenang kita untuk memegangi kaki kita dulu, karena agak susah membuat kaki mengapung sementara posisi kepala ada di atas air.

  1. Berpeganganlah pada pinggir kolam.
  2. Angkat kedua kaki, lalu tekukkan lutut ke arah samping bawah.
  3. Lakukan tendangan  ke kedua sisi hingga kedua kaki dalam posisi lurus terbuka.
  4. Rapatkan kembali kedua kaki.

Ulangi terus langkah 2-3 di atas hingga mahir. Kalo sudah mahir, kita juga bisa minta tolong partner renang kita untuk memegangi tangan kita lurus ke depan, lalu kita berenang dengan hanya menggunakan gaya kaki ini saja.

Keempat, latihan gerakan tangan dan mengangkat kepala.

  1. Dalam posisi menduduk hingga kepala masuk dalam air, luruskan kedua tangan    ke depan dengan posisi telapak saling menempel.
  2. Tarik tangan ke samping kiri dan kanan hingga selebar bahu, lalu turunkan tangan, pertemukan di depan dada, lalu luruskan kembali kedua tangan ke depan

Latihan gerakan tangan ini juga dikombinasikan dengan latihan mengangkat kepala. Jadi pada saat kita menarik kedua tangan ke samping, kita juga mengangkat kepala hingga berada di luar air untuk mengambil napas, setelah itu ketika tangan dipertemukan, kepala kita masukkan kembali di dalam air.

Kelima, latihan kombinasi gerakan kaki dan tangan.

Lakukan gerakan kaki dan tangan secara silih berganti. Awali dengan meluncur dulu, lalu gerakkan kaki kita, kemudian gerakkan tangan sambil mengangkat kepala dan mengambil napas. Begitu seterusnya sampai kita bisa menyeberangi kolam 🙂

Udah, segitu aja latihannya.

See? It’s very easy! Asal kita rileks, gak takut, dan emang pengen bisa, jamin deh dalam sekali sesi latihan dah bisa berenang walo masih dalam jarak pendek.

Suami saya contohnya, sekarang dah pinter tuh berenangnya. Malah udah pe-de pengen pergi berenang sendiri di Lahat sana 🙂

Yang lagi berenang menyeberangi kolam di gambar ini adalah suami saya lhoooo….

Di Palembang, kami berenangnya di Buana Hijau Lestari yang letaknya di Jl. Residen Abdul Rozak, tepat di samping hotel Peninsula. Hotel ini gak punya kolam sendiri, jadi kalo ada tamu hotel yang pengen berenang, diarahkan ke BHL ini..hihihi…

Kolam di Buana Hijau Lestari tergolong bersih ya. Lingkungannya juga bersih dan cukup asri lah. Ruang ganti dan bilas bersih juga, walo gak modern, tapi udah cukup banget lah, asal jangan dibandingin sama kelas ruang bilas hotel berbintang ya 😛

Ini saya tampilkan foto-foto di Buana Hijau Lestari, soalnya keknya ada pembaca blog ini yang lagi kangen banget pengen pulang ke Palembang termasuk BHL ini, kemarin waktu saya nulis ini, dia langsung heboh bbm-in saya, “Edaaaa…BHL!! Aku kangen renang di sana lagi!!!” hihihihi….

O ya, waktu kemarin berenang di sini, ada pengelola kolam yang nanya ke saya, “Mbak, atlit ya? Jago banget berenangnya…” hehehehe…mo ngaku mantan kok ya malu, soalnya kan ngikut kompetisinya cuma waktu SD doang. Jadi saya bilang aja kalo saya bukan atlit, cuma hobi aja berenangnya. Eh, masnya masih ngeyel bilang, “Oh ya? Tapi kok teknik renangnya bagus gitu…” hehehehe…rupanya setiap latihan keras yang sepuluh kali bolak-balik kolam renang olympic size masih menyisakan jejak juga di saya, walo itu udah terjadi hampir 20 tahun lalu 🙂

Sekian yang bisa saya bagikan buat teman-teman. Moga berguna buat yang pengen belajar berenang. Dan oh ya, tulisan kali ini saya dedikasikan khusus buat Lulu dan Maria yang tadi nyolek saya di twitter gegara persoalan berenang ini 😀

Iklan

86 thoughts on “Let’s Learn How To Swim!

    1. dan ternyata bukan pertamax juga 🙂
      baiklah….ini di meja kantor dan belajar niru2in tekniknya 🙂
      dah bisa meluncur lumayan sih, tapi teknik menggerakkan kakinya itu yang lumayan payyyyaaahhh…lha aku ini kan agak oon, trus guru renang alias suami gak sabaran gitu, ditambah si anak kicik gak mau kalo renang di kolam anak2 jadi repot…..tar lebaran mulai lagi!
      makasih tipsnya ya bu guru!!!
      ku copy paste dan kubawa berenang 🙂

      1. Hihihi….aku ngebayangin dikau lagi gerak2in tangan dan kaki sambil duduk di depan kompie gitu…. 😀

        Hahahaha..kebayang situasi repotnya, Luk, tapi moga2 nanti kalo mulai belajar lagi dah bisa lebih tenang biar belajarnya bisa berhasil.

        Sama-sama ya Luk 🙂

      2. iya……ini udah di print, gak sabar nunggu lebaran dan mulai renang lagi. kemaren2 tekniknya ngasal aja sih, 3 jam tuh main di kolam, gak melulu rennag sih, pulang malah sakit semua sendinya 😆
        makasih sekali lagi!!!

      3. Hihihi..padahal dalam waktu tiga jam, dah bisa tuh berenang jarak pendek pake gerakan kaki dan tangan 😀

        Sama-sama sekali lagi!!!! 😆

    2. Yang nancepin benderanya teh Dey tuh 😛

      Sama-sama Luk, lumayan lah twit kalian tadi ngasih aku bahan buat nulis 😀

      1. iya, setelah tayang baru tahu kalau bukan pertamax, padahal itu cepet lho, tapi msh kalah cepet dari Dey 😀
        makasih banyak Lis, ini di depan kompi dah peragain tangan dan kaki nih 😆

      2. Hihihi..iya nih ternyata teh Dey responnya lebih cepet 😀

        Yoi deh, moga2 abis praktekkin di depan kompie juga bisa praktekkin di kolam yaaa 🙂

  1. Akhirmya tutorial berenang ala jeng Allisa terbit….

    Makasih jeng….ini nanti aku print aku praktekin ah….
    Eh papa Raja hebat banget, keliatan udah jago….
    Aku pengen bisa renang, Banget-banget ,,,,,, 🙂

    1. Hooh, dia udah lumayan tuh berenangnya. Waktu renang di situ, ada guru renang yang lagi ngasih les juga bilang kalo gerakan suami udah bagus…dan saya sebagai gurunya yang ngerasa bangga…hihihihi….

      Moga dikau bisa berhasil yaaa…apalagi papanya Hanif kan bisa berenang jadi bisa banget ngebantu proses belajarnya 🙂

    1. Gaya bebas itu sebenarnya gaya yang paling ok, Ndah, karena kalo udah bisa gaya bebas pasti bisa cepet belajar gaya yang lain. Gaya bebas juga gaya yang lebih cepat dibanding gaya dada. Cuma kalo kita pengen ngebentuk tubuh, lebih bagusan gaya dada sih, tarikannya pas buat ngencengin otot perut 😀

  2. Aaaahhh gw mau belajar berang yang bener, malu sama anak kalo masih gaya batu berenangnya. Penting banget nih tips-tipsnya, bakal gw print sekalian dipelajarin lah buat contekan kalo lagi pergi renang.
    Gak sekalian vidio tutorial nya lis? *pembaca tidak budiman*

    1. Hihihihi..iya Ty, malu lah sama anak kalo emaknya gak bisa renang 😀

      Video???? Eaaaaa….gak kepikiran bikinnya, Ty…keknya gak deh..wkwkwkwk

  3. Itu yang meluncur dan terapung harus dilakukan di kolam renang kedalaman berapa mam? Kalau yang dalem kan ngeriiiiii hahahaha. Emang deh, saya takuuut banget berenang. Setakut nyetir mobil 😀

    1. Aku saranin untuk latihan berenang di kolam yang tingginya setinggi dada kita, Bund….kalo yang seleher aku gak saranin deh, karena buat yang belum terbiasa di air, air setinggi seleher bikin perasaan sesak…

  4. kalau dulu ada tulisan ini pasti saya lebih cepat berenangnya nih 🙂 untung saya sudah bisa berenang, jadi tidak malu maluin kalau di ajak berenang sama teman teman….

    1. Hehehehe…tapi ternyata rasa takut kena efek jeruk makan jeruk bikin bisa belajar renang sendiri dengan kilat yak…hihihihi..

  5. Aku pertama belajar renang, targetnya cuma bisa ngambang di air jeng. eh sampai sekarang kemampuannya gak nambah. baca tulisan ini jadi kepengen renang lagi..

  6. waah ada tutorialnya.. 😀 aku copy paste ya Lis.. mudah2an aku juga cepet lancar bisa berenangnya..
    nanti rencananya liburan lebaran mau diisi ama berenang..hihihi

  7. Unjuk jari termasuk emak emak yang pingin perut kenceng….haduh rupanya harus rajin berenang nieh yah…buat mengencangkan perut…gaya dada?? sip aku bisanya yang mahir itu..gaya bebas malah gampang capek..
    hmm habis lebaran ini kudu rajin nieh..semoga bisa..untungnya dikota kecil kami ada baru dibuka kolam renang yang lumayan lah daripada harus ke pantai terus…sip..semoga bisa dijadwalkan
    TFS mama raja..

    1. Gaya bebas memang kalo gak bener tekniknya, malah bikin cepet capek jeng, padahal sebenarnya tenaga yang dikeluarin untuk gaya bebas gak sebesar gaya dada lho…

      Moga tar bisa rutin berenangnya yaaa 🙂

      1. bisa sih Tyk gak kejedug, tapi kamu renangnya posisi menyilang atas ke bawah gitu…hihihihi

    1. Iya to Ka? Hihihihi…aku jadi baca-baca lagi, trus iya kok keknya kebanyakan ‘ya gak sih’, hehe..maklum, tadi ngebut nulis pas istirahat, Ka. Thanks yaaa…aku jadi ngedit lagi tulisannya, hehe…

      Berenang di sungai keren juga kok Ka 😛

    1. Hehe…ternyata kawannya yang masih belom bisa banyak ya kak… Ayo kak, dipelajarin lagi renangnya, moga bisa lancar nanti 😉

    1. Kalo gitu mbak Lid perlu perlancar dulu gimana cara bernapasnya, mbak, tapi kadang ngos-ngosan gitu bukan cuma karena masalah di pernapasan tapi juga di tenaga yang gak kuat kalo renang jauh, mbak…

  8. Saya dan anak-anak sangat suka dengan olah raga yang satu ini.Malah sebelum pertengahan Juli yang lalu mereka berdua juara dalam perlombaan di komplek kami dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI k-67 (setiap tahun mereka juara). Kevin juara 2 gaya dada dan juara 3 gaya bebas, thalita juara satu gaya dada. Kevin mendapatkan 700rb sedang thalita 500rb. Tahun lalu kevin malah bisa beli BB karena menang di renang dua gaya, basket dan sepak bola….. 🙂

    1. Woww…cool!!

      Kevin seneng banget sama olahraga ya Uda, pasti tar badannya jadi bagus, tinggi krn basket dan kekar karena renang :D. Bagus banget yah sekeluarga gemar olahraga gitu, mudah2an anak2 saya juga jadi seneng olahraga biar sehat 🙂

  9. Jadi malu deh baca postingan berenang ini, secara aku yang ga bisa berenang getoo Lis..hahaa..

    Makanya Obsesiku tak turunkan pada si Olive, pokoknya Olive kudu bisa berenang, Alhamdulillah pas kelas 1 SD di less in,.. udah bisa 3 gaya, tinggal kupu-kupu gaya pamungkas, konon kayanya lebiah susah ya..

    Sekarang, udah mogok lagi, ga mau less, alesannya udah bisa ini hehee..

    Dan You know Lis..*hahaaa ketawa dulu*
    Aku di ajarin si Olive berenang, *malu maluin*
    Dan ternyatah sekarang sudah bisa mengambang di air,
    Yeee…horee..lumayan lah dikit2 bisa gaya dada dan bebas..
    Tapi kalo di lombain sama si Olive tetep Emaknya kalah ..xiixixi

      1. Sama-sama, teh Nchie 🙂

        Iya memang, olahraga renang tuh manfaatnya luar biasa 🙂

      1. Aku juga gak gitu pinter gaya kupu-kupu, lagian aku gak terlalu suka gaya itu, buat cewek gak terlalu membantu membentuk tubuh, tar jadi kelebaran di atas 😀

    1. Iya teh, gaya kupu-kupu emang yang paling berat dipelajarin. Tapi kalo buat cewek sih, keknya mending sering pake gaya dada aja, teh…

      Hihihi..tapi gak apa ya teh, yang penting sekarang udah bisa walo masih kalah sama Olive ya at least kan gak malu-maluin lagi ya teh 😀

  10. Duh abis baca postingan kangen berenang lagi.. panduan renangnya bagus sekali like this deh padahal aku dan suami alhamdullilah meskipun ga terlalu jago bisa berenang cukuplah untuk modal kalo misalnya ada temen yang iseng ngejorokin ke air ato *amit2* harus mengalami kondisi darurat di perairan tapi kok pada malas pergi ke kolam ya sejak nikah hihihihi baiklah semangat berenang dan pasti tambah seru karena sekarang ada Alika 😀

    1. Iya jeng, apalagi kalo bareng Alika, pasti dia seneng banget deh diajak maen air. Biasanya berenangnya di mana jeng?

  11. Liiiiiiiis…
    gilaaaa…you wrote like a pro…hahaha…

    Iya deeeeh…tips nya keren abeeeees…
    Aku bisa lah gaya dada…standard lah…
    gaya bebas dikit dikit lah…

    Dan aku juga sebenernya suka merasa sedikit terganggu kalo ada yang berenang tapi gak poke baju renang…hihihi…aneh ajah…

    Aku nanya Kayla, kalo puasa nya tamat mau hadiah apaan?

    eh, dia cuman minta berenang doang masa…hihihi…
    Okeeeeeh…laksanakaaaan 🙂

    1. Yah si mbak Erry, pan dah dibilang aku ini mantan atlet pro 😛

      Hehehe…emang kurang keren keliatan kalo gak pake baju renang ya teh 😀

      Aih, Kayla pilihannya pinter banget deh, at least dia gak milih minta dibeliin DVD Korea 😛

  12. waaaaa maksih nih tips nya mbak .. aku salah satu orang pecinta renang tapi ngga di yang dalem (T_T ) paling takut sama ke dalaman,ketinggian,kegelapan juga huhuhu trauma dulu pernah tenggelem dii laut waaaaaaa alhamdulilah trselamatkan
    ( curhat deh ) * xixixxiixix tapi olah raga berenang itu salah satu olah raga yang paling aku suka mbak .. 🙂

  13. makasih postingannya, Al..
    aq termasuk org yg takut berenang gara2 pas mau blajar dulu, temanku meninggal tenggelam di kolam. hiks bgt…
    setelah punya anak, jadi pengen berenang lagi karna pengen ngajarin anakku supaya bisa survive. ngikutin anjuran agama juga, kalo seseorg itu seharusnya bisa berkuda, berenang dan memanah 🙂

    1. Sama-sama, Yola, moga bisa ngebantu dirimu, hehe…Btw, serem banget Yol, temenmu sampe mati tenggelam gitu 😦

  14. Wah makasih jeng buat tutorialnya, tapi latihannya kapan ya? En dimana? *lirik kalender* Musti nyari temen yang oke nih, yang telaten nemenin maksudnya, kalo suami…wah bisa ditinggal berenang sendirian aku hahaha 😀
    B d way suaminya udah jago ya, jadi semangat pengen bisa.

  15. bagus bgt nih mba lis tutorial renangnya, pelajari lbh dalem lg deh biar ga lupa lg, n nanti tinggal prakteknya aja. soalnya aku termasuk yg ga bs renang nih *tutup muka*, gara2 selalu cerita buruk ttg pelajaran renang wkt sekolah dulu. entah yg gurunya genit, dipegang2 lah sm gurunya, smp ada yg berurusan sm BP gegara masalah ini. so.. jd males bgt mo renang 😦

    1. Kalo guru sekolah emang banyak tuh laporan yang suka genit waktu sesi belajar renang, tapi kalo guru les profesional sih jarang kedengeran ada yang genit gitu…

  16. hihii aku juga suka berenang, tapi sayangnya belom punya kolam renang dan males pergi ke kolam renang umum…abis kayaknya kalo pake baju renang itu suka diliatin #ke GR an aja kali ya akunya

  17. toss dulu sesama atlit renang di kampung..hehehehe..
    emg renang itu olah raga fav deh..
    drpd jogging mendin renang 10 lap (bener nulisny ga tuh? 😀 ) deh…
    tapi sejak nikah udh jarang renang nih..mentok2 cuma 2x sebln.. 😀

  18. wow .. uraiannya komplit nih …. jadi pengen langsung nyebur ke kolam renang
    aku suka banget renang yang mengambang lihat langit, mundur, nikmat sekali serasa melayang ….

    wah papanya Raja sudah jago renang ya skrg ?

    1. Iya mbak, nikmat banget rasanya melayang di atas air gitu sambil nikmatin langit biru yah 🙂

      Iya nih mbak, puji Tuhan suami dah makin pintar berenangnya 🙂

  19. Bisa jadi buku penuntun renang Jeng Lis. Karena tidak bisa berenang sekaligus sangat menghargai kebaikan renang termasuk fungsi sarana pergaulan, ke 3 jagoan sejak kecil digiring ke kolam renang dan mereka menikmatinya hingga sekarang. Si emak tetap di pinggir kolam hehe. Salam kami Jeng.

    1. Memang baiknya sejak kecil dah digiring ke kolam renang ya bu, jadi gak takut-takut lagi dan memang katanya anak kecil biasanya lebih cepat belajar… Salam kami juga ya bu 🙂

  20. hwaaa.. eike ga bisa renang *ih bangga*
    makanya sebagai tindakan bales dendam.. sebelum berangkat kemaren, anak2 ikut les privat sekitar sebulan.. dan langsung pada jago, tinggal moles dan latihan rutin.. seneng banget rasanya…

    1. Hehehehe…sebenarnya asal dipelajari, semua orang bisa renang mbak, apalagi anak-anak, badan mereka kan masih cenderung ringan jadi lebih mudah belajarnya 🙂

  21. Saya bpk umur 48thn, baru dua tahun terakhir belajar otodidak renang dari youtube utk gaya bebas yg benar plus kupu2, sekarang sudah bisa 5000 m gaya bebas non-stop 2 jam, kupu2 paling jauh 50m (25 stroke), bisa juga flip turn, lumayan, yg penting ada tekad utk bisa

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s